Anda di halaman 1dari 24

Manusia Masa Depan

• Kita dilahirkan di dunia ini adalah sebagai manusia


petarung dan pemenang (melalui proses)
Tahukah anda :

THE
WINNER
Ketika masih kecil (Anak-anak)ada
4(empat)sifat dasar yang dimiliki
Petarung dan Pemenang Pemaksa dan Penguasa

Mandiri
Penyayang
Hirarki Maslow
Penelitian menunjukkan bahwa manusia termotivasi oleh
kebutuhannya, baik dalam bekerja maupun kehidupan pribadi. Dengan
memahami dan memenuhi kebutuhan ini kita bisa dapatkan yang
terbaik dari orang lain.
“Mengenali Sosok Wirausaha”
Dua bersaudara Wira dan Biro bersepakat mengunjungi rumah
OrangTuanya disuatu Desa daerah Pertanian Padi, Indramayu. Sudah lebih
dari empat tahun mereka tidak pulang, wira membangun usaha dan
berhasil mempunyai sejumlah perusahaan di Jawa Timur. Wira hanya
bersekolah sampai SMA, sedangkan Sang Adik sebut saja Biro adalah
Pejabat di Sumatera. Yang terkenal piawai dan tegas menangani berbagai
kesimpang-siuran kegiatan unit-unit pemerintahan. Tidak seperti kakaknya,
si adik dapat mengenyam Pendidikan Tinggi.

Diawal , Biro dapat menyelesaikan sekolah karna bantuan Wira berkat


hasil Usahanya. Selanjutnya, Ketekunan dan Kemampuan akademinya yang
menonjol membuat Biro memperoleh Beasiswa. Tatkala sampai dirumah
Orangtuanya, Biro terkejut bercampur marah karna dihalaman rumah
tersebut berserakan kotoran sapi. Segera saja ia mencari orang yang bisa
membersihkan halaman dan memagarinya untuk menghalangi binatang
berkeliaran dihalaman. Kemudian, untuk menjamin ketertiban dirumah
Orangtuanya, ia mencari penanggung jawab ketertiban desa tersebut.
Sebelum Biro mendapat orang yang mau membersihkan dan mengatur
halaman, Wira datang dan melihat hal serupa, banyak kotoran sapi. Berbeda
dengan Biro, Wira masih tetap senang. Ia melihat desa Orangtuanya sudah
lebih sejahtera dibanding sewaktu dahulu ia meninggalkannya. Ada potensi
sumberdaya dan pasar untuk membuat aneka macam kesempatan usaha
disekitar rumah Orangtuanya. Potensi tersebut berupa usaha ternak sapi,
makanan , limbahnya dan semua yang terkait dengan industri peternakan
sapi yang masih dalam tahap sederhana.

Usaha Pertanian terpadu yang dimilikinya sudah mampu


mengembangkan usaha bersama dengan kelompok petani disekitarnya.
Sedangkan potensi pasar seperti daya beli petani yang meningkat karna
mempunyai sumber pendapatan yang tidak hanya dari sawah kebutuhan
baru petani dan keluarganya dapat dimanfaatkan dengan membuka usaha
perdagangan produk konsumsi. Sedangkan peluang usaha dibidang
keuangan, misalnya berupa usaha simpan pinjam, dapat memanfaatkan
kelebihan dana petani serta kebutuhan perencanaan pengembangan usaha
petani.
Pola pikir Wira adalah pola wirausaha, menemukan peluang yang dapat
dimanfaatkan. Peluang berasal dari peluang kebutuhan pasar maupun peluang
pemanfaatan sumberdaya.

Dalam contoh ini terlihat perbedaan melihat dan bereaksi atas kasus yang
sama, adanya kotoran sapi dihalaman rumah. Fenomena baru tersebut
ditanggapi sebagai penyimpangan yang harus diteribkan menurut biro atau
peluang untuk dimanffatkan menurut Wira pengembangan pola pikir Biro
adalah mewakili pola pikir manajemen “perencanaan dan pengendalian” ,
sedangkan Wira, mewakili pola pikir wirausaha yang tajam menemukan
peluang dan mengembangkan pemanfaatanya.
WIRAUSAHA
PEGAWAI - Idea/gagasan
- Melamar - Kreatifitas &
- Seleksi Inovasi
- Berkembang
- Lulus
maju
- Diperintah
- Bebas
- Tidak bebas mengatur waktu
- Terbatas - Bos/leader
pendapatan - Menciptakan
peluang kerja
buat orang lain
- Ibadah - MULIA
Data & Fakta Kewirausahaan
Data statistik kewirausahaan syarat suatu negara maju apabila
jumlah wirausaha (Entrepreneur) berjumlah 2% dari populasi
penduduk suatu negara.

