Anda di halaman 1dari 43

IR.

DARBAN HARYANTO ,MP


KULIAH 1. PERKEMBANGAN DAN
POLA PIKIR MANUSIA
 Mitos sebagai landasan pola berfikir.
 Manusia adalah makhluk yg selalu
ingin tau terhadap seluruh kehidupan
yg dilakoninya.
 Dulu mitos yg berkembang mrpkan
metode unt memahami sgl sesuatu yg
ada yg terjadi dialam jagat raya ini.
 Berbagai pertanyaan atas ketidak tahu
an dan rasa penasaran dijawab dengan
mitos.
 Contoh : bumi gelap krn digenggam raksasa yg sdg
marah,dan manusia hrs meredakan kemarahan
raksasa dg berbagai cara memberi sesaji dan
persembahan bahkan nyawa manusia sbg tumbal
demi ketentraman hidup manusia.
 Manusia mencoba untuk taat dan tunduk pd penguasa
alam yg diyakini sebagai dewa.
 Legenda dan cerita rakyat memberi inspirasi berfikir
kearah yg lbh cerdas dr kehidupan manusia.
 Contoh legenda gunung tangkuban perahu di jabar.
Masyarakat tdk mengetahui dg pasti mengapa diberi
nama tangkuban perahu. Menurut legenda dikisahkan
seorang anak yg mencintai ibu kandungnya. Pesan dr
cerita tsb
 Ibu berkewajiban mendidik dan membina anaknya.
 Seorang anak hrs mengenal dekat ibu dan memahami
hub darah.....
 Semua pekerjaan hrs dilaks dg serius dan tdk menunda
 Kepada Tuhan manusia memuja dan kpd ibu, seorang
anak harus berbakti.
 Legenda ini sarat pesan religius.
 Bagi masyarakat legenda atau mitos mrpkan kaidah
kehidupan.
 Misalnya untuk menggambarkan org yg malas
bekerja,berpikir polos,sangat sederhana dan humoris
masy. Sunda mengenal tokoh si Kabayan.
 Pesan yg diperoleh dr cerita ini adalah nilai-nilai
kejujuran pada dunia.
 Sejarah mitos : bagian dr hakekat kehidupan sejak
manusia dilahirkan di dunia. Hal yg penting dr mitos :
 Diperlukan unt menunjang sistem nilai hidup manusia.
 Dpt memberi kejelasan ttg eksistensi manusia dlm hub
dg alam sekitar.
 Dpt memberi kejelasan hub antara manusia dg manusia
dan manusia dg Tuhannya.
 Sbg pencerah masy yg hidup dimasa lalu dlm
menemukan jwban atas masalah alam.
 PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN
 Ilmu pengetahuan berawal dr zaman purba/zaman
batu. Manusia berhasil membuat benda –benda.
 15.000 th yang lalu mereka menemukan pertanian,
hidup dr mengumpulkan biji-bijian dan buah –
buahan.
 Mampu mengatur waktu kerja dan istirahat sesuai wkt
malam dan siang.
 Manusia mulai mempunyai kemampuan menulis,
membaca dan berhitung. Bisa menetapkan tahun
bulan ,hari, waktu dll

 Telah dibangun Piramid di mesir ---- unt


menghormati dewa agar tdk terjadi bahaya banjir di
sungai Nil. --- pemb. Piramid menunjukan peradapan
yg telah maju.
 ZAMAN YUNANI KUNO

 Perkembangan IPA sangat pesat disebabkan


kemampuan berpikir secara rasional dari bangsa
Yunani.

