Anda di halaman 1dari 5

PUSKESMAS KEDUNDUNG

 Ketika gula darah melonjak, segera


diskusikan dengan dokter berapa target
kadar glukosa darah yang harus dicapai.
Umumnya, dokter akan menyarankan tes
glukosa darah untuk mengukur jumlah gula
darah sebelum dan sesudah makan.
 Anda pun wajib memiliki meteran gula darah
sehingga diabetesi bisa rutin mengawasi
kadar gula darah sehari-hari, baik itu ketika
di rumah atau bepergian.
 Setelah memeriksakan diri Anda ke dokter,
konsultasikan apakah jumlah gula darah Anda segera
membutuhkan tindakan suntik insulin. Insulin
merupakan hormon yang dihasilkan oleh pankreas
dan mampu mengolah gula menjadi energi.
 Orang yang menyandang penyakit diabetes memiliki
ketidakmampuan tubuh untuk mengolah energi
tersebut sehingga dibutuhkan suntik insulin untuk
menetralisasi kadar gula darah. Agar bekerja lebih
cepat, suntiklah pada bagian perut dibandingkan di
bagian lengan atas atau kaki.
 Salah satu cara menurunkan gula darah yang
efektif adalah dengan berolahraga. Anda bisa
melakukan aktivitas jogging atau jenis
olahraga lainnya selama setengah jam setiap
harinya.
 Ketika berolahraga, detak jantung meningkat
dan otot pada tubuh menggunakan gula
sebagai sumber energi. Hal ini tentu bisa
menurunkan gula darah. Bukan itu saja,
olahraga juga meningkatkan sensitivas tubuh
terhadap insulin.
 Setelah kembali normal, bukan berarti Anda
berhenti menjaga asupan harian. Ahli nutrisi dr
Samuel Oetoro mengungkapkan, diabetesi perlu
mempertimbangkan makanan dengan Indeks
Glikemik (IG) rendah, terutama pada pagi dan
malam hari.
 IG merupakan nilai yang menggambarkan
seberapa cepat atau seberapa lambat makanan
tersebut menyebabkan kenaikan kadar gula
darah.
 Makanan dengan IG rendah cenderung
melepaskan gula dengan perlahan, sehingga
tidak banyak meningkatkan kadar gula darah.