Anda di halaman 1dari 15

GROWTH PROMOTION TEST

(UJI PROMOSI PERTUMBUHAN)


Referensi USP <61> dan <62>

PT Herbacore, 24 Des 2017


PER S YARATAN M EDIA

1. Steril
Media jika disterilkan sesuai dengan label di
pengemasannya harus mampu steril dan
tidak ada pertumbuhan kontaminasi pada saat
digunakan

2. Fertilitas (uji promosi pertumbuhan)


Tujuan membuktikan kesesuaian uji media thp
penggunaannya.
 Dilakukan baik media cair maupun padat, baik
media yg dibuat sendiri maupun media yang siap jadi
PER S IAPAN UJI F ERTILITAS

1. Inokulum atau MO tidak lebih dari 5 pasase


2. MO yg disiapkan < 100 CFU/ 0,1 ml
3. Disiapkan control negative dan positif
4. Dilakukan untuk setiap lot media
5. Disiapkan Media lot lama dan Media yang akan diuji
PRO SEDUR UJI F ERTIL ITAS

1. Media padat
Menggunakan metode pour plate (tuang)
0,1 ml MO dalam cawan petri + 20-25 ml media uji
Inkubasi 30 – 350 C selama 48 jam (sesuai longest
period incubation)

2. Media Cair
0,1 ml MO dimasukkan kedalam 10 ml media cair,
Inkubasi 30 – 350 C selama 48 jam (sesuai longest
period incubation)

Note : untuk MO jamur maka inkubasi dilakukan pada suhu 20 – 250


C selama 5 hari (sesuai longest period incubation)
PER S YARATAN UJI F ERTILITAS

1. Media padat
Jumlah koloni di media lot baru dibandingkan dg jml
koloni di media lot lama harus factor 2 (≥1/2 sampai
≤2 ). Contoh jk koloni di media lot lama : 50, mk jml
koloni di lot baru pada kisaran 25 – 100 koloni

2. Media Cair
Secara kualitatif membandingkan tingkat
kekeruhan dengan media lot lama.
Tingkat kekeruhan media lot baru harus sama dg
media lot lama
PER S YARATAN UJI F ERTILITAS

1. Media padat
Jumlah koloni di media lot baru dibandingkan dg jml
koloni di media lot lama harus factor 2 (≥1/2 sampai
≤2 ). Contoh jk koloni di media lot lama : 50, mk jml
koloni di lot baru pada kisaran 25 – 100 koloni

2. Media Cair
Secara kualitatif membandingkan tingkat
kekeruhan dengan media lot lama.
Tingkat kekeruah media lot baru harus sama dg
media lot lama
UJI PENG HAMB ATAN

Prinsip :
1. MO challenge < >100 cfu yg tidak sesuai dg media yg digunakan
Misal Media MSA harusnya digunakan S. aureus tetapi untuk uji
penghambatan digunakan E. coli.

2. Dilakukan inkubasi pada masa inkubasi terpanjang dari Batasan


range inkubasi sesuai persyaratan.
Misal media MSA tsb ,masa inkubasi : 18 – 72 jam, maka untuk
inkubasi di uji penghambatan dilakukan selama 72 jam

3. Persyaratan : Tidak ada pertumbuhan pada media tersebut


UJI INDIK ATIF

Prinsip :
1. MO challenge < 100 cfu yg sesuai dg media yg digunakan
Misal Media MSA harusnya digunakan S. aureus

2. Dilakukan inkubasi pada masa inkubasi terpendek dari Batasan


range inkubasi sesuai persyaratan.
Misal media MSA tsb masa inkubasi : 18 – 72 jam, maka untuk
inkubasi di uji indikatif dilakukan selama 18 jam

3. Persyaratan : ciri koloni mikroba uji harus terlihat jelas dan harus
sama dg inoculum sebelumnya
C O NTO H S TUDI K AS US 1

Bagaimana cara GPT media TSA?


