Anda di halaman 1dari 45

PROFIL DAN MATRIKS PENGEMBANGAN

GEOPARK
CILETUH-PALABUHANRATU

Dana Budiman
General Manager Geopark

Foto: Ron Agusta


Kawasan Geopark
Ciletuh-Palabuhanratu
Berdasarkan SK Gubernur No:
556/Kep.941-Rek/2016
Tentang Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-
Palabuhanratu di Daerah Kab. Sukabumi

Total area 126,100 hektar,


8 Kecamatan, 74 Desa
= 30,3% dari kawasan Kabupaten
Sukabumi

Elevasi Kawasan: 0-1000 mdpl,


Kecamatan Cikakak merupakan titik
tertinggi

Total populasi 502.019 orang;


Kepadatan penduduk 412 orang/km2

Mata Pencaharian utama masyarakat adalah


petani dan nelayan
PERSEBARAN
OBJEK
KEBERAGAMAN
GEOLOGI,
BIOLOGI, DAN
BUDAYA
Warisan Geologi

Amfiteater Ciletuh dan


Air Terjun-Air Terjun
Amfiteater alam terbesar di
Indonesia
Warisan Geologi

Geyser Cisolok
Satu-satunya
Fenomena Geyser
di
Indonesia
Warisan Geologi

Batuan Tua dan Unik


Singkapan batuan sedimen
tertua di Jawa Barat yang
berbentuk unik
Warisan Geologi

Batuan Langka
Bukti Tumbukan 2 Lempeng
60 juta tahun lalu
Keragaman Geologi dan Hayati

Kawasan
Batuan Tua
dan Kekayaan
Hayati
Menyatu
Keberagaman Hayati

Tersebar di beberapa kawasan:


1.Suaka Margasatwa
2.Cagar Alam
3.Taman Nasional
4.Hutan Konservasi (Cadangan)
5.Konservasi Penyu
6.Pertanian
7.Perkebunan (Budidaya)
Keberagaman
Budaya
Potensi Keberagaman Budaya diantaranya:
1. Kampung Adat
2. Situs Megalitikum
3. Monumen dan Bangunan Sejarah
4. Kuil dan Vihara
5. Kampung Batik
6. Seni Budaya (Tak Benda)
Kawasan Konservasi

Total Luas
Kawasan
Konservasi di
Geopark
Ciletuh-
Palabuhanratu=

±30 % dari luas


total kawasan
Badan Pengelola Geopark
5 Komponen Pembangunan

Konservasi

GEODIVERSITY

GEOPARK
CILETUH-PALABUHANRATU
BIO CULTURAL
DIVERSITY DIVERSITY

KOMUNITAS MASYARAKAT
KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG, DAN ANCAMAN
KEKUATAN PELUANG
• memiliki posisi penting di tingkat Nasional sebagai Geopark Nasional, • adanya peluang dari
dan di tingkat Provinsi sebagai Kawasan Strategis Pariwisata; momentum pengembangan
• memiliki nilai geologi yang signifikan di tingkat dunia; geopark di dunia;
• memiliki potensi keanekaragaman hayati dan keragaman budaya • telah direncanakannya
yang bernilai tinggi; pembangunan bandar udara di
• sudah berkembang sebagai daerah tujuan pariwisata: wilayah geopark.
• adanya dukungan berbagai kebijakan dan program dalam mendorong
pengembangan geopark.

KELEMAHAN ANCAMAN
• masih terbatasnya pemahaman berbagai pihak tentang geopark;
• kondisi perubahan iklim
• masih rendahnya aksesibilitas menuju dan di dalam wilayah Geopark;
• masih rendahnya kuantitas dan kualitas amenitas pariwisata terkait dengan abrasi dan
(prasarana umum, fasilitas umum dan fasilitas pariwisata); penumpukan sampah yang
• kelembagaan pengelola yang belum berperan secara optimal; terbawa oleh arus laut;
• belum terdapat sistem pengelolaan yang jelas hampir di seluruh • tingginya tingkat kompetitif
geosite; Geopark di Indonesia;
• masih rendahnya sinergitas kebijakan dan program pengembangan
geopark.
I S U S T R AT E G I S
Disepakati oleh seluruh pemangku kepentingan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah
Kabupaten Sukabumi, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat, dengan menandatangani
Berita Acara Perumusan Isu Strategis tanggal 9 Maret 2017.

