Anda di halaman 1dari 46

KOMUNIKASI

DALAM
PENGASUHAN
Oleh : DWI PURWATI,S.Pd
TUJUAN
 TUJUAN UMUM
Memahami dan mengembangkan komunikasi dalam pengasuhan
anak usia dini
 TUJUAN KHUSUS
1. Mengetahui dan memahami Komunikasi dan Bahasa Anak
2. Mengetahui dan memahami Hakikat Komunikasi Efektif
3. Mengetahui dan memahami Upaya Peningkatan Komunikasi
4. Mengetahui dan memahami Pola Asuh
5. Mengetahui dan memahami Macam-Macam Pola Asuh
6. Mengetahui dan Memahami Komunikasi Dalam Pengasuhan
7. Mengetahui dan Memahami Teknik Berkomunikasi Dengan
Anak sesuai tahapan usia, dan dengan teman sejawat
Ibu guru punya dua bola
Namanya bola mata
bisa kututup bisa ku buka
bila kututup gelap gulita
bila kubuka terlihat semua
yang ganteng ganteng dan
cantik cantik
ada bu….. Gayanya mana
……..
Itulah gaya teman semua
Ini tangan kananku ini tangan kiriku
dapat aku gerakkan
Untuk menari, untuk menulis dan
untuk berjabat tangan
Ini kaki kananku ini kaki kiriku dapat
aku gerakkan
untuk berjalan untuk berlari dan
untuk melompat lompat
PENGERTIAN
 Komunikasi pada dasarnya merupakan
kegiatan penyampaian pesan

 Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu


proses pembentukan, penyampaian,
penerimaan dan pengolahan pesan yang
terjadi di dalam diri seseorang dan atau di
antara dua atau lebih dengan tujuan
tertentu
 Pada komunikasi lisan, terdapat
istilah yang menjadi prasyarat
utama, yaitu interaksi.

 Interaksi bertujuan mendapatkan


makna yang sama-sama dimengerti
oleh pihak-pihak yang
berkomunikasi.
HAKEKAT KOMUNIKASI EFEKTIF
Komunikasi efektif adalah adanya
saling memahami apa yang dimaksud
oleh si pemberi pesan dan yang
menerima pesan

Pada dasarnya komunikasi lisan


harus tersampaikan pesannya secara
akurat
Segi Harus di perhatikan dalam
berkomunikasi lisan

1. Penggunaan Terminologi ( Istilah )Yang Tepat

2. Runtut dan bersinambungan

3. Adanya Sinyal Ketika akan Berpindah Topik Bahasan

4. Tambahkan langkah nonverbal


Hal yang perlu diperhatikan :

• Timing yang tepat untuk suatu pesan;


• Bahasa yang harus dipergunakan agar pesan
dapat dimengerti;
• Sikap dan nilai yang harus ditampilkan agar
efektif;
• Jenis kelompok dimana komunikasi akan
dilaksanakan.
PENINGKATAN KOMUNIKASI
EFEKTIF
Kendala dan Solusi Praktis pada Komunikasi
Efektif

1. Proses encoding siswa tidak berjalan baik


2. Tidak memahami sepenuhnya atau tidak bisa
menangkap lambang/simbol
UPAYA PENINGKATAN KOMUNIKASI EFEKTIF
 Memahami Kendala dan Solusi Praktis pada Komunikasi Efektif
 Peningkatan Komunikasi Efektif Melalui Pembinaan
Keterampilan Menyimak,

Cara mengefektifkan saat kegiatan menyimak :


a. memberikan perhatian
b. memahami komunikasi verbal dan non verbal
c. meningkatkan kemampuan dalam memahami simbol verbal dan
non verbal dengan menambah referensi pemahaman
d. menyimak untuk menganalisa dan mengevaluasi
e. meningkatkan keahlian menyimak antarpersonal
BAHASA ANAK
 Pengertian Bahasa Anak
Bahasa adalah alat komunikasi untuk menyampaikan
keinginan, pikiran, harapan, permintaan, dan lain-
lain untuk dirinya sendiri

 Perkembangan dan Pembelajaran Bahasa Anak


Usia Dini

1. Teori Behavioristik (Teori Perilaku) dari Skinner


2. Teori Nativistik dari Chomsky ( kosep dari
lahirdan lingkungan)
3. Teori Konstruktivisme dari Piaget, Vygotsky,
Gardner (interaksi dan pengaruh pembelajran )
 Anak adalah generasi penerus keluarga & bangsa
Setiap anak unik, potensi berbeda-beda, memiliki kelebihan, bakat &
minat sendiri
 Pendidikan anak  meningkatkan potensi anak  berkembang secara
optimal
Keberhasilan pendidikan anak dalam keluarga  pola asuh orang tua
POLA
ASUH

