Anda di halaman 1dari 31

INFEKSI TULANG

Gizan Dharmawan
Infeksi tulang

Osteomielitis Spondilitis TB
OSTEOMIELITIS

Penyakit pada tulang, yang ditandai dengan
adanya peradangan sumsum tulang dan tulang
yang berdekatan dan sering dikaitkan dengan
hancurnya kortikal dan trabekular tulang.
Etiologi
▪ Staphylococus Aureus
▪ Hemofilus influenza

▪ Melalui aliran darah. Bakteri dari bagian tubuh lain dapat berjalan ke tulang
melalui aliran darah.
▪ Melalui jaringan atau sendi yang terinfeksi. Kondisi ini membuat kuman
menyebar ke tulang di dekat lokasi jaringan atau sendi tersebut.
▪ Melalui luka terbuka. Kuman dapat masuk ke dalam tubuh jika terdapat luka
terbuka, seperti patah tulang dengan luka terbuka atau kontaminasi langsung
yang terjadi saat bedah ortopedi, misalnya operasi penggantian sendi.

6
Klasifikasi
Akut Sub akut Kronis
Osteomielitis akut terjadi umumnya berlokasi merupakan lanjutan dari
dalam waktu 2 minggu pada bagian distal osteomielitis sub-akut yang
dan paling sering terjadi femur dan proksimal tidak terdiagnosis atau tidak
pada usia anak-anak tibia, terjadi dalam diobati dengan baik dan dapat
daripada usia dewasa dan waktu 1-2 bulan dan terjadi setelah fraktur terbuka
biasanya terjadi sebagai bisa menyerang usia atau setelah operasi pada
komplikasi dari infeksi dewasa dan usia tulang, disebabkan oleh
dalam darah (osteomielitis anak-anak. stafilokokus aureus (75%).
hematogen).

7
Pemeriksaan
Radiologis
Pemeriksaan foto polos dalam 10 hari pertama,
tidak ditemukan kelainan radiologik yang
berarti dan mungkin hanya ditemukan
pembengkakan jaringan lunak.
OSTEOMIELITIS
AKUT
Panas, nyeri tulang serta terasa kaku.

 Osteolitik
 Periosteal reaction
 Soft tissue swelling
OSTEOMIELITIS
SUB-AKUT
Progres dari osteomielitis subakut yang tidak diterapi (Abses Brodie) pada anak-anak

A B C
Pertama kali diperiksa 5 bulan kemudian 5 tahun kemudian
OSTEOMIELITIS
KRONIK
Nyeri, inflamasi, bengkak, kemerahan, pus dari sinus (nanah).

 Bisa ada osteolitik
 Osteosclerosis (banyak)
 Diameter tlg besar/bertambah
 Kadang-kadang terlihat sekuester
 Kontur tulang tdk rata, cortex tebal
Gambaran sekuestrum

17
Gambaran udara pada jaringan lunak
Gambaran sekuestrum (panah)
SPONDILITIS
TUBERCULOSIS
Mengenai vertebrae : torakal, lumbal, jarang servikal

Peradangan granulomatosa yang bersifat
kronis destruktif oleh mycobacterium
tuberculosis (pott’s disease of the spine /
tuberculosis vertebral osteomyelitis )

Nyeri (Gejala utama)
Nyeri punggung persisten dan lokal, keterbatasan
mobilitas tulang belakang, demam dan komplikasi
neurologis (muncul saat destruksi berlanjut)
Gambaran khas
spondilitis TB
 Destruksi 2 atau lebih vertebra
 Erosi vertebra
 Kalsifikasi jaringan lunak vertebra
 Adanya massa paravertebral
 Pada fase lanjut didapatkan penyempitan diskus
intervertebralis akibat herniasi ke dalam corpus
vertebra yang telah rusak atau destruksi diskus
intervertebralis akibat gangguan nutrisi.
Foto AP Vertebra pada pasien spondilitis TB

Penyempitan celah sendi


Paraspinal abses
Foto lateral Vertebra pada pasien spondilitis TB

Tampak tanda obstruksi tulang


Penyempitan celah sendi
Paraspinal abses
Potongan lateral Vertebra

Tampak penyempitan diskus intervertebralis dan


erosi corpus vertebra anterior (scalloping)
Foto Thorakolumbal AP

Massa pada paravertebral


Erosi pada end-plate vertebrae
setinggi L3 dan L4
THANKS!