PENINGKATAN PEMAHAMAN, KESADARAN


1 KOLEKTIF, DAN RASA MEMILIKI SELURUH 6 PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN
PIHAK TERHADAP GEOPARK CILETUH- PENGELOLAAN GEOPARK
PALABUHANRATU

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA ALAM


SINERGITAS KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI 7
2 DAN BUDAYA SEBAGAI DAYA TARIK
GEOPARK CILETUH-PALABUHANRATU
WISATA BERDAYA SAING

PEMBANGUNAN AMENITAS PARIWISATA


PENYIAPAN DAN PEMBERDAYAAN 8
3 (PRASARANA UMUM, FASILITAS UMUM,
MASYARAKAT
FASILITAS PARIWISATA)

PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN


4 9 PROMOSI PARIWISATA
LINGKUNGAN

5 PEMBANGUNAN AKSESIBILITAS MENUJU DAN


10 MITIGASI BENCANA
DI GEOPARK CILETUH-PALABUHANRATU
VISI DAN MISI
Disepakati oleh seluruh pemangku kepentingan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah
Kabupaten Sukabumi, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat, dengan menandatangani
Berita Acara Perumusan Isu Strategis tanggal 21 April 2017.

VISI
TERWUJUDNYA GEOPARK CILETUH-PALABUHANRATU SEBAGAI DESTINASI
PARIWISATA BERBASIS EDUKASI DAN KONSERVASI YANG BERDAYA SAING
DUNIA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Misi 1 Misi 2 Misi 3 Misi 4


KETERPADUAN PARIWISATA GEOPARK PENDIDIKAN DAN KELEMBAGAAN
PEMBANGUNAN dalam CILETUH- pengelolaan geopark yang
upaya KONSERVASI PALABUHANRATU PENELITIAN yang
INOVATIF dan PROFESIONAL dan
KERAGAMAN GEOLOGI, BERDAYA SAING DUNIA BERBASIS MASYARAKAT
KEANEKARAGAMAN melalui pengembangan IMPLEMENTATIF untuk
MEMADUKAN upaya demi terwujudnya
HAYATI, dan BUDAYA produk pariwisata KHAS, pembangunan GEOPARK
melalui KETERLIBATAN KOMPETITIF, PENGEMBANGAN
BERKELANJUTAN dari sebagai DESTINASI
AKTIF pihak pemerintah, BERSTANDAR PARIWISATA YANG
dunia usaha, masyarakat, INTERNASIONAL, KERAGAMAN GEOLOGI,
KEANEKARAGAMAN BERDAYA SAING DUNIA
akademisi, dan media. BERBASIS SUMBER DAN BERKELANJUTAN.
DAYA LOKAL, dan mampu HAYATI, dan BUDAYA.
MENGGERAKKAN
PEREKONOMIAN LOKAL.
TUJUAN
1. Membangun konsensus dengan menjadikan
2 TUJUAN MASYARAKAT, DUNIA USAHA, DAN MEDIA
KONSERVAS sebagai sumber informasi dan pelaku
I utama konservasi
2. SINERGITAS berbagai upaya konservasi.
4 1. Produk pariwisata
BERDAYA SAING dan
1. LEMBAGA PENGELOLA MISI TERPADU.
yang PROFESIONAL,
TERPADU dengan 2 TUJUAN PEMBANGUNAN 4 TUJUAN 2. Pembangunan AMENITAS
pengelolaan pariwisata di KELEMBAGA AN GEOPARK KEPARIWI- dan AKSESIBILITAS
berstandar internasional,
desa-desa. AN GEOPARK SATAAN ramah lingkungan,
2. SISTEM PENGELOLAAN CILETUH- terpadu.
yang mendorong PALABUHANRATU 3. INDUSTRI pariwisata
PEMBERDAYAAN
BERBASIS MASYARAKAT,
MASYARAKAT,
MEWUJUDKAN 2 TUJUAN BERDAYA SAING DUNIA,
BERWAWASAN
KETERPADUAN, dan PENDIDIKAN LINGKUNGAN.
MEMBANGUN JEJARING DAN 4. PEMASARAN pariwisata
YANG KUAT. PENELITIAN BERTANGGUNG JAWAB
dan EFEKTIF.
1. PENDIDIKAN INOVATIF dengan mendorong
KETERLIBATAN AKTIF dan PENGEMBANGAN POTENSI
KREATIF masyarakat, wisatawan, pelaku usaha.
2. PENELITIAN INOVATIF untuk membangun UPAYA
PENGEMBANGAN BERKELANJUTAN TIGA KOMPONEN
GEOPARK.
SASARAN
1. Peningkatan jumlah geosite yang
3 SASARAN terkonservasi
2. Peningkatan jumlah cagar budaya yang
KONSERVAS terkonservasi
I 3. Peningkatan keterlibatan masyarakat dlm
konservasi

10
1. Lembaga pengelola
Geopark Ciletuh-
2 TUJUAN 3 1. Peningkatan jumlah
kunjungan wisatawan
Palabuhanratu yang SASARAN PEMBANGUNAN SASARAN 2. Peningkatan lama tinggal
mandiri KELEMBAGA GEOPARK KEPARIWI- 3. Peningkatan pengeluaran
2. Peningkatan jumlah AN SATAAN wisatawan
pengelola desa wisata
CILETUH-
yang aktif PALABUHANRATU
3
SASARAN
PENDIDIKAN
DAN
PENELITIAN

1. Peningkatan program pendidikan geopark di


sekolah
2. Peningkatan keterlibatan dan dukungan
penelitian
3. Peningkatan jumlah penelitian
KEBIJAKAN DAN STRATEGI
• 3 Strategi membangun konsensus berbagai pihak
6 untuk konservasi
• 8 Strategi proteksi dan pemeliharaan sumber
KEBIJAKAN
daya alam dan budaya
KONSERVAS
• 4 Strategi antisipasi perubahan iklim
I • 3 Strategi mitigasi bencana

• 4 Strategi penguatan badan 10


pengelola
• 2 strategi pengembangan
5 TUJUAN 12 • 31 Strategi
pembangunan destinasi

lembaga pendukung KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KEBIJAKAN pariwisata


• 4 Strategi pembangunan
• 9 Strategi pengembangan KELEMBAGA GEOPARK KEPARIWI- industri pariwisata
AN SATAAN
sistem pengelolaan CILETUH- • 10 Strategi
• 6 Strategi pengembangan
kemitraan kelembagaan
PALABUHANRATU pembangunan
pemasaran pariwisata
5
KEBIJAKAN
PENDIDIKAN
DAN
PENELITIAN

• 3 Strategi pengembangan pendidikan


• 9 Strategi pengembangan pelatihan
• 6 Strategi pengembangan penelitian
Penetapan Geopark
Ciletuh-Palabuhanratu
CILETUH CILETUH-PALABUHANRATU
GEOPARK GEOPARK

Dec 22nd, 2015 June 21st, 2016

Ciletuh Palabuhanratu National Geopark sudah memiliki Badan Pengelola yang


bertugas untuk merancang dan mengawasi pembangunan serta kegiatan yang
diadakan di kawasan geopark, seperti: konservasi, edukasi, dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat sesuai dengan motto geopark itu sendiri.

Geopark Ciletuh telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Komite Nasional
Geopark Indonesia bersama Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO pada 22
Desember 2015. Kawasan Geopark kemudian diperluas yang semula 2 Kecamatan
menjadi 8 Kecamatan dan ditetapkan kembali oleh komite yang sama pada 21 Juni
2016.

