Anda di halaman 1dari 13

DED SPAM IKK KABUPATEN HUMBAHAS

DINAS SUMBER DAYA AIR, CIPTA KARYA DAN TATA RUANG


PEMERINTAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA
LATAR BELAKANG
Penyediaan infrastruktur air minum menjadi prasyarat bagi kehidupan masyarakat yang
berkelanjutan. Ketersediaan sistem air minum sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan
ekonomi regional, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan. Permasalahan
yang dihadapi dalam penyediaan sistem air minum adalah terjadinya kesenjangan antara
kebutuhan dengan tingkat pelayanan baik di Perkotaan maupun di Perdesaan, tidak meratanya
keberadaan sarana dan prasarana air minum,pengelolaan yang kurang efisien,serta kurangnya dana
baik untuk pengembangan maupun untuk pengelolaan.

Disisi lain kondisi geografis, topologis dan geologis dan juga aspek sumber daya manusia yang
berbeda disetiap wilayah Indonesia, menyebabkan ketersediaan air baku dan kondisi pelayanan air
minum yang berbeda dapat memberikan implikasi penyelenggaran SPAM yang berbeda untuk
masing – masing wilayah. Untuk itu dibutuhkan suatu konsep dasar yang kuat guna menjamin
ketersediaan air minum bagi masyarakat sesuai dengan tipologi dan kondisi daerah tersebut.

Berdasarkan hal tersebut diatas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Sumber Daya
Air, Ciptakarya dan Tata Ruang akan melaksanakan kegiatan Penyusunan DED SPAM IKK Kabupaten
Humbahas. Kegiatan ini bertujuan sebagai bahan acuan bagi pemerintah baik Provinsi ataupun
Kabupaten/Kota dan pihak penyelenggara dalam pembangunan air minum
MAKSUD DAN TUJUAN
MAKSUD : Melakukan usaha penyediaan air bersih/air minum, melalui penyusunan
dokumen teknis perencanaan (perencanaan pembangunan SPAM) untuk
mendukung terpenuhinya kebutuhan air bersih/air minum masyarakat di
IKK Kabupaten Humbahas sebagai upaya mengantisipasi timbulnya
tuntutan peningkatan kebutuhan pelayanan penyediaan air minum baik
saat ini maupun di masa mendatang.
TUJUAN :
 Menyediakan perencanaan teknis air minum serta spesifikasi teknis denganmengikuti kriteria,
standar dan peraturan yang ada.
 Menentukan alternatif penanganan yang terbaik sehingga anggaranlebih tepat sasaran, ekonomis
dan efisien.
 Menyediakan perencanaan yang komprehensif agar pekerjaan fisik (konstruksi) SPAM dapat
dilakukan dengan baik dan benar.
SASARAN

– Tersedianya design rinci unit produksi IPA dan pelengkap


– Tersedianya dokumen Rancangan Rinci (DED) Perpipaan Transmisi dan
Distribusi Utama Pelayanan Air Minum
– Gambar kerja.
– Rencana Kerja dan Syarat-syarat
– Rencana Anggaran Biaya
– Rencana tahapan pelaksanaan dan pola pembiayaan.
– Standar Operasional dan Pemeliharaan.
RUANG LINGKUP KEGIATAN
1) Pengumpulan Data Sekunder – Perencanaan teknis bangunan penunjang
– Perencanaan teknis rinci bangunan pelengkap
2) Pengumpulan Data Primer dan Survey – Rancangan detail kegiatan
Lapangan – Perhitungan dan gambar teknis
3) Melakukan identifikasi dan evaluasi kondisi – Spesifikasi teknis
eksisting SPAM, dengan menginventarisasi – Rencana anggaran biaya
peralatan dan perlengkapan sistem – Analisis harga satuan
penyediaan air minum eksisting; 7) Menyusun rencana pembiayaan dan pola
4) Melakukan kerjasama dengan stakeholder investasi, yang berupa indikasi besar biaya
kabupaten/kota lokasi perencanaan dalam tingkat awal, sumber pembiayaan, dan pola
pengembangan SPAM di kabupaten/kota pembiayaan bagi pengembangan SPAM.
tersebut.
5) Melakukan perhitungan kebutuhan air
minum untuk periode perencanaan 20
tahun
6) Membuat Penyusunan DED SPAM yang
memuat :
– Perencanaan teknis unit produksi (IPA, Reservoir, dll)
– Perencanaan otomatisasi sistem pengolahan (SCADA
SYSTEM)
– Perencanaan teknis unit distribusi utama
METODOLOGI