PENGERTIAN MACAM-MACAM
POLA ASUH POLA ASUH

pola asuh merupakan sikap


Pola Asuh Otoriter
orangtua dalam berinteraksi
dengan anak-anaknya (Kohn)
Pola Asuh Demokratis
( Authoritative)
pola asuh merupakan pola
interaksi antara orangtua dan
Pola Asuh Permisif
anak (Theresia Indira Shanti)
 Pola Asuh Otoriter
Identik dengan hukuman
 Pola Asuh Permisif
Anak-anak tumbuh dengan kebebasan (serba boleh)
 Pola asuh Demokratis
Menyeimbangkan kebebasan dan keteraturan
Pentingkah
Meningkatkan
Kecakapan Pengasuhan
Orang Tua?
Bagaimana
Meningkatkan
Kecakapan
Pengasuhan
Orang Tua?
Strategi
• Peningkatan kualitas diri/ anggota
keluarga secara mandiri
• Pemberdayaan melalui fasilitasi pihak
luar (pemerintah, stakeholder, pihak
lainnya)
• Kerjasama Lembaga – Keluarga 
Parenting Education
STIMULASI / RANGSANGAN EFEKTIF

 Stimulasi atau rangsangan yang efektif 


rangsangan yang diberikan oleh orang dewasa
dengan cara yang tepat  sesuai dengan
karakteristik dan tahapan perkembangan
anak

• Pujian dan dorongan dari orang


dewasa sangat penting bagi anak  gaya
bicara yang bersemangat & menyimak hal-
hal yang diutarakan oleh anak  dapat
memotivasi anak untuk mengembangkan
kemampuannya.
Komunikasi Positif Dalam Pengasuhan

 Komunikasi  kegiatan yang sangat penting


dalam proses pengasuhan

 Cara berkomunikasi pada anak menggunakan


bahasa verbal & bahasa tubuh, yang
dikembangkan oleh orang tua atau orang
dewasa disekitar anak melalui modeling dalam
setiap kegiatan
Kekeliruan Dalam
Berkomunikasi

 Bicara tergesa-gesa
 Beranggapan semua anak sama.
 Tidak membaca bahasa tubuh anak
 Tidak empati terhadap perasaan anak
 Menggunakan gaya komunikasi negatif
12 Gaya Komunikasi Negatif
( Tidak Produktif )
1) Memerintah 7) Menyalahkan
2) Meremehkan 8) Menasehati
9) Membohongi
3)Membandingkan
10) Menghibur
4) Mencap/melabel 11) Mengkritik
5) Mengancam 12) Menganalisis
6) Menyindir
Perkembangan keterampilan berkomunikasi
merupakan kunci untuk pengendalian diri dan
keberhasilan berhubungan dengan yang lain
lainnya
Cara Anak berkomunikasi

 Anak berkomunikasi dengan menggunakan


bahasa verbal dan bahasa tubuhnya
 Perkembangan bahasa diperluas oleh
guru/orang dewasa melalui modeling dan
peng”kode”an kegiatan
 Kemampuan bahasa anak terus didorong untuk
membantu anak dalam memecahkan
masalahnya dan berhubungan dengan orang lain.
Teknik Berkomunikasi dengan Anak
 Tidak berbicara tergesa-gesa
 Membaca bahasa tubuh anak
 Mendengarkan perasaan anak
 Hindari 12 Gaya Populer
 Mendengarkan aktif
 Tentukan masalah siapa
 Gunakan “pesan saya”
1. Tidak bicara tergesa-gesa
Karena:
- Kemampuan anak menangkap pesan masih
terbatas
- Dapat memberi kesempatan pada anak untuk
menganalisa pesan

Bila hal tersebut dilakukan, maka:


Anak tidak memahami pesan, akhirnya orang
dewasa menjadi emosi.
2. Membaca Tubuh Anak
Karena:
- Bahasa tubuh tidak pernah berbohong
- Bahasa tubuh lebih nyata dibanding bahasa lisan

Bila hal tersebut tidak dilakukan, maka:


- Tidak akan memahami anak
- Anak lebih mudah emosi
3. Mendengarkan Perasaan

Dengan mendengarkan perasaan anak berarti:


- Membuat saluran emosi anak
- Merangsang kemampuan bahasa verbal yang lebih tinggi

Caranya:
- Tandai pesan
- Jangkau Rasa
- Buka komunikasi dengan empati
4. Hindari 12 Gaya Populer

1. Memerintah 7. Menyalahkan
2. Meremehkan 8. Menasehati
3. Membandingkan 9. Membohongi
4. Mencap/Label 10. Menghibur
5. Mengancam 11. Mengeritik
6. Menyindir 12. Menganalisa

