Anda di halaman 1dari 14

Metode Penelitian

“STUDI KASUS”
MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN BAHASA
INDONESIA
( Studi Kasus di SMA PGRI 56 Ciputat)
SKIPSI
Oleh :
Yeti Budiyarti

Oleh Kelompok 2 :
Andre Valerius
Lurisma Paulus
PENDAHULUAN

• Latar belakang
Pendidikan merupakan dasar yang penting bagi kemajuan sebuah bangsa, karena
dengan pendidikan sebuah bangsa akan mencapai kemajuan, baik dalam
pengembangan sumber daya manusia maupun pada pengelolaan sumber daya alam.
Pendidikan merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa komponen diantaranya
komponen yang pertama yaitu input, yang terdiri dari peserta didik dan guru sebagai
pendidik, komponen yang kedua adalah proses yang dipengaruhi oleh lingkungan dan
instrumen pengajaran, komponen yang ketiga hasil, yaitu dampak dari interaksi antara
pendidik dengan peserta didik dan didukung oleh proses.
• Rumusan Masalah
1. Bagaimana minat belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia?
2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat belajar siswa?
3. Seberapa besar pengaruh faktor-faktor minat belajar terhadap mata
• Tujuan
1. Untuk mengetahui minat belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia
2. Untuk mengetahui kendala-kendala atau kesulitan yang dihadapi siswa dalam mata pelajaran
bahasa Indonesia
3. Untuk mengetahui seberapa besar minat siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia
• Hakikat belajar
1. Pengertian belajar
KAJIAN TEORI 2. Ciri-ciri belajar
3. Jenis belajar
4. Factor yang mempengaruhi belajar
Hakikat minat belajar
• Hakikat bahasa Indonesia
1. Pengertian minat
2. Faktor yang mempengaruhi minat
1. Pengertian bahasa

3. Macam-macam minat 2. Fungsi bahasa Indonesia


4. Fungsi minat dan belajar 3. Tujuan dan manfaat kemahiran bahasa
5. Pengukuran minat 4. Ragam bahasa
6. Metode minat
METODE PENELITIAN
• Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan melalui pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses
penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah
manusia. Pendekatan ini dilakukan pada metode analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif adalah untuk
mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul
sebagaimana adanya.
• Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Penelitian dilaksanakan pada selama 6 bulan atau 1 semester, dan bertempat di SMA PGRI 56 Ciputat.
• Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI IPA SMA PGRI 56 Ciputat, sedangkan sampel dalam
penelitian ini yang diambil adalah kelas XI IPA Bahasa Indonesia yang berjumlah 31 siswa diambil secara random.
• Teknik Pengumpulan Data
1. Observasi
2. Angket
3. Wawancara
Berikut ini terdapat kisi-kisi angket tentang minat belajar siswa terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia.

Table 1

Kisi – kisi angket tentang minat belajar siswa terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia

No Indikator Banya Item


k butir
1 Perasaan senang terhadap 5 3,6,8,15,18
mata pelajaran bahasa
Indonesia
2 Ketertarikan terhadap mata 5 4,5,7,12,13
pelajaran bahasa Indonesia
3 Perhatian guru 6 2,10,11,13,1
6,17
4 Semangat siswa dalam 3 1,19,20
mengikuti mata pelajaran
bahasa Indonesia
• Instrumen Penelitian
Instrumen yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah pernyataan-
pernyataan yang dibentuk berupa angket, yang kemudian diberikan kepada
objek penelitian, yaitu siswa-siswi yang peneliti pilih dan menjadi sampel dalam
penelitian.
• Teknik Analisis Data
Setelah angket tentang minat belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa
Indonesia terkumpul dengan lengkap. Tahap berikutnya adalah penulis
menganalisis data tentang minat belajar siswa bahasa Indoesia, dilakukan
dengan menggunakan bentuk skoring
untuk menentukan skoring semua pernyataan setiap itemnya dengan bobot nilai
setiap jawaban sebagai berikut :
Table 2
Skor item alternatif jawaban positif dan negative

