Anda di halaman 1dari 16

Sistem

Penjaminan Mutu
Pendidikan

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH


KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2019 1
2

Bio Data
 Novriani, S.Kom

 LPMP Riau

 Penyusun Program FPMP

 085271026807
Latar Belakang
• Secara nasional, mutu pendidikan di Indonesia belum seperti yang diharapkan, pada tahun 2014 hanya sekitar
16% satuan pendidikan yang memenuhi SNP.
• Standar kualitas pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah berbeda dengan yang dilaksanakan oleh sekolah
sehingga sebagian besar kualitas yang dihasilkan belum memenuhi standar yang diharapkan. Mengapa??
• Pengelola pendidikan tidak tahu bagaimana standar mutu pendidikan
• Sekolah belum memiliki kemampuan untuk menjamin bahwa proses pendidikan yang dijalankan dapat
memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah :
• Bagaimana cara melakukan penilaian mutu pendidikan
• Bagaimana cara membuat perencanaan peningkatan mutu
• Bagaimana cara implementasi peningkatan mutu
• Bagaimana cara evaluasi
• Untuk peningkatan mutu sekolah secara utuh dibutuhkan pendekatan khusus agar seluruh komponen sekolah
bersama-sama memiliki budaya mutu whole school approach
• Dibutuhkan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang akan memastikan bahwa pengelolaan pendidikan
dijalankan dengan standar mutu sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Tujuan
 Mengatur semua proses penjaminan mutu pendidikan sesuai dengan standar pendidikan nasional (SNP)
 Mengatur sistem penjaminan mutu internal sekolah maupun eksternal diluar sekolah dalam satu kesatuan

3
Penjaminan Mutu
Suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi dan berkelanjutan untuk memastikan
bahwa seluruh proses pendidikan sesuai dengan standar mutu dan aturan yang
ditetapkan.

PEMETAAN PERENCANAAN
MUTU PENINGKATAN
MUTU

ANALISIS IMPLEMENTASI
MUTU PENINGKATAN
PENDIDIKAN MUTU

MONITORING 4
DAN EVALUASI
 Sekolah
Berbudaya
Mutu

PendidIkan yang membentuk


karakter dan menghasilkan pembelajar “Sekolah yang secara
sadar, mandiri dan
Sekolah yang menyenangkan
berkesinambungan
menjalankan
pendidikan yang

Lulusan
Kompetensi
Pembiayaan

Pengelolaan

Peniliaian

Isi
Proses
Prasarana
Sarana/

PTK

bermutu sesuai dengan


Standar Nasional
Pendidikan (SNP).

SEKOLAH BERMUTU

5
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Badan/Lembaga Standar Pendidikan

Pembuatan
Evaluasi Penetapan
Strategi
Pencapaian Mutu Standar Mutu
Peningkatan Mutu

Pemerintah/Pemeri
ntah Daerah

Badan/Lembaga Peme- Peren- Pemetaan


Mutu Sekolah
Akreditasi taan canaan
Perencanaan
Audit Mutu
Eksternal Satuan Peningkatan
SATUAN mutu
Pendidikan
Mutu PENDIDIKAN Pelak- Fasilitasi
Pemenuhan/P
Penetapan Baru sanaan eningkatan
Akreditasi Mutu
Inspeksi
Audit/Ev Pelaksanaan
aluasi Penjaminan
Mutu

SISTEM PENJAMINAN MUTU EKSTERNAL

SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN


Kepala
Sekolah
Sekolah
A. Siklus Penjaminan Mutu Internal
Guru

Tata Kebijakan Pemerintah


Usaha (Kurikulum, SNP, lainnya)

Visi-Misi,
Kebijakan sekolah

Pemetaan Dokumen perencanaan,


Dokumen Evaluasi Diri
Mutu pengembangan sekolah
Sekolah
dan rencana aksi

Penyusunan
Penetapan
Rencana
Standar Mutu
Pemenuhan

Laporan hasil evaluasi: Evaluasi/Audit Pelaksanaan Output:


• Pemenuhan 8 SNP Pelaksanaan Rencana Capaian Kualitas sekolah
• Implementasi dari Rencana Pemenuhan sesuai 8 SNP
rencana aksi
Hasil Implementasi Penjaminan Mutu
Peta mutu pendidikan di satuan pendidikan
Pemantauan dan Pendampingan Berkelanjutan
Pelaksana: Pengawas
8 SNP

© Standar Kompetensi
Penilaian II : dst…………..
Lulusan
© Standar Isi Skor : x+y+z
Penilaian I : Kondisi Setelah
© Standar Proses 1 tahun
Baseline Skor : x+y Kondisi setelah
© Standar Penilaian 6 bulan
© Standar Pendidik dan Skor : x Kondisi setelah implementasi Pendampingan
Tenaga Kependidikan pelatihan dan penjaminan mutu
Kondisi awal pendampingan
© Standar Pengelolaan
© Standar Pembiayaan Pendampingan penjaminan
mutu
© Standar Sarana dan
Prasarana Pendampingan penjaminan
mutu
Pelatihan dan
pendampingan awal
penjaminan mutu

