Anda di halaman 1dari 13

KELOMPOK 18

1. NOVA INDRIANA R
2. NOVI URMILATSANI AFIFAH
3. NOVIA URMILATSANI AFIFAH
4. RIRIN WIJAYANTI
5. RIZKA AYU ARDIYATI
Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah kehamilan yang
bersifat sementara atau menetap.
IUD (Intra Uterine device) adalah alat kontrasepsi yang
disisipkan kedalam rahim, terbuat dari bahan semacam plastik, ada
pula yang dililit tembaga, dan bentuknya bermacam-macam.
(Subrata, 2012).
Menurut Imbarwati (2009) IUD Multiload massa
penggunaan 3 tahun, bentuk IUD ini terbuat dari plastik
(polyethelene) dengan dua tangan kiri dan kanan berbentuk sayap
yang fleksibel
INDIKASI IUD MULTILOAD

• Usia reproduktif
• Keadaan multi para
• Menginginkan kontrasepsi jangka panjang
• Perempuan menyusui yang menginginkan kontrasepsi
jangka panjang
• Setelah melahirkan dan sedang menyusui
• Setelah mengalami abortus dan tidak terlihat adanya
infeksi
• Resiko rendah dari IMS
• Gemuk ataupun kurus
INDIKASI
KONTRA INDIKASI :

• Kehamilan
• Gangguan perdarahan
• Peradangan alat kelamin
• Kecurigaan kanker pada alat kelamin
• Tumor jinak rahim
• Radang panggul.
• Ukuran rongga rahim kurang dari 5 cm
• Belum pernah melahirkan
KONTRA INDIKASI
• EFEK SAMPING IUD MULTILOAD
– Efek / Akibat Samping :
– Terjadi perdarahan yang lebih banyak dan lebih lama pada
masa menstruasi
– Keluar bercak-bercak darah (spotting) setelah 1 atau 2 hari
pemasangan
– Keram / nyeri selama menstruasi
– Keputihan.
WAKTU PEMASANGAN IUD MULTILOAD

• 2-4 hari setelah melahirkan


• 40 hari setelah melahirkan
• Setelah terjadinya keguguran
• Hari ke 3 haid sampai hari ke 10 di hitung dari hari pertama
haid
• Menggantikan metode KB lainnya
• Pada akhir masa menstruasi karena servik agak terbuka pada
waktu ini setelah menderita abortus (segera atau dalam
waktu hari apabila tidak ada gejala infeksi)
WAKTU PEMASANGAN IUD MULTILOAD
Kunjungan Ulang :

• Pemakai harus datang ke klinik dalam 1 minggu - 6


minggu untuk pengecekan
• Jika ada keluhan atau masalah, pemakai harus segera
kembali ke klinik.