Anda di halaman 1dari 23

Ni Larasati KS, S.Pd, M.

Si
 Monitor Unit merupakan parameter yg
menentukan pemberian dosis untuk
treatment pada linac
 Monitor Unit setara dengan treatment time
pada pesawat cobalt 60
 Monitor Unit dapat dihitung secara otomatis
oleh TPS dan juga dapat dihitung secara
manual
 Monitor Unit harus ditentukan untuk tiap
lapangan/berkas, dan dihitung untuk dosis
per fraksi
 Prescribe dose: dosis yg diberikan dokter (per
fraksi)
 Weight: bobot tiap berkas
 Ḋp: laju keluaran linac
 Parameter dosis kedalaman: PDD (Set up SSD), TMR
(Set up SAD)
 Koreksi aksesoris: jika menggunakan wedge, wedge
factor dimasukkan dlm kalkulasi
 Koreksi geometri: RDF/OF, ISF, dan MF
 Output linac (Ḋp) merupakan parameter yg
dikalibrasi setiap hari oleh fisikawan medis
 Kalibrasi output linac dilakukan dengan
teknik SSD standar (100 cm), dan pada
lapangan standar (10x10)
 Biasanya besar Ḋp (zmaks, 10, 100, hυ) = 1
cGy/MU
 Lokasi tumor berada pada kedalaman
tertentu, dan memiliki bentuk dan luas
tertentu
 Oleh karena itu, diperlukan faktor pengkali
dan faktor koreksi lainnya
 Tabel PDD dan TMR
 Keduanya merupakan parameter dosis kedalaman
 PDD diukur dengan set up SSD, digunakan sebagai
pengkali dalam perhitungan MU jika treatment
dilakukan dg set up SSD
 TMR diukur dengan set up SAD, digunakan sebagai
pengkali dalam perhitungan MU jika treatment
dilakukan dg set up SAD
 Lapangan equivalen
 Tabel PDD, TMR, dan
OF hanya terdiri dari
lapangan yg simetris
saja (persegi), jika
terdapat lapangan yg
bentuknya tidak
simetris, maka dapat
dicari nilai lapangan
ekivalennya
 RDF(Relative Dose Factor) atau OF (Output
Factor):
 Digunakan untuk mengkoreksi lapangan
treatment yg berbeda dg lapangan pengukuran
Ḋp (10x10)
 Memiliki tabel sendiri, diukur setiap tahun
seperti PDD dan TMR, termasuk dalam program
QC radioterapi
 Invers Square Law (ISF)
 Digunakan jika kondisi geometri treatment
berbeda dg kondisi geometri saat pengukuran Ḋp
(set up SSD = 100 cm, kedalaman z max)
 Misalkan treatment dilakukan dengan set up SAD
100 cm, sedangkan Ḋp diukur dg set up SSD 100
cm, maka koreksi ISF harus dilakukan
 Namun, jika treatment dilakukan dengan SSD 100
cm, namun kedalaman tumor tidak pada z max,
maka tidak perlu koreksi ISF karna sudah diwakili
oleh PDD
 Invers Square Law (ISF)
 Mayneord factor (MF)
 Merupakan koreksi PDD yg digunakan jika SSD
pada saat treatment berbeda dgn SSD pada saat
pengukuran Ḋp (SSD 100 cm)
 Interpolasi
 Pengukuran PDD, TMR, dan Output Factor hanya
dilakukan pada lapangan simetris dan kedalaman
tertentu.
 Namun bentuk dan lokasi tumor bermacam-
macam, sehingga untuk mendapat nilai PDD,
TMR, dan Output Factor untuk bentuk dan lokasi
tumor yg tdk terdapat dalam tabel, dapat
dilakukan interpolasi
 Kalibrasi laju dosis (Ḋp):
 Sinar X 6 MV
 Ḋp: 1 cGy/MU (SSD 100 cm, kedalaman 1.5 cm,
lapangan 10x10)
 Jika treatment tidak SSD/SSD berbeda gunakan koreksi
ISF
 Jika lapangan berbeda gunakan koreksi RDF
 Menggunakan PDD; bergantung pada energi,
kedalaman, lapangan dan SSD
 Jika SSD treatment berbeda dgn SSD saat pengukuran
PDD, gunakan koreksi MF
CONTOH SET UP SSD
DGN KALIBRASI SSD
1. How many MUs are required to deliver 50 cGy
using: 6 MV, depth 1.5, 100 SSD, field size
10x10 ?

2. How many MU are required to deliver 80 cGy


using: 6 MV, depth 10, 100 SSD, field size
10x10 ?
3. How many MU are required to deliver 75
cGy using: 6 MV, depth 10, 100 SSD,
field size 8x8 ?

4. How many MU are required to deliver 50


cGy using: 6 MV, depth 5, 130 SSD, field
size 15x15 ?
5. How many MU are required to deliver 70
cGy using: 6 MV, depth 10,5; 100 SSD,
field size 7x7 ?

6. How many MU are required to deliver 50


cGy using: 6 MV, depth 8,5; 100 SSD,
field size 15x12 ?
 How many MUs are required to deliver 50
cGy using: 6 MV, 100 SAD, depth 10, field
size 10x10 ?

 How many MU are required to deliver 80


cGy using: 6 MV, depth 10, SAD 120, field
size 6x5 ?
 Dosistotal : 1500 cGy
 Jumlah fraksi :5
 Kedalaman : 6 cm
 Lapangan :12 cm x 7 cm
 Ḋp : 1 cGy/MU (SSD 100, 6 MV,
10x10)
 Hitung MU pada set up SSD 100, dan SAD 100!
 Anterior:
 A = 7.5 × 7.5 cm2 open field,
 W = 1.0.
 Left posterior oblique (LPO)
 A = 6.5 × 7.5 cm2
 W = 0.8
 WF = 0.53
 Right posterior oblique (RPO)
 A = 6.5 × 7.5 cm2
 W = 0.8
 WF = 0.53
 Prescribe dose 200cGy at ICRU ref point
 Isodose line normalized to zmax
 Ḋp : 1 cGy/MU (SSD 100, 6 MV, 10x10)

 Hitung MU pada set up SSD 100 !


 Anterior
 A= 8 × 8 cm2 open field
 W = 1.0
 Z = 11,5 cm
 LPO and RPO
 A = 7 × 8 cm2
 W = 0.7
 WF = 0.53
 Z = 18,5 cm
 Dose 200 cGy is prescribed at the ICRU
reference point, at the treatment isocentre.
 Ḋp : 1 cGy/MU (SSD 100, 6 MV, 10x10)

 Isodose line is normalized to isocenter


 Hitung MU pada set up SAD 100 !