Anda di halaman 1dari 10

JARINGAN OTOT

VENI SISCA
ENDI WIRANATA

WILBERT.
DEVI
. VENNY ANGELINE
Jaringan otot adalah jaringan yang tersusun oleh sel-sel otot (serat otot) dan
miofibril (serabut halus). Penyusun jaringan otot mengandung filamen aktin dan
miosin, dua jenis protein kontraktil yang memungkinkan jaringan otot
menjalankan fungsinya sebagai jaringan yang dapat berkontraksi, memanjang dan
memendek. Antar sel-sel dalam jaringan otot dibatasi oleh sarkolema atau lapisan
membran yang mengelilingi sel otot.
MACAM MACAM OTOT

• Jaringan otot dapat dibedakan berdasarkan sifatnya dalam melakukan mekanisme gerak pasif
menjadi 2, yaitu jaringan otot volunter dan jaringan otot involunter.
• 1. Jaringan Otot Volunter
• Jaringan otot volunter adalah jaringan otot yang bekerja atau berkontraksi di bawah pengaruh
kesadaran karena dilengkapi dengan jaringan syaraf yang langsung terhubung ke bagian otak.
Jaringan otot volunter juga kerap disebut otot sadar karena aktivitas dan gerakan jaringan otot ini
dapat sesuai dengan keinginan dan kesadaran kita.

Otot volunter bisa bekerja dengan cepat dan kuat, akan tetapi kerja otot ini bisa menimbulkan rasa
lelah. Jaringan otot di tubuh manusia yang memiliki sistem otot volunter di antaranya adalah otot
rangka atau otot lurik.
• 2. Jaringan Otot Involunter
• Jaringan otot involunter adalah jaringan otot yang bekerja atau berkontraksi di luar
pengaruh kesadaran karena tidak dilengkapi dengan jaringan syaraf sensorik.
Gerakan jaringan otot ini sendiri dipengaruhi oleh sistem syaraf otonom. Jaringan otot
volunter juga kerap disebut otot tak sadar karena aktivitas dan gerakan jaringan otot
ini tidak dapat disesuaikan dengan keinginan kita.
• Otot volunter umumnya bekerja dengan lambat, akan tetapi kerja otot ini bisa
berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama tanpa menimbulkan rasa lelah.
Jaringan otot di tubuh manusia yang memiliki sistem otot involunter di antaranya
adalah otot jantung dan otot polos.
1. JARINGAN OTOT POLOS

• 1. Jaringan Otot Polos


• Jaringan otot polos adalah jaringan otot bersifat involunter yang terletak di dinding organ-organ dalam tubuh, seperti saluran
organ pencernaan manusia, organ pernapasan, reproduksi, pembuluh darah, dan saluran ekskresi. Gerakan otot polos tidak
dapat dikendalikan oleh kesadaran karena hanya dipersyarafi oleh sistem syaraf otonom. Karena bekerja di luar kesadaran,
aktivitas gerak otot ini tidak akan menimbulkan rasa lelas, sekalipun dilakukan terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Jaringan otot polos memiliki beberapa ciri spesifik yang membedakannya dengan jaringan otot lain. Ciri ciri jaringan otot
polos tersebut yaitu:
Sel pada jaringan berbentuk gelendong dan melancip di kedua ujungnya.
• Memiliki sebuah nukleus di bagian tengah selnya.
• Serabut halus yang melintang pada jaringan tidak terlihat.
• Bekerja secara tidak sadar sehingga termasuk jenis otot involunter.
• Bereaksi lambat, namun bekerja tanpa lelah dalam waktu yang lama.
2. JARINGAN LURIK

Jaringan otot lurik adalah jaringan otot bersifat volunter yang terletak melekat di
bagian rangka. Oleh karena itu, jenis jaringan otot ini juga kerap disebut
jaringan otot rangka. Otot lurik bekerja di bawah pengaruh kesadaran, oleh
karena itu ia tidak mampu bekerja lama karena akan menimbulkan rasa lelah.
Selain untuk menggerakan tulang dan sistem rangka, fungsi otot lurik juga
terkait dengan sarana pelindung rangka dari benturan luar dan tempat
melekarnya jaringan lemak.

Jaringan otot lurik memiliki beberapa ciri spesifik yang membedakannya dengan
jaringan otot lain. Ciri ciri jaringan otot lurik tersebut yaitu:
Sel pada jaringan berbentuk silindris memanjang dan kedua ujungnya tidak
bercabang.
Memiliki banyak nukleus di bagian sisi tepi selnya.
Serabut halus yang melintang pada jaringan terlihat, tapi tidak jelas.
Bekerja secara sadar sehingga termasuk jenis otot volunter.
Bereaksi cepat, namun dapat menimbulkan rasa lelah.
• 3. Jaringan Otot Jantung
• Jaringan otot jantung adalah jaringan otot bersifat involunter yang hanya dapat ditemukan di jantung. Jaringan otot jantung
memiliki struktur yang mirip dengan otot lurik, tapi memiliki mekanisme kerja seperti otot polos. Jaringan otot ini bekerja di
luar kesadaran karena gerakannya dipengaruhi oleh sel syaraf otonom, oleh karena itu jantung kita tidak pernah lelah, meski
berpuluh-puluh tahun terus bergerak memompa darah ke seluruh tubuh.

Jaringan otot jantung memiliki beberapa ciri spesifik yang membedakannya dengan jaringan otot lain. Ciri ciri jaringan otot
jantung tersebut yaitu:
Sel pada jaringan berbentuk silindris memanjang dengan kedua ujungnya bercabang.
• Memiliki satu nukleus di bagian tengah selnya.
• Serabut halus yang melintang pada jaringan terlihat jelas.
• Bekerja secara tidak sadar sehingga termasuk jenis otot involunter.
• Bereaksi sedang, namun bekerja tanpa lelah dalam waktu yang lama.
PERBEDAAN JARINGAN OTOT, LURIK DAN
JANTUNG
MEKANISME PERTUMBUHAN OTOT

• Mekanisme pertumbuhan otot berasal dari hormon yang sangat berperan dalam mempercepat
pertumbuhan. Hormon berfungsi untuk mengontrol kinerja jaringan secara langsung maupun tidak
langsung. Banyak hormon yang telah diketahui bekerja untuk pembuatan molekul substrat
misalnya pada hormon insulin. Penambahan asam amino sangat penting untuk proses sintesis
protein. Asam amino akan membangun rantai yang mengatur posisi rangkaian polipeptida. Berikut
adalah proses awal pembentukan otot.

• Sintesis molekul protein kompleks yang ada di dalam tubuh secara spesifik bekerja untuk jaringan
dan mensekresikan berbagai komponen yang diperlukan yakni asam amino.

• Protein spesifik yang telah dibentuk tersebut kemudian tersusun bersama unsur-unsur pada otot.

• Diferensiasi dan perkembangan serabut otot berbeda beda tergantung pada jenis otot dan
fungsinya. Semua proses tersebut berlangsung pada seluruh bagian tubuh dan terjadi secara terus
menerus.