Anda di halaman 1dari 20

Hidrokarbon (Alkana, Alkena dan Alkuna kelas X Semester Genap X

Menu Utama
Kompetensi Materi Latihan Lihat tabel Referensi

Hidrokarbon

1
Berisi Kompetensi dan indikator yang harus dicapai siswa

Menu Utama
Kompetensi Materi Latihan Lihat tabel HOME

Bandingkan Mana Yang Jenuh ?

2
4 1
3

2
ALKANA, ALKENA DAN ALKUNA

Kompetensi Materi Latihan Lihat SPU Referensi HOME

Kompetensi dasar:
Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan
strukturnya dan hubungannya dengan sifat-sifat senyawa

Indikator:
Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan
kejenuhan Ikatan dan tata namanya
Menuliskan struktur dan nama senyawa hidrokarbon
berdasarkan kejenuhan Ikatan
Menentukan isomer-isomer senyawa hidrokarbon (Alkana,
Alkena dan Alkuna).
Menjelaskan sifat – sifat senyawa hidrokarbon (Alkana,
Alkena dan Alkuna).

3
Materi
Karbon ALKANA ALKENA ALKUNA HOME

KEKHASAN ATOM KARBON DALAM MEMBENTUK


H SENYAWA HIDROKARBON
|
H - C - H Atom karbon bernomor atom 6 sehingga distribusi
| elektronnya sebagai gambar disamping.
H Susunan elektron yang demikian belum stabil .Dalam
usaha mencapai kestabilannya , atom karbon masih
dapat mengikat 4 elektron dari atom karbon yang lain
2 8
atau elektron dari atom selain karbon seperti H, O, S,
N, Cl, Br, dan I . Ikatan yang terjadi pada atom karbon
10Ne adalah ikatan kovalen sehingga konfigurasi
elektronnya seperti gas mulia Ne (2,8).
Ikatan yang terbentuk dapat berupa :
1. ikatan tunggal (-C-C-), disebut jenuh
2. ikatan rangkap dua (-C=C-), disebut tak jenuh dan
3. ikatan rangkap tiga ( -C≡C-), disebut tak jenuh

4
Alkana
Hidrokarbon jenuh yang paling sederhana merupakan suatu
deret senyawa yang memenuhi rumus umum CnH2n+2 yang
dinamakan alkana atau parafin.
Setiap senyawa yang merupakan anggota alkana dinamakan
suku. Suku alkana ditentukan oleh jumlah atom C dalam senyawa
tersebut. Suku pertama sampai dengan 10 senyawa alkana dapat
anda peroleh dengan mensubstitusikan harga n.
Alkana merupakan kelompok hidrokarbon yang paling
sederhana – yaitu senyawa-senyawa yang hanya mengandung karbon
dan hidrogen. Alkana hanya mengandung ikatan C-H dan ikatan
tunggal C-C.
5
Tata nama Alkana

Number of Molecular Name Number of Molecular Name


Carbons formula carbons formula

1 CH4 Methane 11 C11H24 Undecane


2 C2H6 Ethane 12 C12H26 Dodecane
3 C3H8 Propane 13 C13H28 Tridecane
4 C 4H10 Butane 14 C14H30 Tetradecane
5 C5H12 Pentane 15 C15H32 Pentadecane
6 C6H14 Hexane 18 C18H38 Octadecane
7 C7H16 Heptane 20 C20H42 Eicosane
8 C8H18 Octane 21 C21H44 Heneicosane
9 C9H20 Nonane 30 C30H62 Triacontane
10 C10H22 decana 100 C100H202 Hectane

6
ISOMER ALKANA
Semua alkana yang memiliki 4 atau lebih atom karbon akan memiliki
isomeri bangun. Ini berarti bahwa ada dua atau lebih rumus bangun
yang bisa dibuat untuk masing-masing rumus molekul.

Sebagai contoh, C4H10 bisa menjadi salah satu dari dua molekul
berbeda berikut ini:

Molekul-molekul ini masing-masing disebut butana dan 2-


metilpropana.

Molekul-molekul ini masing-masing disebut butana dan 2-


metilpropana.

7
• Sifat alkana sebenarnya berhubungan dengan rantai struktural molekulnya.
Bila rantai karbon panjang atau bercabang, maka setelah anda buat rangka
atom karbonnya tinggal membubuhkan atom-atom hidrogen pada ikatan
atom karbon yang masih kosong.

contoh : molekul butana

| | | |
-C-C-C-C-
| | | |
sekarang anda tinggal membubuhkan atom-atom hidrogennya
H H H H
| | | |
H-C-C-C-C–
| | | |
H H H H
Kalau anda membuat molekul butana dengan molymod, terlihat bahwa rantai
karbonnya tidak benar-benar lurus seperti rumus strukturnya, karena atom
karbon tetrahedral mencegah gambaran rantai karbon lurus. Kebanyakan
yang kita tuliskan adalah rumus struktur yang lebih sederhana lagi yaitu:
CH3 - CH2 - CH2 - CH3 atau CH3CH2CH2CH3 8
Sifat-Sifat Senyawa Alkana
ifat Fisika
. Titik Didih
itik didih semakin tinggi jika massa molekul relatifnya makin besar. Hal ini berarti
wujudnya akan berubah pada suhu kamar dari gas ke cair kemudian padat. Lihat
abel berikut ini:Titik-titik didih yang ditunjukkan pada gambar di atas semuanya
dalah titik didih untuk isomer-isomer "rantai lurus" dimana terdapat lebih dari satu
tom karbon. Alkana dengan atom karbon kurang dari 17 sulit diamati dalam wujud
adat karena masing-masing isomer memiliki titik lebur dan titik didih yang berbeda.
ika ada 17 atom karbon dalam alkana, maka sangat banyak isomer yang bisa
erbentuk.

