Anda di halaman 1dari 10

2.

IMUNISASI

3
4
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH IMUNISASI
DASAR TIDAK LENGKAP
Masalah Penyebab Tujuan Sasaran Alternatif pemecahan
masalah
Imunisasi dasar Lingkungan: Seluruh balita di daerah • Meningkatnya • Memberikan penyuluhan
tidak lengkap • Masyarakat takut terhadap KIPI. kerja puskesmas jenggot pengetahuan warga RT 1 dalam Gedung di
• Masyarakat masih menganggap sudah di imunisasi dasar RW 5 Kelurahan jenggot puskemas tentang
semua vaksin imunisasi haram. secara lengkap mengenai imunisasi. imunisasi, manfaatnya,
• Kurangnya peran anggota keluarga • Meningkatnya jumlah KIPI dan tidak semua
yang lain untuk memotivasi ibu balita yang sudah di vaksin haram.
membawa anaknya ke sarana imunisasi dasar secara • Memberikan penyuluhan
kesehatan untuk di imunisasi. lengkap.
luar Gedung di psoyandu
• Ibu merasa tidak sempat untuk • Meningkatnya motivasi
untuk kader dan
membawa anaknya diimunisasi. dan kesadaran
masyarakat tentang masyarakat tentang
Material: pentingnya imunisasi imunisasi, manfaatnya,
• Jumlah Posyandu di daerah terhadap anak. KIPI dan tidak semua
tersebut masih kurang vaksin haram.
• Jumlah praktek dokter / bidan di • Bekerja sama dengan
daerah tersebut masih kurang tokoh agama setempat
tentang tidak semua
vaksin itu haram.
5
Masalah Penyebab Tujuan Sasaran Alternatif pemecahan
masalah
Imunisasi dasar Man/Mind: • Membuat kegiatan baru
tidak lengkap yang beranam Munijek (
 Pengetahuan Masyarakat tentang
Imunisasi Ojek ).
manfaat imunisasi masih kurang. Dimana nantinya saat
Method/ process: jadwal posyandu
masyarakat bisa
 Belum ada metode khusus untuk memanggil petugas
membuat masyarakat sadar akan untuk imunisasi di
pentingnya imunisasi rumah ataupun ikut ke
 Penggunaan Buku Pink masih posyandu
kurang optimal
Machine/ technology
 Tidak ada yang mengantar ke
sarana kesehatan
Measurement/ money:
 Kurangnya informasi masyarakat
tentang biaya imunisasi yang
gratis
6
4. KB
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH KB
Masalah Penyebab Tujuan Sasaran Alternatif pemecahan
masalah
Lingkungan: Meningkatkan angka • Meningkatnya • Memberikan
• Adanya faktor pemikiran kebudayaan kuno akseptor KB di pengetahuan warga RT penyuluhan mengenai
yang masih di anut oleh sebagian besar PUS RT.1/RW.5 001 RW 005 Kelurahan pentingnya
bahwa “ banyak anak banyak rezeki, “tiap anak jenggot mengenai menggunakan metode
membawa rezeki sendiri sendiri”,dan ” anak pentingnya KB KB dalam
kelak sebagai tempat bergantung di hari tua” meningkatkan kualitas
• Sebagian masih beranggapan bahwa islam • Meningkatnya motivasi hidup.
melarang beberapa metoda kontrasepsi. dan kesadaran • Membrikan konseling
masyarakat tentang dan pemahaman kepada
Material: pentingnya metode KB PUS tentang salahnya
• Kurangnya praktek jejaring seperti praktek dalam menekan jumlah stigma kuno yng beredar
bidan yang merupakan sumber informasi pertumbuhan penduduk. selama ini.
terkait jenis KB dan kegunaannya sesuai Dan meningkatkan • Bagi dokter maupun
dengan kondisi wanita usia subur tersebut. angka kualitas hidup. perawat mampu
memberikan informasi
Man/Mind: tentang program KB
• a. Kurangnya kemampuan SDM untuk yang sebearnya metode
menerima informasi terbaru dan nilai baru KB gratis di puskesmas.
yang di perkenalkan dikarenakan rendahnya • Gerakan “kontak kader
tingkat pendidikan rata-rata di lingkungan RT tingkat RW dan RW
01. mengenai sosialisasi
tentang KB.
Masalah Penyebab Tujuan Sasaran Alternatif pemecahan
masalah
• Kurangnya motivasi dari pasangan untuk mengikuti KB. • Memaksimalkan peran
• Mempunyai pemahaman yang salah terkait KB. Kb membuat posyandu dalam
peranakan kering dan susah untuk mendapatkan keturunan kembali menyampaikan informasi
jika ingin punya program mempunyai keturunan kembali. tentang KB
• Keengganan untuk rutin kontol KB ke petugas kesehatan terutama • Pemberdayaan kader
untuk KB suntik dan IUD. untuk turut aktif dalam
sosialisasi pentingnya KB
Method/ process: • Puskesmas dapat
• Sosialisasi yang yang kurang melalui leaflet dan penyuluhan yang melakukan follow up dan
dilakukan oleh tenaga kesehatan atau prakterk jejaring di sekitar RW.. melakukan sistem
Fasilitas seperti posyandu di lingkungan tidak memberikan informasi pencatatan jumlah
terkait KB. penderita hipertensi pada
wilayah kerjanya
Machine/ technology • Melakukan kunjungan
• Berupa sarana prasarana, baik kuantitas maupun kualitas. Dalam hal rumah dalam rangka
ini tidak adanya media informasi yang terjangkau dan mudah konseling dan
dipahami semua informasi terkait KB. pemberdayaan keluarga.
Memanfaatkan potensi
Measurement/ money: yang dimiliki keluarga
• Pemahaman bahwa metode KB memerlukan biaya yang banyak tersebut, hal yang tidak
dapat diselesaikan dirujuk
ke Puskesmas