Anda di halaman 1dari 34

Chapter 14 Heat

Contents of Chapter 14-2


• Kalor Laten
• Perpindahan Panas : Konduksi
• Perpindahan Panas : Konveksi
• Perpindahan : Radiasi
14-5 Kalor Laten
Temp sebagai fungsi kalor yg ditambahkan untuk
mengubah 1.0 kg es pada -40oC menjadi uap diatas
100oC
14-5 Kalor Laten
Panas yang dibutuhkan untuk mengubah 1,0 kg
zat menjadi cair. Pada Tekanan 1 atm.
14-5 Kalor Laten
• Panas yang diperlukan dalam perubahan fasa
tidak hanya tergantung pada kalor laten tetapi
juga bergantung pada massa total dari zat
tersebut :
(14-4)

dimana L adalah : Kalor laten dari proses


tertentu dan m adalah massa zat tersebut. Q
adalah kalor yg ditambahkan atau dilepaskan
selama perubahan fase.
14-5 Kalor Laten
Tips Pemecahan Soal Kalorimetri
1. Lihat sistem yg akan diselesaikan, apakah
sistem tersebut terisolasi
2. Pergunakan konservasi energi
kalor yg diperoleh = kalor yg hilang
∑Q = 0
3. Bila tidak ada perubahan fase terjadi, maka
Q = mc ∆T
4. Bila perubahan fase terjadi, maka
Q = mL
14-5 Kalor Laten
5. Perhatikan bahwa ketika sistem mencapai
kesetimbangan termal, temperatur akhir dari
masing-masing zat akan mempunyai nilai yg
sama
6. Selesaikan persamaan energi untuk mencari
variabel yg tidak diketahui.
Penguapan
Air dapat berubah dari fase cair
menjadi gas bahkan pada temperatur
ruang, hal tersebut inilah yang disebut
dengan penguapan.
Contoh : Membuat es. Berapa banyak energi yg
harus dibuang sebuah lemari es dari 1.5 kg air
pada 20oC untuk membuat es pada -12 oC.?

Penyelesaian : Kalor Q yg dibutuhkan untuk


dibuang dari 1.5 kg air.
14-6 Perpindahan Panas : Konduksi
Konduksi : Perpindahan panas melalui suatu
medium atau benda, dimana molekul dari benda
tersebut tidak berpindah, yg berpindah hanyalah
panas, dari temp tinggi ke temp rendah.
Aliran kalor Q dalam waktu t dapat ditulis :

(14-5)
14-6 Perpindahan Panas : Konduksi
Konduktifitas termal,
k, untuk berbagai zat
diberikan pada tabel
14-4.
Material dengan nilai k
yang semakin besar
memberikan nilai kalor
yang baik sebagai
konduktor termal
14-6 Perpindahan Panas : Konduksi
Bahan bangunan sering dispesifikasikan dengan nilai R (
Resistensi Termal), dapat ditulis dengan persamaan :

dimana , adalah ketebalan dari material


14-7 Perpindahan Panas : Konveksi
Konveksi : Perpindahan kalor yg dilakukan oleh
pergerakan fluida akibat perbedaan temp.
Ada dua jenis konveksi : - Konveksi alami
- Konveksi Paksa
14-7 Perpindahan Panas : Konveksi
Sebuah tungku udara bertekanan, di mana udara
dipanaskan dan kemudian ditiupkan oleh sebuah
kipas ke dalam ruangan, merupakan salah satu
contoh konveksi paksa.
Udara panas yang naik keatas permukaan, pada
saat membuat teh panas, merupakan salah satu
contoh konveksi alami.
14-8 Perpindahan Panas : Radiasi
Contoh yang paling
sering terjadi
perpindahan panas
secara radiasi adalah
panas matahari yang
memancarkan panas
lebih dari 6000 K.
14-8 Perpindahan Panas : Radiasi
Perpindahan panas secara radiasi : Perpindahan
panas tanpa perantara atau medium :

(14-6)

σ adalah konstanta Stefan-Boltzmann :


σ = 5.67 × 10−8 W/m2∙K4

adalah emisivitas adalah bilangan 0 s/d 1


yaitu karakteristik dari permukaan material yg
teradiasi. Untuk permukaan yg mendekati hitam
mempunyai emisivitas mendekati 1.
14-8 Perpindahan Panas : Radiasi
Semua benda tidak hanya memancarkan energi
dengan radiasi tetapi juga menyerap energi yang
diradiasikan oleh benda lain. Bila sebuah objek
memiliki emisivitas dan luas berada pada
temperatur T, kemudian meradiasikan energi
pada laju tertentu, sehingga dapat ditulis dengan
persamaan :
14-8 Perpindahan Panas : Radiasi
Energi radiasi mengenai tubuh seseorang ketika
berada di bawah sinar matahari dengan posisi
tidur :
(14-8)
14-8 Perpindahan Panas : Radiasi
(a) Musim di bumi timbul karena sudut sumbu
o
1
bumi 2 yg terbentuk dengan orbit mengelilingi
23

matahari.
(b) Sinar matahari bulan juni membuat sudut
o
sekitar 23 1 dengan katulistiwa
2
14-8 Perpindahan Panas : Radiasi
Sebuah aplikasi menarik dari radiasi termal
untuk pengobatan diagnostik adalah termografi.

Termografi adalah sebuah alat khusus untuk


mengukur intensitas radiasi dari banyak titik dan
membentuk menyerupai gambar.

Aktifitas metabolisme tinggi, seperti tumor,


seringkali dapat dideteksi dengan termogram
sebagai hasil dari temperatur yg lebih tinggi dari
peningkatan radiasi yg diakibatkan oleh penyakit
tersebut
14-8 Perpindahan Panas : Radiasi
Termogram dari tangan seseorang
(a) Sebelum dan
(b) Sesudah merokok sigaret
Ringkasan Chapter 14
• Energi Internal, dapat ditulis dengan
persamaan :

• Kalor mengacu pada perpindahan energi dari


satu benda ke benda lain karena perbedaan
temp. Maka kalor diukur dalam satuan energi,
seperti joule.

Kalor jenis, c, sebuah zat didefinisikan sebagai


energi yg diperlukan untuk mengubah temp
massa satuan zat sebesar 1 derajat.
Ringkasan Chapter 14
• Kalor lebur adalah kalor yang dibutuhkan
untuk melelehkan 1 kg zat padat menjadi fase
cair.
• Kalor penguapan adalah energi yang
dibutuhkan untuk mengubah 1 kg zat dari fase
cair ke fase uap.
• Proses perpindahan panas terjadi secara :
konduksi, konveksi, radiasi
Ringkasan Chapter 14
• Konduksi dalam logam : perpindahan energi
kalor melalui elektron-elektron bebas.
• Konduksi zat non logam : perpindahan energi
kalor dari satu partikel yg sedang bergetar ke
partikel disebelahnya melalui tumbukan.
• Konveksi : Perpindahan energi melalui
pergerakan massa molekul pada jarak yang
diinginkan
• Radiasi : Perpindahan energi kalor oleh
gelombang elektromagnetik.
Ringkasan Chapter 14
• Radiasi dari matahari sampai ke permukaan
bumi pada hari yang cerah dengan laju sekitar
± 1000 W/m2
TERIMA KASIH

SAMPAI BESOK