Anda di halaman 1dari 14

Perawatan Paliatif di Rumah

dr. Eka Silvia, M.Kes

Bandar Lampung, 26 April


2019
Tiga (3) “C “dalam pelayanan medik

• Pasien • Terapi • Perawatan


sebagai
fokus
Core Cure Care
Dominan
Dominan pada pada kasus-
kasus-kasus kasus tidak
yang masih mampu terapi
mampu terapi
Pengantar

Pelayanan Paliatif:
Semua aktivitas/kegiatan aktif yang
dilakukan pada pasien dalam keadaan
pengobatan sudah tidak efektif lagi
WHO
Cakupan Pelayanan Paliatif
Mengatasi Keluhan
• Terapi simtomatis
Pasien dan • Edukasi Pasien dan Keluarga
Keluarga
• Pasien dapat menerima keadaan
Konseling pasien sakitnya
dan keluarga • Keluarga menerima dan
mendukung pasien

• Edukasi cara mengatasi


Motivasi pasien kondisi/penyakit agar pasien tetap
aktif/ dapat menolong diri sendiri
dan keluarga • Motivasi keluarga agar dapat
menerima kondisi terburuk
Cakupan Pasien Paliatif

Tidak terbatas
Tdk terbatas jenis penyakit
umur (keganasan
hingga kegagalan
organ)

Tidak terbatas status sosial


Tim Paliatif

Rohaniwan

Perawat Ahli gizi

Dokter
Tenaga Keluarga
Dokter
sosial
Spesialis
medis

Psikolog Relawan
Kegiatan Pelayanan Paliatif
Terapi simtomatis
• Pemberian terapi sesuai simtom yang dikeluhkanpemberian
• Pemberian obat tetap memperhatikan keamanan pasien

Terapi psikososial
• Mengatasi gejala sosial pasien
• Menyangkal, marah, ragu2, depresi dan menerima

Membangun komunikasi efektif dengan pasien


dan keluarga
• Pasien dapat melakukan ventilasi
• Terbina kerjasama yang efektif antara tim –pasien -keluarga
Terapi Simtomatis
Keluhan terapi

Mual Muntah Anti emetik

Nyeri (terutama pasien keganasan) Analgetik sesuai derajat nyeri

Kontipasi laktulosa

Diare absorben

Batuk Anti tusif/ mukolitik/ekspektoran

Panas/demam antipiretik

Mengamuk/agitasi/murung Neuroleptik/antidepresan

Luka/dekubitus Antiseptik +antibiotik/anti jamur


Terapi Psikososial
• Pasien yang menjalani terapi paliatif
mempunyai kondisi non medis yang lebih
menonjol dibandingkan kondisi medis
• Keluarga adalah kelompok yang diharapkan
dapat meringankan kondisi pasien
• Keluarga senantiasa diharapkan mendampingi
• Perawatan di rumah lebih menguntungkan
• Kekhawatiran keluarga harus mampu dijawab
oleh tim paliatif --------- bagian dari terapi
Terapi Psikososial
• Keluarga kadang-kadang dapat memperburuk
keadaan, terjadi karena:
– Tidak dapat menerima keadaan pasien
– Menolak mengurus pasien
– Jenuh, capek, bosan
• Pada keadaan tersebut ada baiknya pasien
dirawat sementara di RS
• Kontrak/komitmen keluarga untuk merawat
pasien dirumah mutlak diperlukan
Konflik yang sering terjadi
• Manajemen pengelolaan pasien oleh keluarga:
– Pengaturan jaga
– Ketersediaan finansial
– Kemauan menyediakan fasilitas yang diperlukan
pasien
• Informasi pasien vs Menyimpan informasi dari
pasien
• Pasien tidak dilibatkan dan diminta pendapat,
sehingga merasa diabaikan
Tahapan Perawatan Paliatif di Rumah
• Formulasikan masalah dan kondisi pasien
• Mintakan komitmen keluarga untuk merawat
pasien dirumah
• Lengkapi fasilitas yang diperlukan
• Bentuk tim paliatif sesuai kebutuhan dan
kemampuan pasien
• Tentukan rumah sakit rujukan bila diperlukan
• Sampaikan pada keluarga aktivitas yang akan
dilakukan dan peran keluarga yang diharapan
Tahapan Perawatan Paliatif di Rumah
• Atur jadwal jaga
• Susun jadwal kunjungan
• Edukasi keluarga untuk melakukan konsultasi
pada dokter/ tim
• Tentukan parameter dan indikator
keberhasilan perawatan
Peran Dokter Keluarga
• Koordinator pelayanan/tim
• Melakukan kunjungan rumah
• Melakukan pemantauan perawatan pasien
• Melakukan konsultasi dan rujukan ke ahli lain
bila diperlukan
• Mengkomunikasikan dengan keluarga kondisi
dan perkembangan pasien