Anda di halaman 1dari 46

Dental Resepsionis

Peranan Perawat gigi


- Mempunyai peran yang sangat strategis
dalam proses pelayanan kesehatan gigi
- Sesuai SK Menkes No 378/Menkes/SK/III/
2007 tentang standar profesi perawat gigi.
- Dituntut memiliki pengetahuan dan
ketrampilan yang tinggi dalam mengelola
pelayanan kesehatan dari berbagai aspek,
baik aspek pembiayaan, sistem informasi,
inventarisasi, etik serta hukum pelayanan
kesehatan
karena itu perawat gigi adalah orang yang
mempunyai multi peran, yaitu seorang perawat
gigi harus berperan sebagai manejer, sekretaris,
resepsionis, tenaga inventaris, akuntan, kasir,
arsiparis dll.
A.Pengertian: adalah suatu tatacara penerimaan
tamu yang akan berobat gigi oleh tenaga kesehatan
gigi.
Tenaga kesehatan termasuk kesehatan gigi
merupakan tenaga yang memberikan pelayanan
kepada masyarakat, oleh karena itu masyarakat
yang datang harus dilayani dengan sebaik2nya.

B. Prosedur
1. Persiapan
a. Persiapan tempat; kebersihan, kenyamanan
b. Persiapan Alat; ATK, tensimeter, alat peraga
c. Persiapan petugas/ operator; penampilan,
pengetahuan dll.
2. Pelaksanaan
a. Perkenalan
- tersenyum, menyapa, memperkenalkan
nama petugas.
- menanyakan identitas pasien dan keperluan
pasien
- mencatat semuanya pada buku pendaftaran
atau kartu status
b. Penyuluhan.
- Sambil menunggu giliran untuk diperiksa,
sebaiknya pasien diberi penyuluhan singkat
tentang kesehatan gigi dan mulut atau
memberikan penyuluhan apabila ada
permintaan atau pertanyaan pasien mengenai
kasus2 tertentu.
c. Pemeriksaan darurat, misalnya apabila pasien
akan mencabut gigi, harus dilakukan
pemeriksaan tekanan darah.
d. Mengatur jadwal pasien atau antrian pasien.
e. Menerima telepon dari pasien atau menelpon
pasien untuk mengigatkan perjanjian
• Tata cara perjanjian
1. Jelaskan alasan dibuat perjanjian
2. Jelaskan tindakan apa yang akan dilakukan .
3. Sepakati waktu perjanjian
4. Jelaskan akibat apabila perjanjian tidak tepat
oleh pasien
5. Jelaskan alasan perjanjian tidak tepat oleh
operator
6. Jelaskan orang2 yang harus didahulukan
perawatannya
• Pengaturan Waktu
1. Perhitungkan waktu pemeriksaan,
penyuluhan dan tindakan
2. Bisa dipakai waktu rata2 bagi setiap pasien
3. Apabila ada kelebihan waktu dan pasien
berikutnya belum datang, bisa dipakai untuk
pasien tanpa perjanjian.
4. Nomor perjanjian diselang seling untuk
mengantisipasi waktu perawatan maupun
pasien darurat/tanpa janji
Pembiayaan
1. Mengetahui sumber pembiayaan pasien, dengan
bertanya atau dari kartu berobat
2. Jelaskan jumlah biaya sesuai dng perawatan,
untuk kartu yg gratis jelaskan ditanggung
sebagian atau secara keseluruhan.
3. Apabila pasien tidak setuju akan suatu biaya,
berikan alternatif pengurangan biaya atau pilihan
tempat berobat.
4. Menghitung unit cost / biaya pertindakan
5. Merencanakan kebutuhan obat-obatan/
peralatan.