Anda di halaman 1dari 12

Modernisasi dan

Perubahan Sosial
Kurikulum 2013
Kata modernisasi Modernisasi merupakan
dengan kata dasar suatu proses perubahan
modern berasal dari sosial di mana masyarakat
bahasa Latin sedang memperbaharui
Modernus yang dirinya berusaha
dibentuk dari kata mendapatkan ciri-ciri atau
modo dan ernus. karakteristik yang dimiliki
Modo berarti cara masyarakat modern.
Pengertian dan ernus menunjuk

Modernisasi pada adanya periode


waktu masa kini.
Modernisasi berarti
proses menuju masa
kini atau proses
menuju masyarakat
modern.
 Membuat hidup lebih praktis dan nyaman
 Mendapatkan sesuatu lebih banyak (nilai
tambah), lebih bermutu, lebih bagus, lebih
hemat tenaga, dan mendapatkan hasil yang
maksimal
 Meningkatkan efisiensi kerja dan
Alasan meningkatkan produksi

Perlunya
Modernisasi
Aspek Perubahan dalam
Modernisasi

• Aspek sosio demografi, yaitu Modernisasi menyangkut


proses perubahan unsur-unsur perubahan sikap dan mentalitas,
sosial, ekonomi, dan psikologi pengetahuan, keterampilan, serta
masyarakat struktur sosial masyarakat menuju
• Aspek struktur organisasi suatu kehidupan yang modern
sosial, yaitu perubahan unsur- (sesuai tuntutan zaman). Adapun
unsur dan norma-norma gejala modernisasi ditandai dengan
kemasyarakatan yang majunya pendidikan, teknologi, dan
terwujud apabila manusia perekonomian, serta pesatnya
mengadakan hubungan urbanisasi.
dengan sesamanya di dalam
kehidupan bermasyarakat
 Memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal yang
baru dan terbuka terhadap perubahan
 Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat
atau opini
 Menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke
masa depan daripada masa lalu
Ciri Manusia  Memiliki perencanaan dan pengorganisasian
Modern  Percaya diri
Alex Inkeles
 Perhitungan
 Menghargai harkat manusia
 Percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi
 Menjunjung tinggi sikap di mana imbalan yang
diterima seseorang harus sesuai dengan
prestasinya dalam masyarakat
Karakteristik
Modernisasi
Peter Berger  Modernitas telah merusak ikatan solidaritas sosial
yang melekat dalam kehidupan masyarakat
tradisional.
 Terjadi ekspansi pilihan personal (personal choice).
 Terjadi peningkatan keragaman keyakinan.
 Terjadi orientasi ke depan dan kesadaran atas
waktu.
 Cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang
sudah melembaga dan tertanam kuat dalam
kalangan pemerintah maupun masyarakat luas
 Sistem administrasi negara yang baik dan
benar-benar mewujudkan birokrasi
 Sistem pengumpulan data yang baik, teratur,
dan terpusat pada suatu lembaga atau badan
Syarat-Syarat tertentu seperti biro pusat statistik
Modernisasi  Penciptaan iklim yang menyenangkan
(favourable) terhadap modernisasi terutama
Soerjono Soekanto media massa
 Tingkat organisasi yang tinggi, terutama disiplin
diri
 Sentralisasi wewenang dalam perencanaan
sosial (social planning) yang tidak
mementingkan kepentingan pribadi atau
golongan
Sikap Mental Manusia Modern

Sikap mental yang dapat menjadi


pendorong proses modernisasi antara
lain adalah rajin, tepat waktu, berani
mengambil risiko, disiplin, kompetitif,
adil, jujur, toleran, dan peduli
lingkungan.
Gejala-Gejala Modernisasi

• Bidang budaya, ditandai dengan semakin terdesaknya budaya


tradisional oleh masuknya pengaruh budaya dari luar, sehingga budaya
asli semakin pudar
• Bidang politik, ditandai dengan semakin banyaknya negara yang lepas
dari penjajahan, munculnya negara-negara yang baru merdeka,
tumbuhnya negara-negara demokratis, lahirnya lembaga-lembaga
politik, dan semakin diakuinya hak-hak asasi manusia
• Bidang ekonomi, ditandai dengan semakin kompleksnya kebutuhan
manusia akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri
dibangun secara besar-besaran untuk memproduksi barang
• Bidang politik, ditandai dengan semakin banyaknya kelompok baru
dalam masyarakat, seperti kelompok buruh, kaum intelektual,
kelompok manajer, dan kelompok ekonomi kelas (kelas menengah dan
kelas atas)
Saluran-saluran perubahan sosial budaya
(avenue or chanel of social change) itu meliputi
lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam
bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan,
agama, rekreasi, dan sebagainya. Lembaga
kemasyarakatan tersebut biasanya disebut
Saluran-Saluran dengan cultural focus.

Perubahan
Sosial Budaya
MENJAGA KEUTUHAN MASYARAKAT
MAJEMUK

Kesinambungan
Masyarakat
Indonesia
MEMPERCEPAT PROSES INTEGRASI SOSIAL
Akibat Perubahan BUDAYA
Sosial
Sumber

Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2015. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII:
Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Esis Erlangga. Jakarta