Anda di halaman 1dari 17

KELOMPOK 14

Nama Anggota :
1. Novia Fitriyani
2. Ririn Wijayanti
3. Rizka Ayu Ardiyati
PROPOSAL SKRIPSI KORELATIF

“HUBUNGAN LAYANAN
SPIRITUAL OLEH PERAWAT
DENGAN KEPUASAN PASIEN
DI PUSKESMAS GRIBIG
KUDUS”
BAB I
A. Latar Belakang Masalah
Salah satu upaya pelayanan kesehatan yaitu pelayanan
keperawatan yang diberikan oleh perawat. Perawat yang professional
harus dibekali pengetahuan dasar termasuk pengetahuan nilai-nilai
spiritual (Sudarma, 2008, p.68).
Hasil penelitian Badan Pusat Statistik (2012) bahwa persentase
penduduk yang mengalami keluhan kesehatan dari tahun 2003 hingga
2009 mengalami peningkatan, yakni 24.41% (2003), 26.51% (2004), 26.68%
(2005), 28.15% (2006), 30.90% (2007), 33.24% (2008), 33.68% (2009).
Kepuasan pasien dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang
meliputi bukti langsung (tangibles), keterhandalan (reliability), daya
tanggap (responsiveness), kenyamanan (assurance) dan perhatian
(empathy). Oleh karena itu peneliti akan melakukan penelitian tentang
hubungan persepsi pasien tentang kualitas pelayanan keperawatan
spiritual terhadap indeks kepuasan pasien di rawat inap di Puskesmas
Gribig Kudus.
B. TUJUAN PENELITIAN
a. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan layanan keperawatan secara spiritual dengan tingkat
kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Gribig Kabupaten
Kudus.
b. Tujuan Khusus
• Mengidentifikasi karakteristik responden pasien rawat inap di
Puskesmas Gribig Kecematan Gebog kabupaten Kudus
• Mengidentifikasi layanan keperawatan di Puskesmas Gribig
Kecematan Gebog kabupaten Kudus
• Mengidentifikasi tingkat kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas
Gribig Kecematan Gebog kabupaten Kudus
• Mengidentifikasi hubungan layanan keperawatan spiritual dengan
tingkat kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Gribig Kecematan
Gebog kabupaten Kudus
BAB II
A. Konsep dasar kepuasan Pasien
a. Pengertian
Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator
kualitas pelayanan yang kita berikan dan kepuasan pasien
adalah suatu modal untuk mendapatkan pasien lebih banyak
lagi dan untuk mendapatkan pasien yang loyal (Nursalam,
2014).
b. Klasifikasi
• Sangat memuaskan
• Memuaskan
• Tidak memuaskan
• Sangat tidak memuaskan (Gerson 2004)
c. Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien
• Kualitas produk atau jasa
• Harga
• Faktor emosional,
• Kinerja
• Estetika
• Karakteristik produk
• Pelayanan.
• Lokasi
• Fasilitas
• Komunikasi
• Suasana
• Desain visual
d. Mengukur Tingkat Kepuasan
• Sistem keluhan dan sarana
• Ghost shopping
• Lost customer analysis (analisis kehilangan pelanggan)
• Survey kepuasan pelanggan
B. PELAYANAN KEPERAWATAN SPIRITUAL
a. Pengertian
Menurut Meehan (2012) spiritual care adalah kegiatan dalam
keperawatan untuk membantu pasien yang dilakukan melalui sikap
dan tindakan praktek keperawatan berdasarkan nilai-nilai keperawatan
spiritual yaitu mengakui martabat manusia, kebaikan, belas kasih,
ketenangan dan kelemah lembutan.
b. Peran Perawat Dalam Spiritual Care
Perawat merupakan orang yang selalu hadir ketika seseorang
sakit, kelahiran, dan kematian. Pada peristiwa kehidupan tersebut
kebutuhan spiritual sering menonjol, dalam hal ini perawat berperan
untuk memberikan spiritual care(Cavendish, 2003).
c. Faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam memberikan
spiritual care
• Ketidakmampuan perawat untuk berkomunikasi
• Ambigu
• Kurangnya pengetahuan tentang spiritual care
• Hal yang bersifat pribadi
• Takut melakukan kesalahan
• Organisasi dan manajemen
Faktor-faktor yang KERANGKA TEORI
mempengaruhi perawat Faktor faktor yang
dalam memberikan mempengaruhi kepuasan
spiritual care : pasien :
Tingkat kepuasan 1. Kualitas produk atau
1.1. Ketidakmampuan
Ketidakmampuan perawat jasa
perawat
untuk untuk
berkomunikasi Pasien 2. Harga yang termasuk di
berkomunikasi dalamnya
2. Ambigu 3. Faktor Emosional
3. Kurangnya pengetahuan 4. Kinerja
tentang spritual care 5. Estetika
4. Hal yang bersifat pribadi 6. Karakteristik produk
7. Pelayanan institusi
5. Takut melakukan 8. Lokasi Meliputi letak
kesalahan kamar dan
6. Organisasi dan lingkungannya
manajemen 9. Fasilitas
10. Komunikasi
11. Suasana
12. Desain Visual

