Anda di halaman 1dari 10

Batasan Biomarker

• Merup substansi yg diukur dlm jaringan tubuh


atau ekskreta yg dpt bersifat ukuran langsung
utk asupan gizi dan non gizi atau yg
memberikan informasi mengenai tingkat
keterpajanan jaringan tubuh thp substansi itu
dlm sirkulasi darah atau dlm jaringan tubuh

• Substansi ini meliputi zat gizi dan derivat


biokimia gizi atau senyawa yg ada berkaitan
• Biomarker dpt menunjukkan konsumsi selama
jk waktu pendek (bbrp jam hingga thn)

• Biomarker jangka pendek terkait asupan mkn


selama 1-2 hari seblmnya meliputi :
1. Ekskresi nitrogen, kalium, iodium, vit C dlm
urine
2. Kadar vit B1, B2, dan C dalam serum
3. Gas Hidrogen atau metana melalui napas
(berhub dgn asupan polisakarida bukan pati)
Biomarker Jangka Panjang meliputi :
1. Komposisi jaringan adiposa atau asam lemak
dlm membran eritrosit (asupan as lemak yg
spesifik selama periode 6-12 minggu
seblmnya)
2. Hemoglobin (asupan zat besi selama periode
3 bln sblmnya)
3. Selenium dlm kuku jari kaki (asupan selama
periode 6-12 bln sblmnya)
• Kemamp biomarker bekerja bergantung pd
interaksi yg rumit antara jlh dan btk substansi
yg trdpt dlm mkn dan bergantung jg pd
absorpsi, penyimpanan, metabolisme, dan
ekskresi

Contoh :
1. Vit B2 trlihat dlm urine hanya sesdh kdr
mencapai kejenuhan dlm jaringan dan setiap
kelebihan vit ini akan diekskresikan ke urine
2. Vit C dlm serum merup pertanda buruk pd tkt
asupan rendah, mengalami peningkatan
sensitivitas sbg tanda asupan pd jlh asupan
sedang (20-60 mg/hari) dan kembali menjadi
buruk pd tkt asupan tinggi ketika kelebihan
vit tsb diekskresikan ke dlm urine
3. Retinol disimpan dlm hati dan kdrnya dlm
darah dikontrol sec hemostatis. Kadar retinol
merup biomarker yg berguna jika asupan
retinolnya rendah
• Biomarker dpt dipengaruhi keadaan sakit,
infeksi, infestasi parasit atau penyakit
• Penyakit campak, ISPA dan diare cenderung
menurunkan kadar retinol dlm darah

• Infestasi cacing tambang akan menimbulkan


efek negatif pd status zat besi dan keadaan ini
berarti bhw asupan zat besi mgkn normal tapi
indikator status zat besi menunj defisiensi besi
• Dlm penelit case control thp mkn dan penyakit
kanker lambung, kegagalan metabolik terkait
absorpsi (aklohidria, kehilangan faktor
intrinsik) akan mempengaruhi kadar zat besi,
vit B12, dan zat gizi lain dlm darah

• Bbrp jenis tumor diket sgt membutuhkan


tiamin dan vit B lain, shg penggunaan
biomarker utk membandingkan kasus dan
kontrol dpt memberi kesan menyesatkan ttg
makna gizi dlm menyebabkan penyakit krn
perbedaan tsb
• Biomarker memberi gambaran pd sebuah titik
dlm prjalanan waktu

• Bagi penanda yg mencerminkan asupan atau


status gizi dlm jk pendek memerlukan lebih dari
satu ukuran

• Bagi penanda yg mencerminkan asupan jangka


pendek diperlukan pengumpulan lebih dari satu
sampel utk keperluan analisis

• Jlh sampel akan bergantung pd keragaman dlm


mkn maupun dlm jaringan tubuh