Anda di halaman 1dari 34

SEKSI P2PM

DINAS KESEHATAN
PROVINSI JATIM
INFORMASI DASAR HEPATITIS
Apa Fungsi Hati?
• Mengeluarkan bahan
berbahaya/sampah dari
tubuh
• Memerangi infeksi
• Membantu pencernaan
• Menyimpan vitamin dan
mineral
• Menyimpan energi
• Dll ( > 500 fungsi )
Penyakit Hati

Patah
Hati ???
HEPATITIS

hepar- -itis
hati radang

Hepatitis artinya
peradangan hati
Virus Hepatitis

Perlemakan
Obat-obatan
HEPATITIS
HEPATITIS

Alkoholik Parasit:
Virus lain:
(Dengue, Herpes) (Malaria, Ameba)
Struktur & Fungsi Hati Makin Memburuk
Virus A B C D E
Family Picornaviridae Hepadnaviridae Flaviridae Deltaviridae Calciviridae

Genom RNA DNA RNA RNA RNA

Masa 30 hari 80 hari 50 hari Variabel 40 hari


Inkubasi

Cara Orofekal Hubungan Didominasi Hubungan Orofekal


Penularan sex, darah darah, juga sex, darah
hubungan
sex
Tingkat Akut Akut atau Akut atau Akut atau Akut
Penyakit kronik kronik kronik
KOTORAN - KONTAK
MULUT CAIRAN TUBUH

HEPATITIS HEPATITIS
A B

HEPATITIS HEPATITIS
E C

HEPATITIS
D
PEMBAWA
A/E

SEMBUH MEMBUANG
ATAU KOTORAN
PEMBAWA TIDAK CTPS

TERINFEKSI MENYENTUH
SAKIT AKUT MAKANAN ATAU
BENDA

DISENTUH
DIMAKAN
TAK CTPS
 Hepatitis merupakan salah satu masalah kesehatan
masyarakat di negara-negara berkembang di dunia
termasuk Indonesia
 Hepatitis  Indonesia endemis
* Hepatitis A & E sering muncul sebagai KLB
* Hepatitis B & C dapat menjadi kronis

Menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius


 Jenis Hepatitis yang banyak menginfeksi penduduk
Indonesia :
* Hepatitis B : 21,8%
* Hepatitis A : 19,3%
• Penyebab : Virus Hepatitis A (VHA)  Virus
RNA
• Bertahan hidup dalam suhu ruangan > 1
bulan

Etiologi
• Fecal Oral  masuk ke saluran pencernaan melalui
makmin yang tercemar tinja penderita VHA
• Jumlah virus tinggi ditemukan di tinja px sejak 3 hari
sebelum muncul gejala hingga 1-2 minggu setelah
munculnya gejala kuning
Cara • Muncul sbg KLB : common source epidemic
• Pdu sumber penularan : makanan/minuman tercemar,
Penularan makanan mentah/setengah matang dan sanitasi yang
buruk
• Sangat bervariasi dan tidak spesifik
• Demam, kelelahan, anoreksia, gangguan pencernaan (mual,
muntah, kembung) dapat ditemukan
• Dalam 1 minggu : gejala kuning disertai gatal (ikterus), urin
Gejala seperti teh dan tinja berwarna pucat
dan Tanda • Anak usia < 5 tahun, tidak menunjukkan gejala khas dan hanya
10% jadi ikterus
• Anak lebih tua dan dewasa : gejala lebih berat dan ikterus terjadi
> 70% penderita
Masa • 15 – 50 hari, rata-rata 28 - 30 hari
Inkubasi

• Berdasarkan gejala dan tanda klinis


• Penegakan diagnosis : Hasil Pemeriksaan anti – HAV IgM serum
penderita
•  merupakan deteksi adanya antibodi IgM terhadap VHA
Diagnosis •  antibodi terdeteksi ketika muncul gejala dan akan menetap
selama 3-6 bulan setelah infeksi
PACITAN TRENGGALEK
 Hepatitis A seringkali tidak berbahaya, namun
lamanya masa penyembuhan dapat
menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi
 Belum ada obat spesifik untuk Hepatitis A

Tindakan Pencegahan paling diutamakan


* Pencegahan Non Spesifik : Perubahan Perilaku
* Pencegahan Spesifik : Perlindungan Khusus
 Perubahan perilaku dengan memperbaiki
kondisi sanitasi lingkungan dan higiene
perorangan
 Penyuluhan (KIE) :
a. CTPS secara benar pada 5 saat kritis, yaitu
- Sebelum makan
- Sebelum mengolah & menghidangkan
makanan
- Setelah buang air besar dan air kecil
- Setelah mengganti popok bayi
- Sebelum menyusui bayi
b. Pengolahan makanan yang benar :
- Menjaga kebersihan :
* Mencuci tangan sebelum memasak dan keluar dari toilet
* Mencuci alat-alat masak dan alat-alat makan
* Menjaga kebersihan dapur
- Memisahkan bahan makanan matang dan mentah :
* Menggunakan alat yang berbeda untuk keperluan dapur
dan untuk makan
* Menyimpan bahan makanan matang dan mentah di
tempat yang berbeda
- Memasak makanan sampai matang :
* Memasak makanan pada suhu minimal 85°C, terutama
daging, ayam, telur dan makanan laut
* Memanaskan makanan yang sudah matang dengan benar
- Menyimpan makanan pada suhu aman :
* Jangan menyimpan makanan pada suhu ruangan terlalu lama
* Memasukkan makanan yang ingin disimpan ke dalam lemari
pendingin
* Jangan menyimpan makanan terlalu lama di kulkas
- Menggunakan air bersih dan bahan makanan yang baik :
* Memilih bahan makanan yang segar (belum kadaluarsa) dan
menggunakan air yang bersih
* Mencuci buah dan sayur dengan baik
- Membuang tinja di jamban yang saniter
* Menyediakan air bersih di jamban
* Memastikan sistem pendistribusian air dan pengelolaan
limbah berjalan dengan baik
 Pencegahan spesifik atau pemberian perlindungan khusus
(spesific protection) : vaksinasi (imunisasi) Hepatitis A :
- Imunisasi pasif : Imunoglobulin Hepatitis A
- Imunisasi aktif : inactivated vaccine
 Imunisasi Pasif :
- memberikan perlindungan segera
tapi sifatnya sementara
- Imunoglobulin Hepatitis A
diberikan segera setelah kontak
(terpajan) atau untuk tujuan
pencegahan sebelum kontak
dengan 1x pemberian (1 dosis) IM
- efek proteksi  bila imunoglobulin
diberikan 2 minggu setelah
pajanan
 Imunisasi Aktif :
- memberikan efektifitas tinggi dalam pencegahan Hepatitis A
- relatif aman dan belum pernah dilaporkan adanya efek
samping, kecuali nyeri di tempat suntikan
- vaksin diberikan 2 dosis dengan interval 6 – 12 bulan secara
IM di deltoid atau paha bagian lateral
- di Indonesia : Havrix, Vaqta dan Avaxim
 Pengobatan tidak spesifik, istirahat dan makan makanan yang
bergizi, ranap hanya diperlukan bila penderita tidak dapat
makan dan minum serta terjadi dehidrasi berat
 Desinfeksi serentak terhadap bekas cairan tubuh penderita
 Tidak diperlukan isolasi
 Imunisasi pasif pada orang yang erpajan cairan tubuh penderita

Anda mungkin juga menyukai