Anda di halaman 1dari 30

HEMODIALISIS PADA ANAK

Oleh: dr. Omega Mellyana ,dr, SpA


Bagian IKA FK Undip/RSUP dr. Kariadi
Aula Diklat, 12 April 2016
PENDAHULUAN

• Definisi Anak (WHO)  sejak masa konsepsi - 18 tahun


• Pembahasan anak dalam arti terbatas yakni hemodialisis
untuk anak-anak dengan berat badan diatas 18- 20 kg karena
keterbatasan fasilitas
PENDAHULUAN
Otot –
Tekanan
otot
darah
jantung
Kesiapan
Volume
Perbedaan fisik dan
darah
anak mental
dengan
dewasa :
INDIKASI HD PADA ANAK

Hemodialisis akut

GnGA, Akut on kronik

Hemodialisis kronik
GANGGUAN GINJAL AKUT
Tahapan gangguan ginjal akut

Contoh Kasus Akut :


• Keracunan jengkol
• Intoksikasi obat/racun/gigitan ular
berbisa
• Sindrome nefritik Akut
(Glomerulonefritis akut pasca
Streptokokus dengan penurunan fungsi
ginjal berat & progresif)
• Gangguan ginjal akut pada kondisi kronik
PENYAKIT GINJAL KRONIK

Penyakit Ginjal Kronik: (Clinical Practice Guideline on CKD):


terdapat salah satu dari kriteria sbb:
1. Kerusakan ginjal > 3 bulan ,didefinisikan sebagai: abnormalitas struktur/
fungsi ginjal dg atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG), yang
bermanifestasi sebagai satu atau lebih gejala: abnormalitas komposisi
urin, pemeriksaan pencitraan, atau biopsi ginjal
2. LFG < 60 ml/menit/1,73m2 selama > 3 bulan dengan atau tanpa gejala
kerusakan ginjal lain yang telah disebutkan
KLASIFIKASI PGK
Staging Deskripsi Laju filtrasi Glomerulus (ml/min/1,73m2)*

1 Kerusakan ginjal dengan LFG normal/meningkat >90

2 Kerusakan ginjal dengan LFG menurun ringan 60 - 89

3 Kerusakan ginjal dengan LFG menurun sedang 30 - 59

4 Penurunan LFG berat 15 - 29

5 Gagal ginjal < 15 (dialisis)


PENYAKIT GINJAL KRONIK

• Hemodialisis Kronik
 penderita PGK
dengan LFG < 15
ml/min/1,73m2
PENYEBAB PGK PADA ANAK

Diagnosis Insidensi

Uropati obstruktif 22%

Hipoplasia / aplasia 18%

Glomerulonefritis 10%

Glomerulosklerosis fokal 9%

Refluks Nefropati 8%
PERSIAPAN HEMODIALISIS PADA ANAK
Informed Teknik & Peresepan HD
Consent: • Pemeriksaan fisik
orang tua & & Tanda vital scr
anak umum
• Pemeriksaan
Pasien : darah rutin, studi
koogulasi, ureum
• Persiapan creatinin,
mental,psikososial, elektrolit, Na , K,
fisik, orientasi Ca & Cl, Fosfat
tempat & teknik anorganik, protein
• Laboratorium total , albumin,
• Akses vaskuler globulin, HbsAg
SYARAT HD (SITUASIONAL)
• BB Anak > 20 KG
• Hemoglobin > 10 mg/dL (untuk HD awal)
• Albumin > 2.5 mg/dL (selanjutnya bisa dipertimbangkan dg
pemberian nutrisi: aminosteril)
• Studi koagulasi normal(jika memanjang perlu FFP atau dg teknik
free heparin)
• Trombosit > 50 ribu /mm3(jika lbh rendah usaha TC)
PERSIAPAN HEMODIALISIS PADA ANAK--LANJUTAN
Kateter di superior V.
Akses vaskuler : Tip kateter sebaiknya
terletak pada
cava memungkinkan
aliran darah tidak
sambungan dari
• Kateter vena sentral superior V. cava &
adekuat  melawan
permukaan dinding
sub kutan dengan atrium kanan/ pada
atrium kanan agar
pembuluh darah
untuk tempat masuk
tunnel dialisis adekuat
& keluarnya kateter

