Anda di halaman 1dari 10

NAPZA

NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA DAN


ZAT-ZAT ADIKTIF
JENIS-JENIS NAPZA Narkotika adalah suatu obat atau zat alami,
sintesis yang dapat menyebabkan turunnya
kesadaran, menghilangkan atau mengurangi rasa
• NARKOTIKA nyeri dan perubahan kesadaran yang
menimbulkan ketergantungan akan zat tersebut
secara terus menerus.

Contoh narkotik yang  Opiat: morfin, heroin (putauw),


sering disalahgunakan  Ganja atau kanabis, mariyuana, hashis
 Kokain, yaitu serbuk kokain
Heroin (Putauw) Kokain atau crack

Ganja atau kanabis, Morfin


mariyuana, hashis, chimeng
JENIS-JENIS NAPZA
Psikotropik Psikotropik adalah zat atau obat, baik sintesis
maupun semi sintesis yang berkhasiat psikoaktif
melalui pengaruh selektif pada susunan saraf
pusatyang menyebbakan perubahan khas pada
aktivitas mental dan perilaku.

Contoh psikotropik  Psikostimulansia: amfetamin, ekstasi, shabu


yang  Sedatif dan Hipnotika (obat penenang dan
sering obat tidur): Mogadon (MG), Dumolid (DUM),
disalahgunakan Lexotan (Lexo), Pil koplo dan lain-lain
ZAT ADIKTIF LAINNYA

• Merupakan zat, bahan kimia, dan biologi dalam bentuk


tunggal maupun campuran yang dapat membahayakan
kesehatan lingkungan hidup secara langsung dan tidak
langsung yang mempunyai sifat karsinogenik,
teratogenic, mutagenic, korosif, dan iritasi . Bahan bahan
berbahaya ini adalah zat adiktif yang bukan termasuk
kedalam narkotik dan psikotropik tetapi memiliki
pengaruh dan efek merusak fisik jika disalahgunakan (
Wresniwiro dkk, 1999)
Contoh : Alkohol, rokok, lem aica atau aibon, haloperidol,
psedeuephedrin dll.
TIGA GOLONGAN NAPZA BERDASARKAN SIFAT
PENGARUHNYA TERHADAP PEMAKAI
Stimulan: merangsang sistem saraf pusat
Menimbulkan perasaan segar, senang, bahagia , bersemangat, tidak lelah, tidak lapar, rasa
nikmat, bahagia, disorientasi mental, rasa cemas tinggi, mudah tersinggung, gugup, sulit tidur, mual-
mual, merasa haus terus menerus, keringat dingin. Contoh : Amphetamine, Metamphetamine (Shabu),
XTC–Ecstasy (3,4 methylenedioxy-N-Methylamphetamine), Kokain/Crack, Kafein, Alkohol,
marijuana.
Depresan: menekan sistem saraf pusat
Efek mengantuk sampai tidur, menimbulkan perasaan nyaman dan tenang, mempengaruhi
koordinasi gerakan, konsentrasi.
Contoh : LSD

Halusinogen: mengacaukan sistem saraf pusat


Menyebabkan halusinasi, sangat dipengaruhi oleh perasaan saat itu, dapat menyebabkan perilaku
yang memalukan atau membahayakan
Contoh : Lem (Aica, Aibon)
PENGGUNA - PENYALAHGUNA – ADIKSI

• Pengguna: tidak akan memiliki masalah akibat penggunaannya karena


semua aspek kehidupan masih berjalan lancar

• Penyalahguna: lebih sering menggunakan dan mencari situasi di mana ia


memiliki alasan untuk menggunakan atau ia menggunakan setiap kali ada
masalah

• Adiksi – ketergantungan/kecanduan: kebutuhan untuk mengkonsumsi napza


secara teratur dan tidak mampu menghentikan. Proses ini terjadi bertahap
dalam beberapa waktu tanpa terasa
DAMPAK PENYALAHGUNAAN
NAPZA

• Dampak Tidak Langsung Narkoba Yang Disalahgunakan


• 1. Dosa
• 2. Sanksi sosial.
• 3. Merusak Nama Baik keluarga.
• 4. Putus sekolah.
• 5. Hilang kepercayaan
• 6. Penyesalan
• 7. Membutuhkan banyak uang.
DAMPAK LANGSUNG NARKOBA BAGI JASMANI / TUBUH MANUSIA

 Kesehatan fisik :
• Timbulnya berbagai gangguan penyakit yang bersifat kompleks, antara lain: hepatitis C
dan E, tertular HIV/AIDS, rusaknya susunan syaraf pusat, jantung, ginjal, paru-paru, dan
rusaknya organ lain yang menggangu kesehatan.

• Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia

 Kesehatan Mental :
1. Menyebabkan depresi mental.
2. Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik
3. Menyebabkan bunuh diri
4. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan, kekerasan dan pengrusakan
KIAT – KIAT MENGHINDARI PENYALAHGUNAAN
NAPZA
• Tidak mencoba-coba
• Yakinkan diri Anda bahwa Anda tidak membutuhkan
NAPZA
• Batasi pergaulan intensif dengan kelompok pengguna
NAPZA
• Hindari ketergantungan (dalam relasi sosial) terhadap
pengguna NAPZA