Anda di halaman 1dari 20

Profil Kasus Bidan Praktek Swasta yang telah

Dilatih dan yang Belum Dilatih Asuhan


Persalinan Normal Dibagian Kebidanan dan
Penyakit Kandungan

Periode 1 Januari-31 Desember 2005

Oleh :
Dr. Samuel Tobing, Sp.OG
 Angka Kematian Ibu (SDKI 2002/2003) 307/100 rb
3-6 kali > Negara ASEAN
50 kali > Negara maju
 AKB (Survei Demografi Kesehatan, 1997) 52/1000
2-5 Kali > Negara ASEAN

PELATIHAN BIDAN (APN)


Bagaimana Hasil Pelatihan APN Tersebut

Penelitian ini membandingkan kasus rujukan bidan


yang telah dilatih dan belum dilatih
Gambar 1. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta yang telah
dilatih dan yang belum dilatih Asuhan Persalinan Normal
berdasarkan usia
Gambar 1. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta yang telah
dilatih dan yang belum dilatih Asuhan Persalinan Normal
berdasarkan usia

Dilatih APN
Belum dilatih APN

0%
2% 0%
1%
10% 12% 9% 11%
18%
22% 24%

38%
23%
30%

< 20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 > 45


Gambar 2. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta
yang telah dan belum dilatih Asuhan Persalinan Normal
berdasarkan pekerjaan suami pasien
150
J umlah K as us

100

50

0
P NS TNI/P O L RK Iaryawan G uru Tani B uruh
S was ta Honor

P ekerjaan S uami P as ien


Dilatih AP N B elum dilatih AP N
Gambar 2. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta
yang telah dan belum dilatih Asuhan Persalinan Normal
berdasarkan pekerjaan suami pasien

Dilatih APN Belum dilatih APN

12% 17%
3% 2%

35% 22%

46% 54% 2%
2%
3%
2%

PNS TNI/POLRI Karyawan Swasta


Guru Honor Tani Buruh
Gambar 3. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta
yang telah dilatih dan yang belum dilatih Asuhan
Persalinan Normal berdasarkan paritas pasien
Gambar 3. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta yang telah dilatih dan
yang belum dilatih Asuhan Persalinan Normal berdasarkan
paritas pasien

Dilatih APN Belum dilatih APN

2% 2% 7%
12% 19%
1%
14%

12% 44%
49%
22% 16%

I II III IV V VI
Gambar 4. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta
yang telah dilatih dengan yang belum dilatih Asuhan
Persalinan Normal berdasarkan diagnosis pengiriman
Gambar 4. Grafik kasus rujukan Bidan Praktek Swasta
yang telah dilatih dengan yang belum dilatih Asuhan
Persalinan Normal berdasarkan diagnosis pengiriman

Dilatih APN 5% 3% Belum dilatih APN


1% 4%
0% 4%
19% 2% 12% 4% 1%
1% 11% 7%
7%
3%
8%
Dilatih APN
7%
12% 8% 4% 5% 23%
4% 26%
2%
11% 1%
3% 21%
5% 4%
26% 0% 3%
5% 19% 12%
2% 3%
Inpartu Kala I lama Kala II lama
Fetal distres IUFD 1% Eklampsia
PEB PPH 1% APH
Ruptura uteri Kelainan letak KPD
CPD Retensio plasenta
Gambar 5. Grafik Kasus Rujukan BPS yang telah dilatih dan belum dilatih APN berdasarkan
jenis persalinan

140 127
120
105
Jumlah Kasus

100
80
64 61
60
40
18 23 28 25
20 12 11
0
Spontan Sungsang Ekstraksi Seksio Belum
BK Vakum sesarea melahirkan
Jenis Persalinan
Dilatih APN Belum dilatih APN
Gambar 5. Grafik Kasus Rujukan BPS yang telah dilatih dan belum dilatih APN berdasarkan
jenis persalinan

Dilatih APN Belum dilatih APN

10% 5%
Dilatih APN
28%
25% 49% 48%
10%

25%
49%
9% 13%
7% 6%

9%
7%

Spontan BK Sungsang Ekstraksi Vakum Seksio sesarea Belum melahirkan


Gambar 6. Grafik Kasus Rujukan BPS yang telah dilatih dan belum dilatih APN berdasarkan
komplikasi terhadap pasien

Dilatih APN Belum dilatih APN

12 12

10
Jumlah Kasus

8 8 8

6 6

4 4
3 3
2 2 2 2
1 1
0 0 0 0 0
Ru R I H E R A K
ptu u ptu nfeks e ma kla m e te n nem ema
ra r i tom sia s io ia ( tian
Pe a u te vul / pr p PP ibu
r in
eu ri va eekl lasen H)
mt am t
ota s ia a
lis

Komplikasi terhadap pasien


Gambar 7. Grafik Kasus Rujukan BPS yang telah dilatih dan belum dilatih APN berdasarkan
komplikasi terhadap bayi

Dilatih APN Belum dilatih APN

29
30
24
25
Jumlah Kasus

20
15 12
10 8
3 4
5
0
IUFD Lahir mati Asfiksia
Komplikasi thd bayi
Kesimpulan
1. Persentase tertinggi usia pasien rujukan BPS yg dilatih
APN ialah kelompok usia 26-30 thn (30,74 %) dan BPS
belum dilatih APN ialah kelompok usia 21-25 thn
(38,71 %)
2. Persentase tertinggi pekerjaan suami pasien rujukan :
BPS yg dilatih APN karyawan swasta (47,47 %)
BPS belum dilatih APN Buruh (54,38 %)
3. Kelompok Paritas Pasien :
BPS telah dilatih APN Paritas I (48,25 %)
BPS belum dilatih APN Paritas I (43,78 %)
4. Diagnosis Pasien :
BPS telah dilatih APN Inpartu (26,85 %)
BPS belum dilatih APN Kala II lama (22,58 %)
5. Jenis Persalinan :
BPS telah dilatih APN Spontan BK (49,42%)
BPS belum dilatih APN Spontan BK (48,39%)
6. Komplikasi oleh BPS telah dilatih APN:
Terhadap ibu 19 kasus dgn retensio
plasenta 49,42 %
Terhadap bayi 31 kasus dgn Asfiksia
sebanyak 77,42 %

7. Komplikasi oleh BPS belum dilatih APN :


Terhadap ibu 33 kasus dgn retensio
plasenta & PPH (24,24%)
Terhadap bayi 49 kasus dgn asfiksia
sebanyak 59,18 %
8. Ditemukan komplikasi kematian ibu dan
kematian bayi oleh rujukan BPS yang belum
dilatih.
Saran

1. Tindak lanjut penelitian yang menganalisis


perbedaan antara kasus BPS telah dilatih APN
dengan BPS belum dilatih.
2. Pelatihan APN harus terus dilaksanakan dan
ditingkatkan kualitasnya.