• Tipe kateter : double


Kateter V.
lumen silicon / femoralis: tip dari
Paling banyak di
kateter V. jugularis
kateter sebaiknya
terletak pada V.
polyurethrane internal Posisi cava inferior
bagian distal
• Ukuran Kateter: kateter untuk
8FR(12 HD : mengurangi
resirkulasi
tahun),9FR,10FR
PERSIAPAN TEKNIK & PERESEPAN AWAL DIALISIS

• Volume Ekstrakorporeal: volume pengisian tubing+volume priming


dialiser
• Jaga volume sirkuit < 8 ml/kgBB,
• volume darah ekstrakorporeal < 10 % volume darah total
• (60 ml/kgBB utk remaja – 80 ml/kgBB utk anak)

• Dialiser: BB: 20 – 30 kg (0.7); 30 – 40 kg (0.9); >40 kg (1.0)


UKURAN DIALISER UNTUK ANAK
Ukuran dialiser F3 F4 F5 F6
Area permukaan efektif,m2 0,4 0,7 0,9-1,0 1,3

Koefisien UF,ml/jam/mmHg tekanan transmembra 1,7 2,8 4,0-4,2 5,5

Volume darah priming,ml 28-30 42-44 60-63 82-84

Maksimum UF,ml/jam 800 1600 2450 3300

Koefisien area transfer masa urea(KoA)ml/menit 290 440 557 670

Klirens urea pada Qb 25 ml/men, mL/menit 25 25 25 25

Klirens urea pada Qb 200mL/men, mL/men 125 155 175 183


PERSIAPAN TEKNIK DAN PERESEPAN HD--LANJUTAN
• Cairan pencuci/dialisat : Komposisi: pH:7,1-7,3, dektrose, sodium,
potasium, calsium, Mg, Cl, asetate:2-4 mEq/L; Bicarbonate 30 – 40
mEq/L
• Blood flow ( Qb): Kecepatan aliran darah:
• Anak: 150 – 200 ml/m2/min atau 5 – 7 ml/kgBB/min
• Tujuan: utk klirens urea 2 – 3 ml/min/kgBB
• Dialisat flow(Qd): rata2 kecepatan dialisat 500 ml/min (300 – 800
ml/min
• (Protokol India: BB <20 kg: Qd 400 – 500mL/min;>20 kg 600 –
700mL/min
PERSIAPAN TEKNIK & PERESEPAN AWAL DIALISIS

ULTRAFILTRASI (UF):
UF rate sebaiknya
0,2ml/kg/menit
LAMA DIALISIS:
( maks: 1.5+0.5 % BB/jam)
HD I x 
1/3 kadar UF Goal : jangan > dari 5 % BB
• Rata-rata 4 Jam,
• 2 – 3 jam jika HD pada urea dalam satu sesi dialisis utk
hari sebelumnya, serum cegah hipotensi.
• > 4 jam  membuang UF sekuensial bila cairan
cairan >>> berlebihan,
 pada AKI UF target
0.2ml/kg/min.
PERSIAPAN TEKNIK & PERESEPAN AWAL DIALISIS

Stop heparin minimal 1 jam sebelum sesi HD selesai


PERSIAPAN TEKNIK & PERESEPAN AWAL DIALISIS
• Suportif tekanan darah: NaCl 0,9% 10 – 20 ml/kgBB, albumin 20% 1g/kgBB atau
5mL/kgBB,
• Target Berat Badan Post Dialisis
• Obat-obatan
MONITORING SELAMA DIALISIS
Evaluasi Frekuensi
Monitor kejadian efek /komplikasi Kontinyu selama dialisis
Tanda vital ½- 1 jam selama dialisis
Pemeriksaan fisik rutin Sekali, setiap HD
Akses site HD Sekali , setiap sesi
GDS, elektrolit Sekali, setiap sesi
Fungsi ginjal dan hati Tiap minggu
Hitung jenis Tiap minggu
Konsultasi diit Tiap minggu
Parathormon,status besi Tiap 3 bulan
Kt/V 4 sesi dialisis pertama, setiap 3 bulan
Rasio reduksi urea 4 sesi dialisis pertama, setiap 3 bulan
nPCR (normalized Protein Catabolic Rate) Tiap 3 bulan
EKG, ekokardiogram Tiap 6 bulan
Serologi vrus Tiap 6 bulan
PCR virus (HBV, HCV) Jika transmisi meningkat
Kultur darah dan kateter Jika panas >24 jam
MONITORING PASKA DIALISIS

