Anda di halaman 1dari 49

KONSEP-KONSEP DAN INOVASI

DALAM PENDIDIKAN

Prof.Dr. AA. Subijanto, dr, MS


Eti Poncorini P, dr, M.Pd
Tujuan perkuliahan

1. Mahasiswa mampu menjelaskan paradigma


dan konsep pendidikan
2. Mahasiswa mampu menjelaskan latar
belakang penerapan strategi pembelajaran
Problem-based learning
3. Mahasiswa mampu menjelaskan inovasi di
institusi pendidikan kesehatan
Apa persepsi ibu/ saudara2 tentang
gambar ini?
Kelemahan pendidikan secara umum
di Indonesia

• Penguasaan fakta terdahulu, bukan


terbaru
• Mengabaikan perbedaan individual
• Pengajaran?
• Pembelajaran?
• Pendidikan?
What is Learning?
• Learning is a change in
human capability, which can
be retained, and not due to
the process of growth
(Gagne, 1965)
Filsafat pendidikan (1)

• Perenialisme :
rasionalitas, fakta abadi, siswa penerima pasif
• Idealisme
Guru adalah model perilaku ideal, fakta abadi,
kebenaran dan konsistensi pendapat, siswa
pasif
• Realisme
kebenaran adalah hukum alam, guru penguji
kebenaran, siswa pasif
Filsafat pendidikan (2)

• Eksperimentalisme
Sekolah memberikan pengalaman-pengalaman
nyata dengan mata pelajaran, guru bertugas
membantu murid mamahami dunia

• Eksistensialisme
Kebenaran subyektif dan individual, kurikulum
individual, siswa sebagai pusat pembelajaran
Filsafat pendidikan

Tradisional :Proses tansmisi pengetahuan yang


ditemuan dimasa lalu oleh guru kepada murid.
Siswa pasif

Progresif :Proses pengembangan pengetahuan


oleh murid, melalui kegiatan pemecahan
masalah yang nyata, yang relevan dengan
kebutuhan murid, menekankan ketrampilan
proses belajar, tidak semata hasil belajar
PARADIGMA BARU:
APA ITU KONSTRUKTIVISME?
Konstruktivisme

Orang yang belajar tidak hanya


meniru atau mencerminkan apa
yang diajarkan, melainkan
menciptakan pengertian

(Bettencourt, 1989)
Konstruktivisme

Salah satu filsafat pengetahuan yang


menekankan bahwa pengetahuan kita
adalah konstruksi (bentukan) kita
sendiri / SKEMA

(Von Glasersfeld dalam bettencourt,


1989)
Tokoh Konstruktivisme (1)

• Dimulai oleh Giambatissta


Vico (Italia)
Hanya Tuhan sajalah yang
mengerti alam raya ini karena
hanya Dia yang tahu bagaimana
membuat dan dari apa Ia membuat.
Orang hanya mengetahui sesuatu
yang telah dikonstruksikan
• Mark Baldwin
Tokoh Konstruktivisme (2)

• Piaget
Pengetahuan itu diperoleh dari
adaptasi struktur kognitif terhadap
lingkungan
Prinsip-prinsip konstruktivisme

• Pengetahuan dibangun oleh siswa sendiri, baik


secara personal maupun sosial
• Pengetahuan tidak dapat dipindahkan dari guru
ke murid, kecuali hanya dengan keaktifan
sendiri untuk menalar
• Murid aktif mengkontruksi terus menerus,
sehingga terjadi perubahan konsep menuju
konsep yang lebih rinci, lengkap serta sesuai
dengan konsep ilmiah
• Guru sekadar membantu menyediakan sarana
dan situasi agar proses konstruksi siswa
berjalan mulus
Implikasi konstruktivisme terhadap proses belajar
mengajar (1)

Makna belajar :
Proses aktif pelajar mengkontruksi arti (teks,
dialog, pengalaman fisis, dll)
Proses mengasimilasi dan menghubungkan
pengalaman atau bahan yang dipelajari dengan
pengertan yang sudah dipunyai seseorang
sehingga pengertiannya dikembangkan.
Ciri-ciri proses belajar dalam konstruktivisme

