Anda di halaman 1dari 74

MANAJEMEN

KONSTRUKSI
Muhammad Habib

Nanda Putri Danarosa

Ridwan Kurniadi Yudatama

Sri Yanti
K3???

2
Pengertian K3
K3 (Kesehatan dan keselamatan kerja)
adalah ilmu pengetahuan untuk mencegah
terjadinya kecelakaan di tempat kerja.
1. Melindungi dan menjamin
Tujuan utama dalam Penerapan K3
berdasarkan Undang-Undang No 1
keselamatan setiap tenaga kerja
Tahun 1970 tentang Keselamatan dan orang lain di tempat kerja
Kerja yaitu antara lain :

2. Menjamin setiap sumber produksi


dapat digunakan secara aman
dan efisien. 4

3. Meningkatkan kesejahteraan dan


produktivitas Nasional
Lokasi dan
Metode kerja K3 Umum
Data Proyek

Penerapan K3
Kesimpulan di pekerjaan
proyek

5
LOKASI PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KALI KETNENG-SERANG

Kec. Susukan, Kab. Semarang, Provinsi Jawa Tengah


6
Data Kontrak
&
Data Proyek
Waktu pelaksanaan : 540 hari kalender (19 Bulan)
Waktu pemeliharaan : 1095 hari
Nilai kontrak
Kontrak awal : Rp. 2.453.703.645.936,56
(exclude PPN)
Addendum I : Rp. 2.835.709.997.743,65
8
(exclude PPN)
Addendum II : Rp. 3.022.630.035.101,41
(exclude PPN)
Jenis kontrak : Fixed Unit Price
Penyedia jasa : PT. Waskita Karya (Persero) Tbk.
Konsultan perencana : - PT. Multi Phi Beta
- PT. Buana Archicon
a) Nama jembatan

b) Lokasi

: Jembatan Kali Kenteng dan Serang

: Kec. Susukan, Kab. Semarang, Provinsi

Jawa Tengah

c) Panjang jembatan : 492 meter

d) Lebar jembatan : Lebar = 25,20 meter

: Lebar efektif = 23,40 meter

e) Pilar jembatan

- Tinggi : 20 – 40 meter

- Jumlah : 11 Pilar

f) Gelagar jembatan : PCI girder

- Jenis : I girder

- Panjang : 491,52 meter

- Jumlah : 12 buah

g) Pondasi atas : Abutment 1 (STA 47+860.600)

: Abutment 2 (STA 48+348,500)

h) Pondasi bawah : Bored Pile

- Diameter : 1,5 meter

- Kedalaman : 5 – 23 meter

i) Jumlah lajur : 4 lajur

9

1.Kurva S awal mulai dari proyek minggu
pertama Januari 2017 hingga minggu ke-
31 Juli 2017;
2.kurva S addendum-1 mulai dari minggu
ke-32 Agustus 2017 hingga minggu ke-51
Desember 2017;
3.kurva S addendum-2 mulai Januari 2018
hingga sekarang.

10
METODE
KERJA PEKERJAAN
GIRDER

PEKERJAAN
PEKERJAAN PELAT LANTAI
DIAFRAGMA
METODE KERJA PEKERJAAN GIRDER

Mobilisai Setting Girder


Persiapan Lahan

12
Stressing Girder

Proses Memasukkan Proses Pemasangan Proses


Kabel Strand Angkur Block Pemasangan Jack

13
Tes Camber Cor Omblok Grouting

14
End Block Pemasangan LRB

15
Erection Girder

Mengukur kecepatan
Setting jalur crane Pengambilan girder Peletakan
angin dengan
pada Stockyard girder pada
anemometer.
menggunakan crane pedestal
Kecepatan angin
maksimal = 8 m/s →
30 km/jam
16
17
METODE PELAKSANAAN DIAFRAGMA

Pemasangan hollow 50x50x5


atau kayu ukuran 6/12cm untuk
gantungan bekisting
Pemasangan bekisting bawah

18
Pemasangan angkur Pemasangan besi
pada diafragma tepi diafragma pada posisi
yang sudah dimarking
19
Setelah pemasangan besi Pemasangan bekisting
selesai, maka dilakukan
checklist bersama konsultan
20
Pengecoran menggunakan bucket

Cek vertikalitas bekisting


21
METODE KERJA PEKERJAAN PELAT LANTAI

1 2

Screw

End Stop sisi kiri Pemasangan screw


dan kanan

Pasang end stop sisi kiri dan kanan


serta floordeck

22
3 4

Setelah selesai dipasang maka


Pemasangan siku untuk
dilakukan checklist floordeck
dudukan hollow memanjang
bersama konsultan

