Anda di halaman 1dari 30

PENGANTAR

PENGOLAHAN DATA
PENGANTAR
 Kesuksesan Organisasi tergantung pada kemampuan :
 Memburu, mengumpulkan, mengorganisasi data secara akurat
dan tepat waktu
 Mengelola data secara efektif
 Menggunakan data untuk analisis dan menentukan aktivitas

 Tanpa kemampuan yang memadai, jumlah data yang besar akan


menjadi beban bagi organisasi

 Menuntut organisasi untuk memiliki:


 Sistem manajemen basis data yang ampuh
 Tool-tool yang menyederhanakan tugas pengelolaan
data untuk memperoleh informasi secara cepat
DEFINISI
 Data adalah fakta tentang sesuatu di dunia nyata yang dapat direkam
dan disimpan pada media komputer. (FredMcFadden, dkk.,
Database Management)
 Database adalah kumpulan terorganisasi dari data-data yang
berhubungan sedemikian rupa sehingga mudah disimpan,
dimanupulasi, serta dipanggil kembali oleh pengguna.
Contoh : Dalam basis data Mahasiswa, datanya adalah NIM, Nama,
Tanggal_Lahir, Alamat.
 Informasi adalah data yang telah diolah sedemikian rupa sehingga
memiliki makna tertentu bagi pengguna.
 DBMS (Database Management System) atau Sistem Manajemen
Basisdata adalah perangkat lunak untuk mendefinisikan,
menciptakan, mengelola, dan mengendalikan pengaksesan
basisdata
ISTILAH DALAM DATABASE
 Characters : merupakan bagian data yang terkecil, dapat berupa
karakter numerik, huruf ataupun karakter-karakter khusus (special
characters) yang membentuk suatu item data / field.

 Field : merepresentasikan suatu atribut dari record yang


menunjukkan suatu item dari data, seperti misalnya nama, alamat
dan lain sebagainya. Kumpulan dari field membentuk suatu record.
 field name: harus diberi nama untuk membedakan field yang
satu dengan lainnya
 field representation: tipe field (karakter, teks, tanggal, angka,
dsb), lebar field
 field value: isi dari field untuk masing-masing record.
ISTILAH DALAM DATABASE
(lanj.)
 Record : Kumpulan dari field membentuk suatu record. Record
menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Kumpulan
dari record membentuk suatu file. Misalnya file personalia, tiap-tiap
record dapat mewakili data tiap-tiap karyawan.

 File: File terdiri dari record-record yang menggambarkan satu


kesatuan data yang sejenis. Misalnya file mata pelajaran berisi
data tentang semua mata pelajaran yang ada.

 Database : Kumpulan dari file / tabel membentuk suatu database


MENGAPA PERLU DATABASE?

 Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena


merupakan dasar dalam menyediakan informasi

 Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan


relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih
efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

 Mengurangi duplikasi data (data redudancy)

 Hubungan data dapat ditingkatkan (data relatability)

 Mengurangi pemborosan tempat simpanan luar


OPERASI DASAR DATABASE :

 Pembuatan basis data baru (create database)


 Penghapusan basis data (drop database)
 Pembuatan file/tabel baru (create table)
 Penghapusan file/table (drop table)
 Penambahan /pengisian data baru ke sebuah file/table (insert)
 Pengambilan data dari sebuah file/table (retrieve/search)
 Pengubahan data dari sebuah file/table (update)
 Penghapusan data dari sebuah file/table (delete)
TUJUAN PEMANFAATAN DATABASE

1. Kecepatan dan Kemudahan (Speed)


 Menyimpan data
 manipulasi terhadap data MUDAH, CEPAT
 menampilkan kembali data

2. Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)


 antara kelompok data saling terkait MEMBUAT
 redudansi data pasti akan selalu ada RELASI
 memperbesar ruang penyimpanan

3. Keakuratan (Accuracy)
Pembentukkan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan
atau batasan (constraints) tipe data, domain data, keunikan data, dsb,
yang secara tetap dapat diterapkan dalam sebuah basis data sangat
berguna untuk menekan ketidak akuratan pemasukkan atau
penyimpanan data.
TUJUAN PEMANFAATAN DATABASE
(lanj.)

