Anda di halaman 1dari 25

ONKOLOGI THT

Deteksi Dini Tumor Kepala


Leher

Dr. M Nurman Hikmallah, SpTHT


Tumor-Tumor
Hidung dan Tenggorok

Sinus Paranasal Anatomi Hidung


TUMOR JINAK
 KISTA
 Kista merupakan rongga
berbentuk bulat dengan
permukaan halus
 Tidak nyeri
 Kista yang sering di jumpai
:
 Kista dermoid
 Tumbuh sejak lahir,
manifes setelah adolesen
 Ditempat sutura antara
os nasal dan prosessus
nasalis os frontalis

Kista Dermoid
KISTA
 Kista Retensi Mucocele
 Terbentuk dari kelenjar di
mukosa karena tersumbat
oleh inflamasi atau alergi
 Di sinus frontalis,
makislaris
 Terdiagnosis setelah :
 besar
 mendesak sekitarnya
 Menimbulkan deformitas
di pipi, rongga hidung
 DD :
 Tumor sinus
 Tumor kista dari gigi
KISTA
 Kista Kongenital
 Kista bronkial di
anterior m.
sternokleidomastioid
dan di sudut
mandibula atau
tempat lain
 Dijumpai sejak
lahir/dewasa
 DD : adenitis servikal
TUMOR PADAT
 Tumor dari jaringan fibrous hidung dan
sinus paranasal :
 Angiofobroma nasofaring juvenile
 Neurofibroma
Angiofibroma Nasofaring Juvenile
 Di nasofaring
 Anak laki-laki menjelang
pubertas
 Tumbuh meluas masuk di
antara sela jaringan sekitarnya
(sinus paranasal dan dapat
masuk ke kranial
 Gejala utama :
 Epistaksis berulang, profus
sampai anemi
 Obstruksi hidung
 Masa dalam rongga hidung,
kemerahan dengan
permukaan licin
 Palatum bomban
Angiofibroma Nasofaring Juvenile
 Diagnosis :
 Dari gejala dan masa
di nasofaring
 CT scan dan angiografi
 Terapi :
 Operasi
 Operasi + radiasi jika
ke intrakranial
PAPILOMA
 Papiloma dari mukosa schnederian ringga
hidung atau inverted papiloma sering
berasal dari dinding lateral
 Laki-laki :wanita= 3:1
 Warna tumor putih keabu-abuan
 Permukaan papiloid sehingga sering
dibedakan dengan polikp
 Tumor kadang mengalami keganasan
 Diagnosis :
 Gejala
 Bentuk tumor
 Foto utk mengetahui luas tumor/curiga ganas
 Terapi :
 Operasi (jika sering rekuren harus dicurigai
ganas)
TUMOR GANAS
HIDUNG DAN SINUS PARANASAL
 Umumnya kasinoma sel skuamosa (90%)
 Prevalensi kurang 1% dari semua
keganasan tubuh
 Laki-laki:wanita=2:1
 Faktor resiko :
 Debu nikel, debu kayu dan asap industri
 Bahan lain :rokok, tanin dll
TUMOR GANAS
HIDUNG DAN SINUS PARANASAL
 Diagnosis :
 Gejala :
 Tumor ganas hidung dan sinus paranasal manifestasi klinik
sama a/l :
 Rasa berat dengan disertai tekanan
 Disertai sakit atau tidak sakit
 Obstruksi
 Rinore serous, serosanguinous atau purulen
 Kemungkinan disertai kelainan saraf kranial (34%) :
 parastesi,
 Anastesi
 Paralise
 Bila besar mendesak kesekitarnya: deformitas
 Menyerupai sinusitis kronik
 Pemeriksaan fisik :
 Rinoskopi anterior dan posterior
 Radiografi : x photo, CT scan
atau MRI
 Biopsi
 Terapi :
 Operasi
 Radiasi
 Sitostatika
 Kombinasi operasi, radiasi dan
sitostatika
TUMOR LARING
 Tumor Jinak laring :

Normal vocal fold

Vocal polips and noduls


 Papilloma laring
TUMOR GANAS LARING
 93 % jenis karsinoma sel squamosa
 Umur diatas 55 tahun
 Berdasar regio : glotik terbanyak
 Gejala :
 Tumor Glotik :
 Dini bicara cepat lelah
 Terasa seperti ada benda asing
 Serak (90%)
 Stridor bila tumor telah mulai menyebar ke glotik
TUMOR LARING
 Tumor Ganas Laring

Normal laring

Squamous cell carcinoma on larynx


Tumor Metastasis Kelenjar Limfe
Servikal
 Paling sering metastasis dari
karsinoma sel skuamosa
 Metastasis tumor kepala-leher
(80%)
 Dari luar kepala-leher (9%)
 Tumor primer (1%)
 Bentuk kelenjar :
 Padat kenyal
 Tidak bulat, dapat elip atau
berbenjol
 Terfiksir dari sekitarnya
 Tidak nyeri
Tabel Tumor Primer Kepala dan leher
152 kasus
Site Number of Cases
Tonsil 35
Nasopharyngeal 33
Tongue 29
Extrinsic larynx 22
Floor of mouth 10
Pharynx 9
Thyroid 7
Palate 4
Paranasal sinus 1
Gums 1
Intrinsic lasrynx 1
GAMBARAN KLINIS
KARSINOMA NASOFARING