Anda di halaman 1dari 11

I.

Formulasi Asli : Infus Nutrisi Lengkap (Total Parenteral


Nutrition)
II. Rancangan Formulasi
Nama Produk : NUTRICOMP
Jumlah Produk : 1000 produk
Tanggal Formulasi : 12 juni 2019
Tanggal Produksi : 12 juni 2020
Nomor Registrasi : DKL 00310412443 A1
Nomor Batch : D200504
Komposisi : Tiap 1000 ml Total Parenteral
Nutrition, mengandung :
Glukosa 5%
Asam Amino 5%
Vit. B12 0.1%
Natrium Laktat 80mEq/L
Aqua Pro Injeksi ad 1000 ml
Diproduksi Tanggal Tanggal Dibuat Oleh Disetujui Oleh
Oleh Foemulasi Produksi
PT. ONEX 11 Juni 2019 11 Juni 2020 Kelompok I Nining Iklasita,
S.Farm
KODE BAHAN NAMA BAHAN KEGUNAAN PERBOTOL PERBATCH
01-GLK Glukosa Karbohidrat 50 g 50.000 g
02-AAM Asam amino Protein 50 g 50.000 g
03-V12 Vitamin B12 Vitamin 1g 1000 g
04-NAL Natrium laktat Elektrolit 2,2365 g 22365 g
05-API Aqua pro Solvent ad 1000ml ad 1000.000 ml
injeksi Atau 10.000
liter
Alasan Pembuatan Produk
• LVP adalah produk parenteral yang dikemas dalam
botol kaca, kantong plastik yang dapat dilipat, dan
botol plastik semi kaku yang memiliki ukuran atau
volume 100ml-1000ml digunakan terutama untuk
produk parenteral nutrisi. (Aulton. 2013: 636)

• Infus adalah sediaan produk yang dikemas dalam


wadah kaca atau plastik, larutan injeksi dosis tunggal
yang dimaksudkan untuk penggunaan intravena dan
dikemas dalam wadah berlabel atau mengandung /
memiliki volume lebih dari 100ml. (Ansel.2014:558)
• Kelebihan penggunaan sediaan infus yaitu bekerja cepat, kemurnian
dan tekanan zat khasiat lebih terjamin, obat memiliki onset (mulai
kerja) yang cepat, dan bioavaibilitas hampir sempurna atau
sempurna di dalam tubuh. (Jones.2018:106)

• Total parenteral nutrition (TPN) adalah pemberian nutrien yang


dibutuhkan secara parenteral (melalui intravena) nutrisi parenteral
digunakan untuk pasien yang tidak dapat menelan atau
mengabsorbsi nutrisi melalui saluran gastrointestinal. TPN menyuplai
semua nutirisi yang dibutuhkan. (Prince. 2014: 172)

• Pankreatitis merupakan suatu penyakit inflamasi pada pangkreas


yang ditandai dengan fibrosis pangkreas yang persisteinn dan
progresif serta menimbulkan kerusakan jaringan eksokin dan
endokrin, umumnya penderita pankreatitis mengeluh nyeri
abdomen di prgastrium yang terus menerus yang dijelaskan
kepunggung, mual, nafsu makan berkurang, berat badan menurun
dan mal nutrisi. (Fuadi. 2019:2)
Alasan Panambahan Zat
Asam Amino
• Protein memiliki fungsi seluler penting dalam tubuh karena
berpartisipasi dalam biosintesis porfirin, purin, primidin dan urea.

• Protein adalah sumber asam amino yang mengandung unsur unsur


C, H, O, dan N serta mengandung fosfor belerang. Asam amino
diperlukan oleh makhluk hidup sebagai penyusun protein atau
sebagai kerangka molekul penting. (Purnomo. 2017: 1)

