Anda di halaman 1dari 14

Seminar Kerja Praktik

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk

Presented by:
Dwi Ayu Pratiwi
Adviser:
Dr. Ir. Abu Hasan, M.Si
061540421939
11 September – 6 Oktober 2017
Kerangka Presentasi

Pendahuluan
Uraian Proses
Tugas Khusus
Penutup
Sejarah Pabrik

1973 1978 1981


PT Semen Padang Penyertaan Modal Negara Pembangunan pabrik
mendirikan pabrik yang Republik Indonesia selesai dan pada tanggal
selanjutnya dikenal melakukan pernyertaan 29 April 1981 diresmikan
dengan PT Semen modal dan status berubah oleh Presiden Soeharto.
Baturaja. menjadi BUMN.

1992 2013 2016


PT Semen Baturaja Pembangunan Cement Mill Pembangunan Pabrik II
melakukan OPT I kapasitas II dan perluasan packer, berhasil didirikan dan total
menjadi 550.000 ton/tahun.
Dilanjutkan dengan OPT II
kapasitas menjadi kapasitas meningkat
kapasitas menjadi 1.250.000 2.000.000 ton/tahun dan menjadi 3.850.000
ton/tahun. menjadi perseroan terbuka. ton/tahun.
Lokasi Pabrik Semen Barutaraja
Struktur Organisasi
Uraian Proses

Limestone Limestone
Limestone Crusher Storage Cement Mill Pengantongan
Baturaja Baturaja
Tambang 650 Ton/j 2x17.000 Ton Raw Kiln 75 Ton / j Semen 2X2.400 Bag / j
Mill 179
Clay Clay Cement Mill Pengantongan
Clay Crusher Ton / j Palembang Palembang
Storage 400
Tambang 400 Ton/j 2x5.000 Ton Ton / J Terak 50 Ton / j Semen 2X1.600 Bag / j
Dry Basis
Silica Sand
1.250.000 Pengantongan
91 M3, Hopper Cement Mill
Ton / th Panjang Panjang
Iron Sand 50 Ton / j Semen 2X1.600 Bag / j
50 M3, Hopper

Circular Coal
Batubara Storage Coal Mill

5.000 Ton 30 Ton/J


Dry Basis
Gypsum

91 M3, Hopper PBR


60 M3, Hopper PPG
60 M3, Hopper PPJ
Tugas Khusus

Evaluasi Kinerja Alat Vertical Raw Mill


Ditinjau Dari Efisiensi Termal
Diagram Proses di Vertical Raw Mill
Hasil Perhitungan
Efisiensi Termal Vertical Raw Mill

Tanggal Efisiensi (%)


25 Agustus 2017 89,0404
26 Agustus 2017 88,8213
27 Agustus 2017 88,4458
28 Agustus 2017 89,9528
Grafik Hubungan Tanggal Pengambilan Data Terhadap
Efisiensi Termal Vertical Raw Mill (%).
Kesimpulan

• Penurunan efisiensi disebabkan oleh penurunan kadar air yang

diuapkan dalam raw mix, hal ini dapat disebabkan oleh berkurangnya
suplai gas panas yang digunakan untuk menguapkan kandungan air
dalam raw mix.
• Efisiensi berbanding lurus dengan suplai gas panas. Semakin besar gas

panas yang digunakan maka semakin besar juga efisiensi termal alat.
• Kinerja optimal vertical raw mill yaitu pada hari ke-4.
Penutup

PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk adalah industri semen yang merupakan salah satu
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan memiliki kapasitas produksi 3.850.000 ton/tahun.
PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk memiliki 3 pabrik di tempat yang berbeda, yaitu
pabrik Baturaja, pabrik Palembang, dan pabrik Panjang Bandar Lampung.
Proses pembuatan semen dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu penyediaan bahan
baku, pengolahan bahan mentah, penyediaan bahan bakar, pembentukan klinker, penggilingan
dan pengantongan semen.
Daerah pemasaran yang dimiliki PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk antara lain
mencakup daerah Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, dan Jawa Barat/DKI
Jakarta.
Terima Kasih

Pada akhirnya manusia hanyalah seorang manusia hingga


kesalahanlah yang menjadikannya manusiawi