4. Ketersediaan (Availability)
Pertumbuhan data (baik dari sisi jumlah maupun jenisnya) sejalan
dengan waktu akan semakin membutuhkan ruang penyimpanan yang
besar. Padahal tidak semua data itu kita butuhkan/gunakan. Karena
itu kita dapat memilah adanya data utama/master/referensi, data
transaksi, data historasi hingga data kadaluwarsa. Data yang sudah
jarang atau bahkan tidak pernah lagi kita gunakan, dapat kita atur
untuk dilepaskan dari sistem basis data yang sedang aktif (menjadi
off-line) baik dengan cara penghapusan atau dengan
memindahkannya ke media penyimpanan off-line (seperti removeable
disk, atau tape).
5. Keamanan (Security)
Memang ada sejumlah sistem (aplikasi) pengelolaan basis data
yang tidak menerapkan aspek keamanan dalam penggunaan
basis data. Tetapi untuk sistem yang besar dan serius aspek
keamanan juga diterapkan dengan ketat.
TUJUAN PEMANFAATAN DATABASE
(lanj.)

6. Kelengkapan (Completeness)
Lengkap/tidaknya data yang kita kelola dalam sebuah basis data
bersifat relatif (baik terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap
waktu). Bila seorang pemakai sudah menganggap bahwa data yang
dipelihara sudah lengkap, pemakai yang lain belum tentu
berpendapat yang sama atau sebaliknya. Dalam sebuah basis data,
disamping data kita juga harus menyimpan struktur (baik yang
mendefinisikan objek-objek dalam basis data maupun definisi detil
dari tiap objek, seperti struktur file/tabel atau indeks).

7. Kebersamaan Pemakaian (sharability)


Pemakai basis data seringkali tidak terbatas pada satu pemakai
saja, atau di satu lokasi saja, atau oleh satu sistem/aplikasi saja.
MODEL BASISDATA
 Model Basisdata File (Flat file database model)

Yaitu suatu model penyimpanan data yang mendasarkan pada


penyimpanan data dalam bentuk berkas,sehingga data yang
dimiliki perusahaan berupa file-file yang terpisah yang masing-
masing kelompok file milik suatu program tertentu

 Model Basisdata Hierarki (Hierarchical database model)


 Model Basisdata Jaringan (Network database model)
 Model Basisdata Relasional (Relational database model)
 Model Basisdata Berorientasi Objek (Object oriented database
model)
 Model Basisdata Relasi Objek (Object relational database
model)
Model Basisdata File
 Yaitu suatu model penyimpanan data yang mendasarkan pada
penyimpanan data dalam bentuk berkas,sehingga data yang
dimiliki perusahaan berupa file-file yang terpisah yang masing-
masing kelompok file milik suatu program tertentu
 Basisdata tersusun atas satu atau lebih file dan disimpan dalam
format teks. Informasi dalam file teks disimpan sebagai field.
 Field-field bisa memiliki panjang yang tetap (fixed width) atau
berubah-ubah yang dipisahkan oleh karakter pemisah (delimited).

fixed width delimited


3304102 Maharani P 3304102;Maharani;P
3304201 Gunawan L 3304201;Gunawan;L
3304098 Ronaldo L 3304098;Ronaldo;L
3304245 Ai P 3304245;Ai;P
KELEMAHAN MODEL BASISDATA FILE

 Data terpisah-pisah dan terisolasi

Aplikasi Daftar
Pelatihan Kelulusan
Bagian Pelatihan

Peserta
yg lulus?
Aplikasi Daftar
Personalia Pegawai

Bagian Personalia
KELEMAHAN MODEL BASISDATA FILE
(lanj.)

 Duplikasi data

Aplikasi Data
Pelatihan Pegawai
Bagian Pelatihan

File yg sama

Aplikasi Data
Personalia Pegawai

Bagian Personalia
KELEMAHAN MODEL BASISDATA FILE
(lanj.)

 Ketergantungan program dan data

Program  Bila struktur data sedikit saja


berubahmaka program harus
dirubah karena struktur data
Struktur Data ditulis dalamprogram
 Misal data nama yang
berukuran 10 karakter ingin
Kode Program dirubah agar bisa
menampung data nama
yang panjangnya 20 karakter
maka seluruh program yang
menggunakan nama harus
dirubah
KELEMAHAN MODEL BASISDATA FILE
(lanj.)

 Ketidakkompatibelan berkas
Program untukmengakses data dibuat menggunakan
berbagai bahasa pemrograman,sering terjadi perbedaan
format data dalam file data. Perbedaan ini dapat
menimbulkan kesulitan dalam memperoleh informasi dari file.
Perlu waktu untuk pengembangan dan implementasi
program.