23
5 6

Pemasangan hollow Pembesian


untuk alas tegofilm
18mm
24
7 8

Pemasangan besi stek Checklist pembesian


untuk parapet pelat lantai

25
9 10

Pengecoran menggunakan Curing dengan geotextile dan


concrete pump dan vibrator penyiraman air

26

27
28
Induksi Pekerja dan Pengumpulan KTP asli
untuk Pekerja Baru
Dilakukan induksi untuk pekerja baru oleh tim
K3 dengan mengisi form induksi dan form
kuesioner kesehatan. Kemudian pekerja
memberikan KTP asli kepada tim K3 yang
akan ditukar dengan ID card personal dari 29
proyek

ID Card Pekerja KTP Pekerja


Form Induksi Form Kuesioner Riwayat Kesehatan
30
Pengajuan Ijin Bekerja di
Ketinggian
Ijin kerja di ketinggian dibuat oleh pelaksana
dan disahkan oleh K3 dan kepala lapangan
setiap hari sebelum memulai pekerjaan.
V
31

Form Ijin Kerja Bekerja di Ketinggian


Melakukan Safety Briefing / Toolbox Meeting
Safety briefing / toolbox meeting ini bertujuan untuk pengecekan kelengkapan APD (helm, rompi
reflektor, sepatu boot, full body harness), kesehatan pekerja dan menjelaskan hal-hal sebagi
berikut :
• Risiko/bahaya dalam bekerja di ketinggian
• Memastikan setiap pekerja dalam keadaan sehat dan tidak takut ketinggian
• Memastikan setiap pekerja telah menggunakan APD lengkap (helm, rompi, sepatu dan full
body harness)
• Memastikan kondisi / lingkungan pekerjaan aman
• Memastikan setiap pekerja telah memiliki ID card
• Penjelasan metode-metode dalam pelaksanaan pekerjaan
• Tindakan pertolongan pertama apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
• Doa bersama sebelum memulai pekerjaan
Safety briefing / toolbox meeting dilakukan setiap hari sebelum memulai pekerjaan dipimpin oleh
Kepala lapangan / pelaksana dan didampingi oleh K3.

32
SAFETY BRIEFING

 RISALAH & DAFTAR HADIR SAFETY BRIEFING

DAFTAR HADIR MANDOR DAN


RISALAH SAFETY BRIEFING DAFTAR HADIR OPERATOR
TUKANG
DOKUMENTASI SAFETY BRIEFING
PEMERIKSAAN KESEHATAN

 HASIL TES BEBAS NARKOBA DAN KESEHATAN LAINNYA

HASIL CEK KESEHATAN DI


HASIL TES MCU
LAPANGAN
K3 dalam proyek pembangunan
JEMBATAN KALI KENTENG-
SERANG

1. 2. 3.
K3 dalam K3 dalam K3 dalam 36
Pemasangan pelaksanaan pekerjaan
LRB Erection Girder diafragma dan
pelat lantai

37
Memasang Tangga Akses
Tangga akses diperuntukkan
untuk akses menuju ke atas
pierhead. Tangga akses
dipasang di setiap pilar dengan
3 shaft dan harus diperiksa
kelayakannya oleh tenaga
scaffolder dan juga sudah
38
dipasang safety net. Tangga
akses harus dilengkapi
perhitungan kekuatan yang
sudah dicek oleh tenaga
scaffolder. Seluruh pekerja
yang naik wajib menggunakan
full body harness dan
mengaitkan hook full body
harness pada besi tangga
Dokumentasi Checklist
Scaffolding
bersama Konsultan

Form Checklist Scaffolding


39
Pemasangan Tag pada Scaffolding

Pemasangan tag pada tangga akses setelah dilakukan checklist bersama. Tag merah untuk tangga akses yang belum
aman dan tidak boleh digunakan, tag hijau untuk tangga akses yang aman dan boleh digunakan. Tangga akses dengan
tag merah diberi jarak aman dengan menggunakan safety line.

40
Memasang Life Line
Pemasangan lifeline
antar pierhead di atas
pier head dan backwall
dari ujung satu ke ujung
41

lainnya sesuai dengan


gambar perencanaan
pemasangan life line
pada safety plan
Memasang Railing & Net untuk Pemasangan LRB Continuous Span
Railing diperuntukkan
untuk keamanan pada
saat pemasangan LRB
Continuous Span.
Railing dilengkapi
dengan jaring pengaman
/ net yang dipasang
memutari pierhead.
Railing & Net dilepas
saat akan dilaksanakan
erection girder.
42
Tindakan Evakuasi jika Terjadi Kecelakaan

- Wahyu Aditya N : 081-246-005-537


Segera menghubungi
- Herninda T. : 081-390-858-654
tim K3
- Adhee M. Rizky : 081-259-362-893

