Anda di halaman 1dari 54

Laporan Jaga

Senin, 29 Juli 2019


Pasien 1
Seorang pasien perempuan, umur 34 tahun datang ke IGD
RSAM dengan :

Keluhan Utama :
Nyeri perut kanan bawah sejak ± 6 jam SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang

• Nyeri perut kanan bawah sejak ± 6 jam SMRS


• Nyeri perut berpindah-pindah dan kemudian menetap di perut
kanan bawah
• Mual (+), muntah (-)
• Perut terasa kembung (-)
• BAB dan BAK tidak ada keluhan
Pemeriksaan Fisik

- Keadaan umum : Sakit sedang


- Kesadaran : Composmentis
- Tekanan darah : 128/ 87 mmHg
- Nadi : 82x/mnt
- Nafas : 20x/mnt
- Suhu : 36,7 0C
- VAS : 6
Status Generalisata

Kepala
Mata : Konj anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
Leher : JVP 5-2 cmH20
Thorax
Pulmo : Simetris statis dan dinamis, fremitus ki = ka, SN
vesikuler, rhonki (-/-), wheezing (-/-)
Cor : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Pelvis : NT Suprapubik (-)
Genitalia : tidak ada kelainan
Ekstremitas : Akral hangat, oedem (-/-)
Status Lokalis

Abdomen : Supel, NT (+) Mc Burney, NL (+)


BU (+) normal
Hasil Pemeriksaan Rontgen
Diagnosis Kerja: Appendisitis Akut

Pemeriksaan Laboratorium:
– Hb : 12,1 gr/dl
– Leukosit : 17.270 /mm3
– trombosit : 276.000
– Hematokrit : 37,8 %
– PT : 9,8 detik
– APTT : 31,0 detik
– INR : 0,89
– Creatinin : 0.66 mg/dL
– Glukosa : 110 mg/dL
– Urea : 11.5 mg/dL
Tatalaksana:
• IVFD RL 8 jam/kolf
• Inj. Ceftriaxon 2x1
• Inj. Ranitidin 2x1
• Inj. Ketorolac 3x1
• Konsul Anestesi

Rencana:
• Laparoskopi
Pasien 2
Seorang pasien perempuan, umur 22 tahun datang ke IGD
RSAM dengan :

Keluhan Utama :
Badan lemas dan letih sejak 1 minggu SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang

• Badan lemas dan letih sejak 1 minggu SMRS


• Pusing dan tampak pucat sejak 1 hari SMRS
• BAB berdarah sejak 1 minggu SMRS, darah berwarna merah
segar, sebanyak ± setengah gelas kaki lima, BAB 1x sehari
• Nyeri saat BAB (+)
• Riw keluar benjolan pada anut saat BAB (-)
• Mual (-), muntah (-)
• Demam (-)
• BAK tidak ada keluhan
Riwayat Penyakit Dahulu

• Pasien sudah dikenal hemoroid sejak tahun 2017, di


kolonoskopi
Pemeriksaan Fisik

- Keadaan umum : Sakit sedang


- Kesadaran : Composmentis
- Tekanan darah : 95/60 mmHg
- Nadi : 96x/mnt
- Nafas : 22x/mnt
- Suhu : 36,7 0C
- VAS : 3
Status Generalisata

Kepala
Mata : Konj anemis (+/+), sklera ikterik (-/-)
Leher : JVP 5-2 cmH20
Thorax
Pulmo : Simetris statis dan dinamis, fremitus ki = ka, SN
vesikuler, rhonki (-/-), wheezing (-/-)
Cor : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen : Distensi (-), supel, BU(+) normal
Pelvis : NT Suprapubik (-)
Genitalia : tidak ada kelainan
Ekstremitas : Akral hangat, oedem (-/-)
Diagnosis Kerja: Anemia ec perdarahan hemoroid

Pemeriksaan Laboratorium:
– Hb : 4,9 gr/dl
– Leukosit : 6.600 /mm3
– trombosit : 395.000
– Hematokrit : 18,3 %
Tatalaksana:
• IVFD RL 8 jam/kolf
• Inj. Ranitidin 2x1
• Inj. Ketorolac 2x1
• Vit K 2x1
• Asam traneksamat 3x1

Rencana:
Transfusi PRC 5U
Pasien 3
Seorang pasien perempuan, umur 78 tahun datang ke IGD
RSAM dengan :