Bila dilakukan:
- Anak tidak percaya pada perasaannya sendiri
- Anak tidak percaya diri
5. Mendengarkan Aktif

Untuk:
- Membangun hubungan sosial
- Membangun percaya diri anak

Caranya:
- Menjadi cermin yang memantulkan perasaan anak
- Menghadap langsung ke anak
6. Tentukan Masalah Siapa

Karena:
Tidak semua bantuan kita diperlukan anak

Akibatnya jika diabaikan:


- Anak tidak terbiasa mengatasi masalahnya sendiri
- Anak ketergantungan
- Anak tidak memiliki ketahan-malangan
- Anak tidak terlatih untuk mengambil keputusan
7. Gunakan Pesan Saya

Untuk:
Melatih memahami perasaan orang lain

Caranya:
Ibu …………(perasaan kita) kalau …….. (“kode” perilaku anak), karena …………….
(konsekuensi yang ditanggung anak).
Cara Komunikasi Positif

Mendengar Aktif
 Membangun hubungan sosial yang hangat antara anak
dan orang tua, sehingga meningkat kecerdasaan emosi

Cara
- Membangun kepercayaan diri pada anak
- Menatap langsung mata anak dan harus
sejajar dengan mata anak
- Orang tua menjadi cermin yg memantulkan
perasaan anak, dengan menggunakan kata-kata,
seperti: terus... bagaimana?....,
Ooo begitu...., kemudian apalagi yang
dirasakan...., lalu...
- Orang tua mempunyai waktu yang cukup
dan sedang bebas masalah
Orangtua berkomunikasi
dengan anak

Anak belajar mengembangkan kemampuan


kontrol diri melalui aturan
MAGIC WORDS /
Kata-kata Ajaib

Terima Kasih ...........


Tolong ...........
Maaf ............
Permisi .............
Ucapkan kata tolong bila butuh bantuan
ucapkan terima kasih saat kau diberi
ucapkan kata maaf bila berbuat salah
agar kamu punya banyak teman

Ucapkan kata tolong bila butuh bantuan


ucapkan terima kasih saat kau diberi
ucapkan kata maaf bila berbuat salah
pesan mama papa kepadaku
FAKTOR PENGARUH
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK
 Lingkungan yang positif dan bebas tekanan
 Pandang mata anak saat berbicara
 Menyampaikan pesan verbal diikuti dengan pesan non verbal
 Melibatkan anak dalam komunikasi
 Gunakan ejaan yang benar
 Bicarakan apa yang benar-benar dilakukan dan dialami anak
 Beri respon yang lebih banyak atas pertanyaan anak
 Gunakan tata bahasa yang benar dalam berbicara
 Betulkan kesalahan bahasa anak dengan lembut Hindari
memaksa anak untuk menghafal kata
AREA PENGEMBANGAN
BAHASA ANAK
 Mendengar
Tahap Mendengar
Baru lahir mendengarkan dengan suara-suara
Bayi dan Batita mendengarkan eksperimen,
bisa memberikan respon
Anak umur 3-4 tahun bercerita, menyanyi,
bermain dengan jari, menyebutkan nama-
nama, mengenal irama
Anak umur 4-5 tahun Sudah bisa membedakan
dan menghubungkan bunyi dan simbol
MENDENGAR

 Aktivitas Yang Mendukung Mendengarkan


 Bermain dengan mendengarkan musik
 Membuat gambar di buku dan berhubungan
dengan musik
 Menjabarkan sesuatu/benda fungsi/kegunaannya
contoh: pendidik memberikan eksperien tentang
buah atau benda
 Menceritakan tentang cerita/dongeng
 Memperdengarkan suara-suara (sound effects)
 Memperdengarkan cerita dengan musik
 Mempertanyakan apa yang di dengarkan
 Cerita dengan kabel (telepon)
MENDENGAR

Laku Pendidik Dalam Proses Mendengarkan

 Menjadi Model Yang Baik


 Berkomunikasi Yang Jelas Kepada Anak
 Memberikan Penguasaan Pengetahuan Dan Memberikan
Aktivitas Yang Berkenaan Dengan Mendengarkan
BERBICARA

 Kemampuan berbicara berhubungan dengan fonologi, morfologi,


sintaksis, dan semantik

 Unsur-Unsur Berbicara
 Perkembangan Kosa Kata
 Ekspresi
 Lafal Ucapan
KOMUNIKASI DENGAN ORANG
TUA DAN TEMAN SEJAWAT

 Komunikasi adalah keterampilan, maka harus dipelajari dengan


cara pelajaran motorik umum, yaitu:
1. Mencoba
2. Meniru
3. Pelatihan