 Ketergantungan terhadap pemrogram


Sistem pemrosesan dan pembuatan laporan dilakukan
oleh pemrogram, sehingga sangat tergantung kepada
pemrogram
Model Basisdata Hierarki
Arsitektur basisdata hierarki berdasarkan pada konsep hubungan orangtua dan
anak. Pada basisdata hierarki, tabel akar / tabel orangtua berada pada puncak
struktur dan menunjuk pada tabel anak yang mengandung data yang
berhubungan.
Tabel-tabel yang berhubungan dalam struktur hierarki dihubungkan dengan
pointer, yang menunjuk ke lokasi fisik record anak.

PENERBIT

PENGARANG TOKO BUKU

JUDULBUKU DAFTAR BUKU PESANAN


Model Basisdata Hierarki
(lanj.)
Tabel orangtua dapat memiliki banyak tabel anak, tetapi tabel anak
hanya dapat memiliki satu tabel orangtua. Untuk dapat mengakses
tabel anak, kita harus mengakses tabel orangtua terlebih dahulu.

Keuntungan basisdata hierarki dibanding basisdata file :


 Data dapat diakses secara cepat,
 Integritas data lebih mudah diatur.

Kelemahan basisdata hierarki, diantaranya :


 Pengguna harus memahami struktur basisdatanya,
 Pengulangan data.
Model Basisdata Jaringan
Basisdata jaringan merupakan hasil pengembangan dari basisdata hierarki.
Keuntungan utama basisdata jaringan adalah kemampuan tabel orangtua
untuk berbagi hubungan dengan tabel anak. Ini berarti bahwa tabel anak
dapat memiliki beberapa tabel orangtua.
Dengan demikian dapat disimpulkan :
Data dapat diakses dari sembarang tabel dalam struktur, baik ke bawah
maupun ke atas. Tidak diharuskan mengakses tabel orangtua terlebih dahulu
untuk mengakses tabel anak.
Keuntungan basisdata jaringan adalah :
 Data dapat diakses secara cepat,
 Pengguna dapat mengakses data dari sembarang tabel.
Kelemahan basisdata jaringan, diantaranya :
 Struktur tidak mudah untuk diubah,
 Perubahan stuktur basisdata memengaruhi program aplikasi
yang dibuat untuk mengakses basisdata.
Model Basisdata Relasional
 Merupakan salah satu jenis database yang populer saat ini
 Disajikan dalam bentuk tabel/relasi (diperkenalkan pertama kali
oleh E.F. Codd)
 Tujuan dari model data relasional adalah :
 Untuk menekankan kemandirian data
 Untuk mengatasi ketidak konsistenan dan duplikasi data
dengan menggunakan konsep normalisasi
 Untuk meningkatkan kemampuan akses data
 Kelebihan Database Relasional
 Data dapat diakses secara cepat
 Struktur basisdata mudah untuk diubah
 Data sharing lebih akurat
 Program aplikasi mudah dibuat dan dimodifikasi
 Bahasa standar (SQL) sudah dibuat
 Kelemahan :
 Pengguna harus memahami hubungan tabel
 Kelompok informasi atau tabel yang berbeda harus dihubungkan
untuk mengambil data
Model Basisdata Relasional(lanj.)
Contoh : TABEL MAHASISWA
FIELD

NIM NAMA GENDER ALAMAT


2009141 ADI L CIPUTAT
2009142 IRFAN L LEGOK
RECORD
2009143 NOVIA P BOGOR
2009144 JAJANG L PARUNG
Model Basisdata Berorientasi Objek
 Basisdata berorientasi objek adalah basisdata di mana data dapat
ditentukan, disimpan dan diakses menggunakan pendekatan
pemrograman berorientasi objek
 Ada dua struktur dasar dalam basisdata berorientasi objek, yaitu objek
dan literal.
 Objek adalah struktur yang memiliki pengenal, di mana melalui
pengenal inilah sebuah objek dapat dihubungkan dengan objek lain.
 Literal adalah nilai yang berhubungan dengan objek dan tidak
memiliki pengenal.
 Keuntungan basisdata berorientasi objek adalah :
 Programer hanya perlu mengerti konsep berorientasi objek
 Objek dapat mewariskan properti ke objek lain
 Banyak proses dalam program aplikasi terjadi secara otomatis
 Secara teori, pengguna lebih mudah menangani objek
 Kelemahan basisdata berorientasi objek, diantaranya :
 Pengguna harus memahami konsep basisdata berorientasi objek
 Model belum standar
 Stabilitas model basisdata berorientasi objek belum terjamin karena
model masih baru
Model Basisdata Relasi Objek
 Model basisdata relasional objek dibuat dengan tujuan menggabungkan
kosep model basisdata relasional dengan pemrograman berorientasi objek.
 Model basisdata relasional objek dianggap yang terbaik (relasional dan
berorientasi objek) meskipun model ini masih dalam tahap awal
perkembangan
ORANG

