Anda di halaman 1dari 1

Kerangka Konseptual Pengaruh Terapi Factor yang mempengaruhi tidur :

Relaksasi Religius Doa terhadap 1. Usia 5. Linkungan


gangguan tidur pasien PGK Pasien PGK yang menjalani 2. Status 6. Obat-obatan
terapi hemodialisis Kesehatan 7. Makanan dan
3. Motivasi minuman
4. Emosi
Dampak Fisik :
Dampak non fisik : berbagai macam
- Akibat dari penyakit PGK yaitu Uremia, Anemia,
masalah psikologis seperti kecemasan,
MBD, hiperkalemia, dan sebagainya
ketakutan, depresi dan sebagainya
- Adequasi dialysis tidak tercapai

Gangguan tidur/insomnia

Memperbaiki Terapi Terapi nonfarmakologi


adequasi dialisis farmakologi:
- Benzodiazepin - Cognitive Behavior Teraphy - Kontrol stimulus
- Antidepresan (CBT) - Relaksasi dan biofeedback
Adequasi dialysis
- Melatonin - Hiygene tidur
tercapai gejala uremia - Sleep restriction
, anemia membaik,MBD
membaik dst - Relaksasi Religius Do’a

Kondisi relaks Terangsangnya aktivitas Doa yang diucapkan dalam


saraf otonom parasimpatis nuclei rafe hati/dengan suarakoping adaptif

Hipotalamus menghasilkan Corticotropin Persepsi positif terhadap


Realising Factor(+CRF) stressor, emosi positif, tenang

Batang otak
Serotonin Sekresi enkefalin Sekresi ᵦ endorphin
HypothalamushipokampusGABA
(Gama Amino Batiric Acid)
Penurunana aktivitas RAS (Reticular
Activating System) dan norepineprine Serotonin terhambat
Kortisol munurun
Mempercepat regulasi gelombang tidur Keterangan:
Rileks efek mengantuk : diteliti
Kualitas tidur meningkat Tidak
: diteliti