Kecelakaan ringan Kecelakaan Berat

Pertolongan pertama Evakuasi korban ke Evakuasi korban ke


dengan kotak P3K puskesmas terdekat rumah sakit terdekat
(puskesmas susukan) (RS. Sumber Waras)

400 m 8 km

44
 PEDOMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

IJIN K3 JSA
IJIN PEKERJAAN ERECTION
PROEK JALAN TOL RUAS SALATIGA – KERTASURA
 PEDOMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

CHECKLIST PRA PEKERJAAN CHECKLIST ALAT


 CHECKLIST MATERIAL GIRDER

STRESSING RECORD TEST UPV


 PROSEDUR K3 UNTUK PERALATAN YANG DIGUNAKAN

SILO LAUNCHER SIO OPERATOR SIO RIGGER


PROYEK JALAN TOL RUAS SALATIGA – KERTASURA
 PEDOMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

IK Penempatan Stockyard Girder


PEDOMAN UNSUR K3:
Memastikan seluruh pekerja diarea tersebut mengggunakan
APD dan telah diinduksi akan resiko bahaya dari pekerjaan yang
dilakukan

Proteksi stockyard dengan safety line dan rambu-rambu " Hati-


Hati Material Mudah Roboh"
 PEDOMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

PEDOMAN UNSUR K3:


Identifikasi Bahaya saat proses stressing dan grouting

53
K3LP AREA ERECTION GIRDER
JEMBATAN KALI KENTENG&KALI SERANG

Keterangan :
Life Line Petugas/Pengawas K3 Rambu Awas Benda Jatuh
Zona Merah/Bahaya Safety Line
Zona Hijau/Aman Rambu Wajib APD Rambu Dilarang Melintas
Jalur Evakuasi
Zona Kuning/Hati-Hati Tangga Akses Rambu Titik Kumpul Rambu Yang Tidak Berkepentingan
Dilarang masuk
MENGUKUR KECEPATAN ANGIN (dengan anemometer)

Kecepatan angin maksimal = 8 m/s → 30 km/jam


CEK PERALATAN ANGKAT
TES ANGKAT BEBAN (LOAD TEST)
TES ANGKAT BEBAN (LOAD TEST)
CEK KESESUAIAN TANGGA AKSES
MEMASANG & CEK KELAYAKAN LIFELINE
MEMASANG & CEK KELAYAKAN LIFELINE

62
Memasang Tangga Akses

Tangga akses diperuntukkan untuk


akses menuju ke atas pierhead. Tangga
akses dipasang di setiap pilar dengan 3
shaft dan harus diperiksa
kelayakannya oleh tenaga scaffolder
dan juga sudah dipasang safety net.
Tangga akses harus dilengkapi
perhitungan kekuatan yang sudah
63
dicek oleh tenaga scaffolder. Seluruh
pekerja yang naik wajib menggunakan
full body harness dan mengaitkan
hook full body harness pada besi
tangga akses.
Contoh Perhitungan Tangga Akses dan Denah Pemasangan

64
Dokumentasi Checklist
Scaffolding
bersama Konsultan

Form Checklist Scaffolding


65
Pemasangan Tag pada Scaffolding

Pemasangan tag pada tangga akses setelah dilakukan checklist bersama. Tag merah untuk tangga akses yang belum
aman dan tidak boleh digunakan, tag hijau untuk tangga akses yang aman dan boleh digunakan. Tangga akses dengan
tag merah diberi jarak aman dengan menggunakan safety line.

66
Memasang Life Line
Pemasangan lifeline antar pierhead di
atas pier head dan backwall dari ujung
satu ke ujung lainnya sesuai dengan
gambar perencanaan pemasangan life
line pada safety plan

67
Shop Drawing Pemasangan Life Line

68
69

Tes beban pada life line dengan percobaan karung seberat Pekerja wajib mengaitkan hook full body harness yang
200kg digunakan pada life line yang tersedia pada saat pemasangan
floordeck / pada saat mobilisasi di ketinggian. Dilarang
menginjak / berjalan di atas floordeck
Memasang Jaring
Pengaman / Net

Pemasangan jaring pengaman diantara


pilar ke pilar dan abutmen ke pilar
70
untuk keamanan apabila ada pekerja
yang terjatuh
Shop Drawing Pemasangan Jaring Pengaman

71
73
KESIMPULAN

K3 sangatlah penting diterapkan pada suatu proyek karena


jaminan mengenai K3 juga sudah diatur dalam undang - 74
undang yang ada di Indonesia. Karena dengan K3 juga akan
berdampak positif bagi seluruh elemen proyek baik pegawai
proyek maupun masyarakat sekitar lokasi proyek.
THANKS!
Any questions?
75