Anda di halaman 1dari 17

LAGU ( IRAMA ) DALAM MEMBACA

AL QUR’AN
Bersama ;
Ust. Daos Husni , S.Pd.I
( 0878 8069 5989 / 0812 9121 6994 )
Email : daoshusni@yahoo.com
Pin BB 28D3E146
Ust. Aan Anwarul Falah
( 0838 9911 2312 )
Pin BB 226595E1
MEMBACA AL QUR’AN (MENGAJI)
MENGGUNAKAN LAGU

HARUSKAH ?
Sunahkah ?
Wajibkah ?
Apa
MANFAAT LAGU?
1. Memudahkan penguasaan materi
( menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan )

2. Menajamkan akurasi bacaan


( **makna** )
3. Membuat daya ingat kuat
4. Membuat santri senang
5. Ustadz/dzah semakin semangat
6. Sunnah Rosululloh
Lagu apa yg akan digunakan?
“ ROST “
Mengapa dipilih lagu
“ ROST ?”
Sebab Lagu “ ROST “ paling
sederhana dan berkarakter
semangat
Apakah Lagu “ ROST “
kompetitif dalam MTQ ?
NADA DASAR ROST

(DATAR – NAIK – TURUN)


RUMUS LAGU
Jika :
a. 1 BARIS 1 KAL. = TURUN  contoh : I / 1 / 1 ( A BA )
atau Datar – Naik – Turun ( A BA – A BA – A BA )
(Jilid I hlm 1 baris 1: paling atas/judul)

b. 1 BARIS 2 KAL. = KAL 1 NAIK, KAL 2 TURUN


contoh I / 1 / 4, 5, 6
( A BA BA BA A BA )

c. 1 BARIS 3 KAL. = KAL 1 DATAR, KAL 2 NAIK, KAL 3 TURUN


contoh I / 1 / 2, 3, 7 (hrf hijaiyah)
( A BA A TA BA TA )
( ALIF BA ALIF TA ALIF TSA )
d. 1 BARIS 4 KALIMAT = DATAR – NAIK – NAIK – TURUN
( SALLA – SALLAMA – ROTTALA – YASSARO )
( Jilid 4 halaman 1 )

e. 1 BARIS 1 KALIMAT YANG PANJANG2, MAKA SETIAP BARIS


SATU NADA DAN DIURUT ke bawah sbb :
( DATAR - NAIK - TURUN )

- Innaa ‘a thoinaakalkautsar
- Fasholli lirobbika wanhar
- Inna syaani aka huwal abtar
DEFINISI (MAKSUD) KALIMAT
DI DALAM BUKU TILAWATI
Kalimat : Adalah kelompok atau penggalan tulisan.
Kalimat -> ada kelompok huruf tunggal, ada gandeng/sambung
Kalimat -> ada pendek, sedang, panjang
Contoh kalimat :
- Pendek : I / 1 ( a a – ba ba – a ba )
- Sedang : I / 44 atau II / 44 / 1, 2 , 3
( ‘alama wahakama ro afa warohama )
( wahiya khoowiyatun – yaquumaani maqoomahumaa)
- Panjang : II / 44 / 4, 5, 6, 7 dst.
Catatan khusus lagu
1. Setiap yang ada di dalam buku Tilawati
dilagukan dengan irama rost termasuk :
Huruf Muqotho’ah (alif lam mim dst)
2. Tanda sama dengan ( = ) boleh dibaca, boleh tidak
3. Setiap pokok bahasan boleh dibaca 3 x
( jika dibaca 3x, maka menggunakan 3
nada : datar - naik – turun ).

Ya Alloh karuniakan pd kami


kesehatan, kesabaran, kemudahan