Anda di halaman 1dari 16

Matakuliah : F0522 – Manajemen Perpajakan

Tahun : 2006

Laporan Keuangan Fiskal


(Lanjutan)
Pertemuan 07

1
Kasus Rekonsialiasi Penyusunan
Laporan Keuangan Akuntansi
menjadi Laporan Keuangan Fiskal

PT. Laris Manis adalah perusahaan yang


bergerak di perdagangan. Perusahaan yang
beralamat di Jalan Melati No. 10 Yogyakarta
Telp. 9313047, NPWP 1.432.765.4.514.
Berikut ini adalah Laporan Laba Rugi untuk
periode Januari-Desember 2001:

2
PT. Laris Manis
Laporan Laba Rugi
Periode yang berakhir pada 1 Januari – 31 Desember 2001
(Dalam Rupiah)
Penjualan 1.800.000.000,00
Retur penjualan (60.000.000,00)
Potongan penjualan (50.000.000,00)
Penjualan bersih 1.690.000.000,00
Harga pokok penjualan* (1.080.000.000,00)
Laba kotor 610.000.000,00
Biaya umum dan administrasi** (1.680.600.000,00)
Biaya penjualan (86.000.000,00)
Laba operasional 355.400.000,00
Penghasilan bunga deposito 50.000.000,00
3
Laba bersih 405.400.000,00
Penjelasan yang berhubungan dengan laporan laba
rugi PT. Laris Manis adalah sbb:
Hasil penjualan:
– Jumlah penjualan tahun 2001 adalah Rp.
1.800.000.000,00 terdiri dari penjualan yang telah
dilunasi sebesar Rp. 1.500.000.000,00 dan
sisanya belum dilunasi
– Retur penjualan yang diterima tahun 2001 adalah
sebesar Rp. 50.000.000,00
– Potongan penjualan diberikan karena pelanggan
membayar dalam masa potongan

4
Harga Pokok Penjualan

Persediaan awal tahun 2001 Rp. 162.000.000,00


Pembelian selama tahun 2001 Rp. 1.100.000.000,00
Jumlah tersedia untuk dijual Rp. 1.262.000.000,00
Persediaan akhir 2001 Rp. 182.000.000,00
Harga pokok penjualan Rp. 1.080.000.000,00

5
Data yang berhubungan dengan harga pokok
penjualan adalah:
1. Perusahaan mengunakan metode mana yang
lebih rendah antara harga perolehan dengan
harga pasar (lower of cost or market) untuk
menilai persediaan.

Harga Perolehan Harga pasar


Persediaan awal Rp. 162.000.000,00 Rp. 170.000.000,00
tahun 2001
Persediaan akhir Rp. 190.000.000,00 Rp. 182.000.000,00
tahun 2001

6
2. Dalam pembelian selama tahun 1997 terdapat:

Komisi pembelian Rp. 5.000.000,00


(Tidak didukung bukti)
Biaya lain-lain Rp. 5.000.000,00
(Tidak didukung bukti)
Biaya angkut Rp. 45.000.000,00
(Ada bukti)

7
Biaya Umum dan Administrasi (**)
1. Gaji pimpinan dan karyawan Rp. 75.000.000,00
2. Uang lembur karyawan Rp. 5.000.000,00
3. Tunjangan cuti Rp. 4.000.000,00
4. Penggantian pengobatan Rp. 6.000.000,00
5. PPh pasal 21 yang ditanggung perusahaan Rp. 2.700.000,00
6. Bonus prestasi kerja Rp. 1.000.000,00
7. Pakaian seragam satpam Rp. 5.000.000,00
8. Biaya antar jemput karyawan Rp. 3.000.000,00
9. Biaya penyusutan ruang dinas Rp. 2.500.000,00
10. Biaya perjalanan dinas keluar negeri Rp. 6.000.000,00
11. Biaya perjalanan dinas dalam negeri Rp. 7.500.000,00
12. Biaya rapat dan penataran Rp. 2.000.000,00
13. Sewa mesin fotocopy Rp. 6.000.000,00
14. Kerugian piutang Rp. 15.000.000,00
15. Penyusutan gedung (sesuai fiskal) Rp. 3.000.000,00
16. Penyusutan Inventaris (sesuai fiskal) Rp. 6.000.000,00
17. Koran dan majalah Rp. 700.000,00
18. Listrik, air dan telpon Rp. 9.000.000,00
8
19. Biaya lain-lain Rp. 9.200.000,00
Data yang berhubungan dengan biaya umum dan administrasi
adalah sebagai berikut:
1. Di dalam biaya perjalan dinas ke luar negeri terdapat fiskal
luar negeri untuk direktur dan istri sebesar Rp
2.000.000,00 semuanya atas nama pribadi.
2. Di dalam biaya perjalan dinas ke dalam negeri terdapat
pengeluaran yang tidak didukung bukti sah sebesar Rp
1.000.000,00.
3. Di dalam biaya telpon termasuk pembayaran telpon rumah
direktur sebesar Rp 1.000.000,00.
4. Penyisihan kerugian piutang ditetapkan sebesar 5% dari
saldo piutang akhir. Piutang yang nyata-nyata tidak dapat
ditagih dan telah dibuatkan daftar normatifnya untuk tahun
2001 sebesar Rp 2.000.000,00.
5. Majalah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan
perusahaan Rp 300.000,00
6. Biaya lain-lain tidak didukung bukti.
9
Biaya penjualan (***)
• Gaji dan upah Rp 30.000.000,00
• Sewa rumah untuk mess karyawan Rp 3.000.000,00
• Bonus prestasi Rp 4.000.000,00
• Biaya perjalanan dinas Rp 20.000.000,00
• Biaya iklan dan reklame Rp 5.000.000,00
• Biaya pengiriman Rp 12.000.000,00
• Penyusutan gedung (sesuai fiskal) Rp 3.000.000,00
• Penyusutan inventaris (sesuai fiskal) Rp 4.000.000,00
• Biaya lain-lain Rp 5.000.000,00