• Belajar berarti membentuk makna


• Proses berjalan terus menerus
• Proses pengembangan pemikiran dengan
membuat pengertian baru
• Situasi ketidakseimbangan baik untuk memacu
belajar
• Hasil belajar dipengaruhi oleh pengalaman
pelajar dengan dunia fisik dan lingkungannya
Implikasi konstruktivisme terhadap proses
mengajar

Makna mengajar :
Mengajar bukanlah kegiatan memindahkan
pengetahuan dari guru ke murid, melainkan
suatu kegiatan yang memungkinkan siswa
membangun sendiri pengetahuannya.
Mengajar berarti partisipasi dengan pelajar dalam
membentuk pengetahuan, membuat makna,
mencari kejelasan bersikap kritis dan
mengadakan justifikasi.
(Betencourt, 1989)
FUNGSI DAN PERAN PENGAJAR

Pengajar sebagai mediator dan fasilitator


1. Menyediakan pengalaman belajar
2. Memberi kegiatan yang merangsang
keingintahuan murid dan membantu
mengekspresikan gagasan dan ide ilmiah
3. Menyediakan sarana yang merangsang siswa
berpikir produktif
4. Memonitor dan menbantu mengevaluasi
hipotesis dan kesimpulan siswa
Supaya peran guru optimal

• Guru perlu banyak berinteraksi dengan siswa


• Tujuan dan apa yang akan dibicarakan di kelas
dibicarakan bersama
• Guru harus mengerti pengalaman belajar yang
sesuai kebutuhan siswa
• Kepercayaan terhadap siswa
• Menghargai pemikiran siswa
Pegaruh konstruktivisme terhadap kurikulum
institusi pendidikan

Prinsip yang digunakan :


1. Pengetahuan dibangun oleh siswa secara aktif
2. Tekanan dalam proses belajar terletak pada
siswa
3. Mengajar adalah membantu siswa belajar
4. Tekanan dalam proses belajar lebih pada
proses bukan pada hasil akhir
5. Kurikulum menekankan partisipasi siswa
6. Guru adalah fasilitator
Model pembelajaran dalam paradigma
konstruktivistik

• Integrated learning
• Problem-based learning
• Quantum learning
• Progresif learning (pendekatan
ketrampilan proses)
Rasional pembelajaran terpadu

• Pemecahan masalah tidak dalam waktu singkat


• Masalah bersifat interdisipliner
• Sesuai cara kerja otak : selalu mencari pola dan
hubungan antara ide-ide dan konsep
Ciri-ciri pembelajaran terpadu

• Autentik : masalah nyata


• Generatif : membangun makna
• Integratif : interdisipliner
• Iteratif : Proses belajar merupakan
siklus
• Review kegiatan
• Penyiapan diskusi setelah kegiatan
INOVASI PENDIDIKAN
KESEHATAN
Latar belakang inovasi
pendidikan kesehatan
Perkembangan IPTEK globalisasi

Daya saing yang tinggi


Perkembangan teknologi
komunikasi

SDM handal bermutu


Tinggi, tangguh, kreatif,
Perubahan persepsi dan sikap
Mandiri, inovatif, daya
Masyarakat terhadap
Penalaran tinggi
Nilai-nilai kesehatan
Konsep inovasi pendidikan
kesehatan
• Mahasiswa memperoleh pengetahuan dasar
(basic health sciences) yang berguna untuk
memecahkan masalah, baik yang bersifat
komunitas maupun klinik
• Mahasiswa belajar secara aktif dan mandiri
(sebagai adult learner) dengan sajian materi
terintegrasi (horisontal dan vertikal) dan relevan
dengan real setting)
• Mahasiswa mampu berpikir kritis,
mengembangkan inisiatif
• Mahasiswa menjunjung tinggi etika dalam
praktek kesehatan
DISKUSI

Apa permasalahan dalam pendidikan


kesehatan?
Permasalahan utama dalam pendidikan
kesehatan

• Meningkatnya jumlah peserta didik


• Perubahan permasalahan
kesehatan
• Ledakan informasi
• Perkembangan iptek
• Kurikulum konvensional
• Globalisasi-WTO
Masalah kita..