 Manusia tidak hanya menerima pengetahuan


sebagaimana adanya tetapi scr spekulatif mencoba
mencari jawaban ttg asal usul dan sebab akibat dari
segala sesuatu.
Thales (624-546 sM)
(Pakar/Ahli Astronomi, matematik dan Teknik)

 Bintang bercahaya sendiri


 Bulan pantulkan cahaya matahari.
 Bumi merupakan piring datar yg
terapung di atas air
 Orang pertama pertanyakan asal-usul
benda di alam raya
 merupakan gejala alam
 membentuk benda – benda beragam melalui suatu
“proses”
 bahan dasarnya amat sederhana dan sama  “air”
Aneximenes (560 – 520 Sm)
 Unsur – unsur dasar pembentukan benda di
alam adalah air
 Air hanyalah salah satu bentuk saja
 Air meregang menjadi api (gas)
 Air memadat menjadi tanah (padat).
 Teori pertama tentang “transmutasi unsur-
unsur”
 Herakleitos (560-470 sM) memberikan koreksi, justru
apilah yg menjadi penyebab adanya transmutasi  tanpa api
benda – benda akan tetap seperti apa adanya.
Pythagoras(500 th sM).
 Unsur dasar ada 4dpt berubah ke dalam 3
bentuk unsur lainnya
 tanah
 api
 udara
 Air

 Dalil Pythagoras pada segitiga siku – siku


 Kuadrat sisi miring dari suatu segitiga siku-siku = jumlah
kuadrat panjang kedua sisi siku-sikunya
 Bumi bulat dan berputar pada porosnya alam
berputar megelilingi bumi
 Demokritos (460 – 370 th sM)

 Bagian yang sangat kecil dan tak bisa dipecah lagi


disebut sebagi “atomos” atau “atom”
 Konsep atom saat itu berbeda dengan konsep atom
sekarang
Empedokles (480-439 th SM)

 Tanaga penyekat atau tarik menarik, tenaga


pemisah atau tolak menolak
 Dpt mempersatukan dan memisahkan unsur – unsur
Plato (427 – 347 th SM)
 sastrawan menghindari pola pikir yang terlalu
materialistik
 keanekaragaman yg nampak sebetulnya suatu
duplikat saja dari suatu yg kekal dan immaterial
Aristoteles (328 – 322 th SM)
 Bukukan intisari ajaran orang-orang sebelumnya
 Buang hal – hal yang tak masuk di akal, tambahkan
pendapatya
 Bukunya merupakan ensiklopedi pengetahuan masa
itu.
 Zat tunggal disebut “hule”
 Bila ”hule” lembab dan panas  bentuk udara;
panas dan kering  bentuk api ; kering dan dingin
 tanah.
 Bila tidak ada apa-apanya  ada sesuatu yang
immaterial yaitu ether
 Ajaran: pola berfikir berdasar logika
 Bumi bulat jadi pusat alam semesta yang
mengelilinginya
Ptolomeus (127 – 151 M)

 Bumi adalah pusat jagad raya bebentuk bulat, diam


seimbang tanpa tiang penyangga.
 Bintang – bintang menmpel tetap pada langit dan
berputar mengelilingi bumi sekali dalam 24 jam,
 Planet beredar melalui orbitnya sendiri terletak
diantara bumi dan bintang”
 ”GEOSENTRIS”
 ZAMAN MODERN

 Pengetahuan yg terkumpul sejak jaman Yunani smp


abad pertengahan sdh banyak tetapi belum tersusun
secara sistematis dan blm dianalisis menurut jalan
pikiran tertentu.

