Anda di halaman 1dari 21

PEMINDAH TANAH

MEKANIS

ALAT GALI MUAT


ANGKUT
BUCKET WHEEL
EXCAVATOR
BUCKET WHEEL EXCAVATOR

 Adalah suatu alat penggali yang terdiri dari roda


yang besar dan pada roda tersebut dipasang
beberapa bucket yang berfungsi untuk menggali
material sewaktu roda tersebut berputar menunjam
pada material yang akan digali.
 Material yang sudah berada pada bucket kemudian
ditumpahkan kedalam belt convenyor yang akan
meneruskan memindahkan material-material tadi
untuk di dumping menjadi pile/ dimuatkan ke alat
angkut truck
Keseimbangan dan keragaman

 Ukuran bucket
 Kapasitas bucket
 Banyaknya putaran (rpm) wheel
 Lebar belt convenyor
 Kecepatan belt convenyor

Apabila tidak ada kesimbangan dan keseragaman dari


alat2 tsb, misal kapasitas bucket besar, putaran wheel
tinggi, sedangkan lebar dan kecepatan belt kecil maka
banyaknya material yang ditumpahkan pada belt tidak
memadai/tak seimbang dengan daya atau kemampuan
tampung belt
Kecepatan BWE

 BWE mempunyai kecepatan belt 900-1000 rpm


 BWE dapat beroprasi dengan output 13.000 cu
yd/hour

BWE diletakan diatas crawler track


BWE sangat cocok untuk menggali material

 Soft material (gravel/free running materila)


 Material2 tidak lengket
Keuntungan BWE

 Untuk penggalian OB dengan soft material bila


dikehendaki bench yang lebar dan dalam, maka lebih
baik digunakan BWE, karena dapat diperoleh bench
yang dalam/tinggi dan kemungkinan terpelanting
lebih kecil dibandingkan pemakaian dengan power
shovel
 Kombinasi pemakaian BWE dan shovel akan lebih
menguntungkan apabila dibandingkan kombinasi
antara shovel dangan dragline
 Pengunaan BWE memungkinkan shovel bisa bekerja
lebih efisen pada lower OB depth
 Menambah efisiensi pemboran lubang tembak, hal
ini karena pemboran bisa dimulai pada lapisan yang
keras setelah lapisan permukaan yang lunak digali
BWE.
Spesifikasi
Penggunaan BWE
SCRAPER
SCRAPER

 Dapat bekerja sebagai alat gusur, sebagai alat muat,


sebagai alat angkut dan sebagai alat menumpahkan
muatan hasil gusuran/galian dengan scraper tetap
dalam keadaan berjalan.
 Dalam memilih apakah akan digunakan
scraper/kombinasi alat lain ( bulldozer dan truck)
 Scraper bekerja pada material tergolong soft digging
sampai medium hard digging dan topografi yang
relatif datar tidak terundulasi
Ukuran scraper dinyatakan dengan volume bowl

 Volume peres (struck capacity)


capacity of scraper, struck 28 cuyd
 Volume munjung (Heaped capacity)
heaped 3 : 1 slope = 32 cuyd
heaped 1 : 1 slope = 38 cuyd
Spefisikasi
Bagian penting scraper

 Bowl : bagian yang akan diisi muatan yang masuk


melalui cutting edge pada bagian muka bottom
 Tall gate : bagian yang berada dibagian belakan bowl
yang berfungsi untuk mendesak keluar muatan
 Appron : dinding lengkung/bagian melengkung (a
curved wall) yang berada dibagian muka dari bowl yang
berfungsi untuk membuka atau menutup slot pada
bagian bawah bowl
 Cutting edge : berfungsi melakukan scrap (garukan).
Desain cutting edge bergantung pada macam material
akan digali/digaruk. Apabila material adalah soft
shale/coal, maka desain edge pisau bergerigi.
Macam scraper
Crawler tractor pulled scraper

Keuntungan Kerugian

 Traction tinggi  Tidak dapat berkjalan


 Drawpull yang besar kecepatan tinggi
 Dapat bekerja pada  Lambang kerjanya
medan kerja yang jelek
 Baik untuk jarak
pendek
 Dalam pekerjaan
scraping tidak
memerlukan bulldozer
Wheel tractor pulled scraper

 Terdiri dari :
 Single engine
 Twin engine
 Two bowl tandem
 Multi bowl multiengine all wheel electric drive
 Elavating scraper
Scraper tanpa motor penggerak

 Ex : traller model
Cara kerja

 Sewaktu scraper bergerak, bowl diturunkan sampai


cutting edge menancap pada material yang digali
dan appron dinaikkan sehingga material hasil
gusuran cutting edge dapat masuk kedalam bowl.
 Ejector ditarik sampai kesisi belakang bowl, untuk
memberi ruang keleluasan material hasil gusuran
masuk kedalam bowl
 Setelah bowl penuh, bowl diangkat bersamaan
dengan menutup slot/lubang pada cutting edge
dengan cara menurunkan appron
 Scraper penuh muatan hasil gusuran menuju ke
suatu tempat yang memerlukan
penebaran/penumpahan hasil gusuran
 Pada tempat yang diinginkan, material hasil gusuran
dikeluarkan atau ditebarkan/ditumpahkan dengan
cara bowl tetap diangkat, scraper tetap berjalan,
appron dinaikan sehingga slot dibagian bawah/dasar
bowl terbuka dan ejector digerakkan dari sisi
belakang bowl menuju kedepan, sampai isi dalam
bowl keluar habis.