8
PEMBAGIAN PERANAN
Dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal

Sekolah
a. merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, dan mengembangkan SPMI;
b. menyusun dokumen SPMI
c. membuat perencanaan peningkatan mutu yang dituangkan dalam Rencana Kerja Sekolah;
d. melaksanakan pemenuhan mutu baik dalam pengelolaan sekolah maupun proses pembelajaran;
e. menetapkan standar baru dan menyusun strategi peningkatan mutu berdasarkan hasil monitoring dan
evaluasi;
f. membentuk unit penjaminan mutu atau mengintegrasikan SPMI pada manajemen satuan pendidikan; dan
g. mengelola data mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan

dibantu

Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah


a. Mengkoordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat satuan pendidikan;
b. melakukan pembinaan, pembimbingan, pendampingan, dan supervisi terhadap pelaku pendidikan di
satuan pendidikan dalam pengembangan penjaminan mutu pendidikan;
c. melaksanakan pemetaan mutu pendidikan berdasarkan data mutu pendidikan di satuan pendidikan;
d. melakukan monitoring dan evaluasi proses pelaksanaan pemenuhan mutu yang telah dilakukan; dan
e. memberikan rekomendasi strategi peningkatan mutu berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi
C. Sistem Informasi Mutu Pendidikan

HASIL EVALUASI BADAN EVALUASI OLEH


HASIL PEMETAAN MUTU
AKREDITASI NASIONAL PENGAWAS

SISTEM INFORMASI MUTU PENDIDIKAN


(CAPAIAN SNP)
DATA
DATA
HASIL
HASIL UN
UKG

DAPODIK SPM
11

Membangun
Pendidikan Bermutu
Roadmap Sekolah Berbudaya Mutu
35% sekolah memenuhi SNP 74% sekolah memenuhi SNP
 Rintisan learning center di kab/kota
4
 Penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Penjaminan
 Sertifikasi pengawas sebagai auditor mutu
Mutu Pendidikan
 Implementasi penjaminan mutu mandiri
 Implementasi penjaminan mutu mandiri
 Pemetaan mutu sekolah
 Pemetaan mutu sekolah
 Sinkronisasi perencanaan peningkatan mutu pendidikan
tingkat nasional dan daerah 2019
 Penerbitan Permendikbud tentang fungsi pengawas 2018
sebagai auditor mutu

2017

90% sekolah memenuhi SNP


2016
 Tersedia learning center di seluruh
kab/kota
50% sekolah memenuhi SNP  Sertifikasi pengawas sebagai auditor
mutu
 Penyelesain MoU dengan seluruh Pemda dan
 Implementasi penjaminan mutu mandiri
LPTK/PT
2015  Tersedia learning center dan research center
 Pemetaan mutu sekolah
 Evaluasi program dan dampaknya
di seluruh provinsi
16% sekolah memenuhi SNP  Tersedia UPMP di seluruh daerah
 Penerbitan Permendikbud tentang penjaminan  Pemenuhan pengawas sebagai auditor mutu
KETERANGAN
mutu yang bersertifikat
Implementasi penjaminan mutu mandiri terdiri
 Pengembangan jejaring mutu (MoU dengan Pemda  Implementasi penjaminan mutu mandiri
dari
dan LPTK)  Pemetaan mutu sekolah
• Penyediaan fasilitator
 Pembentukan UPMP daerah  Evaluasi program dan dampaknya
• Pendampingan peningkatan mutu sekolah
 Pembentukan tim fasilitator nasional dan daerah
• Pengembangan sekolah inti dan
 Integrasi data untuk pemetaan mutu
pengimbasan
 Pemetaan mutu sekolah
• Monitoring dan evaluasi
 Rintisan implementasi penjaminan mutu mandiri

*TPMP adalah Tim Penjaminan Mutu Pendidikan


Sekolah Model & Pengimbasan PMP

Sekolah Imbas

Sekolah Imbas Sekolah Imbas

Sekolah Inti

Sekolah Imbas
Sekolah Imbas

13
DIAGRAM ALIR PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL
DITJEN DINAS SATUAN
LPMP
DIKDASMEN PENDIDIKAN PENDIDIKAN
Mulai
Modul-
modul
Sosialisasi &
koordinasi
Pengusulan
Calon
Pedoman
& Juklak Penetapan
bersama dengan
Pemda

Persiapan LPMP Pelatihan SPMI


& Fasilitator u/ Sekolah
Daerah Model
Implementasi
SPMI
Supervisi Pendampingan
Monitoring & oleh Fasda
Evaluasi

Supervisi
Laporan Monitoring &
Evaluasi Laporan
Pengembangan Pengembangan

Selesai Diseminasi Hasil


DIAGRAM ALIR PENGEMBANGAN MODEL PENGIMBASAN
DINAS
DITJEN
LPMP PENDIDIKAN SEKOLAH MODEL SEKOLAH IMBAS
DIKDASMEN
(Tim TPMPD)

Mulai
Modul-
modul
Sosialisasi & Pengusulan SOP
koordinasi Calon Sekolah
Model

Pedoman
& Juklak Penetapan
sekolah Imbas
bersama dengan
Pemda

Mengikuti
Pendampingan Implementasi Pendampingan
SPMI di Sekolah
Model

Supervisi Implemetasi
Monitoring &
Evaluasi SPMI

Selesai
Laporan Laporan
Pengembangan Pengembangan

Dokumen
laporan
TERIMA KASIH