 Kesimpulan masih diwarnai cara berpikir filsafat,


agama dan mistik.
Nikolaus Copernicus (1473 –
1543 M)
 Matahari pusat sistem Solar. bumi adalah salah satu
planet diantara planet – planet yang lain yang
beredar mengelilingi matahari.
 Bulan beredar mengelilingi bumi, bersama bumi
mengelilingi matahari.
 Bumi berputar pada porosnya dari Barat ke Timur
yang mengakibatkan adanya siang dan malam dan
pandangan gerakan bintang – bintang.
Galilea (1564 – 1642 M)
 Membenarkan teori Copernicus ttg Heliosentris
 Menemukan empat buah bulan yg mengelilingi
Yupiter  adanya gunung – gunung di Bulan dan
adanya satu bintik hitam pada matahari  sangat
penting untuk menghitung kecepatan rotasi
matahari.
 Kelompok tebaran bintang yang ia sebut sebagai
“Milky Way” atau “Bima Sakti” terdiri dari
taburan milyaran bintang  yg sangat menakjukan
yaitu ditemukannya “Cincin Saturnus”
PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA
 Manusia sbg makluk hidup mempunyai ciri :
1. Memiliki organ yg sgt komplek dan
khusus terutama otaknya.
2. Mengadakan pertukaran Zat.
3. Memberikan tanggapan terhadap
rangsangan.
4. Berkembang biak, tumbuh dan bergerak
5. Berinteraksi dg lingkungan dan mati.
 SIFAT MANUSIA :
 1. Bersifat unik------
manusia mempunyai
akal budi, kemauan
keras, pengaruh positif
dan negatif dapat
diterima.
 2. Rasa ingin tahu.----
dapat melindungi dr
pengaruh lingkungan yg
merugikan, rasa ingin
tahu tidak pernah
terpuaskan, selalu
timbul keinginan yg
lebih dlm menambah
pengetahuan. Rasa ingin
tahu setiap orang tdk
sama tetapi selalu
berkembang.
 3. Rasa ingin tahu menyebabkan alam pikiran manusia
berkembang :
* Perkembangan alam pikiran manusia
sejak lahir sampai akhir hayatnya.

Alam pikiran bayi yg baru lahir mengalami


perkembangan yg hampir serupa.
Ketika anak kecil mengamati lingkungan –muncul
bermacam pertanyaan dlm pikirannya. Rasa ingin tahu
anak akan melemah ketika orang disekelilingnya tidak
peduli pada keaktifan anak…. Perkembangan bs
terhambat.
 Tidak ada jalan yg mudah unt belajar. Org belajar dg
usaha menjadi org terpelajar mendapat pengalaman
dengan melakukan pengalaman.

 Kebiasaan bekerja tanpa menggunakan pancaindera


tdk hanya akan menjurus pdhal yg tidak menarik, tp jg
pd hidup yg kurang cerdas. Kerena itu penginderaan
sangat diperlukan.
Keterbatasan indra manusia
Penglihatan
 Terlalu cepat bergerak, terlalu kecil

Pendengaran
 Getaran di bawah 30, atau di atas 30
ribu perdetik tak terdengar

Pencium & pengecap


 4 rasa (manis, asin, masam, pahit)
 Bau bisa dikenal bila konsentrasi di
udara lebih dari sepersepuluh juta
bagian

Perasa pada kulit


 bedakan panas, dingin, kasar, halus
namun sangat relatif
 KULIAH KE 2

 ILMU PENGETAHUAN ALAM

 PENGERTIAN IPA adalah suatu pengetahuan / teori yg disusun dg


cara melakukan observasi eksperimen sampai dengan penyimpulan.

 “Obyektif” Pengethuan itu sesuai dng obyeknya

 “Metodik”  Pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan cara


– cara tertentu yg teratur dan terkontrol.

 “Sistimatik”  Pengetahuan tsb tersusun dalam satu sistem


tidak berdiri sendiri, satu dng yg lain saling berkaitan, saling
menjelaskan  merupakan satu kesatuan yg utuh.