Keluhan Utama :
Nyeri perut sejak ± 5 hari SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang

• Nyeri perut sejak ± 5 hari SMRS


• Perut tampak membesar sejak 5 hari SMRS, awalnya sebesar
kepala bayi, makin lama makin besar dan terasa tegang
• Nyeri pada perut (+)
• Mual (+), muntah (+)
• BAB (-) selama 4 hari, pasien BAB terakhir ± 2 jam SMRS
• BAK tidak ada keluhan
Riwayat Penyakit Dahulu

• Riwayat operasi hernia umbilikus 2 tahun yll


• 1 tahun setelah operasi muncul benjolan di daerah bekas luka
jahitan operasi
Pemeriksaan Fisik

- Keadaan umum : Sakit sedang


- Kesadaran : Composmentis
- Tekanan darah : 160/ 100 mmHg
- Nadi : 120x/mnt
- Nafas : 22x/mnt
- Suhu : af
- VAS : 5
Status Generalisata

Kepala
Mata : Konj anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
Lain : NGT jernih
Leher : JVP 5-2 cmH20
Thorax
Pulmo : Simetris statis dan dinamis, fremitus ki = ka, SN
vesikuler, rhonki (-/-), wheezing (-/-)
Cor : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Pelvis : NT Suprapubik (-)
Genitalia : tidak ada kelainan
Ekstremitas : Akral hangat, oedem (-/-)
Status Lokalis

Abdomen
Inspeksi : tampak distensi (+)
Palpasi : supel, NT (+)
Perkusi : hipertimpani
Auskultasi : BU (+), metalic sound (+)
Foto Klinis
Hasil Pemeriksaan Rontgen
Diagnosis Kerja: Hernia Umbilikus

Pemeriksaan Laboratorium:
– Hb : 14,9 gr/dl
– Leukosit : 10.300 /mm3
– trombosit : 376.000
– Hematokrit : 42 %
– Kalium : 3,90 mEq/l
– Natrium : 126,4 mEq/l
– Khlorida : 94,2 mEq/l
– Glukosa : 118 mg/dL
Tatalaksana:
• IVFD RL 8 jam/kolf
• Inj. Ceftriaxon 2x1
• Inj. Ranitidin 2x1
• Inj. Ketorolac 3x1
Pasien 4
Seorang pasien laki-laki, umur 42 tahun datang ke IGD RSAM
dengan :

Keluhan Utama :
Luka telapak tangan kiri sejak ±6 jam SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang

• Luka telapak tangan kiri sejak ±6 jam SMRS, terjadi saat


tangan kiri tertimpa dongkrak ban mobil bus
• Jari kedua tangan kiri nyeri dan sulit digerakkan
• Pusing (-)
• Mual (-), muntah (-)
Pemeriksaan Fisik

- Keadaan umum : Sakit sedang


- Kesadaran : Composmentis
- Tekanan darah : 134/93 mmHg
- Nadi : 110x/mnt
- Nafas : 20x/mnt
- Suhu : 36,2 0C
- VAS : 7
Status Generalisata

Kepala
Mata : Konj anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
Leher : JVP 5-2 cmH20
Thorax
Pulmo : Simetris statis dan dinamis, fremitus ki = ka, SN
vesikuler, rhonki (-/-), wheezing (-/-)
Cor : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen : Distensi (-), supel
Pelvis : NT Suprapubik (-)
Genitalia : tidak ada kelainan
Ekstremitas : Akral hangat, oedem (-/-)
Status Lokalis: Tangan Kiri

L : luka, deformitas di tangan kiri


F : nyeri (+), distal sensibility (+), CRT < 2 detik
M : ROM limited
Hasil Pemeriksaan Rontgen
Diagnosis Kerja: Open # Metacarpal II Manus Sinistra

Pemeriksaan Laboratorium:
– Hb : 15,9 gr/dl
– Leukosit : 15.700 /mm3
– trombosit : 263.000
– Hematokrit : 47,5 %
– PT : 10,9 detik
– APTT : 22,4 detik
– Ur/Cr : 23,6 / 0.8
– Glukosa : 93 mg/dL
Tatalaksana:
• Inj. Ceftriaxon 2x1
• Inj. Ranitidin 2x1
• Inj. Ketorolac 3x1
• Konsul Ortopedi

