Anda di halaman 1dari 20

PEMELIHARAAN SASIS

SEPEDA MOTOR
Rangka

Kemudi

SASIS Suspensi
SEPEDA
MOTOR
Roda

Rem
SISTEM REM
Fungsi :
Mengurangi kecepatan laju sepeda motor dan menghentikan
sepeda motor untuk menjamin pengendaraan yang aman

Prinsip kerja :
Perubahan energi kinetik menjadi energi panas dalam bentuk
gesekan.

Sistem Pengereman :

Drum Brake Disc Brake


REM CAKRAM

Hukum Pascal
Bila suatu fluida/cairan dalam ruang ter-
tutup diberi tekanan maka tekanan ter-
sebut akan diteruskan kesemua arah
dengan sama rata.
Prinsip kerja Rem Cakram

Keuntungan Rem Cakram :


Pengereman lebih stabil
Pendinginan lebih baik
Tidak diperlukan penyetelan

Langkah handel rem (4x) > langkah piston (x)


Diameter piston master rem (y) < diameter piston caliper
Cara Kerja Caliper
Tekanan hidrolik dari master rem menekan piston dan
rumah caliper.
Piston mendorong brake pad ke kiri.
Rumah caliper terdorong ke kanan bergeser pada pin
slide, sehingga brake pad sebelah kiri menekan pada
cakram.
Kedua brake pad menekan dan menjepit cakarm
memperlambat putaran cakram.
CARA KERJA BRAKE PAD TANPA PENYETELAN

Saat tidak bekerja

Saat bekerja :
Seal piston berubah bentuk
Piston tidak slip pada seal

Saat bekerja, brake pad aus :


Piston bergerak lebih jauh ke depan
Piston slip pada seal
PENGGANTIAN MINYAK REM DENGAN BRAKE BLEEDER

Hubungkan alat Brake Bleeder ke katup


pembuangan
Pompalah handel alat Brake Bleeder 3 – 4 kali
dan longgarkan katup pembuangan, lalu
kencangkan kembali.
Tambahkan minyak rem ketika tinggi permukaan
minyak rem di dalam silinder utama turun
Ulangilah prosedur tersebut di atas sampai tidak
lagi ada gelembung-gelembung udara di dalam
slang plastik.

PERHATIAN !
Periksa tinggi permukaan minyak rem pada saat
membuangudara palsu untuk mencegah agar
udara tidak di pompa masukke dalam sistem.
Jangan mencampur bermacam-macam merek
minyak rem karena tidak cocok satu sama
lainnya.
PENGGANTIAN MINYAK REM TANPA BRAKE BLEEDER

1. Buka tutup master silinder dan diafragma


2. Isi minyak rem sampai batas upper
3. Hubungkan pipa pada katup pembuangan
4. Pompa handel rem sampai terasa keras,
kemudian sambil handel rem ditahan, buka
katup pembuangan agar minyak rem keluar
bersama gelembung-gelembung udara dan
tutuplah katup kembali.
5. Ulangi langkah 4 sampai tidak ada lagi
gelembunggelembung udara yang muncul
pada slang pembuangan.
PEMBONGKARAN MASTER CYLINDER
• Keluarkan minyak rem.
• Lepaskan tutup karet piston dari piston dan
silinder utama.
• Lepaskan klip pengunci (snap ring).
• Lepaskan piston dan pegas.
• Bersihkan bagian dalam silinder utama kotak
minyak rem danpiston dengan minyak rem
bersih.

PEMERIKSAAN MASTER CYLINDER


1. Periksa master silinder dan piston terhadap
adanya keausan, goresan atau kerusakan.
2. Ukur diameter dalam silinder utama.
BATAS SERVIS : 12,76 mm (NF 100D)
3. Ukur diameter luar piston.
BATAS SERVIS : 12,64 mm (NF 100D)
PEMERIKSAAN MASTER CYLINDER
Lapisi piston cup dengan minyak rem yang baru dan
pasang pd pistonnya.
Pasang pegas piston pada ujung piston dengan diameter
yg lebih besar menghadap master silinder..
Pasang piston, pegas piston dan piston pada silinder
utama dengan piston cup yang cekung menghadap sisi
dalam
Pasang klip pengunci pada alur di dalam master silinder.
Pasang tutup karet piston ke dalam master silinder dan
alur di dalam piston.
Lumasi daerah kontak antara handel rem dan piston
dengan gemuk silikon.
PEMBONGKARAN BRAKE CALIPER

 Keluarkan minyak rem dari sistem hidraulik.


