Anda di halaman 1dari 10

Askep Waham

Definisi
• Waham adalah suatu keyakinan yang salah
yang dipertahankan secara kuat/terus
menerus, tetapi tidak sesuai kenyataan
• Jenis :
– Waham kebesaran
– Waham curiga
– Waham agama
– Waham somatik
– Waham nihilistik
FORMAT PENGKAJIAN FOKUS PASIEN WAHAM

Nama Pasien :
Ruangan :
Nama Mahasiswa :

Berikan tanda (V) pada kolom yang sesuai dengan data pada pasien

Apakah pasien :
[ ] Memiliki pikiran/isi pikir yang berulang diungkapkan dan menetap
[ ] Takut terhadap objek atau situasi tertentu
[ ] Cemas secara berlebihan tentang tubuh atau kesehatannya
[ ] Pernah merasakan bahwa benda-benda di sekitarnya aneh dan tidak nyata
[ ] Merasakan bahwa ia berada di luar tubuhnya
[ ] Pernah merasa diawasi atau dibicarakan oleh orang lain
[ ] Merasa bahwa pikiran atau tindakannya dikontrol oleh orang lain atau kekuatan dari luar
[ ] Menyatakan bahwa ia memiliki kekuatan fisik atau kekuatan lainnya
[ ] Yakin bahwa orang lain bisa membaca pikirannya
[ ] Dll jelaskan ......................................................

Proses pikir
[ ] Sirkumstansial [ ] Tangensial [ ] Flight of Ideas
[ ] Bloking [ ] Kehilangan Asosiasi [ ] Pengulangan bicara

Isi pikir
[ ] Obsesi [ ] Fobia [ ] Depersonalisasi
[ ] Ide terkait [ ] Hipokondria [ ] Pikiran magis

Proses pikir
[ ] Agama [ ] Somatik [ ] Kebesaran [ ] Curiga
[ ] Nihilistik [ ] Sisip Pikir [ ] Siar pikir [ ] Kontrol pikir

Masalah keperawatan : .........................................................................................................................


Tujuan Keperawatan
• Pasien dapat berorientasi pada realitas secara
bertahap
• Pasien dapat memenuhi kebutuhan dasar
• Pasien mampu berinteraksi dengan orang lain
dan lingkungan
• Pasien menggunakan obat dengan prinsip 5
benar
Tindakan Keperawatan
• Membina hubungan saling percaya
• Membantu orientasi realias
• Mendiskusikan kebutuhan psikologis/emosional yang tidak
terpenuhi sehingga menimbulkan kecemasan, rasa takut
dan marah
• Meningkatkan aktifitas yang dapat memenuhi kebutuhan
fisik dan emosional pasien
• Mendiskusikan tentang kemampuan positif yang dimiliki
• Membantu melakukan kemampuan yang dimiliki
• Mendiskusikan tentang obat yang diminum
• Melatih minum obat yang benar
Tujuan Keperawatan Keluarga
• Keluarga mampu mengidentifikasi waham
pasien
• Keluarga mampu memfasilitasi pasien untuk
memenuhi kebutuhan yang dipenuhi oleh
wahamnya
• Keluarga mampu mempertahankan program
pengobatan pasien secara optimal
Tindakan Keperawatan Keluarga
• Diskusikan masalah yang dihadapi keluarga saat merawat pasien di
rumah
• Diskusikan dengan keluarga tentang waham yang dialami pasien
• Diskusikan dengan keluarga tentang :
– Cara merawat pasien waham di rumah
– Tindakan tindak lanjut dan pengobatan yang teratur
– Lingkungan yang tepat untuk pasien
– Obat pasien (nama obat, dosis, frekuensi,efek samping dan akibat
penghentian obat)
– Kondisi paien yang memerluan konsultasi segera
• Berikan latihan kepada keluarga tentang cara merawat pasien
waham
• Menyusun renana pulang pasien bersama keluarga
SPTK Pasien
SP 1 Pasien
1 Membantu orentasi realita
2 Mendiskusikan kebutuhan yang tidak terpenuhi
3 Membantu pasien memenuhi kebutuhannya
4 Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian
SP 2 Pasien
1 Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
2 Berdiskusi tentang kemampuan yang dimiliki
3 Melatih kemampuan yang dimiliki
SP 3 Pasien
1 Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
2 Memberikan pendidikan kesehatan tentang penggunaan obat secara
teratur
3 Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian
SPTK Keluarga
SP 1 Keluarga
1 Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat
pasien
2 Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala, jenis serta proses
terjadinya waham yang dialami pasien
3 Menjelaskan cara-cara merawat pasien waham
SP 2 Keluarga
1 Melatih keluarga mempraktikkan cara merawat pasien waham
2 Melatih keluarga melakukan cara merawat langsung pada pasien
waham
SP 3 Keluarga
1 Membantu keluarga membuat jadwal aktifitas di rumah termasuk
minum obat (perencanaan pulang)
2 Menjelaskan tindakan tindak lanjut pasien setelah pulang
TAK
• TAK Orientasi Realitas
– Sesi 1 Pengenalan Orang
– Sesi 2 Pengenalan Tempat
– Sesi 3 Pengenalan Waktu
• TAK Sosialiasi
– Sesi 1 Kemampuan memperkenalkan diri
– Sesi 2 Kemampuan berkenalan
– Sesi 3 Kemampuan berbicara
– Sesi 4 Kemampuan berbicara topik tertentu
– Sesi 5 Kemampuan berbicara masalah pribadi
– Sesi 6 Kemampuan bekerjasama
– Sesi 7 Evaluasi kemampuan sosialisasi