Anda di halaman 1dari 24

PLANT ORIENTATION

HOT STRIP MILL 1


PT. KRAKATAU STEEL (Persero) Tbk.
By Management Trainee 2019 group IV :
1. Mukhamad Andi Firismanda (99001422)
2. Aldo William Sourya (99001569)
3. Moch Yanuar Rachman (99001387)
4. Robih Rizq Arrozaq (99001578)
5. Utut Pandu Wicaksana (99001564)
Apa itu HSM ?
HSM(Hot Strip Mill)
adalah salah satu plant di krakatau steel
yang memproduksi slab menjadi coil. Poduct
yang dihasilkan di plant HSM disebut
dengan HRC (Hot Rolled Coil) dengan
melewati proses Re-heating untuk mencapai
temperature rolling.
Produk HRC :
1. Coil dengan ketebalan 1,6mm-25 mm
2. Plate dengan ketebelan 4 mm – 25 mm
3. Sheet dengan ketebalan 2mm -4 mm
Struktur Organisasi HSM

HSM 1

Banam Merah

Dinas Roll &


Dinas Rolling Dinas Shearing
Bearing
Operation Line Up
Preparation
Niki Andra Febrian Suyono Maksum
Proses Produksi HSM
Mill Line
Mill line merupakan area yang dinaungi oleh dinas roll
operation. Material slab akan diproses di mill line untuk menjadi coil.
Mill line terbagi menjadi 4 area proses yaitu Furnance, Roughing,
Finishing, dan Down Coiler.

Furnance Roughing Finishing Down Coiler


Flow Process Reheating Furnace – Roughing Mill
Reheating
furnace machine Sizing press
Slab dari slab yard Water disscaler 1
machine
1 dan 2

Water disscaler 2
Crop shear Thermopanel 2 Roughing mill
dan thermopanel 1
Re-heating Furnance
1. Reheating furnace berfungsi untuk menaikkan
temperatur slab dari slab yard sampai dengan
1300° agar mempermudah proses rolling ke
tahap berikutnya
2. Memiliki 2 furnace, furnace 1 dari Loi
Italimpaianti (Italia) dan furnace 2 dari Stein
Hurtey (Prancis)
3. Furnace 1 (Loi Italimpaianti) menggunakan
sistem walking beam dan furnace 2 (Stein
Hurtey) menggunakan sistem pusher machine
untuk memindah slab dari charging area
sampai discharging area
4. Furnace 1 memiliki double pusher di sisi
charging nya sementara furnace 2 memiliki 1
pusher dan fix skid - moving skid di bagian
walking beam nya
5. Pembagian area pada furnace 1 dan 2 yaitu
konfektif zone, preheating zone, heating zone,
dan soaking zone
Sizing Press
6. Temperatur masing-masing zone sebagai berikut :
Konfektif zone : ≤ 1180°
Preheating zone : 1180 - 1200°
Heating zone : 1250 - 1300°
Soaking zone : 1250 - 1280°
7. Dengan waktu furnace per slab selama 132 menit dengan
kapasitas tampung 40 slab
8. Setelah keluar melalui discharging furnace, slab akan
dibersihkan dari scale yang menempel dengan water
disscaler 1 sebelum slab masuk ke sizing press dengan
tekanan air 200 bar
9. Selanjutnya slab menuju sizing press machine yang
berfungsi untuk mereduksi lebar slab (sisi OS dan DS)
dengan reduksi maksimal masing-masing 175 mm
Roughing Mill
10. Temperatur pada slab akan diholding pada 1100° sebelum
proses raoughing menggunakan thermopanel 1
11. Slab akan dibersihkan kembali di water disscaler 2 untuk
menghilangkan scale yang masih menempel pada surface
slab dengan tekanan air 200 bar setelah melewati
thermopanel 1
12. Roughing mill berfungsi mereduksi tebal slab dari tebal
awal 230 mm direduksi sampai dengan tebal 30 mm
dengan jumlah sistem pass (forward-reverse) 5-9 pass
agar memudahkan saat proses rolling strip di finishing
mill
13. Dibantu dengan edger roll yang mereduksi dan
mencegah pertambahan lebar slab saat dilakukan reduksi
ketebalan dengan konfigurasi roll pada roughing mill
yaitu back up roll – work roll – work roll – back up roll dan
temperature strip sebesar 1050 – 1080°
Finishing Mill Flow Process

Finishing Finishing Measure


1-3 4-6 House 1

Measure Laminar
House 2 Cooling
Finishing Mill
Finishing Mill merupakan proses untuk mencapai ketebalan akhir.
Finishing mill memiliki 3 program :
1. Strip tebal 6 mm -25mm
2. Strip tipis 1,8 mm – 6 mm
3. Checker
Finishing mill memiliki 6 proses finishing
F1 – F3 Menggunakan EGC (Electronic Gap Control)
F4 – F6 Menggunakan HGC (Hidraulic Gap Control)
F1 – F6 Berfungsi untuk mereduksi ketebalan sesuai pesanan.
Setelah melewati F1 – F6 Strip menuju Measure House.
Measure house berfungsi untuk mengukur Flatnes, Surface, Tebal,
dan Lebar, Setelah dari Measure House selanjutnya proses Laminar
Cooling.
Laminar Cooling merupakan proses untuk membentuk sifat mekanis
melalu pendinginan.
Down Coiler
Switch
Side Gate Pinch Roll Mandrel
Gate

Banding
Conveyor Tilter Coil Coil Car
Machine

Anti Weight
Teleskop Scales
Area Shearing Line
Shearing Line merupakan area yang dinaungi oleh dinas
shearing line. Pada Shearing line terdapat tiga proses yaitu recoil,
sliting, dan sheet. Shearing line terbagi menjadi 3 area proses yaitu
Shearing Line 1, Shearing Line 2, dan Hot Skin Pass Mill.