Keterangan :
:: yang diteliti
: yang tidak diteliti
BAB III
A. Variabel Penelitian
• Variabel bebas (independen) dalam penelitian ini adalah layanan
spiritual oleh perawat
• Variabel Terikat ( Dependen Variable) dalam penelitian ini adalah
kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Gribig Kudus.
B. Hipotesis Penelitian
Hipotesis dalam penelitian ini adalah :
• Ha : Ada hubungan layanan keperawatan spiritual dengan tingkat
kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Gribig Kudus
• Ho : Tidak ada hubungan layanan keperawatan spiritual dengan
tingkat kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Gribig Kudus
C. Kerangka Konsep Penelitian
Berdasarkan kerangka materi diatas maka
dapat digambarkan konsep penelitian sebagai
berikut :

Variabel Bebas VariabelTerikat


Layanan spiritual oleh Kepuasan pasien
perawat
d.Rancangan penelitian
1. Jenis penelitian
Penelitian ini bersifat koresional yaitu menganalisa
hubungan antara variabel bebas dengam variabel terikat guna
mengetahui ada tidaknya hubungan antara kedua variabel
tersebut (suryanto,2009)
2. Pendekatan waktu pengumpulan data
Sesuai dengan metode penelitian maka rancangan
yang digunakan meneliti adalah cross sectional yaitu sesuai
penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-
faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi
atau pengumpulan data sealigus pada suatu cara (point time
approach) (notoatmodjo,2010)
3. Metode pengumpulan data
a. Data primer
Data primer dari penelitian ini didapatkan secara
langsung dengan cara wawancara dengan pasien di puskesmas
gribig kudus
b. Data sekunder
Data sekunder yang diperoleh di penelitian ini data
yang diperoleh dari data rekam medik pasien rawat inap di
puskesmas gribig kudus
4. Populasi
Peneliti menentukan populasi pada penelitian ini
menggunakan seluruh pasien rawat inap 3 bulan terakhir
terdapat 329 responden.
5. Prosedur sampel dan sampel penelitian
Sampel (Gay dan Dhiel (dalam Aritonang, 2005)
menyatakan bahwa untuk populasi yang kecil dibutuhkan
paling tidak 20% dari populasinya. Berdasarkan penelitian ini
teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive
sampling, perhitungan tersebut diperoleh sampel dalam
penelitian ini berjumlah 77 pasien rawat inap .
6. Definisi operasional varaibel penelitian dan skala
pengukuran
Definisi operasional adalah definisi yang berdasarkan
karakteristik yang diamati dan dari suatu yang didefinisikan
tersebut. Karakteriktik yang di dapat amati (diukur) itulah
merupakan kunci definisi opersional. (nursalam, 2011)
7. Instrument penelitian dan cara menilai data penelitian
Instrumen yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu Kuesioner
untuk mengetahui kepuasan pasien ,dalam pelayanan spiritual, terdiri 16 item
pernyataan pelayanan spiritual dalam bentuk likert dan 14 item pernyataan
kepuasan pasien.
a. Pelayanan spritual yang di berikan oleh perawat,cara penilaian :
• Terpenuhi :1
• Tidak terpenuhi :0
b. Kepuasan pasien cara penilaian :
• Puas :1
• Tidak Puas :0

8. Tehnik pengolahan data dan analisa data


• Editing
• Cooding
• Scooring
• Tabulasi
E. Jadwal penelitian
NO Kegiatan Bulan

Juli 2019 Agustus 2019 September 2019 Oktober 2019 November 2019

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Penyusunan proposal

2 Ujian proposal

3 Persiapan lapangan

4 Pengambilan sampel

5 Pengumpulan data

6 Pengolahan data

7 Analisa data

8 Penyusunan laporan

9 Ujian skripsi