.
Ratio Wirausaha Tahun 2017/2018 = 3,1% atau
± 7.812.000 wirausaha [2% = 5.040.000,-] standard.
Diharapkan jumlah Wirausaha Tahun 2019 Sebesar 5%
atau ± 12.600.000

Data penduduk Indonesia menurut BPS 2016 = 252 juta jiwa


Wirausaha non pertanian yang menetap = 7,8% org = 3,1%
(data tanggal 11 Maret 2017 = IPB Bogor) oleh Menkop dan
UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
Telah melampaui syarat 2% tetapi masih jauh kalah dari
negara lainnya , seperti ;

1. Malaysia 5%
2. China 10%
3. Singapura 7%
.
4. Jepang 11%
5. AS 12%

Ekosistem wirausaha Indonesia menempati peringkat 68 dari


121 Negara di Dunia. Menurut The Global Entrepreneurship
and Development Index.
.
Entrepreneur

• Entrepreneur : orang yang menciptakan pekerjaan


yang berguna bagi diri sendiri.
• Entre  berasal dari kata entrependere
(bahasa France)
•  artinya sebuah usaha yang berani
dan penuh resiko (sulit).
• Entrepreneur  orang yang mampu mengolah
sumber daya yang ada menjadi suatu produk yang
mempunyai nilai;
•  Mencari keuntungan dari peluang
yang belum digarap orang lain.
Menurut Edison :
Ada 3 pokok utama yang harus dimiliki : 1. Kenal diri;
2. Percaya diri;
3. Menjual diri.

Entrepreneur :
adalah suatu kemampuan untuk mengelola
sesuatu yang ada pada diri kita untuk
dimanfaatkan dan ditingkatkan agar lebih
optimal, sehingga dapat meningkatkan taraf
hidup kita.
Pendidikan Kewirausahaan
- Waspada
Peluang Yang
- Sigap
Usaha Muncul
- Tanggap

Deskripsi Wirausaha
Dibutuhkan
- Imanijasi
- Iniasiatif
- Kemauan keras Mengambil
dan Resiko
- Keuletan
- Keberanian
- Rasa percaya diri
Pembangunan
Ekonomi - Meningkatkan
lapangan kerja
baru
- Perusahaan
baru tumbuh
.
(start-up)
menciptakan
banyak inovasi

Dilahirkan (Nature)
= Bakat Pendidikan
(Nurture)
KEWIRAUSAHAAN
.
PRIBADI LINGKUNGAN
- Pendidikan - Sosiologi
- Pengalaman - Organisasi
- Komitmen - Keluarga
- Visi - Peluang
- Keberanian mengambil resiko - Pesaing
- Usia - Investor
- Kebijakan
pemerintah
Motivasi Menjadi Wirausaha Mahasiswa

LABA IMPIAN
PERSONAL

KEBEBASAN
KEMANDIRIAN
Globalisasi
Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif dan
terbuka banyak tantangan harus dihadapi. Untuk dapat bersaing
dipasar global yang diperlukan barang dan jasa yang punya daya
saing tinggi. Barang dan jasa yang berdaya saing tinggi hanya
dihasilkan oleh sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, yaitu
sumber daya manusia profesional dan trampil, yang dapat
.
menciptakan nilai tambah baru dan mampu menjawab tantangan
baru.
Sumber daya manusia yang berkualitas tinggi tersebut hanya
dapat disediakan lewat sistem pendidikan yang mampu
menghasilkan sumber daya yang kreatif dan inovatif. Pendidikan
harus diarahkan menyongsong era ekonomi global yang
menciptakan kompetensi dan kesempatan ditingkat global. Ekonomi
global memunculkan berbagai peluang pasar didunia bagi setiap
wirausaha. Hal itu mendorong terjadinya globalisasi perdagangan
dunia.
Berbisnis itu Pelan Jalannya, Tapi Pasti

• Contoh :
Siapa sangka, awalnya Achmad Zaky, pendiri situs jual beli Bukalapak.com
sempat berjualan mi ayam. Saat itu. ia masih berkuliah. Muda dan kurang
pengalaman, bisnisnya itu berakhirnya mati begitu saja. Kegagalan itu tentu
membawa kepedihan. Tapi karena berkeinginan menjadi wirausahawan sejati,
zaky malah makin giat mewujudkan impiannya.
Tak jauh berbeda dengan Jody Brotosuseno, pendiri Waroeng Group. Dari
sebuah gerai kecil dengan lima meja, perjuangannya itu kini membuahkan 82
gerai Waroeng Steak & Shake diseluruh Indonesia. Karyawannya sudah 1,700
orang.
Jody dan Zaky, dua dari banyak cerita sukses pengusaha yang merintis bisnis dari
nol. Bukan mendapat durian runtuh yang membuat mereka sukses. Tapi ada
usaha , perjuangan , dan keberanian.
.
PENUTUP
• Jangan tunggu orang lain membantu anda untuk
memulainya & jangan membangun bisnis setengah
hati
• Temukan pelanggan anda. untuk produk anda buat
• Jadikan produk anda adalah merk anda agar
terkenal
• Jangan takut gagal
• Teruslah belajar & agar dapat berkembang secara
pribadi dan finansial.
Jangan Pernah Puas Dengan Keadaan,
Berjuanglah Sampai Keadaan Itu
Memuaskan Anda

Rafriandi Nasution, SE, MT

Terima
Kasih