NAMA_DEPAN VARCHAR
MAHASISWA NAMA_BELAKANG VARCHAR

INFO_MHS ORANG
INFO_ALAMAT ALAMAT ALAMAT
IDENTITAS NIM
NAMA_JALAN VARCHAR
KOTA VARCHAR
Keuntungan : KODE_POS VARCHAR
 memiliki banyak arsitektur 3D
 Tipe yang ditentukan oleh pengguna dapat dbiuat
Kelemahan :
 Pengguna harus mengerti, baik konsep relasionalmaupun berorientasi
objek
Database Management System
DBMS

Aplikasi
1

Aplikasi
DATABASE
2
DBMS Sebagai pusat
data organisasi

DBMS mengelola
Aplikasi
3 sumber daya data
sebagaimana operating
system mengelola
sumber daya perangkat
keras
Terminologi DBMS
 Kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah
perusahaan. Sistem manajemen basis data (DBMS) adalah
kumpulan data yang saling berhubungan dan kumpulan program
untuk mengakses data. Tujuan utama sistem manajemen basis
data adalah menyediakan cara menyimpan dan mengambil
informasi basis data secara mudah dan efisien. (Silberschatz,
dkk; Database System Concepts)
 Perangkat lunak yang didesain untuk memelihara dan
memanfaatkan kumpulan data yang besar. (Ramakrishnan, R.,
Database Management Systems)
 Perangkat lunak yang didesain untuk memudahkan pekerjaan
pengelolaan data.
 Perangkat lunak untuk mendefinisikan, menciptakan, mengelola,
dan mengendalikan pengaksesan basisdata
Keuntungan Pengunaan DBMS

 Pengunaan DMBS untuk mengelola data mempunyai beberapa


keuntungan, yaitu :
 Kebebasan data dan akses yang efisien
 Mereduksi waktu Pengembangan Aplikasi
 Integritas dan Keamanan Data
 Administrasi Keseragaman Data
 Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan
dari proses serentak).
 Kerugian Pengunaan DBMS
Keputusan menggunakan DBMS mengikat perusahaan atau pengguna
untuk :
 Perangkat lunak yang mahal,
 Membutuhkan konfigurasi perangkat keras yang besar,
 Membutuhkan seorang DBA.

Contoh DBMS : Access, MySQL, SQL Server, Oracle, dll


DDL (Data Definition Language)

Skema basisdata ditentukan sekumpulan difinisi oleh suatu bahasa tertentu


yang disebut dengan Data-definition Language (DDL).

Sebagai contoh, pernyataan berikut dalam bahasa SQL untuk


mendefinisikan tabel mahasiswa :

Create table mahasiswa


Eksekusi pernyataan DDL disamping
(NIM char(7),
akan membuat tabel mahasiswa
Nama char(30),
Kelas char(6))

NIM Nama Kelas


DML(Data-Manipulation Language)
Manipulasi data adalah :
 Mengambil informasi yang disimpan dalam basisdata,
 Menambahkan informasi baru ke dalam basisdata,
 Menghapus informasi dari basisdata,
 Modifikasi informasi yang disimpan dalam basisdata.

Bahasa manipulasi data (DML) adalah bahasa yang memungkinkan


pengguna mengakses atau memanipulasi data seperti yang telah diatur
oleh model data

Dibawah ini contoh bahasa SQL untuk mendapatkan data mahasiswa


yang memiliki NIM sama dengan 5303333.

Select mahasiswa.nama form mahasiswa


where mahasiswa.nim=”5303333”
Contoh
CREATE DATABASE UAS

create table tbBuku


(
Id_buku char(5) not null,
Judul_buku varchar(50) not null,
Pengarang varchar(50) not null,
Penerbit varchar(50) not null,
ISBN varchar(10) not null
)

Id_buku Judul_buku Pengarang Penerbit ISBN


Contoh(lanj.)
insert into tbBuku values('00001','Algoritma','M Syukani,MM','Andi','001')

Id_buku Judul_buku Pengarang Penerbit ISBN


00001 Algoritma M Syukani,MM Andi 001

select * from tbBuku Menampilkan isi tabel

select * from tbBuku where Id_buku='00001' Menampilkan tabel khusus


data dg Id_buku=00001