Tema yang diangkat oleh Geopark Ciletuh-Palabuhanratu adalah:


“Terangkatnya Batuan Zona Subduksi, Plato Jampang, Pergeseran
Jalur Magmatik dan Muka Busur.”
PENETAPAN GEOPARK NASIONAL CILETUH
PADA 22 DESEMBER 2015
Matriks Kegiatan 2016-2017
Kerjasama Strategis

• Universitas Padjadjaran
• Provinsi Jawa Barat • Universitas Pendidikan Indonesia
• Kabupaten Sukabumi • Universitas Gajah Mada
• Kementerian Kehutanan dan
Lingkungan Hidup

• PT Bio Farma (Persero)


• PT Perkebunan Nusantara VIII
• Paguyuban Alam Pakidulan • PT. Bank Jabar Banten
Sukabumi (PAPSI) • PT. PLN (Persero)
• Kelompok Penggerak Pariwisata • PT. Telkom Indonesia
(Kompepar) Sukabumi • PD Jasa dan Kepariwisataan
Partisipasi Kegiatan
UNESCO Global Geopark

Stonehammer UNESCO Global Geopark,


Canada

Langkawi UNESCO Global Geopark, Malaysia

San’in Kaigan UNESCO Global Geopark, Japan English Riviera UNESCO Global Geopark, UK

The 5th Asia Pacific Geoparks


Network (APGN)
Symposuim 2017
Zhijindong Cave Ugg, China September 19-
22, 2017
Pembangunan Fasilitas

Papan Informasi Lapang Parkir

Trekking Path Renovasi Lokasi Wisata


Pembangunan Fasilitas

Pusat Informasi
Geopark
&
Museum Konservasi
Pembangunan Akses
Jalan Baru
Puncak Darma – Pantai Loji
37 kilometer

Sebelum

Jalan Baru
Puncak Darma – Pantai Loji
37 kilometer

Sesudah
Media Promosi

Media Elektronik
dan
Media Cetak
Aktivitas dalam Geopark
1. Hiking dan Geotrack 3. Adventurer (Wisata Offroad)
G
E
O
W
I
2. Cycling Tour dan Down Hill 4. Bahari melalui kapal Boat
S
A
T
A
Jalur Geowisata / Geotrail
Aktivitas dalam Geopark
Aktivitas dalam Geopark
Aktivitas dalam Geopark
Jumlah Kunjungan Wisatawan

Jumlah Kunjungan
800000 Wisatawan, 711815

700000 Jumlah Kunjungan


Wisatawan, 561122
600000 Jumlah Kunjungan
Wisatawan, 476373
Jumlah Kunjungan
500000
Wisatawan, 404622
Jumlah Kunjungan Jumlah Kunjungan
Wisatawan, 343910 Wisatawan, 347697
400000

