Anda di halaman 1dari 16

Neuralgia = nyeri di sepanjang saraf/distribusi

saraf.
Neuralgia Trigeminal  nyeri di daerah orofasial

Epidemiologi:
- Paling banyak pada usia lanjut (50-70 tahun)
- Wanita > laki-laki
- Prevalensi: 155 /100.000 pddk
- Insidensi: 40 per 1000.000
Deskripsi NT:
 Nyeri paroksismal yang berat, pedih/tajam,
seperti terkena aliran listrik yan berlangsung
hanya beberapa detik atau menit. Di antara dua
serangan biasanya ada masa bebas nyeri
sama sekali, tapi kadang-kadangg ada
persepsi nyeri yang ringan dan tumpul
 Nyeri di daerah innervasi N V sesisi, terutama
campuran daerah innervasi N Maksillaris dan
N.Mandibularis.
 Lebih sering pada wanita dari pada laki-laki
(3 : 2) dan sisi kanan lebih sering dp kiri
 Faktor presipitasi adalah stimulus sensorik
terutama di daerah innervasi N.Maksillaris
dan N.Mandibularis yang dapat berupa
rabaan, cukur kumis/janggut, mengunyah,
menelan, bicara dan kadang-kadang kena
angin sepoi-sepoi.
 Dalam pemeriksaan neurologik N V tidak
menunjukkan kelainan neurologik yang
berarti.
NEURALGIA TRIGEMINAL (TN)

KRITERIA DIAGNOSIS
• Serangan nyeri paroksismal, spontan,
tiba2, nyeri tajam, superfisial, seperti
ditusuk, tersetrum, terbakar pada wajah
atau frontal (umumnya unilateral)
beberapa detik sampai < 2 menit,
berulang, terbatas pada  1 cabang
N.trigeminus (N.V).
Etiologi & Patofisiologi: belum ditemukan

Klasifikasi :
1. Neuralgia Trigeminal Idiopatik (NTI)
sering disebut TIC DOLOREUX atau
Neuralgia Trigeminal
2. Neuralgia Trigeminal Simptomatik (NTS)
a. NTS causa lesi sentral
b. NTS causa lesi perifer
 Merupakan kasus yang terbanyak
 Tidak ditemukan causa
 Dalam klinik sehari-hari disebut sebaai
NEURALGIA TRIGEMINAL
Diagnosa
D/ ditegakkan dengan menyingkirkan semua
penyakit yang mungkin mengiritasi N V.
Pemeriksaan neuroloik yang teliti
Kl mgkn : CT Scan atau MRI atau pemeriksaan
lainnya.
NEURALGIA TRIGEMINAL (TN)

DIAGNOSIS BANDING
• Nyeri wajah atipikal.

TERAPI
Terapi Farmakologik :
• Antikonvulsan : karbamasepin,
okskarbamasepin, fenitoin, gabapentin, asam
• valproat, baklofen.
NEURALGIA TRIGEMINAL (TN)

Terapi Non-farmakologik :
• TENS
• Bedah : bila terapi farmaka adekwat gagal
• Terapi Kausal : pada TN simtomatik
• Catatan : terapi simtomatik sama pada
neuralgia yang lain
 Prevalensi: sedikit ± 2 % dari total penderita
NT
 Kausa : umumnya tumor di daerah Meckel’s
cave
Malformasi arteriovenosa di
cerebellopontin angle
 Pemeriksaan Klinik: ditemukan kelainan
sensorik berupa hipestesia di daerah
innervasi N V dan atau hilangnya Refleks
Cornea
 Diagnostik: Rontgen Foto
CT Scan atau
MRI

 Terapi : Kausal operatif


 Farmakoterapi : sama dengan NT
NEURALGIA TRIGEMINAL (TN)

KONSULTASI
• Bag. Bedah saraf (atas indikasi pada TN simtomatik)

JENIS PELAYANAN  Poliklinik rawat jalan

TENAGA  Dokter Spesialis Saraf

PROGNOSIS
• TN idiopatik : baik
• TN simtomatik : tergantung kausal