 Lepaskan slang rem, baut nipel oli dan ring perapat.
 Lepaskan kanvas rem.
 Lepaskan bracket caliper dari badan caliper.
 Lepaskan pegas kanvas dan karet tutup pin slide.
 Letakkan sebuah lap bengkel di atas piston.
 Posisikan caliper agar piston menghadap ke bawah dan
semprotkan udara bertekanan ke saluran masuk minyak
rem untuk membantu mengeluarkan piston.
 Cuci bagian-bagian caliper dengan air bersih.
PEMERIKSAAN
Periksa silinder caliper dan piston terhadap
keausan, goresan atau kerusakan lain.
Ukur diameter dalam silinder caliper
BATAS SERVIS : 25,46 mm (NF100D)
Ukur diameter luar piston caliper.
BATAS SERVIS : 25,31 mm (NF100D)
PERAKITAN
Lapisi sil piston dan sil debu baru dengan
minyak rem bersih dan pasang pada alur-alur sil
di caliper.
Lumasi piston caliper dengan minyak rem bersih
dan pasang piston ujung terbuka piston
menghadap keluar.
Lumasi bagian dalam karet tutup pin slide
dengan gemuk silikon dan pada badan caliper.
Pasang pegas kanvas rem pada badan caliper .
Lapisi pin caliper dengan gemuk silikon dan
pasang bracket caliper pada caliper.
Pasang
. kanvas rem dan caliper

Perhatian !
Minyak rem dapat merusak cat, komponen
dari plastik.
PEMERIKSAAN CAKRAM REM
Periksa cakram terhadap adanya kerusakan
atau keretakansecara visual.
Ukur ketebalan cakram rem pada beberapa titik.
BATAS SERVIS : 3,5 mm
Gantilah cakram rem apabila melebihi batas
servis.
Periksa cakram rem terhadap keolengan atau
perubahan bentuk dengan memastikan bantalan
roda dalam keadaan baik.
BATAS SERVIS : 0,3 mm
CARA KERJA REM TROMOL

A. SINGLE LEADING SHOE TYPE


(Leading Trailing Shoe Type)

Pedal atau handle rem  kabel atau batang rem


bubungan rem (brake cam) sepatu rem  tromol
rem.
Digunakan semua rem tromol SMH yg dipasarkan PT
AHM

Sepatu rem terdorong ke dalam oleh putaran tromol 


Trailing Shoe

Sepatu rem yg terbawa oleh putaran tromol dan cenderung


melengket  Leading Shoe  Menghasil daya pengereman
lebih besar  Self Energizing

Keausan :
Leading Shoe > Trailing Shoe
CARA KERJA REM TROMOL

B. DOUBLE LEADING SHOE TYPE

Memakai dua bubungan rem (brake cam),


sehingga kedua sepatu rem menjadi leading
Digunakan pada motor –motor besar tipe lama
PEMBONGKARAN
Lepaskan sepatu-sepatu rem dan pegas-pegas
dengan menarik dari anchor pinnya
Lepaskan mur, baut dan lengan rem.
Lepaskan pelat indikator keausan, sil debu dan
bubungan rem.

PEMERIKSAAN TROMOL REM


Periksa tromol rem terhadap keretakan dan
keausan
Ukur diameter dalam tromol rem belakang.
BATAS SERVIS :
Cub , WIN, GLK = 111 mm
GL Pro, Tiger = 131 mm

PERHATIAN !
• Jangan memakai tekanan udara atau sikat kering untuk membesihkan rem
• Debu rem mengandung serat asbes yang dapat mengakibatkan penyakit kanker
PEMERIKSAAN KANVAS REM
Ukur ketebalan kanvas rem (brake lining)
BATAS SERVIS : 2,0 mm
Ganti sepatu rem sepasang jika ketebalan kanvas
rem kurang dari batas servis dan jika terkena
grease

PEMASANGAN
 Lumasi gemuk pada pin jangkar dan bubungan
rem.
 Pasang bubungan rem pada panel rem.
 Lumasi oli pada sil dan pasangkan pada panel
rem.
 Pasang pelat indikator keausan pada bubungan
rem dengan menepatkan gerigi yang lebih lebar
dengan potongan pada bubungan rem.
 Pasang lengan rem dengan menepatkan tanda
titik antara lengan dan bubungan rem.
 Pasang baut penjepit lengan rem dan
kencangkan
 Pasang sepatu-sepatu rem dan pegas-pegas.
GANGGUAN REM TROMOL

Daya pengereman lemah Handle rem lambat atau terlalu keras


Penyetelan rem tidak tepat Sepatu rem aus pada bidang kontak
dengan bubungan
Tromol rem aus
Kerenggangan berlebihan antara lengan
Kanvas rem aus
rem dan bubungan
Kanvas-kanvas rem terkontaminasi
Pegas rem aus atau patas
Bubungan rem aus
Penyetelan rem tidak tepat
Lengan rem tidak terpasang dengan benar
Tromol rem macet, akibat terkontaminasi
Sepatu rem aus pada bidang kontak
Kabel rem macet
dengan bubungan
Kesalahan pemasangan kanvas rem pada
Kabel rem macet
tromol.