Anda di halaman 1dari 41

LISTRIK STATIS

Ilmu Pengetahuan Alam


Kelas 9
Semester 1
Tujuan Pembelajaran
• Menyebutkan contoh gejala kelistrikan yang
terjadi dalam kehidupan sehari-hari
• Mengidentifikasi jenis-jenis muatan listrik.
• Menjelaskan interaksi dua muatan listrik.
• Mendeskripsikan konsep listrik statis.
Klik LISTRIK STATIS
Listrik Tidak Mengalir

Klik Penggaris
plastik

Sobekan kertas kecil

Klik
Mengapa penggaris plastik yang digosok-
gosokkan pada rambut dapat menarik
kertas-kertas kecil ?
Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas kita
Klik perlu memahami tentang atom.
Susunan partikel zat padat rapat
Penggaris plastik yang digosok gosok dengan kain wool maka penggaris plastik
akan menjadi bermuatan listrik negatif, karena elektron kain wool pindah ke
penggaris plastik
kaca yang digosok gosok dengan kain sutra maka kaca akan menjadi
bermuatan listrik positif, karena elektron kaca pindah ke kain sutra
DERET TRIBOLISTRIK
Deret benda tersebut menunjukkan bahwa benda akan memperoleh muatan
negatif bila digosok dengan sembarang benda di atasnya, dan akan memperoleh
muatan positif bila digosok dengan benda di bawahnya.
Interaksi antara muatan listrik

ditolak

Muatan sejenis bila didekatkan saling tolak menolak


Interaksi antara muatan listrik

ditarik

Muatan tidak sejenis bila didekatkan saling tarik menarik


Kesimpulan
Contoh gejala listrik statis dalam kehidupan sehari-hari
1. Ketika menyisisr rambut yang kering menggunakan
sisir plastik, lalu sisir plastik tersebut didekatkan
dengan potongan kertas maka potongan kertas dapat
tertarik sisir
2. Ketika memasukan tangan kedalam plastik yang
sedang terlipat maka bulu tangan terasa tertarik
plastik
3. Setelah mematikan TV, lalu tangan didekatkan ke TV
maka terasa bulu tangan tertarik layar TV
4. Peristiwa terjadinya petir
• sebuah benda netral dapat menjadi
bermuatan listrik saat kedua benda digosok
dan menimbulkan adanya perpindahan
muatan dari benda satu ke benda yang lain
• Jenis muatan listrik ada dua yaitu muatan
positif dan muatan negatif
• Bila atom kehilangan elektron maka atom
tersebut akan kekurangan elektron dan
menjadi bermuatan listrik positif
• Bila atom menerima elektron maka atom
tersebut akan kelebihan elektron dan menjadi
bermuatan listrik negatif
• Bila muatan kedua benda sejenis maka kedua
benda tersebut akan tolak menolak
• Bila muatan kedua benda tidak sejenis maka
kedua benda tersebut akan tarik menarik
PERTEMUAN 2
Elektoskop
• Alat yang digunakan untuk mengetahui muatan listrik
pada benda.
Kepala Elektroskop

konduktor

Daun Elektroskop

Dinding kaca
Prinsip kerja elektroskop :

pada saat elektroskop netral


daun elektroskop tertutup

pada saat elektroskop bermuaan


daun elektroskop terbuka
Muatan listrik pada elektroskop
dengan induksi

Jenis muatan benda terinduksi berlawanan dengan


jenis muatan benda yang menginduksi
Hukum Coulomb
• Besar gaya tarik atau tolak antara muatan
sebanding dengan besar muatan masing
masing dan berbanding terbalik dengan
kuadrat jarak antara kedua muatan.

F = gaya coulomb ( N )
q1q 2
F k 2 Q1 = besar muatan benda 1 (C)
r Q2 = besar muatan benda 2 (C)
r = jarak antara dua muatan 1
dan muatan 2 (meter )
k = tetapan perbandingan,
disebut dengan tetapan Hukum
Coulomb (9.109 Nm2/C2 )
Hukum Coulomb
Contoh soal

1. Di udara terdapat dua buah muatan 10 μC dan 40 μC terpisah


dalam jarak 20 cm. berapakah besar gaya interaksi kedua muatan
tersebut.