 “Berlaku Umum”  semua orang dengan cara eksperimental yg


sama akan menghasilkan hasil yg sama pula dan konsisten
 Pembagian Ilmu Pengetahuan (Sains) :
 1. Ilmu Pengetahuan Sosial : membahas hubungan antar
manusia sebagai makluk sosial, yg dibagi atas :
 - Psikologi mempelajari proses mental dna tingkah laku
 - Pendidikan,suatu perlakuan /proses latihan yg terarah dan
sistematismenuju suatu tujuan.
 - Antropologi : asal usul dan perkembangan jasmani,sosial
,budaya serta tingkah laku manusia
 - Sejarah pencatatan suatu peristiwa yg telah terjadi pd suatu
bangsa, negara atau individu.
 - Ekonomi : berhub dg produksi,tukar menukar barang,
pengelolaan dlm ruang lingkup rumah tangga, perusahaan
dan negara.
 - Sosiologi ttg tingkah laku sosial dan perkembangan
masyarakat.
 2. Ilmu Pengetahuan Alam, membahas alam
semesta dg segala isinya :
 - Fisika : ttg benda hidup dan mati dr aspek wujud
dan perubahan sifat yg bersifat sementara mekanika,
panas, bunyi,cahaya ,gelombang, listrik .
 - Kimia : benda hidup dan tidak hidup dr aspek
susunan materi dan perubahan yg bersifat tetap. Kimia
organik dan anorganik.
 - Biologi : ttg makhluk hidup dan gejala nya.
 -botani : tumbuhan
 -zoologi : hewan
 -morfologi : struktur luar makluk hidup
 - anatomi : struktur dlm makhluk hidup dll.
 3. Ilmu pengetahuan bumi dan antariksa : ttg bumi
sebagai salah satu anggota tata surya dan ruang
angkasa dg benda angkasa lainnya.
 Geologi : membahas struktur bumi didlmnya termasuk
petrologi ( batu-batuan),vuklanologi ( gunung dan
gempa) mineralogi ( mineral dan bahan galian).
 Astronomi : ttg benda benda ruang angkasa dalam
alam semesta ini ,meliputi bintang, matahari, planet
,satelit dll.
 Geografi : ttg muka bumi dan produk ekonomi sehub
dg makluk hidup terutama manusia. Ilmu pengetahuan
menggabungkan informasi yg diperoleh dr semua
cabang ilmu.geografi biologi :kondisi hidup
tumbuhan,hewan,manusia. Geografi ekonomi : kondisi
suatu perusahaan dan ekonomi.
 CELOTEH ANAK YANG MEMUAT
UNSUR-UNSUR DASAR METODE ILMIAH:

 Agri : mengapa kucingmu mencoba memakan kertas itu?


 Nimo: Dia bukan sedang mencoba untuk memakan
kertas.

 Agri : Iya, lho. Dia menjilati dan mengunyahnya.


 Nimo: Pasti ada sesuatu yg enak pada kertas itu.

 Agri : Sy tidak melihat ada apa-apa pd kertas itu, semata-mata hanya


selembar kertas.
 Nimo: Pasti ada sesuatu yg dapat dimakan.

 Agri: Sy tidak melihat apa pun pd kertas itu, mungkin kucingmu hanya
menyukai kertas saja.
 Nimo: Dia tidak menyukai kertas, Si Mungil tidak pernah makan kertas,
kecuali jika sesuatu di atasnya.
 Agri : Saya tidak mempercayai hal itu. Perlihatkan kepadaku ada
apa pd kertas itu?

Setelah sedikit mengalami kesulitan, pemilik Mungil mengambil


kertas dr kucing. Kedua anak itu mencermati kertas itu dan
menciumnya.

Maka :

 Agri : Lihat, apa kataku. Tidak ada sesuatupun yg dpt dimakan pd


kertas itu.
 Nimo: Pasti ada sesuatu di atasnya, ttp kita tidak dpt
melihatnya. Si Mungil tidak mungkin makan kertas.

 Agri : Bgmn kamu mengetahu hal itu? Dia pasti menyukai kertas.
 Nimo: O, tidak! Kamu dpt memberinya kertas, cobalah!
Dia tidak akan memakannya. Dia bahkan tdk akan
menjilatnya, kecuali jk ada sesuatu pd-nya.
Lihatlah, itu ada kertas Koran di atas bangku.
Berikanlah padanya !
 Agri takut melakukannya, sehingga pemilik Mungil (Nimo)
mendekatkan Koran di bawah hidung kucing. Si-Mungil
menciumnya sekali dan tidak memperlihatkan perhatian lebih lanjut
pd kertas Koran itu. Namun, dia terus mencoba mendapatkan
kertas yg telah diambil darinya.
 Nimo: lihatlah, apa kataku. Dia menginginkan kertas yg
pertama karena ada sesuatu di kertas itu.
 Agri: terdiam sambil berpikir, kemudian mengulangi
pernyataannya. Pasti ada sesuatu pada kertas itu.