300000

200000

100000

0
Jumlah Kunjungan Wisatawan

2012 2013 2014 2015 2016 2017 per Juli


Kegiatan Asesmen oleh
UNESCO Global Geopark

Kegiatan Evaluasi Pengumuman


(1-4 Agustus 2017) (September 2018)
Pelaksanaan Penilaian
Asesor UNESCO

1. Tim Asesor yang Bertugas untuk melaksanakan


penilaian ke Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu
adalah Soo Jae Lee dari Korea Selatan dan Alexandru
Andrasanu dari Romania
2. Penilaian dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 4
Agustus 2017
3. Geosite yang dikunjungi yaitu: Geopark Information
Center, Samudera Beach Hotel, CA Sukawayana, Pulau
Kunti, Curug Cimarinjung, Titik Pandang Panenjoan,
Konservasi Penyu Pangumbahan, Pantai Ujung
Genteng, Puslit Geopark UNPAD, Bunker Jepang,
Geyser Cisolok dan Kampung Kasepuhan Sinar Resmi
Beberapa Catatan/Saran
Hasil Penilaian dari Asesor UNESCO
1. Memperjelas struktur manajemen geopark dan SDM
yang bekerja fokus di kawasan
2. Memperbanyak pusat informasi, jika perlu pada setiap
geosite unggulan
3. Merencanakan budget dan pendapatan daerah yang
seimbang (Pendapatan dapat diperoleh melalui tiket,
paket wisata, dan penjualan sourvenir)
4. Pencatatan statistik jumlah pengunjung geopark
5. Mempersiapkan Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG)
sebagai usaha konservasi situs geologi
6. Optimalisasi Pelatihan Guide Lokal
7. Meningkatkan program pemberdayaan masyarakat
8. Meningkatkan amenitas di lokasi geosite
Laporan UNESCO 2nd Session
Matriks 13 Rekomendasi
Tahun
No Rekomendasi Program Anggaran OPD Keterangan
2018 2019 2020 2021
Untuk tahun 2018-2025 dibuat masterplan yang Ditetapkan
Review Masterplan Bappeda
komprehensif, didukung oleh sumber daya APBD oleh SK
1 Geopark Nasional V V Kabupaten
administrasi dan anggaran yang memadai dan Kabupaten Bupati Tahun
Ciletuh-Palabuhanratu Sukabumi
dapat dilaksanakan oleh semua mitra. 2019
Menindak lanjuti MoU
APBN, APBD Para pihak
yang dituangkan
Prov, APBD yang
dalam PKS dalam V
Agar menindaklanjuti perjanjian kemitraan Kabupaten, melakukan
rangka pengembangan
dengan berbagai pemangku kepentingan dan CSR MoU
2 GNCP
institusi lainnya melalui program yang
APBN, APBD Para pihak
terstruktur.
Prov, APBD yang
Operasional PKS V V V
Kabupaten, melakukan
CSR MoU

Mengembangkan, meningkatkan infrastruktur Pembangunan TIC APBD Kabupaten


V
dan angka kunjungan melalui pembangunan Tamanjaya Kabupaten Sukabumi
3 pusat informasi baru dan ruang pameran kecil di
dalam rumah biasa (homestay) di desa-desa
Pembangunan Gapura V CSR CSR
yang dikelola oleh penduduk setempat.
APBD Kabupaten
Kios Informasi V
Kabupaten Sukabumi

APBD Disdik
Penyusunan Kurikulum V
Kabupaten Kabupaten
Meningkatkan program pendidikan dan muatan
APBD Disdik
lokal dalam kurikulum tentang Geopark di Alat Peraga Edukasi V
Kabupaten Kabupaten
4 sekolah yang mencakup pendidikan khusus
tentang bencana alam dengan penekanan APBD Disdik
Penataran Guru V
khusus pada tsunami. Kabupaten Kabupaten
Program Kunjungan APBD
Disdik
Rutin (School to Kabupaten
V V V V Kabupaten
Geopark, Geopark to dan APBD
dan Provinsi
School) Provinsi
Matriks 13 Rekomendasi
No Rekomendasi Program
Tahun Anggaran OPD
2018 2019 2020 2021
Mengembangan modul pelatihan untuk guide lokal,
pemiik homestay, anggota asosiasi masyarakat yang Disparbud,
Pelatihan guide lokal,
menaungi kepariwisataan agar bisa menjadi lebih Disnakertrans,
pengelola homestay dan APBD Kabupaten
profesional, meningkatkan wawasan dan pengetahuan Indag, Disbun,
5 pemberdayaan masyarakat V V V V dan APBD
mereka tentang geowisata, meningkatkan DisKUK,
khususnya tentang Provinsi
keterampilan mereka untuk mengintegrasian warisan DispertanTP,
geowisata
geologi, alam dan budaya, juga termasuk warisan tak Kab/Provinsi
berwujud ke dalam program dan aktivitas mereka.
Keanekaragaman hayati memiliki peran penting dalam
pengembangan identitas lokal. Pelaksanaan penelitian
khusus harus dilakukan untuk mengidentifikasi lebih
APBN, APBD Prov, BP2D Provinsi dan
6 banyak hubungan antara warisan geologi lokal, warisan Program Penelitian V V V
dan CSR Perguruan Tinggi
alam, dan warisan budaya dan untuk mengintegrasikan
hasil di bidang pendidikan, promosi, interpretasi yang
dapat meningktakan angka kunjungan.

