Anda di halaman 1dari 25

Assalamu’alaikum

Warahmatullahi Wabarakatuh
HASIL PENELITIAN

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT ISOLAT


IJDK IV DARI DAUN KECAPI (Sandoricum koetjape
(Burm.f.) Merr.) SECARA KLT-BIOAUTOGRAFI

FITRY .T
150 2014 0243

Tim Penguji : 1. Drs. As’Adi Abdullah,M.Si


(Ketua penguji)
2. Wisdawati, S.Si.,M.farm.,Apt
(Sekertaris penguji)
3. Herwin S.Farm.,M.Si
(Anggota)
4. Fitriana S.Farm., M.Si., Apt
(Anggota)
Sebagaimana Allah SWT telah berfirman dalam Al-qur’an
Surah Asy-Syu’ara’ ayat 7 yaitu :

‫ض َك ْم أ َ ْنبَتْنَا ِفي َها ِم ْن ك ِل‬


ِ ‫أَ َولَ ْم يَ َر ْوا ِإلَى ْاْل َ ْر‬
‫زَ ْوجٍ َك ِر ٍيم‬
Terjemahnya :

“ Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah


banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam
tumbuh-tumbuhan yang baik ? ”
LATAR BELAKANG
Indonesia Obat Tradisional
Menurut Swantara, 2009
Tumbuhan kecapi (Sandoricum
Daun Kecapi koetjape (burm.f.) merr.)
(Sandoricum koetjape mengandung beberapa senyawa
(Burm.f.) Merr.) kimia, seperti flavanoid, saponin,
dan polifenol,

Tinggen tahun 2000, Daun


kecapi banyak dimanfaatkan
dalam pengobatan tradisional
oleh masyarakat sebagai obat
infeksi kulit, obat diare, obat
mulas, dan obat bisul

Isolat Fungi Endofit


Aktivitas Antibakteri Infeksi Bakteri
IJDK IV

KLT-Bioautografi
RUMUSAN MASALAH

1. Bakteri uji apa saja yang dihambat oleh fermentat


ekstrak etil asetat isolat IJDK IV dari daun kecapi
(Sandoricum koetjape (burm.f.) merr.) ?

2. Bagaimana profil kromatogram ekstrak etil asetat


isolat IJDK IV dari daun kecapi (Sandoricum
koetjape (burm.f.) merr.) sebagai antibakteri ?
MAKSUD PENELITIAN

Untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat isolat


IJDK IV dari daun kecapi (Sandoricum koetjape (burm.f.)
merr.) secara KLT-Bioautografi.
TUJUAN PENELITIAN

Tujuan umum Tujuan khusus

1. Menentukan aktivitas ekstrak


Untuk memperoleh fermentat
etil asetat isolat IJDK IV dari
ekstrak etil asetat isolat IJDK IV
daun kecapi (Sandoricum
dari dau kecapi (Sandoricum
koetjape (burm.f.) merr.) yang
koetjape (burm.f.) merr.) yang
berpotensi sebagai antibakteri
berpotensi sebagai antibakteri.
terhadap beberapa bakteri uji.
2. Menentukan profi
kromatogram ekstarak etil
asetat isolat IJDK IV dari daun
kecapi (Sandoricum koetjape
(burm.f.) merr.).
MANFAAT PENELITIAN

Manfaat Teoritis Manfaat Praktis

sebagai dasar dan referensi bagi


Dengan adanya penelitian ini
mahasiswa dan peneliti lanjutan,
diharapkan dapat memberikan
dalam pencarian antibakteri baru
informasi kepada masyarakat
dari isolat fungi endofit daun
bahwa daun kecapi (Sandoricum
kecapi (Sandoricum koetjape
koetjape (Burm.f.) Merr.) dapat
(Burm.f.) Merr.).
berpotensi sebagai antibakteri.
Skema kerja Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Isolat IJDK IV Dari Daun Kecapi (Sandoricum
koetjape (Burm.f.) Merr.) Seacara KLT-Bioautografi.
Isolat IJDK IV Daun Kecapi
(Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.)

Diambil isolat IJDK IV di dalam kulkas Laboratorium


Mikrobiologi Farmasi kemudian di lakukan
Isolat Murni pemurnian dan pemeriksat makroskopik

Fermentasi

Di shaker

Fermentat

Supernatan
Di ekstraksi dengan etil
asetat

Ekstrak Etil Asetat


Supernatan
Identifikasi KLT

Profil
Kromatogram
Uji KLT- Bioautografi

Bercak Aktif Analisis Data Pembahasan Kesimpulan


HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Hasil pemurnian dan pemeriksaan makroskopik isolat fungi endofit daun
kecapi (Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.) IJDK IV

Foto hasil pemurniaan dan pemeriksaan makroskopik isolat fungi endofit IJDK IV
dari daun kecapi (Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.)
2. Foto hasil fermentasi isolat fungi endofit IJDK IV dari daun kecapi (Sandoricum
koetjape (burm.f.) merr.)
3. Foto hasil ekstraksi fermentat isolat fungi endofit IJDK IV dari daun
kecapi (Sandoricum koetjape (burm.f.) merr,.)
4. Foto hasil pengujian aktivitas ekstrak etil asetat isolat IJDK IV dari daun
kecapi (Sandoricum koetjape (burm.f.) merr,.)

Bacillus subtilis

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Bacillus subtilis
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Salmonella thyphi

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Salmonella thyphi
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Vibrio cholerae

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Vibrio cholerae
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Pseudomonas aeruginosa

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Pseudomonas
aeruginosa
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Staphylococcus aureus

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Staphylococcus
aureus
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Staphylococcus epidermidis

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Staphylococcus
epidermidis

B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm


C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Shigella dysentriae

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Shigella dysentriae
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Streptococcus mutans

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Streptococcus
mutans
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
Lanjutan…

Escherichia coli

Keterangan :
A. Cawan petri berisi bakteri Escherichia coli
B. Kromatogram yang tampak di UV 254 nm
C. Kromatogram yang tampak di UV 366 nm
D. Kromatogram yang telah di semprot H2SO4
tampak di UV 254 dan UV 366
KESIMPULAN

1. Isolat fungi endofit dari daun kecapi (Sandoricum koetjape (burm.f.) merr) dengan
kode isolat (IJDK IV) dapat menghambat semua bakteri uji. Diantaranya bakteri
Bacillus subtilis, bakteri Escherichia coli, bakteri Pseudomonas aeruginosa, bakteri
Shigella dysenteriae, bakteri Staphylococcus aureus, bakteri Staphylococcus
epidermidis, bakteri Streptococcus mutans, bakteri Vibrio cholerae dan bakteri
Salmonella typhi.

2. Fermentat ekstrak isolat fungi endofit dari daun kecapi (Sandoricum koetjape
(burm.f.) merr) dengan kode isolat (IJDK IV) aktif terhadap bakteri uji yang nilai
Rf1(0,36), Rf2(0,54), Rf3(0,14), Rf4(0,41), Rf5(0,21), Rf6(0,9), Rf7(0,83), dan
Rf8(0,63).
SARAN

Sebaiknya dilakukan uji lebih lanjut mengenai isolat IJDK IV dengan menggunakan
metode yang lainnya.
Gambar Daun Kecapi (Sandoricum koetjape (Burm.f.)
Merr.)

Daun kecapi Pohon daun kecapi


SEKIAN DAN TERIMA KASIH
MOHON SARAN DAN
ARAHANNYA