 Dari celoteh kedua anak tsb, meskipun tdk mengetahui


mereka telah menggunakan unsur-unsur dasar metode
ilmiah:

 ADA OBSERVASI
 RUMUSAN MASALAH
 PEMECAHAN MASALAH
 KESIMPULAN AWAL
 LANGKAH – LANGKAH OPERASIONAL METODE
ILMIAH
 “Perumusan masalah”
 Masalah adalah suatu pertanyaan apa, mengapa dan bagaimana
ttg obyek yg diteliti.
 “Penyusunan Hipotesis”
 Dugaan yg tentu saja didukung oleh pengetahuannyg
ada,hipotesis juga dpt dipandang sbg jawaban sementara dari
permasalahan yg harus diuji kebenarannya dalam suatu
observasi atau eksperimental.
 “ Pengujian Hipotesis”
 Pengumpulan fakta – fakta yg relevan dan mendukung  dpt
diperoleh melalui pengujian, pengamatan langsung atau
eksperimental
 “Penarikan Kesimpulan”
 Hipotesis ditolak bila fakta – fakta tidak mendukung hipotesis.
Diterima apabila fakta – fakta yg terkumpul mendukung
pernyataan hipotesis
 PERKEMBANGAN IPA
 IPA yg mempelajari alam dg segala isinya mempunyai
bentuk yg mantap sebagai ilmu baru terjadi abad XVI.
-------- sblmnya msh mrpkan kumpulan pengetahuan
alam yg cara perolehannya blm bs diandalkan.

 Awal IPA , saat manusia memperhatikan gejala –gejala


alam – tercatat dan kemudian dipelajarinya,
melakukan eksperimen untuk membuktikannya dan
mencari kebenaran
PENGETAHUAN diperoleh dg berbagai cara a.l.:

1. Prasangka: Pd jaman Babylonia tentang turunnya hujan dr surga


ke bumi melalui jendela-jendela langit

2. Intuisi : Diangkat dr perbendaharaan pengeth terdahulu melalui


suatu proses yg tidak disadari.
Mis.: Seorang astrologi meramal nasib seseorang

3. Trial and Error

Ini semua merupakan Pengetahuan yg diperoleh scr TIDAK ILMIAH

Syarat ILMIAH: - OBJEKTIF - LOGIS (MASUK AKAL)


- METODIK - KUMULATIF, BERKEMBANG
- SISTEMATIK DAN TENTATTIF
- BERLAKU UMUM
OBJEKTIF : pengeth sesuai dg objeknya (atas dasar kebenaran
objektif atas dasar empiris)

METODIK: pengeth diperoleh dg menggnk cara-cara tertentu


yg teratur dan terkontrol.

SISTEMATIK: pengeth ilmiah tersusun dlm suatu sistem, tdk


beridiri sendiri, saling berkaitan, saling menjelaskan, shg
semuanya mrpk satu kesatuan yg utuh

BERLAKU UMUM: dpt berlaku pd semua orang dg


eksperimentasi yg sama akan diperoleh hasil yg sama atau
konsisten.
Contoh : melalui teropong Galileo menemukan adanya gunung-
gunung di bulan.
Oki tdk semua pengeth disebut sbg ILMU, krn ilmu mrpk
pengeth yg cara mendapatkannya harus memenuhi syarat
tertentu.

