Anda di halaman 1dari 32

UKURAN GEJALA PUSAT

DAN UKURAN LETAK

Oleh :
Atep Suhendar, ST, MM.MSi.
Hp. 0812 1368 1453, email : atepsuhendar2013@gmail.com

Irda Sari S.ST., MM.


Hp. 087823681950, email : Irdasari13@gmail.com
SILABUS
• Definisi
• Mean (Rata-rata hitung)
• Modus
• Median
• Perluasan Median
- Kuartil
- Desil
- Persentil
2
UKURAN PEMUSATAN DATA
• UKURAN GEJALA PUSAT
- Rata-rata hitung
- Rata-rata ukur
- Rata-rata harmonik
- Modus
• UKURAN LETAK
- Median
- Kuartil
- Desil
- Persentil
MEAN (RATA-RATA HITUNG)
• Dihitung dengan membagi jumlah nilai
oleh banyak data n

x1  x 2  ...  xn atau x i

x x i 1

n n
• Atau secara sederhana
x
 x i

n
• Dimana ∑xi = jumlah semua harga x
n = banyak data
Contoh :
• Data berat badan 5 mahasiswa PPG
sebagai berikut :
70 kg, 69 kg, 45 kg, 80 kg, 56 kg

70  69  45  80  56
x  64kg
5
• Jika ada 5 mahasiswa mempunyai berat badan 70 kg, 6
Contoh mahasiswa dengan berat badan 69 kg, 3 mahasiswa dengan
lain : berat badan 45 kg dan masing-masing 1 mahasiswa dengan
berat badan 80 kg dan 56 kg. Cari rata-rata hitung!
• Jawab:
Rumus:
xi fi fixi
70 5 350
x
 fx i i

f
69 6 414
45 3 135 i
80 1 80
56 1 56
Jumlah 16 1035
1035
x   64 .6 kg
xi = berat badan
16
fi = frequensi untuk nilai xi yang
bersesuaian
Untuk data yang telah disusun dalam
Daftar Distribusi Frekuensi

Berat Badan
45-49
fi
5
xi
47
fixi
235 x
 fxi i

50-54
55-59
6
3
52
57
312
171
f i

60-64 1 62 62
847 
x 
65-69 1 67 67
Jumlah 16 847 52 .9 kg
16
xi = nilai tengah (=BB+BA / 2)
fi = frequensi untuk nilai xi yang
bersesuaian
RATA-RATA UKUR
Digunakan apabila nilai data satu dengan
yang lain berkelipatan.
G  n X1.X 2 ....X n
Untuk data tidak berkelompok
  log X 
G  antilog  
 n 
Untuk data berkelompok
  f log X 
G  antilog  
 f 
Contoh :
Interval Nilai Tengah (X) Frekuensi log X f log X
Kelas

9-21 15 3 1,18 3,54


22-34 28 4 1,45 5,8
35-47 41 4 1,61 6,44
48-60 54 8 1,73 13,84
61-73 67 12 1,83 21,96
74-86 80 23 1,90 43,7
87-99 93 6 1,97 11,82
Σf = 60 Σf log X =
107,1

 107,1 
G  antilog    60,95
 60 
RATA-RATA HARMONIK
Biasanya digunakan apabila data dalam
bentuk pecahan atau desimal.
Untuk data tidak berkelompok
n
RH 
1
 
X
Untuk data berkelompok

f
RH 
f 
 
X
Contoh :
Interval Nilai Tengah (Xi) Frekuensi f/X
Kelas

9-21 15 3 0,2
22-34 28 4 0,143
35-47 41 4 0,098
48-60 54 8 0,148
61-73 67 12 0,179
74-86 80 23 0,288
87-99 93 6 0,065

