Anda di halaman 1dari 48

Anatomy

Physiology
and Visual Pathways
XXVIII-J
Volume Rongga Mata orbita orang dewasa
30 mL, sedangkan bola mata hanya mengisi
1/5 rongga orbita. Rongga Orbita berbentuk
limas segi empat dengan puncaknya
ke arah dalam.
Orbita

Didalam orbita terdapat beberapa


lubang:
1. Canalis nasolacrimalis
2. Fissura orbitalis superior
Tempat lewat N.III, IV, VI, dan
V1, vena opthalmica
3. Fissure orbitalis inferior
Tempat lewat V2 a.v infraorbital
4. Canalis opticus
Tempat lewat N.II dan
a.opthalmica
Orbita

Dinding Orbita terdiri dari :


1. Atap Orbita: Os frontal
2. Dinding Lateral: yaitu Os sphenoidal dan Os
zygomaticus
3. Dinding Medial: Os eithmoidal yang tipis
(terdapat sinus eithmoidal dan sphenoidal)
4. Dasar Orbita: Os maksilaris dan Os
zygomatikus. Kelenjar lakrimalis terdapat
dalam fossa lakrimalis di bagian anterior atap
orbita
Didalam orbita terdapat beberapa lubang:
Canalis nasolacrimalis, fissure orbitalis superior, fissure
orbitalis inferior, canalis opticus
Orbita
• Isi orbita
• Bola mata
• Otot
• Saraf
• Pembuluh darah
• Apparatus lacrimalis
• Dilindungi oleh palpebra
Palpebra
• Palpebra melindungi mata dari
cedera dan cahaya berlebih
• Permukaan luar tertutup kulit,
permukaan dalam tertutup
konjungtiva
• Beberapa organ di palpebral
• Glandula tarsalis (Meibomian)
• Glandula sebacea
Palpebrae
Kelainan yang dapat ditemukan pada palpebra

Meibomianitis Chalazion
(Inflammation of (Cyst formation in
meibomian (tarsal) meibomian gland)
glands)

Blepharitis
(Inflammation of
eyelash margin (scaly
or ulcerated)) Hordeolum (sty)
(Infection of sebaceous gland at base of
eyelash follicle)

Carcinoma lower lid


Anatomi Mata
PALPEBRA
M. Orbicularis Occuli
• Berfungsi mengedip / menutup mata
• Dipersarafi oleh N. VII (Fasial)
• Ada tiga bagian:
• Pars Palpebralis
Lebih tipis dan pucat; berfungsi untuk mengedip dan tutup mata saat tidur
• Pars Orbitalis
Lebih tebal dan merah; berfungsi menutup mata dengan keras; berhubungan
dengan Blefarospasme
• Pars Lacrimalis (M. Horner)
Berfungsi untuk pengosongan Saccus Lacrimalis
Anatomi Mata
PALPEBRA

M. Levator Palpebrae superior


• Berfungsi untuk mengangkat palpebra (buka mata)
• Bagian kuli tempat insersi otot ini terlihat sebagai sulkus (lipatan) palpebra
• Dipersarafi oleh N. III (Okulomotor)
• Ada musculus tarsalis superior yang merupakan otot polos (simpatis) yang membantu
m.levator palpebrae superior
Anatomi Mata
SISTEM DRAINASE AIR MATA

Sistem Lakrimalis terdiri dari 2 bagian:

• SISTEM PRODUKSI: GLANDULA LACRIMALIS

• SISTEM EKSKRESI: PUNCTUM LACRIMALIS,


CANALICULI LACRIMALIS, SACCUS
LACRIMALIS, DUCTUS LACRIMALIS
Anatomi Mata
SISTEM DRAINASE AIR MATA

SISTEM PRODUKSI

• Terletak di bagian temporo antero superior dari


rongga orbita
• Glandula Lacrimalis terdiri dari:
1. Pars Orbitalis = Gld. Lacrimalis superior
2. Pars Palpebralis = Gld. Lacrimalis inferior
Anatomi Mata
SISTEM DRAINASE AIR MATA

SISTEM EKSKRESI
• PUNCTUM LACRIMALIS
• Punctum lacrimal superior
• Punctum lacrimal inferior
• Terletak 6 mm dari canthus internus dengan
diameter 0,5 mm
• Dikelilingi jaringan Fibreus dan sebagian serat m.
orbicularis occuli yang berfungsi sebagai spinchter

• SACCUS LACRIMAL
• Terletak dalam suatu cekungan os. Lacrimal, berdinding
tipis
• Ditutupi oleh lig. tarsalis dan m. horner
Anatomi Mata
SISTEM DRAINASE AIR MATA

Air mata:
• mengandung banyak air dan lisosim (zat anti bakteri)
• berfungsi memelihara epitel konjungtiva tetap lembab, kedipan kelopak
mata akan menyebabkan air mata tersebar di atas kornea
• berguna untuk mengeluarkan benda asing seperti partikel debu

Penguapan air mata yang berlebihan dicegah oleh suatu lapisan/film mukus (dari sel
goblet konjungtiva tarsal) di atas film air dan minyak (dari kelenjar meibom)
Anatomi Mata
SISTEM DRAINASE AIR MATA

SISTEM DRAINASE
• Air mata disapukan ke arah medial dan
kelebihannya memasuki punctum lakrimalis yang terletak
disetiap sudut medial palpebra superior dan inferior.

• Air mata diarahkan ke dalam punctum oleh isapan


kapiler, gaya berat, dan berkedip.

