Anda di halaman 1dari 16

Analisa Generator DC Penguatan Terpisah

Tegangan Terminal

VT  EA  I A RA
Pengaturan tegangan diperoleh dengan cara (EA = CnΦ) :
1. Mengatur kecepatan putar rotor
n↑, EA↑, VT↑
2. Mengatur arus medan (VF atau RF)
Rf↓, If↑, Φ↑, EA↑, VT↑
Analisa Generator DC Penguatan Terpisah
Reaksi Jangkar

VT  EA  I A RA ?

armature
reaction is
neglected armature
reaction is
considered
Contoh Soal 1

Sebuah generator DC eksitasi terpisah mempunyai rating 172 kW 430 V


400 A dengan 1800 rpm. Hasil pengukuran diperoleh bawa Ra = 0.05
Ohm. Hitunglah:
a. Besarnya torsi induksi saat generator dibebani penuh?
b. Tegangan terminal generator ketika tanpa beban?
c. Tegangan terminal generator saat full load namun generator diputar
pada 1500 rpm?
Contoh Soal 2
Contoh Soal
Contoh Soal
Contoh Soal
Analisa Generator DC Penguatan Shunt
Tegangan Terminal

VT  EA  I A RA
Notice : I A  I L  I F
Pengaturan tegangan diperoleh dengan cara:
1. Mengatur kecepatan putar rotor
2. Mengatur arus medan melalui resistor belitan medan RF
Analisa Generator DC Penguatan Shunt

Proses Terbangkitnya Tegangan

EA  KN

K 0
EA  0 ?
N 0
VT  0 ?
0

Kata Kunci  Medan magnet sisa (Residual Magnetic Field)


Analisa Generator DC Penguatan Shunt

Proses Terbangkitnya Tegangan

Sifat
Saturasi
1. Fluks sisa  EA_res
2. Arus If mengalir 
Fluks kutub ↑
3. EA ↑  dst EA  KN  0

Medan magnet sisa


Analisa Generator DC Penguatan Seri
Tegangan Terminal

Saat no load, tidak ada If, jadi VT = EA_res

Beban ↑, If ↑, EA↑ sangat cepat.

Drop Ia(Ra+Rs) ↑ juga, namun awalnya EA

VT  E A  I A RA  RS 
↑ lebih cepat, sehingga VT↑

Kemudian, mesin mendekati daerah Notice : I F  I L  I A


saturasi, dan EA menjadi ke arah konstan.

Pada titik tersebut, Drop resistif menjadi


dominan, dan VT↓.

Biasa dimanfaatkan untuk arc welding

Pengaturan tegangan Tegangan akibat medan


magnet sisa
sulit dilakukan !
Analisa Generator DC Kompon Panjang
Tegangan Terminal

Kumulatif Diferensial
VT  E A  I A RA  RS 
Pengaturan kecepatan
sama seperti shunt! Notice : I A  I L  I F
VT
IF 
RF
Analisa Generator DC Kompon Panjang

Tegangan Terminal VT  E A  I A RA  RS 

IA naik menyebabkan:
- Drop tegangan IA(RA+RS) naik
- Mmf seri dan mmf total naik  EA naik

Rs lebih banyak
VT FL > VT NL

Rs lebih banyak
VT mula naik
kemudian turun
 VT NL = VT FL

Jumlah Rs sedikit
drop tegangan
lebih dominan
Karakteristik Tegangan Generator DC Kompon Panjang

Kompon Kumulatif Kompon Diferensial


Analisa Generator DC Kompon Pendek
Tegangan Terminal
RA

VT  E A  I A RA  I L RS
Notice : I A  I L  I F
Contoh Soal 3

A dc shunt generator rated at 220-Volt, 40-Ampere, 500-rpm has armature


winding resistance of 0.25 Ohm. The shunt field resistance is 110 Ohm.
Mechanical and core losses are 1.2 kW and 0.5 kW respectively. Neglect
the effect of armature reaction and brushes loss.
If generator is fully loaded, calculate:
a. Induced voltage
b. Induced torque
c. Efficiency of generator