Anda di halaman 1dari 6

RUMPON

SEBAGAI
TEMPAT RINALDI DWI YARTO
BUDIDAYA 04111640000028
Penanaman fish apartment untuk pemulihan
BEBERAPA
1

` perairan di daerah Bangsring, Banyuwangi.

DATA
• Menurut Martasuganda (2008) fish apartment tergolong ke
dalam jenis rumpon dasar

RUMPON
• Penanaman fish apartment dimulai pada tahun 2011 dan
dimana dilakukan penanaman 50 unit yang terletak tidak jauh
dari pantai. Dan penambahan di tahun berikutnya.

• Penanaman fish apartment pada daerah Bangsring diletakan


pada perairan pantai dan dijadikan daerah konservasi, dimana
wilayah tersebut dilindungi dan dijaga oleh masyarakat dan
instansi terkait.
HASIL DARI PENERAPAN RUMPON

 Rata-rata hasil penangkapan ikan hias yang dilakukan oleh nelayan Bangsring naik menjadi 62
ekor/hari, yang sebelumnya hanya mendapatkan hasil tangkapan ikan 30 ekor/hari.

 Waktu rata-rata penangkapan ikan sebelum adanya fish apartment mencapai 7 jam, dengan
adanya fish apartment waktu menjadi lebih efisien menjadi 4.5 jam.

 Meningkatnya hasil tangkapan menandakan semakin baiknya perairan bangsring dilihat dari
pertambahan jumlah dan jenis yang tertangkap.
Pengembangan terumbu buatan (rumpon) diperairan
BEBERAPA
2
Teluk Jemeluk, Bali
`
DATA
• Pemerintah telah menaruh perhatian serius pada program
rehabilitasi dan pengkayaan habitat perairan pantai. Contoh
pengembangan terumbu buatan di beberapa daerah, seperti di

RUMPON
Pulau Seribu, Jakarta (tahun 1980 sampai dengan 1988),
Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa
Timur, Bali (Teluk Jemeluk).

• Pelaksanaannya dilakukan mulai tahun 2004 oleh Pusat Riset


Perikanan Tangkap.
2
HASIL DARI PENERAPAN RUMPON

 Dapat dilihat, dari data yang ada bahwa populasi ikan karang dengan adanya terumbu buatan atau
rumpon diperairan Teluk Jemeluk, Bali terjadi peningkatan jumlah individu, suku, jenis dan
kepadatan dari ikan dari tahun ke tahun berikutnya.

 Dari indicator tersebut rumpon memberi manfaat terhadap keberlangsungan dan perkembang
biakan ikan agar perikanan tetap terjaga dan berkelanjutan.
P Kegiatan penduduk pesisir terhadap habitat organisme
E` laut telah mengakibatkan kehilangan nilai-nilai
produksi, genetik, dan konservasi. Dalam pembahasan
M ini, terletak pada hal konservasi atau budidaya ikan.
Salah satu contoh ialah Kerusakan terumbu karang,
B mengakibatkan ikan tidak memiliki rumah sehingga
ikan tidak memiliki wilayah yang seharusnya
A digunakan untuk berbagai hal seperti berkembang
biak dan lain lain. Seperti yang terjadi di Perairan Teluk
H Jemeluk Bali, Kehadiran rumpon atau rumah ikan
buatan menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi
A rusaknya rumah ikan berupa terumbu karang. Ini
S merupakan salah satu program yang sudah dilakukan
pemerintah untuk rehabilitasi dan pengkayaan habitat
A pantai yang telah terbukti di beberapa negara mampu
mengatasi kekompleksan wilayah pesisir.
N