Anda di halaman 1dari 21

PEMBUATAN BERAS ANALOG BERBAHAN DASAR TEPUNG AMPAS TAHU DAN TEPUNG UBI KAYU DENGAN VARIASI

PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN LELE DAN CMC (CARBOXY METHYL CELLULOSE)

WAHYUNINGTYAS PUJI NUGROHO; 17601043; 2017


TANTO BEKTIYADI; 16600022; 2016
ZULFA NUR ZAENI; 17601044; 2017

UNIVERSITAS SLAMET RIYADI


SURAKARTA
2018
LATAR BELAKANG

Konsumsi beras di Indonesia

Beras analog

Ampas Tahu

Ubi kayu

Ikan lele

Dana yang diterima dari RISTEKDIKTI = Rp 8.000.000


Perumusan Masalah Tujuan

Tujuan umum dari penelitian ini adalah mendapatkan


manakah formulasi terbaik dari berbagai variasi
formulasi beras analog berbahan dasar tepung ampas tahu
penambahan tepung tulang ikan dan CMC (Carboxy
dan tepung ubi kayu dengan variasi penambahan tepung
Methyl Cellulose) pada beras analog yang dibuat dari
tulang ikan lele dan CMC terbaik yang dapat diterima
tepung ampas tahu dan tepung ubi kayu secara
konsumen secara sensori dan tujuan khusus penelitian ini
sensori oleh konsumen, sifat fisik dan kandungan
untuk mengetahui sifat fisik dan kandungan gizi beras
gizinya
analog formula terbai

Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi di bidang pangan khususnya mengenai pembuatan beras analog yang berbasis bahan
limbah dan pangan lokal yang dapat menjadi alternatif makanan pokok
TARGET LUARAN

Publikasi hasil penelitian dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi atau ISSN dengan tujuan memberikan
informasi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan
khususnya mengenai pembuatan beras analog yang berbasis bahan limbah dan pangan lokal yang dapat
menjadi alternatif makanan pokok

Beras analog yang dihasilkan dari penelitian dapat dijadikan salah satu produk
inovasi baru yang diterima oleh konsumen dan dapat membantu upaya diversifikasi
makanan pokok di Indonesia
METODE PELAKSANAAN
RANCANGAN PERCOBAAN

Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri
dari dua faktor yaitu subtitusi penambahan tepung tulang ikan lele dan CMC (Carboxy Methyl Cellulose)
sebagai berikut :
Faktor I (tepung tulang ikan lele)
L1 = (tepung lele : tepung ampas tahu + tepung tulang ikan lele) = 5 : 95
L2 = (tepung lele : tepung ampas tahu + tepung tulang ikan lele) = 10 : 90
L3 = (tepung lele : tepung ampas tahu + tepung tulang ikan lele) = 15 : 85
Faktor II (Carboxy Methyl Cellulose)
C1 = 1.5 % (1,5 gram CMC diencerkan dengan air hingga 100 ml)
C2 = 1.75 % (1,75 gram CMC diencerkan dengan air hingga 100 ml)
C3 = 2.0 % (1,5 gram CMC diencerkan dengan air hingga 100 ml)
Dari kedua faktor tersebut didapatkan 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan
pengulangan sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan.
Kadar Tepung Kadar Carboxy Methyl Cellulose
Tulang Ikan Lele
C1 (1.5%) C2 (1.75%) C3 (2.0%)
LI = 5 : 95 L1C1 LIC2 L1C3
L2 = 10 : 90 L2C1 L2C2 L2C3
L3 = 15 : 85 L3C1 L3C2 L3C3

NO Macam Uji Metode

1 Uji sensori Hedonik (Widara, 2012)


2 Kadar Air Thermogravimetri (Sudarmadji dkk, 2010)
3 Kadar Abu Kering (langsung) (Sudarmadji dkk, 2010)
4 Serat kasar (Sudarmadji dkk, 2010)
5 Kalsium Spectro Direct (Vanny dkk, 2016).
6 Bobot seribu (Widara, 2012)
butir
PEMBUATAN TEPUNG AMPAS TAHU

Pengukusan pada suhu 90 ℃


Ampas tahu diperas Pemerasan II
selama 30 menit

Pengayakan ukuran 80 Pengeringan 60℃ Penyangraian pada suhu


penghancuran
mesh selama 24 jam 90℃ selama 15 menit

(Yuwono dan Zulfiah, 2015).


PEMBUATAN TEPUNG UBI KAYU

Ubi kayu dikupas Pencucian Pegirisan tipis

Pengayakan penghancuran Pengeringan

(Koswara, 2009).
PEMBUATAN TEPUNG TULANG IKAN LELE

Dipresto suhu 121℃ selama 2


Sortasi ikan lele Pencucian jam

Pengayakan ukuran 80 Pengeringan 80℃ Dibungkus kain saring dan


penghancuran
mesh selama 6 jam ditekan dengan hidrolic press

Ferazuma dkk, 2011


PEMBUATAN BERAS ANALOG

Penambahan tepung tulang


Penimbangan tepung ampas
Penambahan air ikan lele dan CMC sesuai
tahu dan tepung ubi kayu
variasi

Pengeringan suhu 50 ± Pengukusan pada suhu


90 ± 5 °C selama 10 Pencetakan Pengulenan
5 °C selama 5 jam menit

Yuwono dan Zulfiah, 2015 yang dimodifikasi


HASIL YANG DICAPAI

 Telah dilakukannya pembuatan tepung ampas tahu yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan
beras analog
 Telah dilakukan pembuatan tepung ubi kayu yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan beras
analog
 Dilakukan percobaan beberapa formulasi yang nantinya menghasilkan beras analog yang sesuai dengan
target. Dari hasil percobaan dihasilkan beras analog yang sudah sesuai dengan beras analog yang ada di
pasaran pada umumnya yaitu beras analog yang masih bisa mempertahankan bentuknya setelah direndam
dalam air atau tidak menjadi bubur tetapi masih dalam bentuk yang sederhana belum berbentuk beras
pada umumnya
 Mendesain kemasan yang akan digunakan untuk mengemas beras analog yang dihasilkan.
 Artikel yang sudah dalam tahap pengerjaan sampai 60%.
 Draf poster untuk produk beras analog yang dihasilkan.
Menyempurnakan bentuk beras analog sehingga menyerupai bentuk beras pada umumnya yang dimana
akan dilakukan di Fakultas FTP UGM Yogyakarta

Melakukan analisis kimia dan analisis fisik terhadap kandungan dari beras analog yang dihasilkan

1. Menyelesaikan
. draf artikel yang masih berjalan sekitar 60%

Menyempurnakan kemasan produk dan poster

Mengikuti seminar sebagai pemakalah sehingga hasil penelitian bisa dipublikasikan dalam jurnal ilmiah
nasional terakreditasi atau ISSN
Tepung ampas tahu
Tepung ubi kayu
Tepung lele
Beras analog
POSTER
ARTIKEL
LAMPIRAN KEMASAN