Data-data yang berhubungan dengan biaya penjualan adalah sbb:


• Di dalam gaji dan upah termasuk:
Penggantian pengobatan Rp 1.500.000,00
Pemberian makan siang Rp 300.000,00
• Karyawan yang menempati mess tidak diberi tunjangan perumahan
• Biaya perjalan dinas termasuk
Tiket pesawat dan hotel (didukung bukti) Rp 12.000.000,00
Honor perjalanan dinas Rp 6.000.000,00
Pengeluaran yang tidak didukung bukti Rp 2.000.000,00
• d. Di dalam biaya iklan termasuk sumbangan Rp 1.000.000,00 10
• e. Biaya lain-lain yang ada buktinya hanya Rp. 2.500.000,00
PPh yang dibayar di muka
PPh pasal 25 sejumlah Rp 60.000.000,00

PPh final
PPh pasal 23 atas bunga deposito Rp
10.000.000,00
Berdasarkan laporan keuangan akuntansi di
atas akan disusun laporan keuangan fiskal
dengan cara melakukan koreksi-koreksi fiskal.

11
Koreksi Fiskal
• Hasil penjualan
Retur penjualan yang diterima tahun 2001 Rp50.000.000,00
sedangkan dalam laporan laba rugi akuntansi
Rp64.200.000,00 maka perlu diadakan koreksi fiskal positif
sebesar Rp14.200.000,00.
• Harga Pokok Penjualan

Persediaan Awal 2001 Rp. 162.000.000,00


Pembelian Rp. 1.090.000.000,00
Tersedia untuk dijual Rp. 1.252.000.000,00
Persediaan Akhir 2001 Rp. 190.000.000,00
Harga Pokok Penjualan Rp. 1.062.000.000,00

12
HPP berdasarkan laporan laba rugi akuntansi
Rp1.080.000.000,00 maka perlu dilakukan koreksi fiskal
positif sebesar Rp 18.000.000,00
• Biaya umum dan administrasi
Biaya yang tidak dapat dikurangkan:
a. Penggantian Obat Rp. 4.000.000,00
b. PPh pasal 21 yang ditanggung karyawan Rp. 2.700.000,00
c. Biaya antar jemput karyawan Rp. 3.000.000,00
d. Koreksi biaya perjalanan dinas luar negeri Rp. 2.000.000,00
e. Koreksi biaya perjalanan dinas dalam negeri Rp. 1.000.000,00
f. Koreksi kerugian piutang Rp. 13.000.000,00
g. Koreksi untuk biaya koran dan majalah Rp. 400.000,00
h. Koreksi biaya telp Rp. 1.000.000,00
i. Koreksi biaya lain-lain Rp. 9.200.000,00
Jumlah Rp. 36.300.000,00
13
Biaya umum dan administrasi harus dilakukan koreksi fiskal
positif sebesar Rp 36.000.000,00
• Biaya penjualan
Biaya penjualan yang tidak dapat dikurangkan:

1. Pengobatan dan uang makan Rp. 1.800.000,00


2. Sewa rumah untuk mess Rp. 3.000.000,00
3. Biaya perjalanan dinas tanpa Rp. 2.000.000,00
pendukung
4. Sumbangan Rp. 1.000.000,00
5. Biaya lain-lain tanpa bukti pendukung Rp. 2.500.000,00
Jumlah Rp. 10.300.000,00

Biaya penjualan harus dilakukan koreksi fiskal positif


sebesar Rp. 10.300.000,00
14
Karena dikenakan PPh final, maka harus dilakukan koreksi
negatif sebesar Rp. 50.000.000,00 atas bunga deposito

PT. LARIS MANIS


LAPORAN LABA RUGI
Periode yang berakhir pada 1 Januari – 31 Desember 2001
(Dalam Rupiah)

Akuntansi Koreksi Fiskal


Penjualan 1.800.000.000 1.800.000.000
Retur Penjualan 60.000.000 10.000.000 50.000.000
Potongan Penjualan 50.000.000 50.000.000
Penjualan Bersih 1.690.000.000 1.700.000.000
Harga Pokok Penjualan 1.080.000.000 18.000.000 1.062.000.000
Laba Kotor 610.000.000 638.000.000
Biaya Umum dan Administrasi 168.600.000 36.300.000 131.700.000

15
Biaya Penjualan 86.000.000 10.300.000 75.700.000
Laba Operasional 355.400.000 430.600.000
Penghasilan Bungan Deposito 50.000.000 50.000.000 0
Laba Bersih Sebelum Pajak 405.400.000 430.600.000
PPh* 111.680.000
Laba Bersih Setelah Pajak 293.720.000
*PPh Badan yang terutang adalah:
Rp. 50.000.000 x 10% = Rp. 5.000.000
Rp. 50.000.000 x 15% = Rp. 7.500.000
Rp. 330.600.000 x 30% = Rp. 99.188.000
Jumlah Rp. 111.680.000
Kredit Pajak PPh Pasal 25 Rp. 60.000.000
PPh yang maish harus dibayar Rp. 51.680.000

16