• Laboratorium : Darah rutin, elektrolit, calsium, phosphat,


albumin 4 jam setelah dialisis
•  terutama untuk yang kondisi akut dan ada
ketidakseimbangan elektrolit
PERHITUNGAN WAKTU HD BERDASARAKAN KLIRENS UREA

• Kt/V= - ln C1/C0
• K= kliren urea dialiser pada Qb spesifik(mL/min)
• t= time (waktu)
• V= Volume total cairan tubuh
• C1= kadar urea paska dialisis
• C0= kadar urea pre dialisis
PERHITUNGAN
• 1. Hitung volume cairan tubuh
• 2. Tentukan rata-rata reduksi urea (URR)yang diharapkan: Untuk HD akut
:harus bertahap 3 – 4 sesi untuk mencegah sindrom disequilibrium
• Sesi 1: 30%
• Sesi 2: 50%
• Sesi 3: 70%
• Sesi 4: 90%
• 3. Kalkulasi ln(C1/C0)
• 4. Hitung waktu lamanya HD berdasarkan rumus Kt/V=-ln C1/C0
KLIRENS UREA DIALIZER (fresenius/nipro):

DIALISER AREA KoA Blood Flow(Qb) Blood Flow (Qb


PERMUKAAN urea 50ml/min 100ml/min)
F3 0.4 250 49 89

F4 0,7 369 50 96

F5 1,0 402 50 97

F6 1,3 458 50 98
PERSIAPAN TEKNIK & PERESEPAN AWAL DIALISIS --
LANJUTAN
• Formula Mellits – Cheek

• Persamaan Morgenstern

• Laki – laki : V(L)= 20,88xBSA-0,429


• Perempuan : V (L) = 16,92xBSA-1,81
KALKULASI ln C1/C0

URR (%) C1/C0 Ln (C1/C0)


90 0,1 -2,302
70 0,3 -1,204
50 0,5 -0,693
30 0,7 -0,357
CONTOH PERHITUNGAN

• Anak perempuan BB 20 kg, TB 120 cm; BSA : 0,82


• Volume total air tubuh sesuai Mellits-Cheeck:
13.207mL
• Sesi II, III, IV sesuai target URR:
• Volume total air tubuh menurut Morgensten:
12.064 mL • Misal sesi III= target 70 % Kt/V= 1,204

• Kt/V= -ln C1/C0= -0,357 • T= 1,204x 13.207/96= 165,6 menit=2,8 jam = 3 jam

• K= 96 • Sesi IV= target 90 % Kt/V=2,302

• T= (0,357x13.207mL)/ 96 = 49 menit= 1 jam • T= (2,302x13.207)/96 = 316,69 menit=5,27 jam

• T=(0,357x12.067mL)/96 = 45 menit=1 jam


• Waktu yang diperlukan untuk sesi I: 1 jam
PENGELOLAAN ANEMIA KARENA PGK

Obati anemia, Terapi Feritin < 100 Feritin < 100


Evaluasi sebelum dengan ng/dL,Tsat < ng/dL, Tsat
anemia pemberian rHuEPO bila 20%  >20 % 
eritropoietin Hb < 11 g/dL suplemen Fe rHuEPO
RINGKASAN PRESKRIPSI HD ANAK

BB kering …......kg
BSA --------m2
Dialiser ….......(luas permukaan dialiser=0,8-1,0 BSA pasien
Solusi priming …......mL Saline/albumin 5%/darah
Blood flow (Qb):3-8 ml/kgBB/min …......mL/min
Dialisat flow rate(Qd) …......mL/min
Durasion time (lama) -------jam atau menit
Ultrafiltration goal (UFG) …......L(sesuaikan dengan BB kering, peningaktan BB
interdialitik))
Dosis Heparin -------U
KOMPLIKASI DIALISIS

Hemodialisis (HD):

• Hipotensi, Kejang perut/kram (perubahan perfusi otot)


• Sindrom dis-ekuilibrium: kumpulan gejala neurologis dan sistemik:
gelisah,sakit kepala, mual, muntah, pandangan kabur,
twitching(gugup)
• Reaksi dialiser (5 menit – 30 menit pertama)
• anafilaktik
TERIMA KASIH