Hal.: 20 Hukum Coulomb


Hukum Coulomb
Penyelesaian : a. besarnya gaya interaksi kedua
muatan adalah

Hal.: 21 Hukum Coulomb


SOAL
1. Dua buah muatan masing-masing q1 = 6 μC dan
q2 = 12 μC terpisah sejauh 30 cm. Tentukan
besar gaya yang terjadi antara dua buah muatan
tersebut, gunakan tetapan k = 9 x 109 dalam
satuan standar!
2. Dua buah benda bermuatan listrik tidak sejenis,
tarik-menarik dengan gaya sebesar F. Jika jarak
kedua muatan didekatkan menjadi 1/3 kali
semula, maka gaya tarik-menarik antara kedua
muatan menjadi...F
3. Dua buah benda bermuatan listrik tidak sejenis,
tarik-menarik dengan gaya sebesar F. Jika jarak
kedua muatan dijauhkan menjadi 4 kali semula,
maka gaya tarik-menarik antara kedua muatan
menjadi...F
4. Dua buah partikel bermuatan listrik didekatkan
pada jarak tertentu hingga timbul gaya sebesar F.
Jika besar muatan listrik partikel pertama
dijadikan 1/2 kali muatan semula dan besar
muatan partikel kedua dijadikan 8 kali semula
maka gaya yang timbul menjadi....
1. Diketahui :
q1 = 6μC = 6 x 10−6 C
q2 = 12μC = 12 x 10−6 C
r = 30 cm = 0,3 m = 3 x 10−1 meter
F = ....?
Jawab :
2. Dari rumus gaya coulomb di atas terlihat bahwa besarnya
gaya berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua
muatan. Jadi (1/3)2 adalah 1/9 kemudian dibalik menjadi
9/1 atau 9 saja. Jadi jawabannya adalah menjadi 9 F
3. Dari rumus gaya coulomb di atas terlihat bahwa besarnya
gaya berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua
muatan. Jadi (4)2 adalah 16 atau dalam pecahan 16/1,
kemudian dibalik menjadi 1/16. Jadi jawabannya adalah
menjadi 1/16 F
4. Dari rumus gaya coulomb di atas, terlihat besarnya gaya
sebanding dengan besar perkalian kedua muatan. Sehingga
tinggal dikalikan saja 1/2 × 8 = 4 . Jadi hasilnya adalah B. 4 F
Medan Listrik
• Ruang disekitar muatan listrik yang masih
dipengaruhi oleh gaya listrik
Benda uji bermuatan listrik q diletakkan didekat benda bermuatan listrik
Q. jika benda uji mendapat gaya, maka benda uji q berada di dalam
medan listrik benda bermuatan Q

E
q
Q
E
q
Q
Semakin jauh letak benda uji dari benda bermuatan Q maka gaya pengaruhnya
semakin kecil sehingga kuat medan listriknya semakin kecil
Garis – garis gaya listrik
• Medan listrik digambarkan sebagai garis -garis
gaya listrik.
Arah garis gaya listrik muatan Arah garis gaya listrik muatan
positif meninggalkan muatan negatif menuju muatan
Pola garis gaya listrik pada dua muatan yang berdekatan
Kuat medan listrik
Q q
E
r
Benda bemuatan listrik Q diletakkan berdekatan dengan benda uji
bermuatan q yang berjarak r. Maka besar kuat medan listrik di titik benda uji
adalah gaya listrik yang ditimbulkan benda bermuatan di bagi muatan uji

Qq
E
F Ek 2 E = medan listrik ( N/C )

q r q Q = muatan benda ( C )
q = muatan uji ( C )

Q r = jarak dari benda ( m )


Ek 2 F = Gaya ( N )
r
SOAL
1. Berapakah kuat medan listrik di titik A yang
memiliki jarak sebesar 3cm dari muatan yang
bernilai +8x10-9 C ?
2.
JAWABAN
1.
2.
Beda Potensial dan Energi Listrik
• Perpindahan muatan listrik (elektron) tersebut
disebabkan oleh adanya perbedaan potensial
listrik (beda potensial listrik).
• Besarnya beda potensial listrik dapat dihitung
dengan membandingkan besar energi listrik
yang diperlukan untuk memindahkan
sejumlah muatan listrik.
Beda Potensial Listrik
SOAL
1. Titik A dan titik B mempunyai beda potensial
listrik sebesar 12 volt. Tentukan energi yang
diperlukan untuk membawa muatan listrik 6μ
Coulomb dari satu titik A ke titik B!
2. Berapakah beda potensial yang timbul pada
sebuah rangkaian jika energi yang
dibutuhkan sebesar 90 J dan muatan yang
dipindahkan sebesar 20 C
• diketahui:
Q = 6μC = 6 x 10-6 C
• Δ V = 12 V

Jawab :
W = Q × ΔV
W = 6 x 10-6 C × 12 volt = 72 x 10-6 J