Anda di halaman 1dari 18

BEST

PRACTICE

AZIBAH, S.Pd
NIP : 19690905 200701 2 005
GURU MATA PELAJARAN PPKN
SMP N 1 LUHAK NAN DUO
JUDUL

MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR


SISWA DENGAN METODE BERTANYA
DAN MENJAWAB DI KELAS VII.1
SMP NEGERI 1 LUHAK NAN DUO
A. Latar belakang

Sebagai upaya untuk meningkatkan


kwalitas pendidikan di SMP N 1
Luhak Nan duo yang masih banyak
menghadapai tantangan atau
masalah dalam pembelajaran
B. Permasalahan
1. Sarana Transportasi angkutan umum belum
memadai.
2. Disekitar lingkungan kecamatan Luhak Nan
Duo banyak terdapat arena bermain anak
seperti Warnet dan Play Station,
3. Akses komunikasi dan internet lancar
4. Siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran
5. Kurangnya motivasi dan percaya diri siswa
untuk bertanya atau menjawab pertanyaan.
Strategi Pemecahan Masalah
a. Deskripsi strategi pemecahan masalah
1. Siswa enggan bertanya apa lagi untuk
menjawabpertanyaan dalam proses
pembelajaran
2. Kurangnya minat baca siswa bak dalam
pembelajaran maupun diluar
3. Siswa lebih suka bermain ke arena permaina
anak
4. Siswa dimotivasi untuk membaca irumah
terutama pelajaran yang akan dipelajari
keesokan harinya, agar mereka bisa bertanya
atau menjawab dalam proses pembelajaran
b. Tahap Pelaksanaan
1. Menyampaikan tuuan pembelajaran
2. Menayangkan video dan gambar tentang
Norma.
3. Menyampaikan materi secara singkat
4. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk
bertanya atau menjawab.
5. Setiap siswa bertanya langsung diberi nilai dan
ditanyangkan lewat infokus ,agar ssiswa
langsung mengetahui nilai yang ia peroleh,
tujuannya untuk memotivasi siswa
Lajutan…

6. Bagi siswa yang tidak bertanya atau menjawab ,


disuruh maju kedepan, guna untuk melatih
keberanian dan percaya diri siswa.
7.Siswa belum diperkenankan duduk sebelum
mengajukan atau menjawab pertanyaan.
Alasan Pemilihan Metode
1. Untuk memotifasi siswa untuk terlibat aktif
dalam proses pembelajaran dengan cara
bertanya atau menjawab pertanyaan dari guru
maupun dari temannya.
2. Karena pada Kurikulum 2013 ada penilaian
khusus untuk penilaian keterampilan, dimana
dalam penilaian keterampilan tersebut termasuk
keterampilan bertanya dan keterampilan
menjawab.
Dampak dari Metode
1. Kepercayaan diri siswa semakin meningkat.
2. Guru lebih terbuka terhadap siswa
3. Adanya kompetisi sehat antar-siswa di kelas.
4. Semakin meningkatnya antusias dan keseriusan
semangat belajar siswa
5. Mengurangi kesenjangan pengetahuan antar-siswa.
6. Semangat belajar siswa di luar sekolah semakin
bertambah.
7. Semakin menyadarkan siswa untuk menyukai seluruh
mata pelajaran
8. Munculnya ide-ide kreatif baik dari siswa maupun guru
9. Meningkatkan kekompakan antar-siswa maupun dengan
guru.
Kendala yang dihadapi dalam melaksana
metode
Kurang aktifnya peran serta orang tua
dalam mengarahkan anaknya untuk
belajar dirumah, sebab diluar jam
belajar baik siang maupun malam
masih banyak siswa yang bermain di
arena bermain play station atau di
warnet terutama siswa laki-laki,
sehingga kurangnya waktu belajar
dirumah.
Faktor-faktor pendukung

1. Dengan ditayangkan langsung


perolehan nilai siswa muncul
motivasi untuk belajar dan
berkompetisi antar siswa.
2. Tersedianya aliran listrik dan
infocus di sekolah merupakan
faktor pendukung untuk
menerapkan metode ini.
Alternatif pengembangan
1. Diharapkan semua mata pelajaran
mencoba menerapkan metode ini.
2. Adanya dukungan orang tua
dirumah
3. Adanya kerjasama antara ekolah
dengan komite dan tokoh
masyarakat
Kesimpulan
1. Dengan metode “ Bertanya dan
Menjawab” dapat meningkatkan motivasi
belaar anak.
2. Perlunya kerjasama antara guru dan
orang tua untuk mengontrol cara belajar
siswa guna meningkatkan kualitas hasil
belajar untuk mencapai tujuan yang
diinginkan.
Saran
Sebaiknya pembelajaran dengan
metode “Bertanya dan menjawab”
dapat digunakan sebagai alternatif
pembelajaran agar siswa aktif dan
dapat menumbuhkan percaya diri.
OLEH:

AZIBAH,S.Pd