1. Siapkan media TSA lot baru dan lot lama masing-masing duplo untuk setiap MO challenge sesuai USP <61>
sbb:
S. aureus ATCC 6538, P. aeruginosa ATCC 9027, B. subtilis ATCC 6633, C. albicans ATCC 10231 dan A.
brasiliensis ATCC 16404.
Jadi total 10 plates media TSA lot baru dan 10 plates media TSA lot lama
2. Siapkan MO challenge <100 cfu per 0.1 ml
3. Inokulasikan 0.1 ml masing-masing MO challenge pada media (duplo) dan ratakan dengan menggunakan
spreader  menggunakan metode spread plate
4. Inkubasi plate TSA lot lama dan lot baru pada inkubator suhu 30 – 35 ˚C selama 3 – 5 hari
5. Setelah inkubasi 3 hari, lakukan pembacaan hasil untuk plate dengan inokulum S. aureus ATCC 6538, P.
aeruginosa ATCC 9027, B. subtilis ATCC 6633
6. Setelah inkubasi 5 hari, lakukan pembacaan hasil untuk plate dengan inokulum C. albicans ATCC 10231 dan
A. brasiliensis ATCC 16404
7. Lakukan verifikasi hasil GPT, apakah hasil rata-rata plate antara media TSA lot baru berada pada range factor
of 2 dengan hasil GPT media TSA lot lama
8. Lakukan disposisi media tersebut (approved or rejected)
C O NTO H S TUDI K AS US 2
Bagaimana cara GPT media TSB?
1. Siapkan media TSB lot baru masing-masing duplo untuk setiap MO challenge <100 cfu per 0.1 ml
sesuai USP <61> sbb:
S. aureus ATCC 6538, P. aeruginosa ATCC 9027, B. subtilis ATCC 6633, C. albicans ATCC 10231 dan A.
brasiliensis ATCC 16404.
Jadi total 10 tubes media TSB lot baru
2. Siapkan media TSA yang telah lulus GPT masing-masing duplo untuk tiap MO challenge sesuai poin 1, sebagai
inokulum kontrol
3. Inokulasikan 0.1 ml masing-masing MO challenge pada media TSA (duplo) dan ratakan dengan menggunakan
spreader  menggunakan metode spread plate. Inokulasikan 0.1 ml masing-masing MO challenge pada 10 ml
media TSB
4. Inkubasi plate TSA dan tubes media TSB lot baru pada inkubator suhu 30 – 35 ˚C selama 3 – 5 hari
5. Setelah inkubasi 3 hari, lakukan pembacaan hasil untuk plate dengan inokulum S. aureus ATCC 6538, P.
aeruginosa ATCC 9027, B. subtilis ATCC 6633
6. Setelah inkubasi 5 hari, lakukan pembacaan hasil untuk plate dengan inokulum C. albicans ATCC 10231 dan A.
brasiliensis ATCC 16404
7. Lakukan verifikasi hasil GPT, sesuai dengan spesifikasi berikut:
Hasil inokulum kontrol < 100 cfu
Terdapat pertumbuhan pada media cair tersebut (media menjadi keruh atau terdapat endapan pada dasar tube)
8. Lakukan disposisi media tersebut (approved or rejected)
CONTOH STUDI K ASUS 3

Bagaimana cara GPT media MSA?


1. Siapkan media MSA lot baru untuk setiap MO challenge sesuai USP <62> sbb:
S. aureus ATCC 6538 dengan inokulum < 100 CFU per 0.1 ml (utk test GPT dan indikatif) dan E. coli ATCC
8739 dengan inokulum > 100 CFU per 0.1 ml (utk test inhibitory)
2. Siapkan media TSA yang telah lulus GPT masing-masing duplo untuk tiap MO challenge sesuai poin 1, sebagai
inokulum kontrol
3. Inokulasikan 0.1 ml masing-masing MO challenge pada media TSA (duplo) dan 1 plate media MSA, kemudian
ratakan dengan menggunakan spreader  menggunakan metode spread plate
4. Inkubasi plate TSA, MSA lot baru pada inkubator suhu 30 – 35 ˚C
5. Setelah inkubasi 18 jam, lakukan pembacaan hasil untuk MSA plate dengan inokulum S. aureus ATCC 6538,
amati adanya pertumbuhan spesifik pada media
6. Setelah inkubasi 72 jam, lakukan pembacaan hasil untuk MSA plate dengan inokulum E. coli ATCC 8739,
amati apakah terdapat pertumbuhan MO challenge pada media tersebut
7. Untuk pembacaan hasil inokulum kontrol pada media TSA dapat dilakukan setelah inkubasi 24 jam
8. Lakukan verifikasi hasil GPT, sesuai dengan spesifikasi berikut:
Hasil inokulum kontrol untuk S. aureus < 100 cfu dan E. coli > 100 cfu
Terdapat pertumbuhan yang spesifik pada media MSA dengan inokulum S. aureus
Tidak terdapat pertumbuhan pada media MSA dengan inokulum E. coli
9. Lakukan disposisi media tersebut (approved or rejected)
CONTOH STUDI K ASUS
ADA PERTANYAAN