• Air mata kemudian masuk ke kanalikuli lakrimal dan


akhirnya masuk sakus lakrimal.
Anatomi Mata
SISTEM DRAINASE AIR MATA

SISTEM DRAINASE
• Air mata kemudian masuk ke duktus nasolakrimal yang
juga dilapisi epitel bertingkat silindris bersilia

• Kekuatan gabungan isapan kapiler dalam kanalikuli, gaya


berat dan gaya memompa cenderung meneruskan aliran air
mata ke bawah melalui duktus nasolakrimal ke dalam
hidung.

• Air mata kemudian bermuara ke meatus inferior yang


terletak di dasar rongga hidung.
Persarafan Lacrimal
Anatomi Mata
Otot Ekstraoular
Anatomi Mata
Ingat Rumus Kimia!!

RL6 (SO4)3
Rectus LateralN.VI
Superior ObliqueN.IV
Sisanya N.III
Mata
• Gerakan Mata
• Sumbu anatomis: pusat pupil
• Elevasi: Rotasi mata keatas
• Depresi: Rotasi mata ke bawah
• Abduksi: Rotasi mata ke lateral
• Adduksi: Rotasi mata ke medial
Otot Intrinsik Mata

1. Musculus ciliaris
2. Musculus constrictor pupillae
3. Musculus dilator pupillae
Anatomi Mata
Vaskularisasi
• Pemasok utama A. ophtalmica
cabang dari A.karotis interna, berjalan
bersama N.optikus menuju ke orbita.
• Cabang intraorbital pertama A.
sentralis retina yang memasuki N.
optikus

• Cabang lain
1. A. lakrimalisGlandula Lakrimalis dan
kelopak mata atas
2. Cabang ke musular otot orbita
3. A. Siliaris posterior longus dan brevis
4. arteri palpebra medialis ke kedua
kelopak mata
Anatomi Mata
Vaskularisasi

• Drainase vena-vena di orbita


terutama melalui vena oftalmika
superior dan inferior.

• Vena oftalmika berhubungan


dengan sinus kavernosus melalui fisura
orbitalis superior dan dengan pleksus
venosus pterigoideus melalui fisura
orbitalis inferior.
Anatomi Mata
KONJUNGTIVA

• Mrpk membran melapisi sklera dan kelopak


bagian belakang
• Mengandung kelenjar musin yang
dihasilkan oleh sel Goblet. Musin
berfungsi membasahi kornea
• Terdiri dari 3 bagian:
• Konjunctiva Tarsal  menutupi tarsus
• Konjunctiva Bulbi  menutupi sklera
• Konjunctiva Forniks  merupakan
peralihan konjunctiva tarsal dan bulbi
ANATOMI
BOLA MATA

Mata adalah struktur bulat berisi airan yang


dibungkus oleh tiga lapisan
1. Sklera/kornea
2. Koroid/badan siliaris/iris
3. retina
Anatomi Bola Mata
Fisiologi Mata
Fisiologi Mata
Mekanisme Visual

Mata adalah suatu bola berisi airan yang


terbungkus oleh 3 lapisan jaringan
khusus:
1. Sklera/kornea
2. Koroid/badan siliaris/iris
3. retina
Fisiologi Mata
Mekanisme Visual

Sklera membentuk bagian putih pada


mata

Lapisan tengah bawah sklera


Khoroid banyak pembuluh
darahmemberi nutrisi bagi retina

Bagian koroid bagian anterior mengalami


spesialisasi membentuk badan siliaris
dan iris

Lapisan paling dalam Retina


Fisiologi Mata
Mekanisme Visual

Bagian interior mata terdiri dari


rongga berisi airan yang dipisahkan oleh
lensa elips

Rongga Anterior Humor Aquosus


Fungsi membawa nutrien untuk
kornea dan lensa

Dihasilkan dengan keepatan 5


mL/hari jaringan kapiler di dalam badan
siliarmasuk ke kanalis Shclemm

Rongga Posterior Humor vitreus


Fisiologi Mata
Kontrol cahaya oleh Iris
Fisiologi Mata
Akomodasi Lensa
Fisiologi Mata
Sinar melewati lapisan retina sebelum menapai fotoreseptor
Fisiologi Mata

Fototransduksi oleh sel retina mengubah rangsangan

ahaya menjadi sinyal saraf


Fisiologi Mata

Tranduksi dan inisiasi potensial aksi jalur penglihatan


Fisiologi Mata

 Benda berahayadiserap dipersepsikan warnanya

 Benda yang tidak bercahayadipantulkan dari permukaan benda panjang gelombang diolah oleh sel kerucut

Sel kerucut ada 3 Merah, hijau, biru


 Kinerja membedakan berbagai panjang
gelombang cahaya dipersepsikan dengan
warna berbeda hal dengan sel batang hanya
abu-abu
The way we look
• Sistem Penglihatan memiliki beberapa jaras yang mengatur
penglihatan dan koordinasi gerakan mata
• Jaras penglihatan
• Jaras gerakan mata konjugat
• Jaras konvergensi dan akomodasi
Jaras Penglihatan
• Neuron 1: sel fotoreseptor retina (sel
batang dan kerucut)
• Neuron 2: sel bipolar
• Neuron 3 : sel ganglion
• Neuron 4: nervus optikus
Jaras Penglihatan
Jaras Penglihatan
Konjugasi mata
Konvergensi
Refleks Pupil
Thank you
Insert the title of your subtitle Here