• Ada delapan jenis asam amino esensial yaitu metionin, fenilanin,


treonin, triptofin, valin, lisin, leusin dan isoleusin. Untuk anak asam
amino esensial ini ditambahkan dengan histidin sementara untuk
dewasa ditambahkan arginin. (Nuraini. 20016: 37)
Glukosa
• Glukosa adalah larutan encer dari beberapa senyawa
terutama dextrosa, dextrin, fruktosa, maltosa, dan
beberapa oligosakarida lainnya(Rowe. 2009:223)
• Hiperglikemia sendri mempunyai peran Dalam
perubahan baik komposisi cairan tubuh maupun
elektrolit dan osmolaritas darah. Dengan demikian
pemberian nutrisi parenteral sangat diharapkan.
(permana. 2017:1)
• Glukosa merupkan suatu metabolik yang Penting bagi
kelangsungan hidup manusia. Pada pasien Semua
cairan tubuh diberikan mengandung glukosa, bila
masuk peroral berhenti maka akan mudah terjadi
hiperglikemia maka Digunakan glukosa untuk
menghindarinya. (Fitriani,2012;86)
Vitamin B12
• Vit B12 penting dalam tubuh terutama mencegah
kelainan usus atau setelah gastrektoni, penambahan vit
dalam nutrisi lengkap untuk meningkatkan kebutuhan
nutrisi yang penting dalam penunjang efek terapeutik
obat. (Sweetman. 2009:1980)
• Vit B12 berperan dalam pertumbuhan dan
perkembangan melalui perannya sebagai kofaktor
dalam beberapa enzim serta berfungsi membantu
perkembangan sel sel sistem saraf pusat.
(Zulhaida.2016: 172)
• Vit B12 dibutuhkan untuk mengaktifkan asam folat. Vit
B12 juga dibutuhkan untuk membantu fungsi normal
seluruh sel terutama sel sel saluran cerna, sumsum
tulang dan jaringan syaraf. (Ba’ul. 2014: 233)
Aqua Pro Injeksi
• Aqua Pro Injection adalah air yang di murnikan
oleh destilasi atau RO sehingga tidak
mengandung zat tambahan yang murni di
sterilkan secara destilasi yang digunakan untuk
injeksi ( Rowe . 2009 : 769 )
• Menurut ACTA Scientific Pharmatical Sciences
Aqua pro injeksi adalah air untuk injeksi yang
telah dimurnikan,bebas irogen dan tidak
mengandung antimiroba.
• Aqua pro injeksi sering digunakan sebagai pelarut
dalam sediaan parenteral dan sediaan lainnya. Air
untuk injeksi harus disiapkan dari air murni.
(Gupta. 2016 : 3)
Natrium Laktat
• Sodium laktat Merupakan garam alami yang berasal
dari Fermentasi asam laktat dan sumber gula,
kemudian asam laktat Yang dihasilkan dinetralkan
dengan natrium hidroksida menghasilkan senyawa
natrium laktat. (Esensial depot.2017: 1)
• Laktat hipertonik mengandung air, kalori,Elektrolit,
kalsium, dan potasium. Dengan memberikan cairan ini
Sebenarny kita menambahkan Na+ lebih banyak
dibandingkan Cl. (Novora. 2015: 22)
• Laktat adalah metabolit Fisiologis,laktat merupakan
substansi energi yang aktif dioksidasi oleh sel yang
memiliki mitokondria terutama pada organ yang sngat
aktif: otak, Jantung, ginjal, dan otot. (kanadi. 2014:9)
Cara Kerja
• Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
• Ditimbang semua bahan yang akan digunakan Glukosa 50g, Asam
amino 50g, vit.B12 1g, dan Natrium laktat 2,2365 g
• Disterilkan bahan dan alat yang akan digunakan dikelas A
• Dilakukan pencampuran dengan memasukkan glukosa 50g, asam
amino 50g, vit. B12 1g, natrium laktat 2,2365 g
• Ditambahkan API 1000ml dan diaduk Sambil dipanaskan pada suhu
30-40 c
• Dilakukan penyaringan dengan kertas saring Yang telah dibasahi API
• Volume larutan infus diukur dgn gelas ukur 1000ml dan dimasukkan
kedalam kemasan infus
• Dilakukan pengerjaan secara aseptik
• DiBerikan etiket dan brosur pada kemasan
(Elisabeth.2017: 90)
Evaluasi
Evaluasi secara fisika
• Uji organoleptik
• Penetapan pH
• Uji kejernihan
• Uji kebocoran
• Uji partikulat dalam injeksi