No Alternatif jawaban Nilai


Positif (+) Negativ (-)
1 Ya 5 4
2 Tidak 4 5
HASIL PENELITIAN
• Gambaran umum SMA PGRI 56 Ciputat
1. Sejarah dan perkembangan SMA PGRI 56 Ciputat
2. Visi dan Misi SMA PGRI 56 Ciputat
3. Kurikulum
4. Keadaan tenaga pengajar staf Tu dan penjaga sekolah
5. Sarana dan prasarana
• Hasil analisis data
1. Observasi
Tahap observasi dilakukan pada pengamatan langsung di SMA PGRI 56 Ciputat kelas XI yakni saat kegiatan belajar mengajar.
Pengamatan ini dilakukan oleh penulis, penulis mengamati siswa ataupun guru pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Setelah
kegiatan belajar mengajar di kelas selesai, kemudian penulis mewawancarai langsung kepada guru mata pelajaran bahasa Indonesia
tentang minat belajar siswa terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas. Berdasarkan hasil observasi yang terlampir, penulis
menyimpulkan bahwa untuk kelas XI di SMA PGRI 56 Ciputat dipilih berdasarkan tingkat kemampuan dan minat siswa. Bagi siswa
untuk mata pelajaran bahasa Indonesia sangat memahaminya. Tetapi, ada juga siswa yang masih sulit untuk memahami mata
pelajaran bahasa Indonesia dan kurangnya fasilitas sarana dan prasarana. Oleh karena itu, tingkat minat belajar siswa terhadap mata
pelajaran Indonesia di SMA PGRI 56 Ciputat masih perlu ditingkatkan lagi dengan memberikan motivasi dan melengkapi sarana
dan prasarana.
2. Angket

Data yang telah dikumpulkan, di analisis dengan tujuan dapat menarik kesimpulan dengan
baik. Pengolahan data yang masuk, ditempuh dengan cara menstabulasikan, menganalisa, dan
menafsirkan tiap-tiap data dari masing-masing responden atau individu.Setelah diperoleh data
dari hasil angket, kemudian data tersebut diolah dalam bentuk tabel deskriptif persentase
dengan menggunakan rumus:

𝐹
𝑃= 𝑋100%
𝑁

Keterangan : P : angka presentase

F : frekuensi (jumlah jawaban responden)

N : banyaknya individu
PEMBAHASAN

Berdasarkan data di atas dapat diketahui, bahwa tingkat minat belajar siswa terhadap pelajaran Bahasa
Indonesia di SMA PGRI 56 Ciputat masih perlu mendapatkan perhatian lagi baik dari guru (pendidik) dan
lingkungan sekitarnya. Tingkat minat belajar siswa terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA PGRI 56
Ciputat dapat dilihat dari analisis data penulis berupa angket.
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa di SMA PGRI 56 Ciputat terhadap mata pelajaran
bahasa Indonesia, yaitu kurangnya motivasi, kurangnya rasa senang terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia,
tidak adanya semangat dalam setiap mengikuti mata pelajaran bahasa Indonesia. Dan siswa pun tidak mempunyai
niat untuk belajar bahasa Indonesia, contohnya tidak usaha untuk siswa membaca buku yang berkaitan dengan
pelajaran bahasa Indonesia.Selain, faktor-faktor di atas ada pula faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar
siswa di SMA PGRI 56 Ciputat yang mmasih kurang, yaitu kurangnya dorongan dari guru, orang tua, teman, dan
fasilitas sarana dan prasarana untuk menunjang kelancaran dalam kegiatan belajar mengajar. Dorongan guru,
orang tua, teman, dan sarana prasarana apabila tersebut cukup terpenuhi akan menimbulkan adanya minat yang
dimiliki oleh para siswa.
PENUTUP

• Kesimpulan
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran bahasa
Indonesia di SMA PGRI 56 Ciputat, yaitu perlunya rasa senang terhadap mata pelajaran bahasa
Indonesia, motivasi atau dorongan dari guru, orang tua, dan teman, serta minat siswa terhadap
mata pelajaran bahasa Indonesia. Maka, pihak sekolah, orang tua, dan peran masyarakat harus
mendukung semua faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa agar siswa tersebut
mencapai sesuatu yang diinginkannya.
Semua faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa sangatlah berpengaruh untuk
meningkatkan minat belajar siswa baik sekolah maupun di lingkungan sekitarnya. Faktor-faktor
tersebut haruslah mencapai 100% agar siswa lebih minat lagi untuk mencapai segala sesuatu
yang diinginkannya.
a. Saran
Hendaknya kepada kepala sekolah SMA PGRI 56 Ciputat bekerja sama dengan para guru-
guru agar mengadakan program untuk menimbulkan minat belajar siswa khususnya mata
pelajaran bahasa Indonesia. Karena mata pelajaran bahasa Indoensia merupakan mata pelajaran
yang diujikan dalam Ujian Nasional (UAN).
Hendaknya guru-guru khususnya guru mata pelajaran bahasa Indonesia memberikan faktor-
faktor minat belajar siswa lebih ditingkatkan lagi. Karena, faktor-faktor minat belajar siswa
sangat dibutuhkan oleh siswa itu sendiri agar siswa tersebut dapat mencapai segala sesuatu yang
diinginkannya.
Terima Kasih