Di samping sbgmn disebutkan di atas, juga harus:


- Logis atau masuk akal, sesuai dg kaidah ilmu pengeth yg
telah diakui kebenarannya.
- Kumulatif, berkembang dan tentatif, khasanah Ilmu
Pengeth selalu bertambah dg hadirnya Ilmu Pengeth Baru.
 POLA PIKIR METODE ILMIAH

 PENALARAN DEDUKTIF ( RASIONALISME )


 Dengan bertambah majunya alam pikiran manusia
lama kelamaan orang tidak menyukai lagi mitos.
 Manusia berkembang dalam tahap filsafat– rasio
sudah terbentuk, tapi blm ditemukan metode berpikir
obyektif.
 Perkembangan pikiran manusia mrpkan suatu proses
dari ketidak puasan menuju arah positif, rasio mulai
dioperasikan secara obyektif.
 Contoh : dlm menghadapi gunung meletus yang
banyak korban--- tdk lagi mengadakan selamatan, ttp
mengamati peristiwa itu, mempelajari mengapa bs
meletus dan mencari penyelesaian nya.
 Manusia semakin kritis dan sistimatis dalam berpikir.

Penalaran deduktif : cara berfikir dari umum ke khusus.


Contoh :
Semua binatang akan mati (umum)
Kesimpulan:
Kerbau adalah binatang (khusus)
Kerbau akan mati (khusus).
 PENALARAN INDUKTIF ( EMPIRISME)

 Pengetahuan yang benar adalah


pengetahuan yg diperoleh langsung dari
pengalaman.
 Penalaran harus dimulai dari yang
sederhana menuju ke yg lebih komplek.
 Contoh :
 kucing bernafas, kambing bernafas, kuda
bernafas (khusus )
 kesimpulan bahwa semua hewan bernafas
(umum).
 KETERBATASAN METODE ILMIAH

 Data yg digunakan untuk mengambil kesimpulan


ilmiah berasal dari pengamatan. Panca indera
mempunyai keterbatasan kemampuan untuk
menangkap suatu fakta
 Kesimpulan ilmiah atau kebenaran ilmu
pengetahuan bersifat “Tentatif” sebelum
ada kebenaran ilmu yg dapat menolak kesimpulan
yg terdahulu, maka kesimpulan tsb dianggap benar.
 Metode ilmiah tidak sanggup untuk menguji adanya
Tuhan, tidak bisa menjangkau ttg kesimpulan ttg
baik – buruk sistem nilai maupun ttg seni dan
keindahan
 KEUNGGULAN METODE ILMIAH
 Mencintai kebenaran yg obyektif, bersikap adil
 Menyadari bahwasanya kebenaran ilmu
pengetahuan itu tidak absolut
 Tidak percaya pada tahyul, astrologi, untung-
untungan
 Ingin tahu lebih banyak, membimbing kita dalam
menentukan pola hidup kita.
 Tidak berfikir secara prasangka berfikir secara
terbuka dan obyektifmenerima pendapat orang
lain dan bersikap toleran.
 Tidak percaya begitu saja pada suatu kesimpulan
tanpa adanya bukti – bkti yg nyata.
 Selalu bersikap optimis, teliti dan
berani membuat suatu pertanyaan
yg menurut keyakinan kita
adalah benar
Pustaka Utama
Hendro Darmodjo & Yeni Kaligis. 1994. Ilmu Alamiah Dasar. Universitas
Terbuka.Jakarta.
 Widayanti, H. dan I.N., Krishnayanti. 2003. Bioteknologi. Insist Press.
Yogyakarta.

Pustaka Pelengkap
 Kimball, J.W. 1994, Biologi I. Penerbit Erlangga. Jakarta.
 Lehninger, A. 1991. Dasar-dasar Biokimia Jilid I. Penerbit Erlangga.
Jakarta.
 Notohadiprawiro, T.2000. Tanah dan Lingkungan Pusat Studi Sumber
Daya Lahan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta
 Campbell, N.A, J.B. Reece dan L.G. Mitchell. 2003. Biologi Jilid 2. Edisi ke-
5. Penerbit Erlangga. Jakarta.
 Salisburry, F.B. dan C.W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan. Penerbit ITB.
Bandung.
 Triharso.2000. Metode Penelitian. Penerbit Gama Press. Yogyakarta.