Rencana:
• Debridement + ORIF K-Wire
Pasien 5
Seorang pasien perempuan, umur 56 tahun datang ke IGD
RSAM dengan :

Keluhan Utama :
Nyeri seluruh perut sejak 1 hari SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang

• Nyeri seluruh perut sejak 1 hari SMRS


• Awalnya nyeri dirasakan pada ulu hati
• Mual (-), muntah (-)
• Demam (+) hilang timbul
• BAB dan BAK tidak ada keluhan
• Riwayat minum jamu dan obat penghilang nyeri (+)
Pemeriksaan Fisik

- Keadaan umum : Sakit sedang


- Kesadaran : Composmentis
- Tekanan darah : 100/60 mmHg
- Nadi : 109x/mnt
- Nafas : 24x/mnt
- Suhu : 38,4 0C
- VAS : 6
Status Generalisata

Kepala
Mata : Konj anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
Leher : JVP 5-2 cmH20
Thorax
Pulmo : Simetris statis dan dinamis, fremitus ki = ka, SN
vesikuler, rhonki (-/-), wheezing (-/-)
Cor : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Pelvis : NT Suprapubik (-)
Genitalia : tidak ada kelainan
Ekstremitas : Akral hangat, oedem (-/-)
Status Lokalis

Abdomen : Distensi (-)


NT (+), NL (+) seluruh lapangan perut
BU (+) menurun
Hasil Pemeriksaan Rontgen
Diagnosis Kerja: Peritonitis Difus ec Susp. Perforasi
Gaster

Pemeriksaan Laboratorium:
– Hb : 11,9 gr/dl
– Leukosit : 9.700 /mm3
– trombosit : 241.000
– Hematokrit : 35,8 %
– PT : 10,5 detik
– APTT : 37,7 detik
– Kalium : 3,58 mEq/l
– Natrium : 136, 3 mEq/l
– Klorida : 106,2 mEq/L
– Ur/Cr : 58/1,03 mg/dl
– SGOT/PT : 25/47
Tatalaksana:
• IVFD RL 8 jam/kolf
• Inj. Cefotaxim 2x1gr
• Inj. Metronidazol 3x500mg
• Inj. Ranitidin 2x1
• Inj. Paracetamol 3x1 gr

Rencana:
• Laparoskopi
Pasien 6
Seorang pasien perempuan, umur 61 tahun datang ke IGD
RSAM dengan :

Keluhan Utama :
Nyeri dan luka di lengan bawah kanan
Riwayat Penyakit Sekarang

• Nyeri dan luka di lengan bawah kanan


• Awalnya pasien terpeleset dan jatuh di kamar mandi
• Pasien sadar setelah kejadian
• Mual (-), muntah (-)
• Kejang (-)
Pemeriksaan Fisik

- Keadaan umum : Sakit sedang


- Kesadaran : Composmentis
- Tekanan darah : 120/ 70 mmHg
- Nadi : 90x/mnt
- Nafas : 19x/mnt
- Suhu : 36,7 0C
- VAS : 7
Status Generalisata

Kepala
Mata : Konj anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
Leher : JVP 5-2 cmH20
Thorax
Pulmo : Simetris statis dan dinamis, fremitus ki = ka, SN
vesikuler, rhonki (-/-), wheezing (-/-)
Cor : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen : Distensi (-), Supel, BU (+) normal
Pelvis : NT Suprapubik (-)
Genitalia : tidak ada kelainan
Ekstremitas : Akral hangat, oedem (-/-)
Status Lokalis: Lengan Bawah Kanan

L : vulnus laseratum 2x0.5x0.5 cm di lengan bawah kanan,


deformitas di lengan bawah kanan
F : nyeri (+), distal sensibility (+), CRT < 2 detik
M : ROM limited
Foto Klinis
Hasil Pemeriksaan Rontgen
Diagnosis Kerja: Close # Radius Ulna 1/3 distal (D)

Pemeriksaan Laboratorium:
– PT : 9,5 detik
– APTT : 44,9 detik
– D-dimer : 0,86
– Kalium : 3,76 mEq/L
– Natrium : 140,2 mEq/L
– Klorida : 109,3 mEq/L
Tatalaksana:
• IVFD RL 8 jam/kolf
• Inj. Ceftriaxon 2x1
• Inj. Ranitidin 2x1