Σf = 60 Σf / X = 1,121

60
RH   53,52
1,121
MODUS
• Untuk menyatakan fenomena yang paling
banyak terjadi atau paling banyak terdapat
• Modus adalah nilai yang mempunyai
frekuensi terbesar dari sekelompok data.
• Pada data kuantitatif modus ditentukan
oleh adanya nilai-nilai pengamatan
kembar.
xi fi
12 1
14 2
Mo = 34
28 2
34 4
Dalam sekelompok data mungkin
Terdapat :
1. Tanpa modus (nonmodal)
2. Satu modus (unimodal)
3. Dua modus (bimodal)
4. Lebih dari dua modus (multimodal)
Nilai Modus jika data telah disusun
dalam distribusi frequensi ditentukan
dengan rumus :

 b1 
Mo  b  p 
 b1  b 2 
• b : batas kelas bawah dimana modus terletak
• p : panjang kelas
• b1 : frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi
sebelumnya
• b2 : frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi
sesudahnya
MEDIAN
Harga yang ditengah apabila angka-angka itu
disusun menurut besarnya. Jika sekumpulan angka
itu genap banyaknya, maka median ini adalah rata-
rata dua bilangan yang ditengah. Untuk data
berjumlah genap maka median terletak pada data ke
(n + 1)/2

Contoh :
• Data berukuran ganjil : 4, 12, 5, 7, 8, 10, 10
Disusun berurut: 4, 5, 7, 8. 10, 10, 12
Me = 8
• Data berukuran genap : 12, 7, 8, 14, 16, 19, 10,
8
Disusun berurut: 7, 8, 8, 10, 12, 14, 16, 19
Me = ½ (10 + 12) = 11
Nilai Median jika data telah disusun
dalam distribusi frequensi ditentukan
dengan rumus :
 1 / 2n  F 
Me  b  p 
 f 
• b:batas kelas bawah dimana median terletak
• p:panjang kelas
• n:ukuran sampel atau banyak data
• F:jumlah semua frequensi sebelum kelas
kelas median
• f : frequensi kelas median
KUARTIL
Jika sekumpulan data dibagi menjadi 4
bagian yang sama banyak, sesudah
disusun menurut urutan nilainya, maka
bilangan pembaginya disebut kuartil.
Ada tiga buah kuartil: K1, K2, K3. Untuk
menentukan nilai kuartil :
• Susun data menurut urutan nilainya
• Tentukan letak kuartilnya
• Tentukan nilai kuartilnya
• Kuartil adalah nilai yang membagi
sekelompok data menjadi empat
bagian yang sama sesudah disusun
menurut urutan nilainya.

I II III IV

K1 K2 K3
Median
Letak kuartil ditentukan oleh rumus

i ( n  1)
Letak Ki = data ke-
4
Dengan i = 1, 2, 3
Contoh:
Data: 75, 82, 66, 57, 64, 56, 92, 94, 86, 52, 60, 70
Urutan: 52, 56, 57, 60, 64, 66, 70, 75, 82, 86, 92, 94

Letak K1 = data ke 1(12  1) = Data ke 3¼


4
Yaitu antara data ke-3 dan ke-4
seperempat jauh dari data ke-3
Nilai K1 = data ke 3 + ¼ (data ke-4 – data ke-3)
= 57 + ¼ (60 – 57) = 57¾

2(12  1)
Letak K2 = data ke = Data ke 6½
4
Nilai K2 = data ke 6 + ½ (data ke-7 – data ke-6)
= 66 + ½ (70 – 66) = 68

Letak K3 = data ke 3(12  1)


= Data ke 9¾
4
Nilai K3 = data ke 9 + ¾ (data ke-10 – data ke-9)
= 82 + ¾ (86 – 82) = 85
Nilai Kuartil dari distribusi
frequensi dengan i = 1, 2, 3
 i.n / 4  F 
Ki  b  p 
 f 
• b : batas kelas bawah Ki, ialah kelas dimana
Ki akan terletak
• p : panjang kelas Ki
• n : ukuran sampel atau banyak data
• F : jumlah semua frequensi sebelum kelas Ki
• f : frequensi kelas Ki
DESIL
• Jika kumpulan data itu dibagi menjadi 10
bagian yang sama, maka didapat sembilan
pembagi dan tiap pembagi dinamakan
desil (D1, D2, ….,D9). Desil ditentukan
dengan jalan:
a. Susun data menurut urutan nilainya
b. Tentukan letak desil
c. Tentukan nilai desil