Hot Skin Pass


Shearing Line 1 Shearing Line 2
Mil
Shearing Line 1
 Plate
Strip Thickness : 4.0 – 25.0 mm
Cut to length size : 1500 – 12500 mm
Weight : 2.5 – 30 ton
Width (trimmed) : 508 – 2030 mm
Diameter (inner) : 760 mm
Width (untrimmed) : 600 – 2080 mm
Diameter (outer) : 2200 mm
Line Speed : 20 – 40 m/min
Shearing Line 1
Prebending Pinch Roll Leveller
Mandrel
Roll POR POR

Croos Cut Measuring Scrap


Trimming
Shear Roll Chopper

Leveller Stamping
Pillar
Exit Machine
Shearing Line 2
 Recoil  Slitted Coil
Strip Thickness : 1.8 – 8 (10) mm Strip Thickness : 1.8 – 8 (10) mm
Width : 600 – 2030 mm Width : 200 – 990 mm
Diameter (inner) : 610 & 760 mm Diameter (inner) : 610 & 760 mm
Diameter (Outer): 1800 mm Diameter (Outer): 1800 mm

 Sheet
Width : 600 – 2030 mm
Cut to length : 1200 – 6000 mm
Shearing Line 2
Prebending
Mandrel POR Pinch Roll No.1 Leveller I Up Cut Shear
Roll

Slitting Shear
Break Roll Loop 2 & Scrap Pinch Roll 2 Loop 1
copper

Strip Feeding Pinch Roll Strip Flying Cross


Press Roll Mandrel TR
System Feed System Cut Shear

Pilar Machine Stamping Leveller II


Hot Skin Pass Mill
Strip Thickness : 1.2 – 7 mm
Width : 600 – 1550 mm
Diameter (inner) : 760 mm
Diameter (Outer): 1415 - 2200 mm
Weight : 30 ton Max
Threading Speed : 30 m/min
Rolling Speed :
≥ 1.2 mm ~ ≤3.2 mm = 400m/min
> 3.5 mm ~ ≤ 7.0 mm = 200m/min
Production Capacity : 650.000 ton/y
Hot Skin Pass Mill
Straightener
Mandrel POR Snubber Roll Press Roll Pinch Roll No.1 dan Hold
Down Roll

Thickness Anti Crimping Entry Side


Pinch Roll No.2 Work Roll
Cauge Roll Guide

Delievery Side Pinch Roll No.3


Dividing Shear Press Roll Sunbber Roll
Guide & Bending Roll

Mandrel
Roll and Bearing Preparation (Roll Shop)
Dinas roll and bearing preparation merupakan dinas supporting di
Hot Strip Mill 1. Dinas roll and bearing preparation bertugas mengontrol
dan memperbaiki kualitas permukaan seluruh roller yang digunakan pada
plant HSM. Dinas roll and bearing preparation terbagi menjadi 3 area
proses yaitu Roller Table, Shearing Line, & HSPM; Roll Grinding & Roll
Quality; dan Chock & Bearing.

Roller Table, Shearing Roll Grinding & Roll


Chock & Bearing
Line, & HSPM Quality
Roller Table, Shearing Line, & HSPM
Pada area ini bertugas untuk mengontrol pemakaian roller serta bertanggung
jawab atas penggantian seluruh roller di HSM. Area yang di kontrol meliputi :
- Mill Line
- Shearing Line
- HSPM
Roll Grinding & Roll Quality
Pada area ini bertugas untuk memperbaiki ulang permukaan roller dengan
menggunakan mesin gerinda. Hal ini bertujuan menggembalikan permukaan roller
yang aus karena bergesekan secara langsung dengan strip (proses rolling). Selain itu
memastikan kualitas roller yang telah di grinding sebelum di gunakan kembali. Roller
yang diperbaiki meliputi:
- Roller Mill Line
- Roller Shearing Line
- Roller HSPM
Chock & Bearing
Pada area ini bertugas untuk mengontrol dan memperbaiki seluruh chock &
bearing yang digunakan pada plan HSM. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan
left time dari chock dan bearing. Chock dan bearing yang diperbaiki meliputi
area:
- Chock Mill line dan Shearing Line
- Bearing Mill line dan Shearing Line
Terima Kasih
• “Dimanapun engkau berada selalulah menjadi yang
terbaik dan berikan yang terbaik dari yang bisa kau
berikan”