Anda di halaman 1dari 21

Laporan JAGA

25 Juli 2019
1

Identitas Pasien
3
2
Riwayat Penyakit
Sekarang
● Keluhan Utama: Lemah, lesu, keluar keringat dingin
● Onset & Kronologi: Kurang lebih 1 jam sebelum masuk
Rumah Sakit Islam Sultan Agung, pada pagi hari sempat
memakan ikan panggang
● Kualitas: Tidak bisa beraktivitas
● Kuantitas: -
● F. Memperberat: -
● F. Memperingan: Istirahat
● Gejala penyerta: Mual, muntah, merasa gatal di seluruh
tubuh, nyeri ulu hati

5
3

RPD, RPK, RPsikososial


● RPD: Pasien tidak ada riwayat penyakit signifikan yang sama
maupun berbeda yang berhubungan dengan keluhan
● RPK: Keluarga tidak ada yang menderita penyakit yang
sama maupun memiliki riwayat yang sama
● Rpsikososial: Pasien merupakan peserta JKN PBI,
menghindari makanan laut (alergi makanan laut)

7
4

Pemeriksaan Fisik
● KU: Pasien tampak lemah, ● TTV:
lesu, pucat, dan tampak ○ TD: 72/31 mmHg
wajah bengkak ○ RR: 32 x/menit
● Kesadaran: ○ N: 88 x/menit
○ E: 4 ○ S: 35,20C
○ V: 5 ○ SpO2: 86%
○ M: 6

9
● Kulit: Kemerahan sekitar tubuh (+), Urticaria (+)
● Kepala: Mesocephal, edema wajah (+)
● Mata: mata merah (-), sklera ikterik (-), konjungtiva anemis (-),
edema periorbita (+)
● Thorax-cor: dbn
● Thorax-pulmo: suara dasar vesikuler (+/+), wheezing (-/-)
● Abdomen: Hepatomegali (-), splenomegali (-), ascites (-), nyeri
tekan profundal (+)
● Ekstremitas: edema tungkai (-/-), akral dingin (-/-)

10
5

Pemeriksaan Penunjang
12
13
6

Abnormalitas Data
● Anamnesis ● Pemeriksaan Fisik
1. Lemah, lesu, keringat 7. Nyeri tekan profunda (+)
dingin 8. Hipotensi (72/31 mmHg)
9. Takipneu (32 x/menit)
2. Mual (+) Muntah (+)
10. Ruam di kulit (bekas
3. Riwayat makan urticaria)
seafood (suspek 11. Edema periorbita
alergi) 12. Wajah bengkak
4. BAB cair 3x ● Pemeriksaan Penunjang
5. Gatal seluruh tubuh 13. Leukositosis
6. Nyeri ulu hati 14. Hematocrit meningkat
15. Hipokalemia

15
7

Problem Listing
Syok Hipovolemik (1, 2, 3, 5, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15)
Diare Akut dengan Dehidrasi Sedang ec Alergi makanan (2, 3, 4, 5, 6, 7, 10, 11, 13, 15)
1. Syok Hipovolemik
● Subyektif:
1. Lemah, lesu, keringat dingin
2. Mual (+) Muntah (+)
3. Riwayat makan seafood (suspek alergi)
4. Gatal seluruh tubuh
● Obyektif:
1. Hipotensi (72/31 mmHg)
2. Takipneu (32 x/menit)
3. Ruam di kulit (bekas urticaria)
4. Edema periorbita
5. Wajah bengkak

17
● Assessment:
1. Syok Hipovolemik ec. Vomitus profus
2. Syok Hipovolemik ec. Reaksi alergi
● Planning:
1. IPDx: tes alergi
2. IPTx:
 Oksigenisasi nasal canul 3 lpm
 Infus RL loading 1000cc (200cc  300cc dilanjutkan 500cc)
 Inj. Ondansetron 4 mg
 Inj. Ranitidine 1A (50 mg)
 Inj. Dexamethasone 5 mg
 Inj. Diphenhidramine 10 mg
 Inj. Dobutamine 5 mg/kgBB
 New Diatab (II) P.O
3. IPMx: Monitoring TTV setiap 15 menit hingga keadaan stabil
4. IPEx: Makan nutrisi seimbang dan teratur, minum yang banyak, bed
rest
18
2. DADS ec. Alergi makanan
● Subyektif:
1. Riwayat makan seafood (suspek alergi)
2. BAB cair 3x
3. Nyeri ulu hati
4. Gatal seluruh tubuh

● Obyektif:
1. Nyeri tekan profunda (+)
2. Ruam di kulit (bekas urticaria)
3. Edema periorbita
4. Wajah bengkak

19
● Assessment:
1. DADS ec. Alergi makanan
2. DADS ec. Keracunan makanan
● Planning:
1. IPDx: tes alergi, feses rutin (makros et mikros)
2. IPTx:
 Infus RL loading 1000cc
 Inj. Ranitidine 1A (50 mg)
 Inj. Dexamethasone 5 mg
 Inj. Dobutamine 5 mg/kgBB
 Sucralfat syr. 3x1 cth
 Omeprazole 10 mg 2x1
3. IPMx: Monitoring TTV setiap 15 menit dan tanda dehidrasi (mata
cekung, turgor kulit)
4. IPEx: Makan nutrisi seimbang dan teratur, minum yang banyak, bed
rest
20
Thanks!
21