Letak desil = Di = data ke


i ( n  1)
dengan i = 1, 2, ….., 9
10
Nilai desil dari distribusi frequensi
dengan i = 1, 2, ….., 9
 i.n / 10  F 
Di  b  p 
 f 
• b : batas kelas bawah Di, ialah kelas dimana
Di
akan terletak
• p : panjang kelas Di
• n : ukuran sampel atau banyak data
• F : jumlah semua frequensi sebelum kelas Di
• f : frequensi kelas Di
PERSENTIL
• Jika kumpulan data itu dibagi menjadi 100 bagian
yang sama, maka didapat 99 pembagi dan tiap
pembagi dinamakan persentil (P1, P2, ….,p99).
Persentil ditentukan dengan jalan:
a. Susun data menurut urutan nilainya
b. Tentukan letak persentil
c. Tentukan nilai persentil

i (n  1)
Letak persentil = Pi = data ke
dengan i = 1, 2, ….., 99
100
Nilai persentil dari distribusi frequensi
dengan i = 1, 2, ….., 99

 i.n / 100  F 
Pi  b  p 
 f 
• b : batas kelas bawah Pi, ialah kelas dimana Pi
akan terletak
• p : panjang kelas Pi
• n : ukuran sampel atau banyak data
• F : jumlah semua frequensi sebelum kelas Pi
• f : frequensi kelas Pi
Soal :
Jumlah permasalahan di Tahun Jumlah
Jawa Timur untuk periode 2051 10
2051 – 2063 adalah sebagai 2052 12
berikut :
2053 13
Pertanyaan :
2054 15
• Buatlah diagram yang
cocok untuk data tersebut ! 2055 17
• Hitunglah laju pertambahan 2056 20
permasalahan tiap tahun 2057 22
dalam persen ! 2058 25
• Dari tahun berapa ke tahun 2059 29
berapa laju pertambahan
2060 32
permasalahan yang paling
pesat ? 2061 36
2062 37
2063 39
VARIANS (VARIANCE)
• Merupakan ukuran keragaman yang melibatkan
seluruh data
• Didasarkan pada perbedaan antara nilai tiap
observasi (xi) dan rata-ratanya ( x untuk sampel,
 untuk populasi)
• Rumus Hitung
Sampel : n
Populasi :
Varian =  i ( x  x ) 2Varian =

s2  i 1 N
atau
n
n 1
 ( xi  ) 2

 fi( xi  x ) 2 2
  i 1
N
s 
2 i 1
n 1
SIMPANGAN BAKU
(Standard Deviation)
• Merupakan akar positif dari varians
• Diukur pada satuan data yang sama, sehingga
mudah untuk diperbandingkan
• Rumus Hitung

2
Sampel : Simpangan baku = s s
2
Populasi : Simpangan baku =  
Koefisien Variasi
(Coefficient of Variation)
• Mengindikasikan seberapa besar nilai simpangan
baku relatif terhadap rata-ratanya
• Rumus Hitung
s
Sampel : Koefisien Variasi = cv   100
x

Populasi : Koefisien Variasi = cv   100
x
‫ڶڅح‪٩‬دللل‪٥‬ړٻلعلمن‪۱‬‬

‫‪30‬‬
Latihan Soal :
Hasil penelitian terhadap jumlah kasus penyakit
demam berdarah di 20 desa di Kabupaten
Cilacap, sebagai berikut :

21 29 14 11 14 16 13 30
28 9 28 27 23 24 11 16
24 28 15 10

Buatlah Tabel distribusi frekuensi berdasarkan


petunjuk Sturges. Hitung Standard Deviasi dan
Koefisien Variasinya !
Latihan soal :
Hitunglah nilai Ratarata, Modus,
Median, Simpangan Baku dan
Koefisien Variasinya dari tabel berikut
ini :
Berat Badan (Kg) fi
48-54 16
55-61 6
62-68 9
69-75 4
76-82 16
Jumlah 51

Beri Nilai