1. Koordinasi dan pengumpulan data yang diperlukan.


2. Pengumpulan informasi harga satuan barang, upah, dan material dasar tiap daerah yang
menjadi lokasi survey termasuk harga satuan transportasi material dan personil untuk
mencapai lokasi survey (lokasi rencana pembangunan)
3. Penyusunan analisis harga satuan sesuai koefisien harga satuan terbaru.
4. Survey lokasi pekerjaan untuk mendapatkan gambaran umum daerah studi dan kondisi
existing.
5. Analisa dan penelahaan terhadap hasil studi terdahulu.
6. Manyajikan kondisi sistem dan perhitungan kebutuhan air bersih, alternative sumber air
baku, sistem/ jenis pengolahan, kelengkapan unit dan daerah pelayanan.
7. Survey lapangan dengan menggunakan theodolit/waterpass pada unit produksi,transmisi,
dan sistem distribusi air minum.
8. Kajian standard dan spesifikasi teknis pekerjaan sipil dan perpipaan
9. Melakukan analisa kebutuhan air minum domestik dan non domestik.
10. Melakukan analisa hidrolis dengan menggunakan software yang telah dikenal sebelumnya
(misal: Epanet, atau lainnya)
11. Melakukan penggambaran teknis sistem penyediaan air minum baik yang sifatnya
typical/standard maupun spesifik sesuai kondisi di lapangan.
12. Perhitungan kebutuhan biaya investasi.
METODOLOGI
SURVEY PENDAHULUAN S1. Area Pelayanan
PEROLEHAN DATA SEKUNDER DAN DATA PRIMER
S2. Kapasitas Sistem

Penyusunan Analisa Analisa Analisa Sumber


alternatif S3. Sumber Air Baku
Kriteria Design Kondisi Kota Kependudukan Air Baku

Pemilihan
Kebutuhan Air
Kriteria Design Sumber Air

Dasar2 Penyusunan Alternatif Rencana

Penyusunan Alternatif Sistem

Pemilihan Alternatiif
Evaluasi Teknis
Pengembangan Alternatif Evaluasi Ekonomi
S4. System Lay - Out
Terpilih
PENYAJIAN DETAIL Rencana Teknis
SISTEM PENYEDIAAN Rencana Biaya
AIR BERSIH/MINUM SURVEY DETAIL &
Studi Institutional PENGUKURAN TANAH S5. Spesifikasi Teknis
Studi Financial
METODOLOGI

GAMBAR Daftar Jenis-Jenis


RENCANA Pekerjaan

Daftar Volume
Pekerjaan

Daftar Daftar Daftar Tabel Daftar Tabel


Bahan Koefisien Upah Koefisien Alat Koefisien

Harga Harga Harga Sewa


Bahan Upah /Beli Alat

Harga Satuan Tiap


Jenis Pekerjaan

Rencana Anggaran Biaya


perkelompok Pekerjaan

RAB TOTAL
PELAPORAN
• Laporan Pendahuluan (Inception Report),
Laporan pendahuluan berisi pembahasan rencana kerja dan alur pikir dari seluruh kegiatan. Selain itu
laporan ini juga memuat metode pengerjaan seperti tahapan dan jenis analisis dan
gambaranumumwilayahstudi.Laporan ini diserahkan paling lambat60 (enam puluh) harikalendersetelah
SPMK.
• Laporan Antara (Interim Report),
Laporan antara berisi realisasi dari rencana kerja antara lain hasil pengumpulan data dan informasi di
lapangan yang telah dikompilasi, yaitu berupa fakta dan analisa. Data Informasi tentang keadaan kawasan,
yang meliputi data fisik, penggunaan lahan,Sosial-Masyarakat, kependudukan, fasilitas pelayanan,
transportasi, utilitas, kelembagaan dan pembiayaan pembangunan, dan diserahkan paling lambat120
(seratus dua puluh) harikalendersetelah SPMK.
• Laporan Akhir (Final Report),
Laporan Akhir berisi materi final yang merupakan penyempurnaan yang telah mengakomodasi masukan-
masukan pada saat pembahasan di Antara. Laporan diserahkan paling lambat 180 (seratusdelapanpuluh)
harikalendersetelah SPMK.
• Gambar Pengukuran dan RancanganTeknis, berisi gambar peta situasi1 : 1000, Gambar detail, Gambar
perencanaan dan perhitungan harga biaya, diserahkan paling lambat180 (seratusdelapanpuluh)
harikalendersetelah SPMK.
• CD/Soft File, berisi file laporan, data-data, album peta, gambardesain, diserahkan paling lambat 180
(seratusdelapanpuluh) harikalendersetelah SPMK.
Program SPAM IKK

PROGRAM SASARAN KEGIATAN PRASYARAT INDIKATOR


SPAM IKK IKK yang belum Pembangunan SPAM • RISPAM, • Peningkatan
memiliki SPAM (unit air baku, unit • RPIJM kapasitas
produksi, & unit • Ketersediaan air (liter/detik)
distribusi utama), dan baku • Penambahan
jaringan distribusi untuk • FS/JT, DED/ jumlah
40% target sambungan rencana teknis kawasan/IKK yang
Keterangan : rumah (SR) total. • Kesiapan lahan terlayani SPAM
- SPAM : Sistem Penyediaan Air Minum • Kesiapan lembaga
- : Wilayah Pembangunan APBN/APBD
TK. I • DDUB
11
Skema SPAM Sistem Jaringan Perpipaan
SEKIAN & TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai