Anda di halaman 1dari 28

Program Matlab Disusun Oleh :

Pada Materi Usaha Kelompok 4


Dan Energi
Rizcyani Putri (RSA1C316003)
Siti Nurur R. (RSA1C316014)
Zuhra Apriyani (RSA1C316017)
Dosen Pengampu:
Alrizal, S.Pd., M.Si.
Pengertian Usaha
Usaha adalah kegiatan yang menggerakkan benda de-
ngan memberi sesatu untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Maksudnya, sesuatu yang menggerakkan benda tersebut dap-
at berupa dorongan atau tarikan. Usaha juga dapat diartikan
sebagai transfer energi melalui gaya.

Gambar: Seorang mendorong meja


  Menurut fisika, usaha terjadi apabila ada gaya yang men
ggerakkan benda dalam jarak tertentu. Usaha didefinikan se
bagai perkalian dott product (perkalian skalar) antara gaya
( ) dengan perpindahan () selama gaya bekerja. Menurut def
inisi ini, gaya yang dihitung hanyalah gaya yang bekerja sea
rah dengan gerak benda. Secara matematis dapat ditulis seb
agai berikut:

W = F.s

Dimana:

W = usaha (Joule)

F = gaya (N)

S = perpindahan benda (m)


a. Usaha yang dilakukan oleh gaya konstan
  • W=.= . = F. s cos α

 • W = . = . = F. s cos α= F . s cos 900= 0

 • W = . = . = F. s cos α= F . s cos 1800= - F . s

  • W=.=

b. Usaha yang dilakukan oleh gaya tidak konstan


  Usaha yang dilakukan oleh gaya yang tidak konstan dapat
ditentukan secara grafis. Dengan menggunakan informasi dari
grafik F = f(x), kita dapat mengetahui besar usaha yang dilakukan
oleh gaya yang tidak konstan, yaitu dengan menghitung luas
daerah di bawah kurva.
Pengertian Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha


atau kerja. Sebuah benda dapat dikatakan mempunyai
energi bila benda itu menghasilkan gaya yang dapat m
elakukan usaha.

Bunyi hukum kekekalan energi “Energi tidak dapat


diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan dan energi bi
sa berubah dari bentuk satu ke bentuk yang lainnya”.
Bentuk-Bentuk Energi
  Pada dasarnya ada 2 macam bentuk energi, yaitu e
nergi potensial dan energi kinetik. Kedua energi terseb
ut merupakan energi mekanik. Namun, ada juga yang
memiliki sumber berbeda.

1. Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu ben
da yang bergerak. Besarnya energi kinetik suatu benda
bergantung pada massa dan kecepatan benda-benda t
ersebut.
Ek = m v2
 

Dengan : Ek =energi kinetik (J)


M = massa materi (kg)
V = kecepatan gerak materi (ms-1)
2. Energi Potensial
Energi potensial gravitasi adalah energi yang dikandung suatu
materi berdasarkan tinggi rendahnya kedudukannya. Besarnya en
ergi potensial bergantung pada massa dan ketinggian. Secara ma
tematis hubungan tersebut ditulis :
Ep = m g h
 
Jika sebuah pegas direnggangkan oleh gaya F sejauh X, maka
pegas tersebut akan memiliki energi potensial sebesar :
Ep =1/2 kx2 atau: Ep = F.x
 
Keterangan:
Ep = energi potensial (J)
m = massa materi (kg)
g = percepatan gravitasi (ms-2)
h = ketinggian dari bumi (m)
F= gaya pegas (N)
k= konstanta pegas (N/m)
X=pertambahan panjang pegas (m)
3. Energi Mekanik
Energi mekanik juga dapat dinyatakan dengan perubahan posisi
benda karena pengaruh gaya (tarikan atau dorongan).

4. Energi Panas ( Kalor)


Kalor adalah energi yang ditarik oleh sebuah benda sehingga sua
tu benda itu naik atau energi yang dilepaskan oleh suatu benda sehi
ngga suhu benda itu turun atau wujud benda berubah.

5. Energi Cahaya
Energi cahaya adalah energi yang dimiliki oleh gerakan foton dal
am bentuk gelombang elektromagnetik. Gelombang cahaya mempu
nyai frekuensi dan panjang gelombang tertentu, dengan kecepatan y
ang sama.

6. Energi Listrik
Energi listrik adalah energi yang diakibatkan oleh gerakan partike
l bermuatan dalam suatu media (konduktor), karena adanya beda po
tensial antara kedua ujung konduktor.
7. Energi Kimia
Energi kimia adalah energi yang dikandung suatu senyawa dal
am bentuk energi ikatan antara atom-atomnya. Besarnya energi b
ergantung pada jenis dan jumlah pereaksi serta suhu dan tekana
n. Contoh penggunaan energi kimia yaitu pada aki motor.

8. Energi Nuklir
Energi nuklir adalah energi yang terkandung dalam inti atom.
Energi nuklir akan keluar bila suatu inti akan berubah menjadi inti
lain. Besarnya energi nuklir bergantung pada jenis dan jumlah inti.
Contoh penggunaan energi nuklir yaitu pada PLTN.
Hubungan antara Usaha dan Energi
 • Hubungan Usaha Dengan Energi Kinetik
W=
W = Ek2-Ek1
W = ½ m (v22-v12)

• Hubungan Usaha Dengan Energi Potensial


W=
W = Ep2-Ep1
W = m g (h2-h1)
Dengan:
W = usaha (J)
Ek = perubahan energi kinetik (J)
Ek2 = energi kinetik akhir (J)
Ek1 = energi kinetik awal (J)
ΔEp = perubahan energi potensial (J)
Ep1 = energi potensial awal (J)
Ep2 = energi potensial akhir (J)
Pengertian Daya
  Usaha dapat didefinisikan sebagai perubahan energi. Jika perubaha
n energi ini diukur setiap satu sekon, akan didapatkan sebuah besaran
baru yaitu perubahan usaha setiap satu sekon. Besaran tersebut diseb
ut daya. Jadi, daya dapat didefinisikan sebagai perubahan energi setia
p satu sekon. Secara sistematis, daya dituliskan sebagai berikut:

atau :

Keterangan:
P = daya (watt)
F = gaya (N)
V = kecepatan (m/s)
W = usaha (Joule)
t = waktu (sekon)
Menghitun Rumus Data input Data output
g
Usaha W= F*s Gaya, perpindahan, Usaha
sudut antara gaya
W= F*s*cos(a)
dengan perpindahan

Energi kinetik Ek= 0,5*m*v^2 Kecepatan, massa Energi kinetik

Energi Ep= m*g*h Massa, gravitasi Energi Potensial


potensial bumi, ketinggian

Energi Ep= 0,5*k*x^2 Konstanta pegas, Energi potensial


potensial penambahan pegas
pegas panjang
Daya P= W/t Usaha, waktu Daya
Rumus Unit/besaran Variabel Type of data Keterangan
Usaha Gaya F Real/numeric Input data
Perpindahan s Real/numeric Input data
Sudut antara gaya a Real/numeric Input data

dengan perpindahan
Usaha W Real/numeric Output data
Energi Kinetik Massa m Real/numeric Input data
Kecepatan v Real/numeric Input data
Energi kinetik Ek Real/numeric Output data
Energi Potensial Massa m Real/numeric Input data
Gravitasi g Real/numeric Input data
Ketinggian h Real/numeric Input data
Energi Potensial Ep Real/numeric Output data
Energi Potensial Pegas Konstanta pegas k Real/numeric Input data
Pertambahan panjang x Real/numeric Input data
Energi potensial pegas Ep Real/numeric Output data
Daya Usaha W Real/numeric Input data
Waktu t Real/numeric Input data
Daya P Real/numeric Output data
Coding In MatLab
clc
clear
%input
disp('==========');
disp(' Menu ');
disp('==========');
disp('1.Hitung usaha');
disp('2.Hitung usaha yang dilakukan oleh gaya konstan');
disp('3.Hitung energi kinetik');
disp('4.Hitung energi potensial');
disp('5.Hitung energi potensial pegas');
disp('6.Hitung hubungan usaha dengan energi kinetik');
disp('7.Hitung hubungan usaha dengan energi potensial');
disp('8.Hitung daya');
disp('9.Exit');
pilih = input('Pilih Menu = ');
%proses
switch pilih
case 1
disp('anda akan menghitung usaha');
F = input ('Gaya = ');
s = input ('Perpindahan = ');
W = F*s;
fprintf ('nusaha =%8.3fn',W);
case 2
disp('anda akan menghitung usaha yang dilakukan oleh gaya konstan');
F = input ('Gaya = ');
s = input ('Perpindahan = ');
a = input ('Sudut antara gaya dengan perpindahan = ');
W = F*s*cos(a);
fprintf ('nusaha yang dilakukan oleh gaya konstan =%8.3fn',W);

case 3
disp('anda akan menghitung energi kinetik');
m = input('Massa = ');
v = input('Kecepatan = ');
ek = 0.5*m*v^2;
fprintf ('nenergi kinetik =%8.3fn',ek);

case 4
disp('anda akan menghitung energi potensial');
m = input('Massa = ');
g = input('Gravitasi = ');
h = input('Ketinggian = ');
ep = m*g*h;
fprintf ('nenergi potensial =%8.3fn',ep);
case 5
disp('anda akan menghitung energi potensial pegas');
k = input('konstanta pegas = ');
x = input('penambahan panjang = ');
epx = 0.5*k*x^2;
fprintf('nenergi potensial pegas =%8.3fn',epx);

case 6
disp('anda akan menghitung hubungan usaha dengan energi kinetik');
m = input ('Massa = ');
v1 = input('Kecepatan awal = ');
v2 = input('Kecepatan akhir = ');
W = 0.5*m*(v2^2-v1^2);
fprintf ('nhubungan usaha dengan energi kinetik =%8.3fn',W);

case 7
disp('anda akan menghitung hubungan usaha dengan energi potensial');
m = input('Massa = ')
g = input('Gravitasi = ');
h1 = input('Ketinggian awal = ');
h2 = input(‘Ketinggian akhir = ');
W = m*g*(h2-h1);
fprintf ('nhubungan usaha dengan energi potensial =%8.3fn',W);
case 8
disp('anda akan menghitung daya');
W = input('usaha = ');
t = input('waktu = ');
P = W/t;
fprintf('ndaya =%8.3fn',P);

case 9
end
Contoh soal :
1. (Usaha) : Mono mendorong sebuah meja dengan gaya 80 N dan
meja berpindah sejauh 3 meter. Berapakan usaha yang dilakukan
Mono?

Penyelesaian
Diketahui:
F = 80 N
s = 3 meter
Ditanya:
W=....?
Jawab:
W=Fxs
= 80 N x 3 m
= 240 Joule
2. (Usaha yang dilakukan oleh gaya konstan) : Objek bermassa dike
nai gaya sebesar 10 N dan mengakibatkan objek mengalami perpind
ahan sebesar 5 meter. Jika gaya dan perpindahan membentuk sudut
300 maka besar usaha yang dilakukan oleh gaya tersebut adalah seb
esar?

Penyelesaian :
Diketahui:
F = 10 N
s = 5 meter
ϴ = 300
Ditanya:
W=....?
Jawab:
W = F x s. cos ϴ
= 10 N x 5 m cos 300
= 7.713 Joule
3. (Energi Kinetik) : Santo mengendarai sepeda ontel dengan ke
cepatan 3 m/s. jika massa sepeda Santoso 1000 kg. berapakah
energi kinetiknya?

Penyelesaian :
Diketahui:
v = 3 m/s
m = 1000 kg
Ditanya:
Ek =....?
Jawab:
Ek = ½ x m x v2
= ½ x 1000 kg x (3 m/s)2
= 4500 Joule
4. (Energi Potensial) : Sebuah bola yang memiliki massa 2 kg, te
rletak di atas lemari dengan ketinggian 3 m. berapakah energi p
otensial bola? (percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2).

Penyelesaian :
Diketahui:
m = 2 kg
h=3m
g = 10 m/s2
Ditanya:
Ep =....?
Jawab:
Ep = m x g x h
= 2 kg x 10 m/s2 x 3 m
= 60 Joule
5. (Energi Potensial Pegas) : sebuah pegas dengan konstanta peg
as 200 N/m diberi gaya sehingga meregang sejauh 10 m. Tentuka
n energi potensial pegas yang dialami pegas tersebut?

Penyelesaian :
Diketahui:
k = 200 N/m
Δx = 10 m
Ditanya:
Epx =....?
Jawab:
Epx = ½ . k . Δx2
= ½ x 200 N/m x (10 m)2
= 10.000 Joule
6. (Hubungan usaha dengan energi kinetik) : Sebuah benda massanya 20 kg
bergerak dengan kelajuan 10 m/s dalam waktu 4 sekon, kelajuannya beruba
h menjadi 15 m/s. Jarak yang ditempuh benda tersebut adalah 100m. Tentu
kan usaha yang dilakukan benda tersebut!

Penyelesaian :
Diketahui:
m = 20 kg
v1= 10 m/s
v2= 15 m/s
Ditanya:
W=....?
Jawab:
W= ΔEk = Ek2 - Ek1
= m (v22-v12)
= 20 (152-102)
=10 (225-100)
=10x125
=1.250 J
7. (Hubungan usaha dengan energi potensial) : Sebuah balok bermassa 8 kg
didorong dari dasar bidang miring licin yang panjangnya 4 meter. Jika puncak
bidang miring berada pada ketinggian 2 meter diatas permukaan lantai dan p
ercepatan gravitasi 10 m/s2, maka usaha yang dibutuhkan untuk memindahka
n balok ke puncak adalah?

Penyelesaian:
Diketahui:
m = 8 kg
g = 10 m/s2
h1 = 0 m
h2 = 2 m
Ditanya:
W=....?
Jawab:
W = ΔEp = Ep2 - Ep1
= m . g . Δh
= m . g (h2 – h1)
= 8 kg . 10 m/s2 (2 m – 0 m)
= 160 Joule
 8.Daya) : Seseorang bermassa 60 kg memanjat sebuah pohon kelapa hing
ga ketinggian 5 meter selama 10 detik. Daya yang dibutuhkan orang terseb
ut agar dapat memanjat pohon kelapa adalah? (g= 10 m/s2).

Penyelesaian:
Diketahui:
m = 60 kg
g = 10 m/s2
h=5m
t = 10 detik
Ditanya:
W=....?
Jawab:
W = Ep = m.g.h
= 60 kg x 10 m/s2 x 5 m
= 3000 Joule
Sehingga, daya nya adalah :
Kesimpulan
• Usaha dihasilkan oleh gaya yang dikerjakan pada su
atu benda sehingga benda itu berpindah tempat da
n usaha tidak terlepas dari gaya dan perpindahan.
• Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha
atau kerja. Sebuah benda dapat dikatakan mempun
yai energi apabila benda itu menghasilkan gaya yan
g dapat melakukan usaha atau kerja.
Daftar Pustaka
Astawan, I Gede. 2012. Konsep Dasar IPA 2. Singaraja: Universitas
Pendidikan Ganesha.

Giancoli, Douglas C. 2001. Fisika (Edisi ke-5). Jakarta. Erlangga.

Halliday, David. dan Resnick, Robert. 1991. Fisika Jilid 2 (Terjemaha


n oleh: Pantur Silaban dan Erwin Sucipto). Jakarta: Erlangga.

Istiyono, Edi. 2007. Fisika kelas XI. Klaten: Intan Pariwara.

Raymond A, Serway dan John W, Jewett. 2004. Physics for Scientist


and Engineers (6th Edition). Thomson Brooks.

Sebastian, Egank. 2013. Usaha dan Energi. file:///F:/ipa/Fisika.htm.


Diakses pada Kamis, 19 September 2013.
Thanks For Your
Attention