9
Boiling temperature of straight- chain
alkanes.
600
dodecane
undecane
500 decane
nonane
boiling point / K

octane
400 heptane
hexane
300 pentan
butane 273 K = 0^C
200 propane 373 K = 100^C
ethane
100
methane
0
0 5 10 15
number of carbon atoms per molecule

10
Alkena
Alkena merupakan senyawa hidrokarbon tidak jenuh,
yaitu memiliki ikatan rangkap dua. Rumus umum
alkena adalah : CnH2n
a. Tata Nama Alkena
Penamaan Alkena sesuai dengan nama alkananya,
tetapi akhiran –ana diganti dengan –ena. Pemberian
nomor atom C dimulai dari C ujung yang dekat dengan
ikatan rangkap seperti dalam tabel berikut :

11
Penamaan Alkena
Rumus molekul Rumus Bangun Nama

C2H6 CH2 = CH2 Etana


C3H8 CH2 = CH- CH3 Propena
C 4H10 CH2 = CH - CH2 - CH3 1-butena
CH3 – CH = CH – CH3
2-butena
CH3 – CH = CH2
2-metil propena
CH3

12
ISOMER ALKENA
Ethane
Ethane, CH2=CH2, doesn’t have any isomers.
Butane, C4 H8
Butane has three structural isomers containing a carbon –carbon double
bond.
CH3CH2CH==CH2 CH3CH==CHCH3 CH3C==CH3

CH3
But-I-ene But-2-ene 2-methylpropane

13
Pentene, C5 H10
Hal yang perlu diingat adalah pada Alkena memiliki ikatan karbon
rangkap dua. Seperti pada Pentena memiliki isomer seperti dibawah ini :
CH3 CH2CH2CH==CH2 CH3CH2CH==CHCH3
Pent-I-ene pent-2-ene
CH3CH2C==CH2 CH3CHCH==CH2
│ │
CH3 CH3
2-methylbut-I-ene 3-methylbut-I-ene
CH3CH==CCH3

CH3

2-methylbut-2-ene
14
b. Sifat Fisika Alkena
• sifat fisika alkena seperti titik didih, titik leleh dan rapat
jenis ditunjukkan dalam tabel berikut ini :
Nama Rumus Struktur Titik Titik didih,oC Rapat jenis,
didih,oC gmL-1(200C)

Etena CH2 = CH2 -102 -169 -


Propena CH2 =CHCH3 -48 -185 -
1-Butena CH2 =CHCH2CH3 -6.5 -185.35 -
1-Pentena CH2 =CH(CH2)2CH3 30 -165.2 0.643

1-Heksena CH2 =CH(CH2)3CH3 63.5 -138 0.675

1-Heptena CH2 =CH(CH2)4CH3 93 -119 0.698

1-Oktena CH2 =CH(CH2)5CH3 122.5 -104 0.716

15
c. Sifat kimia Alkena

1. Seperti Alkana, jika alkena dibakar secara sempurna,


akan dihasilkan CO2 dan H2O . Tetapi , jika
pembakarannya tidak sempurna, akan dihasilkan C,
CO, CO2, dan H2O.
2. Mudah diubah menjadi senyawa jenuh, misalnya oleh
H2, Cl2, Br2, HCl dan HBr. Reaksi Pengubahan ikatan
rangkap menjadi ikatan tunggal disebut reaksi adisi.

16
Alkuna
Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon tak
jenuh yang mengandung ikatan rangkap tiga.
Rumus umum alkuna adalah : CnH2n-2
a. Tata nama Alkuna
Penamaan alkuna sesuai nama alkunanya,
tetapi akhiran –ana diganti dengan –una.
Pemberian nomor atom C dimulai dari atom C
ujung yang paling dekat dengan ikatan rangkap .

17
Tabel penamaan Alkuna
Rumus Molekul Rumus Bangun Nama

C2H 2 CH2 ≡ CH Etuna


C 3H 4 CH2 ≡ CH - CH3 Propuna
C 4H 6 CH2 ≡ CH - CH2 - CH3 1-butuna
C5H8 CH3 – C≡ C– CH3
2-butuna
CH≡ C- CH- CH3
3-metil -1-butuna
CH3

18
b. Sifat Fisik Alkuna

Nama Rumus Struktur Titik Titik Rapat jenis,


didih,oC didih,oC gmL-1(200C)

Etuna CH ≡ CH -83.6 -81.8 -


Propuna CH ≡ CCH3 -23.2 -101.51 -
1-Butuna CH ≡ CHCH2CH3 8.1 -122.5 -
1-Pentuna CH ≡ C(CH2)2CH3 39.3 -90 0.695
1-Heksuna CH ≡ C(CH2)3CH3 71 -132 0.715
1-Heptuna CH ≡ C(CH2)4CH3 100 -81 0.734
1-Oktuna CH ≡ C(CH2)5CH3 125.2 -80 0.746
1-Nonuna CH ≡ C(CH2)6CH3 160.7 -65 0.760
1-Dekana CH ≡ C(CH2)7CH3 174 -44 0.765

19
c. Sifat kimia Alkuna
1. Seperti Alkana dan Alkena, jika alkuna dibakar secara
sempurna, akan dihasilkan CO2 dan H2O . Tetapi , jika
pembakarannya tidak sempurna, akan dihasilkan C,
CO, CO2, dan H2O.
2. Alkuna juga mengalami reaksi adisi.
Golongan alkuna yang sering dijumpai dalam
kehidupan sehari – hari adalah etuna atau sering
disebut asetilena. Gas ini sering digunakan untuk
mengelas dan juga untuk bahan pokok industri kimia.

20