Disparbud
Identifikasi dan investigasi yang lebih dalam harus juga
APBD Kabupaten Provinsi,
dilakukan pada warisan tak berwujud dari daerah ini.
7 Kajian Budaya V V V dan APBD Disbudpora
Inventarisasi untuk cerita, legenda, mitos, lagu lokal, tari,
Provinsi Kabupaten, dan
dan musik setempat.
Perguruan Tinggi

Dalam peningkatkan selebaran informasi, panel informasi


ilmiah dan interpretasi materi Geopark Ciletuh- Pembuatan Papan APBD Kabupaten Disparbud
8 Palabuhanratu, jalur kunjungan, dan materi pendidikan Interpretasi yang sederhana V V V dan APBD Provinsi, Dispar
lainnya harus difokuskan pada interpretasi informasi yang dan mudah dipahami Provinsi Kabupaten
lebih mudah dipahami oleh masyarakat umum.
APBD Kabupaten Disparbud
Pembuatan Leaflet, Booklet,
V V V V dan APBD Provinsi, Dispar
Brosur, dan Poster
Provinsi Kabupaten
Pembuatan Jalur Geotrail V V V APBD Kabupaten Dispar Kabupaten

Pembuatan Newsletter V V V V APBD Kabupaten Dispar Kabupaten

Pengembangan Website V V V V APBD Kabupaten Dispar Kabupaten


Matriks 13 Rekomendasi
No Rekomendasi Program Tahun Anggaran OPD Keterangan
2018 2019 2020 2021

Strategi kemitraan yang jelas harus


dikembangkan dengan para mitra untuk
memasukkan metodologi yang jelas mengenai
kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi mitra dan
Penyusunan Kriteria Mitra
9 kesepakatan formal dengan Geopark pemohon. V V V V Badan Pengelola
Kerjasama
Hal ini berlaku untuk hal-hal tertentu dan tidak
terbatas pada penyedia akomodasi dan katering,
penyedia transportasi, penyedia kegiatan dan
produsen produk lokal.

Pengembangan pada semua area dengan kualitas Bina Marga,


Pembangunan aksesibilitas
yang sama untuk mendapatkan keseimbangan Diskimrum,
dan amenitas yang merata APBN, APBD Prov,
10 yang baik antara wilayah pesisir dan daerah V V V Disparbud
di semua kawasan APBD Kabupaten
pedalaman (in-ground), dan untuk Provinsi dan
Geopark
mengintegrasikan semua masyarakat. Kabupaten

Mengembangkan kerjasama internasional dalam


pertukaran informasi nilai-nilai geologis, alam,
Program sister geopark
budaya dan pertukaran masyarakat lokal untuk
11 terutama dengan yang V V V V Badan Pengelola
meningkatkan peran geopark dalam
sudah UGG
pembangunan sosial ekonomi masyarakat
setempat.

Tidak lagi menggunakan istilah “geoarea” karena


menyiratkan bahwa Geopark Ciletuh-
12 Pembaharuan Informasi V V V V Badan Pengelola
Palabuhanratu bukan sebagai satu kesatuan yang
utuh.

Perkuat jejaring dengan UNESCO Global Geoparks Mengikuti kegiatan


lainnya di tingkat regional, nasional dan global, konferensi, traning,
Sekretariat Badan
13 dan secara aktif berkontribusi dalam konferensi workshop, pameran, V V V V Badan Pengelola
Pengelola
dan pertemuan internasional mengenai UNESCO seminar dan pertemuan
Global Geoparks. internasional
Rencana Pembangunan Geosite

Penenjoan
Rencana Pembangunan Geosite

Geosite Cibenda
Terima Kasih
“Memuliakan Bumi, Mensejahterakan Masyarakat”

Kunjungi
http://www.ciletuhpalabuhanratugeopark.org