Kurikulum konvensional :
Kurikulum konvensional (teacher-
centred, subject-based,
fragmented, late clinical
exposure, unsystematic) tidak
mempersiapkan peserta didik
menghadapi tantangan di masa
depan
Kekurangan kurikulum konvensional

• Pedagogik, bukan andragogik


Pedadogik adalah ilmu dan seni
mengajar anak kecil, bukan orang
dewasa
• Dasar kurikulum sudah terlalu
lama/ usang
Asumsi pembelajaran andragogik

• Keinginan untuk mengetahui


• Konsep dibentuk siswa sendiri
• Pengalaman
• Kesiapan belajar
• Orientasi belajar
• Motivasi
Great Inventors are not the product of
conventional education system

• James Watt
• Alexander Graham Bell
• Thomas Alfa Edison
• Albert Einstein
• Marie Currie
• Walt Dysney
• Nobel
• Bill Gates
Teacher- Centred

Student-Centred
f o ytili bi s nops e R
dna noi t api ci tr aP

r ehc aet

Didactic Self-study
Lecture
Participation and responsibility of student
Model Inovasi pendidikan kesehatan

Kurikulum

Kualifikasi lulusan Strategi pendidikan


Visi dan misi

Pengembangan sumber daya


Strategi dasar inovasi institusi pendidikan
kesehatan

• Student centered
• Problem based learning
• Integrated teaching
• Community oriented
• Early clinical exposure
• Self directed learning
Mana yang paling bagus?
What is Competency?

seperangkat tindakan cerdas dan


penuh tanggungjawab dimiliki
seseorang sebagai syarat untuk
dianggap mampu oleh masyarakat
dalam melaksanakan
tugas-tugas di bidang pekerjaan
tertentu
(SK Mendiknas No. 045/U/2002)
What is Competency?
(Mulder, 2001, 151-152)

• capabilities, capacities or potentials


• an be understood as characteristics of
persons, teams, work units or organisations
• which enable them to attain desired
achievements
• Competencies comprise of integrated
meaningful clusters of knowledge, skills and
attitudes
Six Characteristics of
Competencies

1. competencies are context-bound;


2. they are indivisible (knowledge, skills and
attitudes are integrated);
3. they are subject to change;
4. they are connected to activities and tasks;
5. learning and development processes are
conditional for competencies; and
6. they are interrelated
What is Competency-based approach?
( British Medical Journal, 2002)

• Consists of functional analysis


of occupational roles, translation
of these roles into outcomes,
and assessment of trainees'
progress on the basis of their
demonstrated performance of
these outcomes
Contoh Kompetensi Bidan

Manajemen persalinan normal

Teori dan praktek


persalinan normal

PBL Integrated Early Clinical


teaching Exposure
Clinical Competence

Relevant knowledge
Relevant Skills

Interpersonal
Clinical
Attitudina
Technical
l
Aspects

Clinical reasoning or problem


solving

Clinical Performance
BAGAN PROSES BELAJAR
MENGAJAR
INPUT PROSES OUTPUT

FEEDBACK
FEEDBACK

Instrumen input :
Instrumen proses : Instrumen output :
Method, Man, IPK Lulusan
SPMB/
Money, Material
tes masuk
Paradigma baru Pendidikan Tinggi dan
Indikator keberhasilan

Quality
Improvem
ent

QAAAE RAISE ++
- Quality - Relevance
- Autonomy - Academic
- Accountab atmosphere
ility - Internal
- Accreditat management
ion - Sustain ability
- Evaluation - Efficiency&
productivity
Quality - Acces & equity
Assurance - Leadership
- Self
evaluation
- External
Pendidikan Tinggi, proses kompleks,
dinamis, kontinum

Input Process Output Outcome Impact

Quality of Quality of Quality of Quality of Quality of


Students Teaching Graduate Professional Health
Learning • Competitive STATUS
• Collaborative

Curriculu Resources
m • Human
• • Physics
Conventional • Findings

• Innovative
Information's

Tecdhnology
Continuous Renewal
Self-evaluation
Development plan

External
Factors

Vision
Evaluatio Strate Alternat
Missio Problem Incepti
n n gic Identifica ive on
Objecti Analysis Issue tion Solution Plan
ves Interpret
ation
Internal Factors
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan
suatu kaum, sampai mereka mengubah dirinya
sendiri (Al-Ra’d Ayat 11)

TERIMA KASIH